<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kawanan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kawanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jun 2025 10:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kawanan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ungkap Kawanan Pelaku Pencurian Genset Kapal, Polres Trenggalek Bekuk Tiga Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/ungkap-kawanan-pelaku-pencurian-genset-kapal-polres-trenggalek-bekuk-tiga-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[genset]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek berhasil mengungkap jaringan kawanan pelaku pencurian mesin pembangkit listrik Genset Kapal Motor (KM) milik nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Dalam penangkapan itu, sebanyak tiga tersangka berhasil dibekuk. Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengatakan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari tujuh laporan polisi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek berhasil mengungkap jaringan kawanan pelaku pencurian mesin pembangkit listrik Genset Kapal Motor (KM) milik nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Dalam penangkapan itu, sebanyak tiga tersangka berhasil dibekuk.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengatakan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari tujuh laporan polisi dengan TKP yang berbeda. &#8220;Ada tiga pelaku yang berhasil kita tangkap. Diantaranya berinisial DM, KM dan HSW, yang mana ketiganya merupakan nelayan yang berdomisili di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo,&#8221; ujar AKBP Ridwan Maliki, dalam rilisnya, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Kapolres Trenggalek juga menjelaskan, bahwa kedua pelaku melakukan pencurian Genset saat kapal nelayan luput dari pengawasan. Kawanan pelaku, memanfaatkan kondisi pelabuhan yang sepi. Berawal pada akhir Januari hingga Juni 2025, sejumlah kapal motor yang berada di perairan Watulimo , diketahui telah kehilangan mesin genset.</p>



<p>Sejumlah kapal yang mengalami kehilangan, diantaranya seperti KM Candra, KM Fajar Mulia, KM Rizqullah, KM Zeken dan KM Tegar. Atas peristiwa tersebut, korban kemudian melaporkan ke Polsek Watulimo.</p>



<p>Menindak lanjuti hal tersebut, Unit Reskrim Polsek Watulimo kemudian melakukan penyelidikan secara mendalam hingga berhasil menangkap tiga orang tersangka dan melakukan rangkaian penyidikan untuk proses lebih lanjut. &#8220;Jadi para pelaku menyasar genset yang diletakkan di atas dek kapal. Saat pemilik kapal atau anak buah kapal (ABK) hendak melaut dan memeriksa kondisi kapal, baru diketahui bahwa mesin pembangkit listrik tersebut telah hilang,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah menerima laporan para korban, anggota Satreskrim Polres Trenggalek segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, diketahui salah satu genset hasil curian ditemukan di rumah warga di Dusun Ketawang, Desa Tasikmadu.</p>



<p>&#8220;Genset tersebut diketahui merupakan barang hasil kejahatan yang dilakukan pelaku DM. Pelaku tidak hanya mencuri, tetapi juga menjual Genset yang diketahui atau patut diduga sebagai hasil kejahatan,&#8221; kata Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Dari tangan pelaku, petugas mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya, sejumlah Genset yang merupakan hasil kejahatan, rantai besi bersama gembok dan anak kunci, tangki warna biru, kunci T dan sepeda motor.</p>



<p>“Pelaku dijerat dengan Pasal 362 Jo 65 atau 64 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun, Pasal 482 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun 4 bulan dan Pasal 480 atau 481 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kapolres Trenggalek mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik kapal di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap kapal-kapal yang sedang tidak beroperasi. Karena kejahatan itu bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan bisa terjadi kepada siapa saja. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Begal Bercelurit Beraksi di Klakah Lumajang, Motor Yamaha Aerox Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-begal-bercelurit-beraksi-di-klakah-lumajang-motor-yamaha-aerox-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amblas]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bercelurit]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[yamaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kawanan pelaku begal beraksi di Kawasan Prayuana, Kecamatan Klakah, tepatnya di depan rumah kosong perempatan Kebonan. Aksi itu, menyasar dua remaja yang tengah berteduh, yakni Defin dan Davin, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Salah seorang korban, Davin, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/02/2025) sekitar pukul 18.00 atau setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kawanan pelaku begal beraksi di Kawasan Prayuana, Kecamatan Klakah, tepatnya di depan rumah kosong perempatan Kebonan. Aksi itu, menyasar dua remaja yang tengah berteduh, yakni Defin dan Davin, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Salah seorang korban, Davin, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/02/2025) sekitar pukul 18.00 atau setelah Magrib. Saat tengah berteduh karena hujan, dua orang dewasa dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat, menggunakan cadar dan menghunus celurit, langsung minta sepeda motor Yamaha Aerox yang saat itu tengah di parkir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya awalnya lagi jalan berboncengan sama teman. Pas hujan, saya berhenti di depan rumah kosong tersebut. Saat itulah, tiba-tiba didatangi dua orang memakai cadar dengan membawa celurit. Selanjutnya, pelaku langsung minta sepeda sambil bilang nanti sepedanya ambil di Polsek,&#8221; kata Davin.</p>



