<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keamanan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keamanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 09:19:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keamanan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Tegaskan Parkir Kendaraan Bukan Penitipan Barang, Keamanan Akan Dievaluasi</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-tegaskan-parkir-kendaraan-bukan-penitipan-barang-keamanan-akan-dievaluasi</link>
					<comments>https://memontum.com/dishub-kota-malang-tegaskan-parkir-kendaraan-bukan-penitipan-barang-keamanan-akan-dievaluasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[dievaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[penitipan]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Viralnya kasus kehilangan barang di kawasan Parkir Kayutangan Heritage, menjadi bahan evaluasi sistem perparkiran di Kota Malang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menegaskan, bahwa fasilitas parkir yang disediakan pemerintah merupakan penitipan kendaraan, bukan barang bawaan milik pengguna. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa secara normatif objek yang dititipkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Viralnya kasus kehilangan barang di kawasan Parkir Kayutangan Heritage, menjadi bahan evaluasi sistem perparkiran di Kota Malang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menegaskan, bahwa fasilitas parkir yang disediakan pemerintah merupakan penitipan kendaraan, bukan barang bawaan milik pengguna.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa secara normatif objek yang dititipkan di lokasi parkir adalah kendaraan, sesuai ketentuan dalam regulasi perparkiran. Menurutnya, petugas parkir tidak mengetahui barang apa saja yang berada di dalam kendaraan saat diparkir.</p>



<p>“Yang dititipkan itu kendaraannya. Kita tidak tahu di dalamnya ada helm, laptop, atau barang lain. Jadi secara aturan bukan penitipan barang,” ujar Jaya-sapaannya, Selasa (14/04/2026) tadi.</p>



<p>Namun, Dishub Kota Malang memastikan setiap laporan kehilangan tetap melalui prosedur penyelidikan. Keberadaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi parkir, dapat dimanfaatkan untuk membantu aparat penegak hukum menelusuri kejadian.</p>



<p>Jaya mengakui, sorotan publik menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, terutama terkait sistem pengawasan dan keterbatasan personel parkir di lapangan. Saat ini, jumlah petugas parkir di kawasan tersebut hanya sekitar tiga hingga empat orang yang bertugas di pintu masuk, pintu keluar dan area tengah parkir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita akui personel masih terbatas. Ke depan tentu akan kita perketat pengawasannya dan dicarikan skema terbaik,” katanya.</p>



<p>Jaya menegaskan, kasus kehilangan tidak serta-merta menggambarkan seluruh fasilitas parkir milik pemerintah daerah tidak aman. Namun, Dishub tetap akan meningkatkan sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.</p>



<p>&#8220;Evaluasi keamanan parkir ini nantinya akan dimasukkan dalam penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang baru disahkan DPRD Kota Malang. Nantinya akan mengatur lebih teknis, mulai sistem keamanan, mekanisme pengelolaan parkir, hingga sanksi bagi juru parkir yang tidak memberikan karcis kepada pengguna,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Jaya berharap agar penyusunan Perwal tersebut dapat segera rampung di tahun ini. Sehingga bisa di sosialisasikan kepada masyarakat.</p>



<p>“Mudah-mudahan tahun ini Perwal bisa selesai sehingga pelaksanaannya lebih jelas dan bisa segera disosialisasikan kepada masyarakat,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dishub-kota-malang-tegaskan-parkir-kendaraan-bukan-penitipan-barang-keamanan-akan-dievaluasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Keamanan, Petugas Rutan Kelas IIB Situbondo Razia Kamar Hunian WBP</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-petugas-rutan-kelas-iib-situbondo-razia-kamar-hunian-wbp</link>
					<comments>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-petugas-rutan-kelas-iib-situbondo-razia-kamar-hunian-wbp#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar hunian serta barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.</p>



<p>Selama proses penggeledahan, petugas juga memberikan arahan kepada warga binaan agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Rutan serta menjaga kebersihan dan kerapihan kamar hunian. Warga binaan pun mengikuti kegiatan tersebut dengan kooperatif sehingga razia berjalan dengan aman dan tertib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil razia, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun terlarang. Hal ini, menunjukkan bahwa kondisi keamanan di dalam blok hunian, khususnya kamar nomor 9, dalam keadaan kondusif.</p>



<p>Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan Kamtib. “Razia rutin ini kami lakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan lingkungan Rutan Situbondo tetap aman, tertib dan kondusif,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-petugas-rutan-kelas-iib-situbondo-razia-kamar-hunian-wbp/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Keamanan Takbiran, Bupati Banyuwangi bersama Forkopimda Lakukan Patroli</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-keamanan-takbiran-bupati-banyuwangi-bersama-forkopimda-lakukan-patroli</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-keamanan-takbiran-bupati-banyuwangi-bersama-forkopimda-lakukan-patroli#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231170</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan patroli bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan malam takbiran dan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan maksimal. Bersama Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Dandim, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya dan Danlanal Banyuwangi, Letkol (P) Muhammad Puji Santoso, bupati bersama rombongan melakukan pengecekan ke Pos [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan patroli bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan malam takbiran dan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan maksimal. Bersama Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Dandim, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya dan Danlanal Banyuwangi, Letkol (P) Muhammad Puji Santoso, bupati bersama rombongan melakukan pengecekan ke Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2026.</p>



