<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Karyawan Bengkel AC &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/karyawan-bengkel-ac/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jan 2021 13:27:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Karyawan Bengkel AC &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembunuhan Karyawan Bengkel AC Didakwa Pasal Tunggal</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuhan-karyawan-bengkel-ac-didakwa-pasal-tunggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 13:26:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan Bengkel AC]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 338 KUHP]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Persidangan]]></category>
		<category><![CDATA[PN Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tersangka pembunuhan M Imron (18) warga Dusun Gading, Desa Gadingkembar, Kecamatan Jabung, atau Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, ternyata sudah mulai disidangkan. Bahkan pada persidangan di PN Kota Malang, Senin (11/1/2021) siang, sudah tahap pemeriksaan saksi. Dari 7 saksi yang dihadirkan, sudah 4 saksi yang sudah memberikan keterangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tersangka pembunuhan M Imron (18) warga Dusun Gading, Desa Gadingkembar, Kecamatan Jabung, atau Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, ternyata sudah mulai disidangkan. Bahkan pada persidangan di PN Kota Malang, Senin (11/1/2021) siang, sudah tahap pemeriksaan saksi.</p>



<p>Dari 7 saksi yang dihadirkan, sudah 4 saksi yang sudah memberikan keterangan dalam persidangan. Setiap persidangan sendiri, Imron dihadirkan secara virtual dari LP Klas 1 Malang. Saksi yang sudah dihadirkan adalah Erwin Gunawan (45), Jordan Torukie (49), Ichwan Setiawan (44), Budi Harianto(26).</p>



<p>“Saksi-saksi sudah kami periksa yakni pemilik bengkel dan karyawan bengkel. Masih ada 3 saksi lagi yang kami periksa” ujar JPU Hanis SH saat bertemu Memontum.com di Kejaksaan Negeri Kota Malang, Selasa (12/1/2021) siang.</p>



<p>Sementara itu Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kota Malang Wahyu Hidayatullah SH MH mengatakan bahwa Imron didakwa Pasal 338 KUHP.</p>



<p>&#8220;Saat ini sudah tahap pemeriksaan saksi-saksi. Dia kami dakwa dengan Pasal 338 KUHP,&#8221; ujar Wahyu Hidayatullah.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Redi Setyo (20) warga RT 04/RW 02, Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pada Kamis (3/9/2020) pagi, ditemukan tewas mengenaskan. Dia ditemukan di kamar tempat kerjanya di bengkel AC dan servis mobil &#8216;Family&#8217; di Jl Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Kondisinya terlentang dengan kepalanya tertutup jaket abu-abu. Selain itu didapati beberapa luka pada bagian kepala yakni dibagian kepala belakang dan telinga kiri atas yang diduga akibat pukulan benda tumpul.</p>



<p>Jenazah Redi kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi. Saat ini kasus tewasnya Redi masih dalam penyelidikan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.</p>



<p>Pelaku pembunuhan terhadap Redi Setyo, akhirnya berhasil ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota pada Jumat (4/9/2020) malam.</p>



<p>Pelakunya berinisial I, rekan kerjanya sekaligus teman satu kamarnya di mess Bangkel AC Family Jl S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pelaku berhasil ditangkap saat kabur di Kabupaten Malang</p>



<p>Tersangka pembunuhan terhadap Redi Setyo (20) warga RT 04/RW 02, Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, akhirnya dirilis di Polresta Malang Kota.</p>



<p>Pelakunya adalah M Imron (18) warga Dusun Gading, Desa Gadingkembar, Kecamatan Jabung, atau Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.</p>



<p>Saat dirilis Imron mengatakan bahwa dirinya merasa jengkel kepada Redi karena sering dimarahi. Dengan umpatan &#8216;Jan** matamu Su**&#8217;. &#8220;Saya sering diolok-olok dan dikatai kasar,&#8221; ujar Imron.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan bahwa tersangka MI bekerja di AC Family sebagai Cleaning service.</p>



