<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>katedral &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/katedral/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Dec 2025 12:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>katedral &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ibadah Natal di Gereja Katedral Ijen Malang Berlangsung Khidmat</title>
		<link>https://memontum.com/ibadah-natal-di-gereja-katedral-ijen-malang-berlangsung-khidmat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[katedral]]></category>
		<category><![CDATA[khidmat]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Suasana Natal di Gereja Paroki St Perawan Maria dari Gunung Karmel Gereja Katedral Ijen Malang, berjalan dengan khidmat dan lancar, Kamis (25/12/2025) tadi. Total ada sekitar 700 hingga 800 jemaat, yang memadati area gereja untuk mengikuti rangkaian ibadat Natal. Penanggung Jawab Ibadat Gereja Paroki St Perawan Maria dari Gunung Karmel Gereja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Suasana Natal di Gereja Paroki St Perawan Maria dari Gunung Karmel Gereja Katedral Ijen Malang, berjalan dengan khidmat dan lancar, Kamis (25/12/2025) tadi. Total ada sekitar 700 hingga 800 jemaat, yang memadati area gereja untuk mengikuti rangkaian ibadat Natal.</p>



<p>Penanggung Jawab Ibadat Gereja Paroki St Perawan Maria dari Gunung Karmel Gereja Katedral Ijen Malang, Heribertus Heru, menyampaikan bahwa rangkaian Natal telah dimulai sejak Rabu (24/12/2025) kemarin. Dengan menggelar dua kali ibadah misa malam Natal, masing-masing pukul 18.00 dan 21.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Rangkaian Natal sudah kita mulai tanggal 24 Desember. Malam Natal kemarin ada dua kali ibadat dan jemaat yang hadir sangat banyak, bahkan tidak hanya dari Malang tetapi juga dari luar kota,&#8221; ujar Heru, Kamis (25/12/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa tema Natal tahun ini, yakni Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga. Tema tersebut, dinilai relevan dengan kondisi saat ini dan menjadi pengingat pentingnya peran keluarga sebagai fondasi kehidupan sosial.</p>



<p>&#8220;Gereja memberi perhatian besar pada keluarga. Harapannya, melalui Natal ini ada sukacita, kebersamaan dan damai dalam keluarga,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Heru juga menekankan bahwa perayaan Natal tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai sukacita saja. Namun, juga sebagai momentum kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi saudara-saudara yang tengah terdampak bencana di sejumlah daerah.</p>



<p>“Kita tidak hanya bersukacita, tetapi juga diajak untuk peduli kepada mereka yang mungkin saat ini tidak bisa merasakan kebahagiaan yang sama,” ucapnya.</p>



<p>Untuk perayaan Natal di hari ini, Gereja Katedral Ijen menggelar lima kali misa Natal. Dengan dimulai sejak pukul 05.30 WIB, dilanjutkan pukul 07.30, 10.00, 16.30 dan 18.30 WIB.</p>



<p>&#8220;Ibadat pukul 07.30 kami khususkan untuk Natal Anak, sedangkan pukul 10.00 untuk bapak-ibu lansia. Bukan untuk membedakan, tapi lebih memfokuskan perhatian dan sapaan dalam ibadat,” katanya.</p>



<p>Meski terdapat pembagian waktu untuk anak dan lansia, Heru menegaskan substansi ibadat tetap sama. Perbedaannya hanya pada pendekatan dan sapaan dari pemimpin ibadat yang disesuaikan dengan jemaat.</p>



<p>&#8220;Untuk Natal Anak, pada tahun ini pihak gereja tidak menampilkan drama tetapi, panitia menyiapkan kegiatan tersendiri usai ibadah dengan menghadirkan tokoh Sinterklas sebagai simbol sukacita Natal bagi anak-anak,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perayaan Natal di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Kota Malang Hadirkan Drama Anak-Anak</title>
		<link>https://memontum.com/perayaan-natal-di-gereja-katedral-santa-perawan-maria-kota-malang-hadirkan-drama-anak-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[katedral]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perayaan Natal 2024 di Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, berlangsung dengan khidmat dan antusiasme jamaah, Rabu (25/12/2024) tadi. Panitia Natal Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, Heribertus Heru, mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perayaan Natal 2024 di Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, berlangsung dengan khidmat dan antusiasme jamaah, Rabu (25/12/2024) tadi.</p>



<p>Panitia Natal Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Keuskupan Malang, Jalan Ijen, Kota Malang, Heribertus Heru, mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni, menghadirkan drama Natal yang diperankan anak-anak, sehingga menambah suasana semarak.</p>



<p>&#8220;Rangkaiannya tadi ada hal yang berbeda, tahun ini ada bagain drama natal yang diperankan anak-anak dari gereja ini. Tadi didukung oleh 25 anak dalam pelaksanaanya dan baru tahun ini itu dilakukan,&#8221; kata Heru.</p>



<p>Untuk Misa Natal sendiri, menurutnya telah dimulai sejak kemarin, Selasa (24/12/2024) dengan dua jadwal, yakni pukul 18.00 WIB dan 21.00 WIB. Untuk di hari ini dalam perayaan Natal, gereja mengadakan lima misa, masing-masing pukul 05.30 WIB, 07.30 WIB yang dikhususkan untuk anak-anak, 10.00 WIB khusus Lansia, 16.30 WIB dan 18.30 WIB.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Antusiasme umat sungguh luar biasa. Kemarin, meskipun cuaca kurang bersahabat, yang hadir tetap banyak, mencapai 2000 hingga 2500 orang. Hari ini pun jumlahnya sekitar 1.000 umat, meski kapasitas gereja hanya 700 kursi, dengan tambahan kursi yang kami siapkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pendamping Rasul Cilik, Monica Adventina Deby Setiadi, mengatakan bahwa dalam drama tersebut menceritakan kelahiran Yesus Kristus, sesuai bacaan Injil yang dibacakan oleh Romo. Dengan melibatkan 25 anak dari kelompok Rasul Cilik (kelas 4 SD hingga SMP) dan Serikat Kepausan Anak/Remaja Misioner (Sekami A, usia TK hingga kelas 3 SD).</p>



<p>&#8220;Drama ini baru diadakan tahun ini untuk memberikan suasana baru agar tidak monoton. Latihannya hanya lima kali, tetapi anak-anak berhasil tampil maksimal. Ini juga tidak hanya menyampaikan pesan religius, tetapi juga menghadirkan momen lucu yang spontan, misalnya, pemeran domba yang bergerak lucu atau gembala yang menari. Itu semua ide dari anak-anak sendiri,&#8221; ucap Monica.</p>



<p>Melalui drama tersebut, ada pesan tersendiri yang disampaikan yakni kelahiran Yesus membawa sukacita bagi semua makhluk hidup. Termasuk, hewan-hewan seperti domba yang turut digambarkan dalam cerita. &#8220;Untuk di tahun depan, kami berencana menghadirkan sesuatu yang baru lagi untuk semakin menyemarakkan perayaan Natal,&#8221; imbuh Monica. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217874</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