<p>Karena saat itu pelaku juga membawa celurit, ujarnya, tanpa pikir panjang kunci motorpun selanjutnya diberikan. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian ke orang tuanya.</p>



<p>Diperoleh keterangan, aksi begal di kawasan sama, juga pernah dialami seorang perempuan pedagang sayur warga asal Randuagung. Dalam kejadian itu, korban harus merelakan motor dan mengalami luka penganiayaan. <strong>(adi)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beraksi di Siang Bolong, Kawanan Begal Lumajang Berhasil Gondol Motor Pegawai Bank</title>
		<link>https://memontum.com/beraksi-di-siang-bolong-kawanan-begal-lumajang-berhasil-gondol-motor-pegawai-bank</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[bolong]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi kawanan begal kembali beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, kawanan pelaku melakukan aksinya di Jalan Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Selasa (07/01/2025) sekitar pukul 13.00. Diperoleh informasi, korban dari aksi itu adalah seorang perempuan yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai Bank BRI Ranuyoso. Korban sendiri menjadi korban begal, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi kawanan begal kembali beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, kawanan pelaku melakukan aksinya di Jalan Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Selasa (07/01/2025) sekitar pukul 13.00.</p>



<p>Diperoleh informasi, korban dari aksi itu adalah seorang perempuan yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai Bank BRI Ranuyoso. Korban sendiri menjadi korban begal, saat sepulang dari Desa Papringan, Kecamatan Klakah. &#8220;Informasinya, korban saat itu hendak pulang dari survei atau nagih di Papringan,&#8221; ungkap warga di lokasi kejadian, Slamet.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolsek Klakah Polres Lumajang, AKP Rudi Isyanto, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan terkait kejadian aksi pembegalan tersebut. Akibat kejadian itu, motor korban dibawa kabur pelaku.</p>



<p>&#8220;Iya mas, betul. Siang hari. Motor Honda Beat,&#8221; ujarnya, Rabu (08/01/2025) tadi.</p>



<p>Peristiwa pembegalan sendiri, diperoleh informasi juga terjadi pada Senin (23/12/2024) dini hari lalu, atau di Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Klakah. Korban merupakan seorang pedagang sayur (Mlijo) bernama Suryani (45), warga Desa Randuagung. Korban yang saat itu tengah dalam perjalanan untuk membeli sayuran guna dijual kembali, harus merelakan motor Honda Beat dan menjalani perawatan karena mengalami luka bacok. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada, Kawanan Pelaku Begal di Lumajang Kembali Kambuh</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-kawanan-pelaku-begal-di-lumajang-kembali-kambuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kambuh]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Komplotan pelaku begal kembali beraksi di Kabupaten Lumajang, Kamis (26/09/2024) sekitar pukul 19.00. Kali ini, korbannya adalah seorang perempuan bernama Parmi, warga Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Menurut keterangan warga, saat kejadian itu korban mengendarai motor Honda Beat berboncengan dengan teman perempuannya, dalam perjalanan pulang dari Klakah. Sesampainya di tanjakan Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Komplotan pelaku begal kembali beraksi di Kabupaten Lumajang, Kamis (26/09/2024) sekitar pukul 19.00. Kali ini, korbannya adalah seorang perempuan bernama Parmi, warga Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Menurut keterangan warga, saat kejadian itu korban mengendarai motor Honda Beat berboncengan dengan teman perempuannya, dalam perjalanan pulang dari Klakah. Sesampainya di tanjakan Desa Papringan arah Gunung Lemongan, korban dihadang oleh kawanan pelaku sekitar empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Matic.</p>



<p>&#8220;Korban mengendarai sepeda Beat, sementara infonya pelaku mengendarai dua sepeda motor. Pelaku kabur ke arah Timur,&#8221; ungkap warga setempat, Efendi, Jumat (27/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait kejadian ini, pun dibenarkan oleh beberapa warga penarik amal jariyah di dekat Balai Desa Papringan. Kejadian tersebut, terjadi pada malam hari usai waktu Salat Isya.</p>



