<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kapulaga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kapulaga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Dec 2023 13:54:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kapulaga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pj Bupati Yuyun Lepas Pengiriman Ekspor 17 Ton Kapulaga dari Produksi Petani Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-yuyun-lepas-pengiriman-ekspor-17-ton-kapulaga-dari-produksi-petani-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Kapulaga]]></category>
		<category><![CDATA[pengiriman]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang menunjukkan keunggulannya dalam sektor pertanian. Salah satunya, dengan melepas pengiriman ekspor Kapulaga yang telah memiliki sertifikasi mutu. Pelepasan ekspor Kapulaga sebanyak 17 ton dengan total nilai mencapai Rp 1,2 miliar, itu dilaksanakan di Jalan Alun-Alun Utara, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) tadi. Dalam sambutannya, Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang menunjukkan keunggulannya dalam sektor pertanian. Salah satunya, dengan melepas pengiriman ekspor Kapulaga yang telah memiliki sertifikasi mutu. Pelepasan ekspor Kapulaga sebanyak 17 ton dengan total nilai mencapai Rp 1,2 miliar, itu dilaksanakan di Jalan Alun-Alun Utara, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga dengan prestasi petani-petani lokal yang telah menjadikan Kapulaga sebagai produk unggulan daerah. Terlebih, Kapulaga tersebut berasal dari Kelompok Tani Argomulyo IV, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe dan ekspornya disalurkan melalui CV Surya Mas Surabaya.</p>



<p>&#8220;Saya bangga dengan petani-petani Kabupaten Lumajang. Nanti saya bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang, akan mengupayakan lebih lanjut diantaranya peluang pasar yang lebih baik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapulaga, paparnya, sebagai salah satu komoditas tanaman obat (Biofarmaka) dan kini menjadi produk unggulan Kabupaten Lumajang. Dengan kondisi agroklimat yang mendukung, komoditas ini menunjukkan potensi pengembangan yang signifikan di daerah tersebut.</p>



<p>Menurut data ekspor tahun 2023, Kelompok Tani Argomulyo IV telah berhasil mengirimkan sekitar 17 ton Kapulaga setiap dua minggu sekali, dengan total ekspor selama satu tahun mencapai 238 ton. Selain Surabaya, produk ini juga didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Semarang, Magelang dan Jawa Barat.</p>



<p>Karenanya, papar Pj Bupati Yuyun, Kabupaten Lumajang memiliki harapan besar sebagai sentra produksi Kapulaga. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk mendukung peningkatan pendapatan petani serta kontribusi terhadap perekonomian daerah.</p>



<p>&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh jajaran yang peduli dengan petani dan produk unggulan Kabupaten Lumajang, agar lebih berperan dan bekerjasama meningkatkan mutu dan kualitas produk pertanian yang berdaya saing. Sehingga, kesejahteraan petani meningkat dan perekonomian Kabupaten Lumajang juga meningkat,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Kapulaga Naik, Berkah Bagi Warga Pasrujambe Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/harga-kapulaga-naik-berkah-bagi-warga-pasrujambe-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 09:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Kapulaga]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120775-harga-kapulaga-naik-berkah-bagi-warga-pasrujambe-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang – Kapulaga menjadi salah satu produk pertanian yang menopang ekonomi masyarakat Pasrujambe Kabupaten Lumajang Jawa Timur di tengah hantaman pandemi Covid-19. Ada banyak manfaat kapulaga, dari penyedap makanan hingga baik bagi kesehatan. Camat Pasrujambe, Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo menjelaskan bahwa permintaan kapulaga selama pandemi meningkat. Harga jual rempah ini juga terus mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> – Kapulaga menjadi salah satu produk pertanian yang menopang ekonomi masyarakat Pasrujambe Kabupaten Lumajang Jawa Timur di tengah hantaman pandemi Covid-19. Ada banyak manfaat kapulaga, dari penyedap makanan hingga baik bagi kesehatan.</p>
<p>Camat Pasrujambe, Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo menjelaskan bahwa permintaan kapulaga selama pandemi meningkat. Harga jual rempah ini juga terus mengalami kenaikan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120776" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saat ini harga jual keringnya itu sudah mencapai 260 ribu perkilo, kenaikan harga ini melonjak selama masa pandemi Covid, sebelumnya harga sekitar 170 ribu naik terus mencapai 260 ribu,&#8221; kata Camat Pasrujambe Rabu (5/8/2020).</p>
<p>Dijelaskan, tanaman kapulaga tumbuh subur di tanah Pasrujambe. Harga jual dan perawatan selama masa tanam yang mudah membuat banyak masyarakat Pasrujambe menanam rempah ini di perkebunannya.</p>
<p>&#8220;Kapulaga ini tersebar di Desa Pasrujambe Dusun plambang, carangkuning, kemudian di Jambekumbunya sendiri di gencono, di tawon songo juga ada,&#8221; ungkapnnya.</p>
<p>Permintaan pasar terhadap kapulaga ini disinyalir karena masyarakat meyakini dengan mengkonsumsi rempah-rempah bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga meminimalkan potensi terkena berbagai virus, termasuk corona.</p>
<p>Salah seorang petani kapulaga, Sugiyanto mengatakan, warga Gencono merasakan berkah dari Kapulaga. Ia mengungkapkan dalam setahun di kebun miliknya dapat memanen 3 kali dalam setahun.</p>
<p>&#8220;Dulu warga sini menanam cengkeh sama kopi, tapi kalau cengkeh 1 tahun sekali panennya kopi juga, hasilnya jauh dengan kapulaga, selain itu setelah panen juga tidak banyak tenaga setelah panen, tinggal dijemur kering dijual, kalau kopi kan masih harus digiling dan sebagainya,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120775</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
