<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kawanku &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kawanku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Oct 2023 10:24:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kawanku &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mobil Angkutan Wisata Kawanku Kota Batu Mulai Dikenalkan ke Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-angkutan-wisata-kawanku-kota-batu-mulai-dikenalkan-ke-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[dikenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kawanku]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mobil angkutan umum yang dimodifikasi menjadi bentuk satel dengan nama &#8216;Kawanku&#8217;, mulai dikenalkan ke masyarakat lewat pameran inovasi di Halaman Parkir Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Di mana, dengan perubahan bentuk mobil tersebut, nantinya tidak akan mengangkut penumpang umum dalam trayeknya. Mobil &#8216;Kawanku&#8217; adalah salah satu inovasi masyarakat Kota Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Mobil angkutan umum yang dimodifikasi menjadi bentuk satel dengan nama &#8216;Kawanku&#8217;, mulai dikenalkan ke masyarakat lewat pameran inovasi di Halaman Parkir Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Di mana, dengan perubahan bentuk mobil tersebut, nantinya tidak akan mengangkut penumpang umum dalam trayeknya.</p>



<p>Mobil &#8216;Kawanku&#8217; adalah salah satu inovasi masyarakat Kota Batu, untuk pengembangan pariwisata. Untuk itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hari Juni Susanto, mengatakan bahwa saat ini sudah saatnya diperkenalkan ke masyarakat umum.</p>



<p>&#8220;Jadi, tujuan dipamerkan mobil &#8216;Kawanku&#8217; ini supaya masyarakat lebih mengenal. Bahwa, mobil &#8216;Kawanku&#8217; ini adalah satel untuk angkutan khusus, bukan angkutan penumpang umum,&#8221; terangnya, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (18/10/2023) tadi.</p>



<p>Untuk saat ini, ujarnya, sudah ada tujuh unit mobil &#8216;Kawanku&#8217; yang mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan. Bahkan, jika mobil satel ini nanti beroperasi akan ditempatkan untuk mangkal di sekitar Jalan Sultan Agung, Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Jadi, mobil &#8216;Kawanku&#8217; ini nanti bisa kita operasikan. Tetapi, kalau izin OSS selesai. Dan, juga kesepakatan antara lembaga penyelenggara &#8216;Kawanku&#8217; dengan tempat wisata sudah diselesaikan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Mengenai rencana kucuran anggaran untuk mobil &#8216;Kawanku&#8217; dari Dishub, jelas Hari, memang tahun ini masih belum dianggarkan untuk tahun 2024. Karenanya, akan dianggarkan lewat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2024. Bahkan, nantinya pun bukan hanya digunakan untuk angkutan wisata tetapi juga digunakan untuk angkutan sekolah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sementara memang belum ada kucuran anggaran untuk mobil &#8216;Kawanku&#8217;. Tahun depan kita anggarkan lewat PAK. Karena, di sini ada nomenklatur Kementerian Perhubungan gratis untuk anak sekolah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Chilman Suaidi yang semula Kabid Angkutan Umum kini menjabat Kabid Perparkiran Dishub Kota Batu, menjelaskan bahwa mobil &#8216;Kawanku&#8217; ini nanti ada lembaga yang mengelolanya. Sesuai dengan Undang-undang Perhubungan nomor 22 tahun 2009 dikelola oleh empat lembaga yaitu BUMN, BUMD, perusahaan dan koperasi.</p>



<p>&#8220;Mobil &#8216;Kawanku&#8217; ini nanti dikelola Koperasi Sumber Rejeki milik Organda,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bahkan, Chilman menambahkan bahwa sesuai dengan Permenhub nomor 117 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan orang tidak dalam trayek. Tegasnya, sesuai aturan bahwa mobil &#8216;Kawanku&#8217; tidak mengangkut penumpang umum. Jadi, berbeda aturan mainnya dengan angkutan umum.</p>



<p>Mengenai perizinan dengan pihak kepolisian, paparnya, mobil &#8216;Kawanku&#8217; yang sudah mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan sudah memiliki sertifikasi registrasi uji tipe (Serut) sebagai dasar untuk penyesuaian administrasi surat kendaraan ke Samsat. Untuk daftar akte lahir baru kendaraan itu karena sudah dimodifikasi.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, lewat pameran inovasi ini. Masyarakat, akan lebih mengenal dan mengetahui tentang mobil &#8216;Kawanku&#8217;. Supaya, tidak ada permasalahan ke depannya,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 dari 12 Unit Mobil Kawanku untuk Sarana Angkutan Wisatawan Kota Batu Keluar Izin Operasi</title>
		<link>https://memontum.com/5-dari-12-unit-mobil-kawanku-untuk-sarana-angkutan-wisatawan-kota-batu-keluar-izin-operasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kawanku]]></category>
		<category><![CDATA[keluar]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[sarana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199467</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mobil Shuttle Kawanku yang dirancang dari mobil angkutan umum untuk sarana wisatawan di Kota Batu, sudah keluar izin operasinya. Hanya saja, dari total 12 unit, baru 5 unit yang sudah keluar izinnya. Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Batu, Chliman Suadi, mengatakan bahwa ada 12 unit mobil Kawanku yang diusulkan perubahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Mobil Shuttle Kawanku yang dirancang dari mobil angkutan umum untuk sarana wisatawan di Kota Batu, sudah keluar izin operasinya. Hanya saja, dari total 12 unit, baru 5 unit yang sudah keluar izinnya.</p>