<p>&#8220;Iya mas, Bu Parmi yang menjadi korban. Kejadian bakda Isya kemarin,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Klakah, Aipda Lukas, ketika dikonfirmasi Memontum.com terkait kejadian tersebut menyampaikan jika sampai sekarang belum ada laporan secara resmi ke Polsek Klakah Polres Lumajang. &#8220;Sampai saat ini yang bersangkutan belum melaporkan secara resmi kejadian tersebut ke Polsek,&#8221; ujar Kanit Reskrim via sambungan telepon WhatsApp. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pabrik Narkoba di Kota Malang Berstatus Sewa, Kantor EO Jadi Modus Kawanan Pelaku</title>
		<link>https://memontum.com/pabrik-narkoba-di-kota-malang-berstatus-sewa-kantor-eo-jadi-modus-kawanan-pelaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berstatus]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211403</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bangunan rumah produksi alias pabrik Narkoba di Kota Malang, diketahui berstatus kontrak. Tidak hanya itu, rumah produksi yang terletak di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ternyata baru disewa pelaku sekitar dua bulan lalu. Yang menarik, untuk mengelabui petugas atau warga sekitar, para pelaku menyewa rumah tersebut dengan modus sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bangunan rumah produksi alias pabrik Narkoba di Kota Malang, diketahui berstatus kontrak. Tidak hanya itu, rumah produksi yang terletak di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ternyata baru disewa pelaku sekitar dua bulan lalu.</p>



<p>Yang menarik, untuk mengelabui petugas atau warga sekitar, para pelaku menyewa rumah tersebut dengan modus sebagai kantor event organizer (EO). Bahkan, di depan rumah juga terpasang plakat bertuliskan Mitra Ganesha.</p>



<p>Akibat rapinya modus pelaku, sontak membuat petugas sempat ragu. Beruntung, pengembangan yang dilakukan Bareskrim Polri bersama Polda Jatim dan Polresta Malang Kota, akhirnya membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Kami sempat ragu, sebab dalam penyelidikan, kami mendapat informasi bahwa lokasi adalah kantor EO. Para pelaku menyewa rumah tersebut sebagai kantor EO, namun kenyataanya sebagai Laboratorium Narkoba,&#8221; kata Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, saat konfrensi pers di lokasi kejadian, Rabu (03/07/2024) tadi.</p>



<p>Selain itu, pelaku juga menyewa rumah tersebut di pemukiman penduduk dan juga di Kota Pendidikan. &#8220;Ini menjadi salah satu perhatian kita, bahwa Pabrik Narkoba (Tembakau/Ganja Sintetis, Extacy dan Xanex) ini berada di pemukiman penduduk. Dimana Kota Malang adalah salah satu kota pendidikan, sehingga banyak generasi muda yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kalau tidak segera ditindak, akan sangat berbahaya. Saat ini yang terpenting masyarakat kita bisa terbebas dari Narkoba,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskan pula, bahwa para pelaku memasarkan Narkobanya melalui online (e-commerce). Sedangkan pola distribusi memanfaatkan jasa ekspedisi bertujuan untuk menyamarkannya. &#8220;Saat kita berhasil, penangkapan awal berada di gudang penyimpanan yang berada di Kalibata City Jakarta Selatan. Barang tersebut, siap dikirim kepada pemesan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk mengelabuhi jasa pengiriman, lanjutnya, para pelaku juga menyamarkan. &#8220;Jadi pengirimannya disamarkan. Dikirimnya misalkan Aseton, ditulis sebagai cat. Jadi mereka berusaha untuk menyamarkan pengiriman. Inilah yang menjadi perhatian teman-teman bea cukai, mengenai kesamaan data. Inilah pentingnya kolaborasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur bersama Dit Interdiksi Narkotika DJBC berhasil mengungkap produksi dan peredaran tembakau dengan kandungan sintetik kannabinoid jenis MDMB-4en-PINACA terbesar di Indonesia yang berada di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (02/07/2024) sekitar pukul 12.30. Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, juga mengatakan bahwa pengungkapan yang dilakukan di Kota Malang ini adalah hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya di sebuah gudang penyimpanan yang berada di Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan ini, petugas menangkap tiga kurir berinisial RR (23), IR (25) dan HA (24), ketiganya warga Bekasi, Sabtu (29/06/2024) sekitar pukul 14.30. Sementara dalam penggrebekan Pabrik Narkoba di Jalan Bukit Barisan, Kota Malang, petugas menangkap lima orang tersangka, masing-masing FP (21), DA (24),&nbsp; AR (21), YC (23) dan SS (28), kelimanya asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka adalah para pelaku yang telah memproduksi Tembakau/Ganja Sintetis, Extacy dan Xanax. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Rampok Bersenjata Beraksi di Wotgalih Lumajang, Korban Dikalungi Celurit dan Gondol Harta</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-rampok-bersenjata-beraksi-di-wotgalih-lumajang-korban-dikalungi-celurit-dan-gondol-harta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[celurit]]></category>
		<category><![CDATA[dikalungi]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[wotgalih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210133</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kawanan pelaku perampokan dengan bersenjata celurit melancarkan aksinya di Dusun Meleman RT03 RW05, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Sabtu (01/06/2024) dini hari. Adalah warga biasa, yang dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku. Menurut keterangan warga, Suhar, bahwa peristiwa perampokan itu menimpa keluarga Matholil (51). Sementara jumlah pelaku, diperkirakan berjumlah enam orang dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kawanan pelaku perampokan dengan bersenjata celurit melancarkan aksinya di Dusun Meleman RT03 RW05, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Sabtu (01/06/2024) dini hari. Adalah warga biasa, yang dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku.</p>



