<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Karantina Wilayah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/karantina-wilayah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2020 13:16:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Karantina Wilayah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Nelly Dorong Pemkot Malang Alihkan  Anggaran MCC untuk Penganggulangan Covid 19</title>
		<link>https://memontum.com/nelly-dorong-pemkot-malang-alihkan-anggaran-mcc-untuk-penganggulangan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 13:16:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPD Perindo Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina Wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111172</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Perpanjangan masa karantina wilayah akibat wabah Corona sangat membawa dampak perekonomian masyarakat. Pendapatan masyarakat semakin menurun hingga membuat beban semakin berat. Ketua DPD Perindo Kota Malang yang sekaligus tokoh masyarakat di Kota Malang, Laily Fitria Lizya Min Nelly sangat prihatin dengan apa yang saat ini sedang dirasakan oleh masyarakat. &#8220;Berbagai langkah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Perpanjangan masa karantina wilayah akibat wabah Corona sangat membawa dampak perekonomian masyarakat. Pendapatan masyarakat semakin menurun hingga membuat beban semakin berat. Ketua DPD Perindo Kota Malang yang sekaligus tokoh masyarakat di Kota Malang, Laily Fitria Lizya Min Nelly sangat prihatin dengan apa yang saat ini sedang dirasakan oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Berbagai langkah kebijakan telah dibuat oleh banyak kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia agar dampak ini dapat diminimalisir dengan menjamin keberlangsungan pangan dan layanan kesehatan bagi masyarakat. Bahkan sebelum keputusan dari menteri keuangan RI nomer S-247/MK.07/2020 terkait pengalihan semua DAK kecuali bidang pendidikan dan kesehatan untuk penanggulangan bencana penyebaran virus corona. Kami berharap pemerintah Kota Malang segera bergerak cepat dalam menangani bancana Covid-19 ini,&#8221; ujar Nelly.</p>
<p>Tentunya Nelly sangat berharap pemerintah Kota Malang mengambil tindakan yang tepat cepat dalam menyikapi bencana ini. &#8221; Semogga Kota Malang bisa sama dengan daerah lain yang mengambil langkah cepat dan tanggap bahkan sebelum surat keputusan Menkeu itu di buat. Pemerintah kota Malang jangan lamban dalam menyikapi pandemi bencana ini,&#8221; ujar Nelly, melalui sambungan telepon, Senin (6/4/2020) malam.</p>
<p>Pihaknya mendukung kinerja Dewan yang telah mendesak Walikota Malang untuk mengalihkan anggaran sejumlah proyek kurang potensial.</p>
<p>&#8220;Namun saat ini masyarakat kota Malang mungkin bisa mendapat harapan lebih baik dengan langkah yang diambil DPRD Kota Malang melalui Komisi B,C dan D untuk mendesak Walikota Malang mengalihkan anggaran sejumlah proyek yang kurang potensial sebagai dana penanggulangan bencana covid-19. Semisal Proyek pembangunan gedung MCC Rp 125 miliar, blok office mini Rp 34 milyar dan Malang Heritage Rp 35 miliar. Jadi jika dijumlah total mencapai angka kurang lebih Rp 194 miliar,&#8221; ujar Nelly.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111172</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Surabaya Targetkan Minggu Ini Karantina Wilayah, Dishub Siapkan 19 Posko di Perbatasan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-surabaya-targetkan-minggu-ini-karantina-wilayah-dishub-siapkan-19-posko-di-perbatasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 12:24:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina Wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110304</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memastikan telah menyiapkan posko di 19 titik perbatasan. Upaya itu menjadi serangkaian persiapan rencana pemberlakuan karantina wilayah di Kota Surabaya. &#8220;Intinya kita siap melakukan karantina wilayah di Surabaya,&#8221; kata Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad di Balai Kota Surabaya, Senin (30/3/2020). Karantina wilayah itu menjadi opsi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memastikan telah menyiapkan posko di 19 titik perbatasan. Upaya itu menjadi serangkaian persiapan rencana pemberlakuan karantina wilayah di Kota Surabaya.</p>
<p>&#8220;Intinya kita siap melakukan karantina wilayah di Surabaya,&#8221; kata Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad di Balai Kota Surabaya, Senin (30/3/2020).</p>
<p>Karantina wilayah itu menjadi opsi yang bakal diambil Pemkot Surabaya untuk memutus rantai persebaran kasus Covid-19 di Surabaya. Selain beberapa usaha lain yang telah dilakukan dari beberapa waktu lalu.</p>
<p>Rencananya, 19 pintu masuk Surabaya itu bakal diperketat. Hanya untuk warga Surabaya maupun tenaga medis, tenaga pemerintahan serta petugas yang mensuplai kebutuhan pokok.</p>
<p>Sementara untuk warga luar Surabaya saat melewati posko itu, bakal ditanyakan terkait keperluannya ke Surabaya.</p>
<p>Jika pun nantinya diperbolehkan masuk, baik pengendara maupun kendaraannya dipastikan dilakukan sterilisasi. Sebab, nantinya di masing-masing posko itu bakal dilengkapi fasilitas untuk itu.</p>
<p>&#8220;Bu Wali Kota memerintahkan untuk melakukan pembatasan masuk ke Kota Surabaya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurut Irvan, dalam menyiapkan posko itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta mulai gencar melakukan sosialisasi.</p>
<p>Di posko itu, nantinya bakal dijaga oleh petugas gabungan baik dari jajaran personel Pemkot Surabaya maupun jajaran samping.</p>
<p>&#8220;Jadi ini diharapkan nanti 24 jam melakukan pengawasan untuk masuk akses Surabaya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk secara resmi diberlakukan, Pemkot Surabaya masih menggelar rapat persiapan serta menyiapkan fasilitas dan personel di masing-masing posko itu. Hanya saja ditargetkan dalam minggu ini, karantina wilayah itu mulai diberlakukan.</p>
<p>&#8220;Ini sedang dirumuskan sama Forpimda,&#8221; tutupnya.<strong> (Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110304</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