<p>Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Batu, Chliman Suadi, mengatakan bahwa ada 12 unit mobil Kawanku yang diusulkan perubahan bentuk. Tujuannya, untuk sarana wisatawan di Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Memang Kawanku segera beroperasi di Kota Batu. Tetapi, itu harus melalui tahapan. Dari 12 unit itu, yang sudah keluar izinnya 5 unit,&#8221; terangnya, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (09/10/2023) tadi.</p>



<p>Dari lima unit Kawanku yang sudah keluar izinnya itu, ujarnya, sudah dilakukan uji fisik. Dan, tahapan yang harus dilalui lagi dari bendera menjadi naungan usaha untuk beroperasi harus izin lagi ke Online Single Submission (OSS).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Prosesnya memang masih panjang, jika mau dioperasikan. Meskipun, sudah keluar izinnya dari Kementerian Perhubungan harus verifikasi terlebih dahulu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Chilman menambahkan, sebenarnya mobil Kawanku adalah langkah mandiri dari sopir angkutan kota. Dimana, untuk pengadaan tidak menggunakan anggaran APBD. &#8220;Di sini, Dinas Perhubungan membantu perizinannya. Dan, tujuh unit lain Kawanku yang belum keluar izinnya bisa jadi ada kekurangan yang belum terpenuhi. Tentunya, karena ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Kota Batu, kami berharap, semua berhasil keluar izinnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Organda Kota Batu, Heri Junaedi, optimis bahwa izin operasional dari 12 unit Kawanku bakal terbit semua. Sehingga, hanya butuh waktu sedikit untuk mengoperasikannya. &#8220;Kami sebelumnya terkendala surat izin operasional, jadi tidak bisa beroperasi. Jadi, sekarang tinggal butuh waktu sedikit saja kami bisa beroperasi,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199467</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tunggu Izin Operasi, 12 Unit Kendaraan Angkutan Wisata Kota Batu Tak Bisa Beroperasi</title>
		<link>https://memontum.com/tunggu-izin-operasi-12-unit-kendaraan-angkutan-wisata-kota-batu-tak-bisa-beroperasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 May 2023 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kawanku]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 12 unit Kendaraan Angkutan Wisata Kota Batu (Kawanku) sudah rampung didesain untuk jasa transportasi mengangkut wisatawan. Namun, seiring telah rampungnya desain, nampaknya belum jelas perkembangannya untuk izin operasinya. Padahal, total biaya modifikasi dari mobil Angkot menjadi satel kendaraan pengangkut wisatawan tidak sedikit. Yakni, menelan anggaran sekitar Rp 30 jutaan. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 12 unit Kendaraan Angkutan Wisata Kota Batu (Kawanku) sudah rampung didesain untuk jasa transportasi mengangkut wisatawan. Namun, seiring telah rampungnya desain, nampaknya belum jelas perkembangannya untuk izin operasinya.</p>



<p>Padahal, total biaya modifikasi dari mobil Angkot menjadi satel kendaraan pengangkut wisatawan tidak sedikit. Yakni, menelan anggaran sekitar Rp 30 jutaan.</p>



<p>Saat dilakukan pengecekan di lapangan, pemilik bengkel di Jalan Soekarno, Kota Batu, membenarkan bahwa tempat usaha bengkelnya untuk memodifikasi mobil Kawanku. &#8220;Di sini sudah tidak ada mobil angkutan kota yang dimodifikasi menjadi Kawanku. Itu karena, semua sudah selesai dan sudah diambil semua oleh pemiliknya,&#8221; ujar pemilik bengkel, saat ditemui di lokasi bengkel Jalan Soekarno, Kota Batu, Kamis (18/05/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, salah satu sopir angkutan kota, Jono, mengatakan bahwa untuk saat ini masih belum bisa mengoperasikan mobil Kawanku, yang sudah rampung desain. Itu karena, Dishub Kota Batu yang sebelumnya sudah janji untuk mengurus administrasi kendaraan, masih belum rampung.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ada sekitar 12 Kawanku yang sudah selesai didesain dan sebenarnya juga sudah siap dioperasikan. Tetapi, perkembangan dari perizinan operasi masih belum ada kejelasan dari Dishub. Padahal, sebelumnya sudah berjanji mengurusi izin,&#8221; terangnya, saat berada di Terminal Kota Batu.</p>



<p>Sedangkan, tambahnya, untuk memodifikasi kendaraan itu dari angkutan kota menjadi Kawanku, menelan anggaran Rp 30 jutaan. &#8220;Sampai saat ini Kawanku masih diam, karena belum ada izin. Kami juga pernah tanyakan ke Dishub dan katanya masih di meja Kemenhub,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua 9 Jalur Angkutan Umum Kota Batu, Heri Junaedi, secara terpisah membenarkan jika 12 unit Kawanku sudah rampung untuk modifikasi. Namun, rutenya hingga saat ini juga belum ditentukan karena izinnya belum selesai.</p>



<p>&#8220;Memang totalnya kendaraan pengangkut wisatawan Kawanku ada 12 unit. Yang enam unit milik sopir angkutan kota, kemudian yang enam unit lagi milik sopir odong-odong,&#8221; jelasnya.<strong> (put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188965</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