<p>Menurut keterangan warga, Suhar, bahwa peristiwa perampokan itu menimpa keluarga Matholil (51). Sementara jumlah pelaku, diperkirakan berjumlah enam orang dengan memakai cadar dan bersenjata celurit.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya sebelum subuh, mas. Pelakunya menggunakan cadar,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Suhar, bahwa malam saat kejadian, korban seperti biasa tidur bersama istrinya. Kemudian, korban dikejutkan dengan seorang pelaku yang sudah ada di dalam kamar dan langsung menodongkan senjata tajam jenis celurit.</p>



<p>&#8220;Korban dikalungi celurit dan mereka minta sejumlah uang. Tidak tahu apa saja yang berhasil dibawa para perampok, tapi yang jelas ada sepeda motor jenis Vario diambil pelaku,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ahmad Rochim, ketika dikonfirmasi terkait kejadian perampokan di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, masih belum memberikan keterangan. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Kawanan Pelaku Begal Bersenjata Rampas Motor Pengendara Perempuan di Jalan Baru Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/empat-kawanan-pelaku-begal-bersenjata-rampas-motor-pengendara-perempuan-di-jalan-baru-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Empat kawanan pelaku begal bersenjata tajam berhasil merampas sepeda motor jenis Scoopy di Jalan Baru Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang Senin (20/5/2024) malam. Menurut keterangan warga pada awak media Rabu (22/5/2024) tadi, kejadian tersebut menimpa Marta Alfina (21) warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. &#8220;Ketika melewati Jalan Baru, korban tiba-tiba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Empat kawanan pelaku begal bersenjata tajam berhasil merampas sepeda motor jenis Scoopy di Jalan Baru Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang Senin (20/5/2024) malam.</p>



<p>Menurut keterangan warga pada awak media Rabu (22/5/2024) tadi, kejadian tersebut menimpa Marta Alfina (21) warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. &#8220;Ketika melewati Jalan Baru, korban tiba-tiba dihampiri empat pelaku dan langsung merampas motor korban. Warga yang tahu dan hendak menolong, terpaksa mundur karena diancam dengan senjata tajam,&#8221; kata warga setempat, Anto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Achmad Rochim, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dirinya berharap, satu-persatu para pelaku bisa ditangkap.</p>



<p>&#8220;Iya, mudah2an ketangkap satu satu,&#8221; ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Jambret Probolinggo Beraksi Siang Bolong, Gondol Kalung 27 Gram dan Buat Cidera Korban</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-jambret-probolinggo-beraksi-siang-bolong-gondol-kalung-27-gram-dan-buat-cidera-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2024 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bolong]]></category>
		<category><![CDATA[cidera]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[kalung]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208772</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nasib apes menimpa Umami (47), warga Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/04/2024) tadi. Korban menjadi sasaran aksi penjambretan, saat melintas dengan mengendarai motor di Jalan Desa Sidet Lami. Akibat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, korban tidak hanya harus merelakan kalung emas seberat sekitar 27 gram, namun korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nasib apes menimpa Umami (47), warga Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/04/2024) tadi. Korban menjadi sasaran aksi penjambretan, saat melintas dengan mengendarai motor di Jalan Desa Sidet Lami. Akibat kejadian yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, korban tidak hanya harus merelakan kalung emas seberat sekitar 27 gram, namun korban juga mengalami luka akibat kalung yang dikenakan ditarik paksa kawanan pelaku.</p>



<p>Diperoleh informasi, kejadian itu berlangsung saat korban bermaksud pulang, seusai melakukan acara bersama warga di wilayah Kecamatan Pakuniran. Dalam perjalanan pulang seorang diri itu, korban sempat dihentikan laju motornya oleh dua orang tidak dikenal. Hanya saja, saat itu korban berhasil lolos.</p>