<p>Beberapa titik yang dikunjungi, diantaranya seperti di Taman Sritanjung hingga Pelabuhan Ketapang. Dalam momen itu, personel gabungan dari berbagai elemen telah disiapkan untuk mengamankan malam takbir dan Idul Fitri. Sejumlah personel, sebelumnya telah mengikuti imbauan pengamanan takbir untuk Idul Fitri 1447 Hijriah di Polres Banyuwangi, Jumat (20/03/2026) tadi.</p>



<p>“Jadi ini adalah upaya bersama kita untuk memastikan bahwa malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri benar-benar maksimal. Kami bekerja sama antara pemerintah daerah dan TNI-Polri, agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam merayakan hari kemenangan ini,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi, untuk membantu menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama festival. &#8220;Kedamaian ini bukan hanya tugas pemerintah daerah, bukan hanya tanggung jawab pemerintah lokal, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Banyuwangi agar tetap damai, sehingga semua orang dapat merayakan dengan damai,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan mengatakan bahwa ratusan personel koalisi telah disiagakan di berbagai titik strategis. Sebanyak sekitar 330 personel gabungan dikerahkan, ditambah sekitar 700 personel dari jajaran Polsek yang tersebar di seluruh kecamatan.</p>



<p>Keamanan difokuskan pada sejumlah titik rawan, termasuk jalur lalu lintas, pusat keramaian dan berbagai tempat ibadah selama Salat Idul Fitri. Kombes Pol Rofiq juga mengimbau masyarakat, untuk tidak mengadakan tur takbir yang berpotensi menyebabkan kecelakaan atau gesekan antar kelompok.</p>



<p>&#8220;Kami menganjurkan agar takbir dilakukan di masjid dan musala,&#8221; urainya.</p>



<p>Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api, karena berisiko membahayakan diri sendiri atau orang lain. Alasannya, adalah karena setiap tahun selalu ada korban jiwa akibat penggunaan petasan.</p>



<p>&#8220;Mari kita rayakan malam kemenangan ini dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, tanpa ada yang terluka, terjatuh atau mengalami kecelakaan,&#8221; kata Kombes Pol Rofiq.</p>



<p>Para petugas di lapangan, lanjutnya, juga telah diinstruksikan untuk melakukan operasi berskala besar dan masif serta mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, untuk mengantisipasi balap liar. “Kami melakukan semua langkah ini agar masyarakat merasa aman, nyaman dan terlindungi selama perayaan Idul Fitri di Banyuwangi,” tambahnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-keamanan-takbiran-bupati-banyuwangi-bersama-forkopimda-lakukan-patroli/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231170</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Apel Jelang Libur Lebaran, Sekda Budiar Tekankan Kolaborasi Jaga Keamanan Hari Besar Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-apel-jelang-libur-lebaran-sekda-budiar-tekankan-kolaborasi-jaga-keamanan-hari-besar-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[budiar]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231058</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disampaikan Sekda Budiar, saat memimpin Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Halaman Pendopo Agung Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disampaikan Sekda Budiar, saat memimpin Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (16/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekda Budiar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas. Khususnya, dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional pada Maret 2026 ini.</p>



<p>“Apel pagi ini digelar agar seluruh elemen di lingkup Pemerintah Kabupaten Malang memiliki kesamaan visi dan misi dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi,” kata Sekda Budiar.</p>



<p>Menurutnya, keterlibatan seluruh ASN sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan hari besar keagamaan nasional melalui kegiatan pengamanan yang humanis serta tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. &#8220;Pelayanan tanpa mengesampingkan faktor keamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekda Budiar juga mengungkapkan, bahwa upaya preventif seperti ini telah dilaksanakan setiap tahun melalui kerja sama dan kolaborasi dengan jajaran TNI dan Polri serta melibatkan berbagai elemen masyarakat. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.</p>