<p>&#8220;Tersangka mengaku sakit hati karena sering dimarahi. Keduanya suka bermain game online. Pada Rabu malam tersangka memendam kemarahan karena diumpat hingga merencanakan pembunuhan. Pada Kamis pagi, tersangka memukul korban dengan palu milik bengkel. Dua kali dipukul pada bagian kepala, kemudian pada bahu. Untuk memastikan korban meninggal, tersangka memukulkan palu tersebut pada bagian dada,&#8221; ujar Kombes Pol Leo. <strong>(gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuh Karyawan Bengkel AC Ditangkap, Kepala Korban Dipalu</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuh-karyawan-bengkel-ac-ditangkap-kepala-korban-dipalu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 06:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan Bengkel AC]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123540</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku pembunuhan terhadap Redi Setyo (20) warga RT 04/RW 02, Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota pada Jumat (4/9/2020) malam. Pelakunya berinisial I, rekan kerjanya sekaligus teman satu kamarnya di mess Bangkel AC Family Jl S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku pembunuhan terhadap Redi Setyo (20) warga RT 04/RW 02, Dusun Bali, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditangkap petugas Resmob Polres Malang Kota pada Jumat (4/9/2020) malam. Pelakunya berinisial I, rekan kerjanya sekaligus teman satu kamarnya di mess Bangkel AC Family Jl S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pelaku berhasil ditangkap saat kabur di Kabupaten Malang.</p>
<p>Penangkapan ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SIK SH, pada Senin (7/9/2020) pukul 11.00. &#8221; Nanti lebih lengkapnya data akan kami berikan saat rilis,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Diperoleh katerangan bahwa Redi meninggal akibat hantaman benda tumpul di kepalanya. Ada empat luka yang diakibatkan benda tumpul di tubuhnya. Yakni pada bagian dada, lengan kanan bagian atas, kepala belakang dan telinga kiri atas. Namun yang menyebabkan korban meninggal adalah pendarahan di kepala belakang.</p>
<p>Bekas luka tersebut cocok dengan palu yang ditemukan petugas di lokasi kejadian. Saat ini palu tersebut sudah diamankan sebagai barang bukti. &#8220;Besok akan kami rilis,&#8221; ujar AKP Azi saat ditanya terkait motif pembunuhan tersebut.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Redi Kamis (3/9/2020) pagi, ditemukan tewas mengenaskan. Dia ditemukan di kamar tempat kerjanya di bengkel AC dan servis mobil &#8220;Family&#8221; di Jl Letjen S Parman, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>
<p>Kondisinya terlentang dengan kepalanya tertutup jaket abu-abu. Selain itu didapati beberapa luka pada bagian kepala yakni dibagian kepala belakang dan telinga kiri atas yang diduga akibat pukulan benda tumpul. Jenazah Redi kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi. Saat ini kasus tewasnya Redi masih dalam penyelidikan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, Redi tinggal bersama seorang temannya di dalam bengkel AC dan service mobil tersebut. Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh salah satu karyawan yang hendak membuka bengkel.</p>
<p>Saat itu Redi terlihat tiduran di kamarnya dalam kondisi terlentang dan wajahnya tertutup jaket warna abu-abu. Saat dipanggil namanya, tidak ada respon dari Redi. Saat dilakukan pengecekan, ternyata Redi diketahui telah tewas. Banyak ditemukan ceceran darah di karpet kamarnya hingga kejadian ini segera di laporkan ke Polsekta Blimbing dan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.</p>
<p>Petugas segera datangi lokasi kejadian, termasuk juga tim identifikasi Polresta Malang Kota. Diuga Redi tewas akibat pembunuhan karena ditemukan tanda-tanda luka pada bagian telinga kiri bagian atas dan kepala belakang. Sedangkan teman sekamarnya hingga Kamis sore belum diketahui keberadaanya.</p>
<p><strong>BACA</strong>: <a class="row-title" href="https://memontum.com/wp-admin/post.php?post=123340&amp;action=edit" aria-label="“Karyawan Bengkel AC Tewas Dibunuh, Pelaku Belum Tertangkap” (Edit)">Karyawan Bengkel AC Tewas Dibunuh, Pelaku Belum Tertangkap</a></p>
<p>Kasat Reskrim Polresta AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8221; Saat ini masih di RSSA untuk dilakukan otopsi. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Dijelaskan bahwa jenazah Redi diketahui sekitar pukul 07.00, ditemukan oleh rekan kerjanya. &#8221; Sehari-harinya korban berdua bersama rekannya tidur di bengkel AC Family. Saat ini temannya belum bisa dihubungi dan masih dalam pencarian petugas Resmob,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Korban diduga meninggal akibat penganiayaan. &#8221; Kepalanya ditutup jaket warna abu-abu. Kemungkinan ditutup oleh pelaku untuk menutupi genangan darah. Ada beberapa benda yang berada di lokasi berupa pisau, palu dan jaket , sudah kami amankan sebagai Barang Bukti (BB). Untuk sementara pelaku diduga adalah rekannya,&#8221; ujar AKP Azi. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123540</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