<p>&#8220;Korban informasinya sempat dihentikan paksa dahulu. Namun, saat itu korban tidak berhenti. Dari kejadian itulah, diduga pelaku nekad hingga langsung menarik kalung yang dikenakan korban. Seketika itu, korban pun terjatuh dan kalungnya berhasil dibawa kabur pelaku,&#8221; kata Kades Besuk Agung, Hafifun Nasir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengetahui kejadian itu, lanjutnya, kontan warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka parah di bagian wajah. Bahkan, tulang pergelangan tangannya sempat diinformasikan sakit dan sekitar lima gigi korban patah.</p>



<p>&#8220;Parah mas, itu di bawa ke rumah sakit. Tapi alhamdulillah, korban ini masih sadarkan diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain memberikan pertolongan ke korban, beberapa warga pun juga berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Polsek. Sehingga, petugas pun juga turut ke lokasi. &#8220;Sudah, sudah dilaporkan ke Polsek Besuk. Tadi saya langsung buat laporannya ke Polsek,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, seorang anggota Polsek Besuk, Bripka Suwarno, membenarkan mengenai informasi dan laporan awal dugaan aksi penjambretan itu. &#8220;Sudah kami terima laporannya, tadi. Kami juga sudah mengunjungi korban di Rumah Sakit Waluyojati Kraksaan. Lebih lanjut, nanti akan dilakukan penyelidikan,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampas Motor dan HP, Tiga Kawanan Rampok Jalanan Dibekuk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/rampas-motor-dan-hp-tiga-kawanan-rampok-jalanan-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[jalanan,]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208748</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga terduga pelaku kasus perampokan, Ivan Heriyanto (31), warga Jalan Ikan Piranha Atas, Kota Malang dan Kiki Nur Andayani (27) serta Syafrizal Choirul Rizki (18), keduanya merupakan warga Jalan Pulosari IV, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota. Ketiganya, diduga pelaku perampokan yang telah beraksi di Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga terduga pelaku kasus perampokan, Ivan Heriyanto (31), warga Jalan Ikan Piranha Atas, Kota Malang dan Kiki Nur Andayani (27) serta Syafrizal Choirul Rizki (18), keduanya merupakan warga Jalan Pulosari IV, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota. Ketiganya, diduga pelaku perampokan yang telah beraksi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (22/04/2024) malam.</p>



<p>Korbannya, adalah Dhani (24), asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan kekasihnya. Para pelaku selain memukuli Dhani, juga merampas motor Honda Beat miliknya. Tidak hanya itu, pelaku juga merampas HP Vivo Y01 milik kekasih korban.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa sebelum kejadian, korban mengendarai motor Honda Beat menjemput pacarnya di Jalan Raya Karanglo. Usai menjemput, korban berencana perjalanan pulang dan dipepet oleh para tersangka.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 22.30, tersangka beraksi lalu mendatangi korban dan langsung membentak hingga memukul tanpa sebab,&#8221; ujarnya, Jumat (26/4/2024) tadi.</p>



<p>Saat itu, ujarnya, korban yang ketakutan dan hanya memilih diam serta menuruti perkataan tersangka. Apalagi, salah satu tersangka menodongnya dengan sebilah golok. Setelah itu, salah satu pelaku membonceng korban dan kekasihnya, mengendarai motornya menuju ke Jalan Ahmad Yani. Sementara pelaku lainnya, membawa sepeda motor korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sesampainya di Jalan Ahmad Yani, tersangka menghentikan motornya dan kembali membentak serta memukul korban serta kekasihnya. Saat itu, pelaku meminta kekasih korban menyerahkan ponselnya.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya, para pelaku kabur usai mendapatkan sepeda motor Honda Beat milik korban dan HP Vivo Y01 milik kekasih korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Karena telah menjadi korban perampokan, peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Blimbing. Unit Reskrim Polsek Blimbing bersama Satreskrim Polresta Malang Kota kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan keberadaan tersangka.</p>



<p>Ketiga tersangka, berhasil diamankan saat berada di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sidomulyo Gang II, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Selasa (23/04/2024) siang.</p>



<p>&#8220;Saat ditangkap, mereka mengakui perbuatan tersebut. Ketiganya berikut barang bukti kami bawa ke Polresta Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; jelasnya. Untuk hasil kejahatan, belum sempat dijual oleh para tersangka. Atas perbuatannya itu, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208748</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
