<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ke-110, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ke-110/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Apr 2024 11:05:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ke-110, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rayakan HUT Ke-110, Pemkot Malang Gelar Pawai Budaya dengan Gunakan Pakaian Era Kolonial</title>
		<link>https://memontum.com/rayakan-hut-ke-110-pemkot-malang-gelar-pawai-budaya-dengan-gunakan-pakaian-era-kolonial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2024 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[kolonial]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208763</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Pawai Budaya dengan tema kolaborasi Kuno-Kini (Kolonial-Milenial), Sabtu (27/04/2024) tadi. Pawai tersebut, diberangkatkan secara langsung oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dari depan Balai Kota Malang, pukul 09.30 WIB, yang diikuti oleh 35 peserta dari masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Pawai Budaya dengan tema kolaborasi Kuno-Kini (Kolonial-Milenial), Sabtu (27/04/2024) tadi. Pawai tersebut, diberangkatkan secara langsung oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dari depan Balai Kota Malang, pukul 09.30 WIB, yang diikuti oleh 35 peserta dari masyarakat Kota Malang, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perbankan Kota Malang.</p>



<p>“Pesertanya ini ada dari semua lapisan masyarakat dan memang kita lebih memberikan kesempatan pada mereka, agar kita sama-sama merayakan HUT Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Terlihat para peserta begitu antusias dengan mengenakan berbagai kostum era kolonial Belanda, mulai dari pakaian zaman penjajah, pakaian pejuang, hingga pakaian noni-noni Belanda. Kemudian, juga banyak dari peserta yang menampilkan mobil hias dari tiap OPD, bantengan dan musik patrol.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita bersama-sama merayakan HUT Kota Malang ke 110 ini dengan menolak lupa, tapi juga harus menghadapi masa depan. Makanya kita ambil tema Kuno-Kini Kolonial Milenial,” ujarnya.</p>



<p>Tentu tema yang diangkat tersebut, juga menjadi satu kesatuan dengan rangkaian napak tilas yang sudah digelar beberapa waktu lalu. Di usia yang sudah ke 110 ini, menurutnya diperlukan tanggung jawab yang besar, terlebih juga untuk generasi milenial ke depan.</p>



<p>“Ini adalah satu rangkaian yang kemarin kita sudah napak tilas ke beberapa tempat bersejarah dan perlu kita ketahui bersama bahwa kita juga punya tanggung jawab besar untuk milenial, bagaimana mengenalkan dan jangan sampai berhenti disini saja,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, pantauan di lapangan para penonton juga sangat antusias menyaksikan pawai tersebut. Terlihat di sekitar Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu Kotq Malang, mulai dipadati sejak pukul 08.00 WIB sebelum pawai diberangkatkan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT Ke-110, Pemkot Malang Gandeng 35 Resto, Hotel dan Catering Lomba Cipta Rasa</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ke-110-pemkot-malang-gandeng-35-resto-hotel-dan-catering-lomba-cipta-rasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Resto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia, di depan Balai Kota Malang, Rabu (24/04/2024) tadi. Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam lomba tersebut mengangkat tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia, di depan Balai Kota Malang, Rabu (24/04/2024) tadi.</p>



<p>Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam lomba tersebut mengangkat tiga bahan dasar, yakni Tempe, Ikan Nila dan Bunga Telang. Itu diharapkan nantinya dapat menjadi menu khas unggulan yang dapat disajikan di restoran atau hotel Kota Malang.&nbsp;</p>



<p>“Ini diawali dari keinginan saya untuk meningkatkan produk menjadi yang bernilai lebih. Kita ingin membuat signature menu untuk Kota Malang, sehingga kita membuat challenge untuk chef hotel agar olahan-olahan dari tiga bahan dasar itu tidak dikenal mainstream itu-itu saja,” kata Pj TP PKK Hanik.</p>



<p>Disebutkannya, untuk peserta lomba kegiatan itu sendiri terdiri dari 35 peserta. Mulai dari hotel, restoran dan catering yang ada di Kota Malang. Melalui kegiatan tersebut, juga diharapkan dapat mengenalkan produk-produk secara nasional bahkan mendunia.</p>



<p>“Karena tempe ini mengandung protein nabati yang baik. Begitu juga dengan ikan nila di Kota Malang penghasil terbanyak dan masuk top 45 Indonesia. Bunga telang ini juga hasil urban farming di masing-masing kelurahan yang ada Kota Malang. Tentu ketiga bahan dasar ini sabgat baik untuk dikonsumsi terutama untuk mencegah stunting,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Cipta Rasa, yang juga sekaligus Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah ide dari Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat. Diharapkan pula pada tahun berikutnya dapat rutin untuk dilaksanakan.</p>



<p>“Harapannya memang nanti di tahun berikutnya dapat terus dilaksanakan melalui pengampu perangkat daerah terkait, karena kan kalau sekarang sifatnya event insidentil. Untuk itu di 2024 ini Bu Pj membuat lomba cipta rasa ini,” ujar Arif.</p>



<p>Kemudian, dikatakan Arif jika untuk dewan juri dari lomba tersebut tentu diambil dari orang-orang yang ahli dalam profesinya. Salah satu diantaranya merupakan jebolan dari ajang Masterchef.</p>



<p>“Kebetulan ada Chef Belinda Christina yang merupakan finalis Masterchef season 11 yang bersedia menjadi juri tamu. Kemudian juri kedua yakni Ketua Indonesian Chef Association (ICA), Chef Pamungkas, kemudian juri ketiga adalah Prof Rina, selaku guru besar Tata Boga di UM. Ditambah lagi ada juri lainnya yakni ahli gizi dari RSUD Kota Malang serta dari Dispangtan,” lanjutnya.</p>



<p>Diharapkannya, melalui lomba tersebut nantinya para sang juara dapat memberikan sosialisasi kepada PKK Kota Malang. Sehingga menu olahan tidak hanya itu-itu saja, melainkan jadi nilai tambah yabg lebih baik. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengawali Rangkaian HUT Ke-110, Pemkot Malang Gelar Senam Tahes Mbois</title>
		<link>https://memontum.com/mengawali-rangkaian-hut-ke-110-pemkot-malang-gelar-senam-tahes-mbois</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mengawali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rangkaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208552</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan senam gerakan Tahes Mbois, di Lapangan Stadion Gajayana, Sabtu (20/04/2024) tadi. Dalam kegiatan itu, hadir Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan senam gerakan Tahes Mbois, di Lapangan Stadion Gajayana, Sabtu (20/04/2024) tadi. Dalam kegiatan itu, hadir Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, BUMD hingga jajaran vertikal.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa melalui kegiatan senam tersebut diharapkan nantinya jajaran Pemkot Malang dapat kembali sehat. Direncanakan, Pemkot Malang juga akan menyelenggarakan kegiatan senam pada hari Jumat, sebelum memulai aktivitas.</p>



<p>“Jadi jangan hanya berhenti di sini saja, tetapi nanti di tiap Jumat saya akan menggerakan senam ini dengan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ), jadi tiap Jumat di Balai Kota, waktu pagi hari sebelum melaksanakan kegiatan kita senam dulu. Termasuk juga di Kecamatan, Kelurahan, dan komunitas yang lain,” jelas Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rencana menggelar STMJ tersebut nantinya juga akan dibuatkan Surat Edaran (SE) Wali Kota. Kemudian, Wahyu juga berencana akan berkeliling untuk mendatangi masing-masing kecamatan, kelurahan, untuk memotivasi dan menyemangati para ASN.</p>



<p>“Mungkin juga bisa diikuti oleh masyarakat sekitar. Jadi ini terbuka untuk masyarakat umum dan kita sama-sama senam. Karena kita sudah lama tidak melaksanakan kegiatan senam ini,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, Wahyu juga menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HUT Kota Malang ke 110 ini juga sangat banyak. Mulai dari lomba olahraga antar OPD, bahkan juga beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh masing-masing OPD.</p>



<p>“Nanti juga akan ada beberapa kegiatan lagi sampai dengan pada saat resepsi 22 April. Rangkaian kegiatan ini kita lakukan karena pada 1 April 2024 lalu kan bertepatan dengan Bulan Ramadan, jadi kita ada pembatasan dan sekarang kita mulai lagi rangkaiannya, ini diawali dengan gerakan tahes ini,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT Kota Malang Ke-110, DLH Siap Bagikan Kompos Gratis untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-kota-malang-ke-110-dlh-siap-bagikan-kompos-gratis-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2024 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[Kompos]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringatan HUT Kota Malang ke 110 ini, tentunya juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Salah satunya, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa pada momen ini tentu ada beberapa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringatan HUT Kota Malang ke 110 ini, tentunya juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Salah satunya, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa pada momen ini tentu ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan. Salah satunya yakni dengan membagikan produk pengelolaan persampahan berupa kompos secara gratis.</p>



<p>“Jadi pembagian itu nanti akan dikolaborasikan bersama dengan penggerak PKK Kota Malang. Dalam pembagiannya nanti rencana akan kita siapkan sekitar 1-2 ton kompos,” kata Rahman-sapaannya, Senin (01/04/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, dalam memperingati Hari Jadi Kota Malang juga tetap melaksanakan beberapa tugas untuk mengantisipasi potensi terjadinya pohon tumbang. Terlebih, curah hujan saat ini masih belum menentu (kadang sedang, kadang lebat).</p>



<p>“Misalnya seperti melakukan maintenance di beberapa titik yang sifatnya rawan. Salah satunya kami melakukan upaya prefentif terhadap penanganan pohon tumbang,” ucapnya.</p>



<p>Dalam momentum ini, Rahman berharap agar Pemkot Malang khususnya dari DLH sendiri dapat terus berkolaborasi dengan baik pada seluruh jajaran. Termasuk juga sesuai dengan tema Berselaras untuk Kota Malang Berkelas.</p>



<p>“Semoga di Hari Jadi Kota Malang ke 110 ini, Pemkot Malang bersama dengan warganya bisa lebih berkolaborasi dengan baik, lebih maju lagi khususnya dalam menerima improvisasi, perkembangan dan kebijakan yang ada,” imbuh Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kota Malang Ke-110, Pj Wali Kota Wahyu Sebut Telah Kawal Penanganan Isu Strategis</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kota-malang-ke-110-pj-wali-kota-wahyu-sebut-telah-kawal-penanganan-isu-strategis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2024 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, di Halaman Balai Kota Malang, Senin (01/04/2024) pagi. Hadir langsung dalam peringatan itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, di Halaman Balai Kota Malang, Senin (01/04/2024) pagi. Hadir langsung dalam peringatan itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, Wali Kota Malang periode 1998-2003, Suyitno, Wali Kota Malang periode 2019-2023, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang periode 1998-2003, Sutrisno.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menyampaikan bahwa pada periode kepemimpinannya selama 7 bulan ini telah mengawal beberapa penanganan isu strategis. Seperti, inflasi, penanganan kemiskinan, penurunan angka stunting, kemudahan berusaha, serta pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf).</p>



<p>“Dari kelima agenda tersebut, telah kami fokuskan menjadi 10 indikator prioritas. Mulai dari pengendalian inflasi, sudah kami kuatkan melalui peranan TPID, kegiatan operasi pasar dan pangan murah maupun melalui warung tekan inflasi mbois ilakes,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, penurunan angka stunting juga telah dikuatkan secara kolaboratif antar berbagai perangkat terkait, dengan mengintegrasikan data stunting, memberikan edukasi dan publikasi secara masif, pemberian makanan tambahan Balita. Selain itu, juga pengembangan kerja dan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus ditingkatkan.</p>



<p>Tidak berhenti sampai disitu, Pemkot Malang juga berupaya menciptakan pelayanan yang efektif dan efisien melalui keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai one stop service bagi masyarakat. Lalu, juga upaya penurunan angka pengangguran melalui pemberian pelatihan, pembinaan, maupun penyuluhan kepada para pencari kerja.</p>



<p>“Selain itu upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem melalui berbagai program, mulai dari rantang kasih, pemberian BPNTD bagi fakir miskin, lansia, hingga disabilitas juga terus dilakukan. Terlebih, masyarakat Kota Malang juga dapat mengakses pelayanan kesehatan serta kebutuhan pelayanan kesehatan promotif,” paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, Pemkot Malang juga memiliki program unggulan, yakni Kemis Mbois, dimana setiap hari Kamis para ASN dan Non ASN Kota Malang diwajibkan menggunakan pakaian keren hasil produkai UMKM Kota Malang. Selain itu, program Ngombe, Ngobrol Mbois Ilakes, itu sebagai upaya Pemkot Malang menampung aspirasi dan memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.</p>



<p>“Tentu semua yang telah dilakukan tersebut, tidak lepas dari dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat Kota Malang. Sehingga hal ini juga mampu menghantakan Pemkot Malang memperoleh berbagai penghargaan,” lanjutnya.</p>



<p>Dalam momentum ini, Pj Wali Kota Wahyu juga memberikan pesan kepada masyarakat agar tetap satu visi misi berjuang, berselaras untuk mewujudkan Kota Malang Berkelas. Apalagi usia Kota Malang sendiri sudah satu abad, satu dasawarsa, satu dekade.&nbsp;</p>



<p>“Tentu kita ini sudah mengenyam perjalanan yang panjang. Mudah-mudahan di usia ke 110 ini lebih baik lagi dan harapannya kami terus berkelas dari segala bidang,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam momentum tersebut, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, juga menyerahkan berbagai macam perlombaan, diantaranya ikan dalam ember. Kemudian, juga menyerahkan buku Balai Kota Menulis kepada jajaran Forkompida.</p>



<p>Usai melaksanakan upacara peringatan tersebut, pihaknya beserta jajaran Pemkot Malang melakukan napak tilas ke beberapa tempat bersejarah di Kota Malang, dengan mengenakan transportasi bemo. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HUT Kota Malang Ke-110, Pj Wali Kota Wahyu Sebut Rangkaian Peringatan Digelar hingga Idul Fitri</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hut-kota-malang-ke-110-pj-wali-kota-wahyu-sebut-rangkaian-peringatan-digelar-hingga-idul-fitri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2024 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[rangkaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan akan ada banyak rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, yang jatuh pada 1 April 2024. Dimana rangkaian itu, akan diawali dengan agenda Rapat Paripurna Istimewa bersama dengan DPRD Kota Malang, Sabtu (30/03/2024) tadi. Kemudian, lanjut Pj Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan akan ada banyak rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, yang jatuh pada 1 April 2024. Dimana rangkaian itu, akan diawali dengan agenda Rapat Paripurna Istimewa bersama dengan DPRD Kota Malang, Sabtu (30/03/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, lanjut Pj Wali Kota Wahyu, pelaksanaan akan dirangkaikan dengan doa bersama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kemudian, diteruskan dengan pemberian santunan, Tradisi Blanggur, buka puasa bersama hingga salat berjamaah di salah satu masjid tertua Kota Malang.</p>



<p>“Rangkaian itu akan kita lakukan mulai besok sore. Yakni, Blanggur itu kita lakukan sebelum berbuka puasa. Kemudian kita ke Masjid Agung Jami Kota Malang dan bagi yang beragama lain nanti kita sediakan tempat. Agar kita bersama sama memanjatkan doa,” terang Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Setelah itu, di hari H peringatan Hari Jadi, pada Senin 1 April 2024, akan diawali dengan Salat Subuh berjamaah. Lalu ziarah kubur ke makam Ki Ageng Gribig yang berada di Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang dan dilanjutkan dengan upacara peringatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Lalu kita akan napak tilas ke tempat-tempat bersejarah. Seperti, yang kemarin di Gedung Cendrawasih atau yang sekarang lebih dikenal dengan Gedung Kesenian Gajayana Malang. Kemudian juga ke Stadion Gajayana, karena juga pas satu abad,” tambahnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Wahyu juga menyampaikan bahwa rangkaian peringatan ini nantinya akan lebih banyak dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri 2024. “Nanti akan ada banyak kegiatan. Karena, ini barengan dengan satu abad. Di sana ada sepak bola legend, kemudian ada beberapa kegiatan juga untuk kita mengingat kembali Stadion Gajayana. Termasuk, peluncuran buku satu abad,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, mengenai tema HUT ke 110 Berselaras untuk Kota Malang Berkelas, itu menurutnya menjadi elemen untuk membangun Kota Malang supaya bisa lebih maju dan makmur. Tentu juga dibutuhkan keselarasan dari berbagai pihak terkait.</p>



<p>“Tentu kita harus berselaras bersama. Baik itu dari jajaran pemerintah, DPRD, komunitas, perguruan tinggi hingga semua komponen masyarakat. Karena kalau kita bersama tentu akan bisa mendapatkan atau mewujudkan Kota Malang yang berkelas. Dalam arti harus lebih baik lagi dari sebelumnya untuk mencapai target-target selanjutnya,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kota Malang Ke-110, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kota-malang-ke-110-dprd-gelar-rapat-paripurna-istimewa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2024 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207908</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar rapat paripurna istimewa, Sabtu (30/03/2024) tadi. Dalam peringatan tersebut, pelaksana diawali dengan penampilan Tari Topeng Bapang, lalu pembacaan sejarah berdirinya Kota Malang, yang dibacakan oleh salah satu anggota DPRD Kota Malang, Suryadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar rapat paripurna istimewa, Sabtu (30/03/2024) tadi. Dalam peringatan tersebut, pelaksana diawali dengan penampilan Tari Topeng Bapang, lalu pembacaan sejarah berdirinya Kota Malang, yang dibacakan oleh salah satu anggota DPRD Kota Malang, Suryadi.</p>



<p>Di momen paripurna istimewa ini, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan agar dalam momentum peringatan HUT Kota Malang ke 110 dapat berjalan lebih hikmat. Terlebih, perayaan dilakukan pada saat bulan Ramadan.</p>



<p>“Tentu ini bukan sebuah seremoni. Dalam peringatan HUT Kota Malang ini memang harus di awali dengan paripurna istimewa. Kami berharap momen peringatan ini dapat berjalan dengan hikmat. Kemudian, juga menjelang tahun politik sudah mulai pendaftaran calon independen Pilkada, sehingga kita harapkan tidak ada euforia disitu,” jelas Ketua DPRD Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, Made berharap agar dalam peringatan HUT Kota Malang ke 110, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Terlebih, saat ini harga kebutuhan bahan pokok juga mengalami peningkatan harga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semua kami kembalikan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kita berharap ada pelayanan yang sifatnya continue. Tapi jangan lupakan yang sifatnya insidentil. Turunkan harga komoditi secepatnya terkait dengan infalasi. Tapi jangan juga lupakan yang sifatnya primer, yaitu pelayanan yang selamq ini dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Made juga menekankan, agar Pemerintah Kota Malang dapat melakukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan kenaikan harga komoditi tersebut. Dicontohkan, salah satunya dengan Badan Usaha Logistik (Bulog).&nbsp;</p>



<p>“Ayo kita kerja sama dengan Bulog, kita juga punya Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas). Kemudian pergunakan anggaran insidentil untuk memberikan modal kepada Tunas, agar bisa belanja. Kemudian bagaimana kita mengoperasikan pasar agar harga beras menjadi turun,” tambah Made.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa penekanan di momen peringatan HUT ke 110 yaitu mengingat perjalanan Kota Malang di tiap tahunnya. Yakni menolak lupa dari sejarah adanya Kota Malang, termasuk beberapa bangunan bersejarah yang ada.</p>



<p>“Tentu ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menolak lupa dari beberapa kemarin dan pembangunan-pembangunan bersejarah. Karena itu bisa jadi tolak ukur untuk mengingat dengan adanya Kota Malang bisa seperti ini,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Luncurkan Logo HUT Ke-110 Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-luncurkan-logo-hut-ke-110-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207281</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menyambut momen 110 tahun perjalanan usia Kota Malang pada 1 April 2024 mendatang, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 Kota Malang di Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Rabu (06/03/2024) tadi. Logo yang terpilih melalui sayembara yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menyambut momen 110 tahun perjalanan usia Kota Malang pada 1 April 2024 mendatang, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 Kota Malang di Lantai 2 Malang Creative Center (MCC), Rabu (06/03/2024) tadi.</p>



<p>Logo yang terpilih melalui sayembara yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, merepresentasikan sejumlah makna tema yang diangkat dalam HUT ke-110 Kota Malang yakni &#8216;Berselaras untuk Kota Malang Berkelas&#8217;. Pj Wali Kota Malang menyebutkan setiap karya peserta yang mengikuti lomba desain logo yang dihasilkan mencerminkan cinta dan dedikasi yang mendalam terhadap Kota Malang.</p>



<p>“Dalam setiap garis dan warna yang ditorehkan terpancar keinginan untuk melihat Kota Malang terus maju dan berkembang menjadi tempat yang lebih baik bagi setiap warganya. Tema yang diangkat menjadi cerminan dari semangat kolaborasi dan harmoni yang didambakan untuk Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, berselaras mengandung makna bahwa dalam membangun Kota Malang diperlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha. Berkenaan dengan pemaknaan berselaras pada hari yang sama telah dilaksanakan pemantauan pasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="602" height="434" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/03/Pemkot-Luncurkan-Logo-HUT-Ke-110-Kota-Malang-2.jpg?resize=602%2C434&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-207287" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/03/Pemkot-Luncurkan-Logo-HUT-Ke-110-Kota-Malang-2.jpg?w=602&amp;ssl=1 602w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/03/Pemkot-Luncurkan-Logo-HUT-Ke-110-Kota-Malang-2.jpg?resize=300%2C216&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Dengan spirit berselaras, juga mengantarkan Kota Malang melaksanakan Pemilu 2024 dengan damai dan kondusif. Semangat keselarasan juga terwujud dalam peningkatan peran serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemkot Malang dalam gerakan Kemis Mbois yang membantu UMKM naik kelas dan selanjutnya mendunia. Sedangkan Kota Malang Berkelas mengandung makna cita-cita untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang maju, modern dan berdaya saing tinggi.</p>



<p>“Dengan kata lain, ini adalah panggilan kepada kita semua. Tidak hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai komunitas untuk bersatu dan bekerja sama demi mewujudkan visi Kota Malang yang lebih baik lagi. Sehingga logo HUT ke-110 Kota Malang yang diluncurkan pada hari ini merupakan visualisasi dari tema tersebut,” beber orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.</p>



<p>Menurutnya logo HUT ke-110 Kota Malang yang diluncurkan pada hari ini merupakan visualisasi dari tema yang diangkat. Dan diharapkan dapat menjadi simbol pemersatu dan penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat Kota Malang untuk bersama-sama membangun kota yang dicintai.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan HUT Kota Malang mendatang menjadi momentum semangat bersama seluruh stakeholder dalam pembangunan dan kemajuan Kota Malang. Keterlibatan masyarakat menjadi fokus dengan perancangan identitas sebagai representasi rencana strategis Kota Malang di tahun 2024 yang mencerminkan visi pemerintah dan nilai serta aspirasi masyarakat.</p>



<p>“Perancangan Logo HUT ke-110 Kota Malang melalui tiga fase proses dari seleksi karya dan portofolio, lokakarya dan tahapan presentasi karya. Dari 138 pendaftar, terkurasi sebanyak 110 peserta hingga terpilih lima finalis dan keluar satu orang pemenang. Inisiatif sayembara desain logo ini tak lepas dari strategi untuk semakin menguatkan image Kota Malang sebagai Kota Kreatif di Indonesia,” tutur pria yang akrab disapa Wiwid tersebut.</p>



<p>Dijelaskannya, para pelaku kreatif dilibatkan penuh, termasuk konsep lombanya. Konsep sayembara logo dirumuskan secara kolaboratif bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Malang yang juga turut andil berperan sebagai tim juri lomba sehingga menjaga kualitas proses sayembara, dengan harapan hasil logo juga dapat dikenang sebagai proses keikutsertaan pembangunan. &#8220;Kerja sama Pemkot Malang dan ADGI Chapter Malang ini merupakan kolaborasi tahun ketiga dan semoga dapat terus dikuatkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Logo HUT ke-110 Kota Malang yang dilaunching adalah karya dari Moch Aan Mahfudzi yang berhasil memenangkan sayembara desain logo. Adapun empat nominator yang karyanya berhasil masuk dalam lima besar adalah Adnan Mardiyansyah Putra, Andre R Fauzy, Barra Mahmud H., dan M. Eugine Rahmadani.</p>



<p>Tim dewan juri terdiri dari Dimas Fakhrudin (Ketua ADGI Chapter Malang), Fauzan Zahran (Pemenang Logo HUT Kota Malang 109), Aji Setiawan (Praktisi &#8211; Akroma), Fariz R. Wijaya (Praktisi &#8211; Indiekraf) dan Ammar Ma’ruf Stya (Akademisi &#8211; Univ MaChung). Serta dewan kurator dan tenaga ahli dari mulai akademisi dan praktisi berfungsi untuk memilih desainer terbaik, serta membimbing desainer agar kualitas desain tetap terjaga yakni Rezza Alam (Praktisi &#8211; Louds Studio) dan Faisal Adi (Praktisi &#8211; Typianesia). <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207281</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Buka Sayembara Logo HUT Ke-110, H-5 Pendaftaran Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-buka-sayembara-logo-hut-ke-110-h-5-pendaftaran-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang yang ke-110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka sayembara Logo bagi warga Kota Malang. Adapun total hadiah dari sayembara itu sebesar Rp 14 juta, yang diperuntukan bagi satu pemenang utama dan empat finalis. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang yang ke-110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka sayembara Logo bagi warga Kota Malang. Adapun total hadiah dari sayembara itu sebesar Rp 14 juta, yang diperuntukan bagi satu pemenang utama dan empat finalis.</p>



<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan jika tema yang dipilih dalam sayembara tersebut yaitu ‘Berselaras untuk Kota Malang Berkelas.’ Pemilihan itu, memang dipilih melalui sayembara, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>“Seperti sebelumnya tetap kami sayembarakan untuk Logo HUT Kota Malang ini. Pada sayembara ini kami beri kesempatan bagi masyarakat umum ber KTP Kota Malang dan juga mahasiswa-mahasiswi aktif yang memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM),” jelas Wiwid-sapaannya, Sabtu (03/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Dikatakannya, jika dalam sayembara ini tentunya juga mengajak seluruh insan desainer grafis Kota Malang, untuk terlibat dalam pesta ulang tahun Kota Malang. Sekaligus, terlibat dalam membangun Kota Malang lebih baik.</p>



<p>“Desainnya bisa menyertakan maskot Kota Malang. Osi dan Ji (Singa dan Burung Manyar). Sekreatif mungkinlah, karena disayembarakan. Kami juga bekerjasama dengan ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) Chapter Malang,” katanya.</p>



<p>Untuk pendaftaran sayembara logo tersebut, dapat dilakukan melalui mekanisme seleksi administrasi dan dapat diakses melalui link bit.ly/HUT110MLG. Itu akan ditutup pada Rabu (07/02/2024) mendatang.</p>



<p>“Juri sayembara ini ada dari ADGI Chapter Malang, desainer logo HUT Kota Malang 109, praktisi dari Akroma, dari media dan akademisi dari Universitas Ma Chung,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk pengumuman pemenang akan dilakukan pada 7 Maret 2024 mendatang dan seluruh peserta yang mengikuti sayembara juga akan mendapatkan e-sertifikat. Sehingga sebulan sebelum HUT ke 110, Kota Malang sudah memiliki Logo HUT Ke 110 secara resmi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205746</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