<p>&#8220;Ini sangat penting karena menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk memastikan kegiatan pengamanan dapat berjalan optimal, Sekda Budiar mengajak seluruh pihak untuk melakukan kesiapan sejak dini, baik secara internal maupun lintas sektor dengan berbagai pihak terkait. &#8220;Setiap perangkat daerah diharapkan dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan tanpa kendala berarti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, Sekda Budiar juga menekankan pentingnya peningkatan koordinasi serta pertukaran informasi antar instansi, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, jajaran TNI/Polri, aparat keamanan maupun unsur masyarakat. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar dalam menentukan langkah-langkah preventif dan antisipatif guna mengatasi berbagai potensi permasalahan di lapangan.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Sekda Budiar juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah turut melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi yang biasanya muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. Diantaranya, memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar tetap aman di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami meminta jajaran terkait untuk mengantisipasi meningkatnya arus mudik yang diperkirakan akan mulai terjadi dalam waktu dekat. Koordinasi dengan berbagai pihak perlu terus ditingkatkan guna memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,&#8221; paparnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Sekda Budiar juga menekankan pentingnya kesiapan sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang, yang diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama masa libur panjang. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur, pengamanan, serta pelayanan kepada wisatawan perlu menjadi perhatian bersama agar aktivitas pariwisata tetap berjalan tertib, aman dan kondusif.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya kesiapan serta koordinasi yang baik dari seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Malang berharap perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231058</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kabupaten Malang Dampingi Komisi IV DPRD Tinjau SPPG Lawang Guna Pastikan Keamanan Olahan MBG</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kabupaten-malang-dampingi-komisi-iv-dprd-tinjau-sppg-lawang-guna-pastikan-keamanan-olahan-mbg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[lawang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228132</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Guna memastikan olahan Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi untuk penerima manfaat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mendampingi Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Adalah SPPG di Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, yang menjadi salah satu peninjauan dewan, Selasa (28/10/2025) tadi. Ketua Komisi IV DPRD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Guna memastikan olahan Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi untuk penerima manfaat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mendampingi Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Adalah SPPG di Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, yang menjadi salah satu peninjauan dewan, Selasa (28/10/2025) tadi.</p>



<p>Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zia&#8217;ul Haq, menjelaskan bahwa dari hasil peninjauan yang telah dilakukan, ada beberapa hal yang menjadi poin penting. Salah satunya, mengenai penguatan dalam SOP proses pengolahan makanan bergizi. Tujuannya, yaitu mencegah terjadinya keracunan pada penerima manfaat.</p>



<p>Melalui langkah ini, diharapkan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu di MTs Al-Khalifah Kepanjen, tidak lagi terulang di Kabupaten Malang. &#8220;Terutama terkait quality control (QC) harus benar-benar dijalankan hingga standard operational procedure (SOP) harus diperhatikan. Tentu dengan memperhatikan dan benar-benar menjalankan SOP, kualitas makanan pasti akan terjaga,&#8221; kata Zia.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, dari hasil peninjauan yang dilakukan pada SPPG Desa Sidodadi, untuk pelayanan diketahui cukup baik. Dimana hingga kini, ada sebanyak 3.800 paket olahan Program MBG tersebut tergolong terdistribusi dengan lancar dan baik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami lihat cukup bagus. Dari 3.800 ompreng (food tray) yang didistribusikan, kami lihat saat kembali ke SPPG, itu rata-rata habis semua. Itu berarti, dapat diterima dengan baik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Zia berharap, kejadian di MTs Al-Khalifah bisa dijadikan pembelajaran untuk semua pihak dan nantinya 71 SPPG yang sudah beroperasi, bisa sejalan dengan Program MBG. Sehingga, program gagasan Presiden RI, Prabowo Subianto, dapat terus dipertahankan, mengingat manfaat yang dirasakan sangatlah luar biasa.</p>



<p>&#8220;Harapan kami seluruh petugas bisa kompak dan terus berimprovisasi dalam menyajikan berbagai menu. Sehingga, para siswa dan penerima manfaat tidak bosan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo, menjelaskan bahwa ke depan seluruh SPPG di Kabupaten Malang harus dapat mempertahankan kontrol kualitas makanan yang diproduksi. &#8220;Secara lapangan, ditemukan sudah bagus saat dilakukan kunjungan SPPG. Saya lihat setelah ambil ompreng dari sekolah-sekolah, banyak yang habis. Sehingga, ini terus dikontrol untuk kualitas makanan dan diajukan halal kalau sudah dapat SLHS,&#8221; kata Wiyanto. <strong>(ser/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228132</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Keamanan, Wali Kota Malang Aktifkan Siskamling dan Pam Swakarsa</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-keamanan-wali-kota-malang-aktifkan-siskamling-dan-pam-swakarsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[aktifkan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Siskamling]]></category>
		<category><![CDATA[swakarsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225692</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga kondusivitas Kota Malang, guna menyikapi dinamika nasional belakangan ini. Arahan tersebut disampaikan, seusai menerima instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui virtual zoom, Selasa (02/08/2025) tadi. Menurut Wali Kota Wahyu, arahan Mendagri merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga kondusivitas Kota Malang, guna menyikapi dinamika nasional belakangan ini. Arahan tersebut disampaikan, seusai menerima instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui virtual zoom, Selasa (02/08/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, arahan Mendagri merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang sebelumnya, mengumpulkan ketua umum partai politik, pimpinan MPR, DPR dan DPD, serta hasil rapat kabinet. &#8220;Intinya, kita menyikapi situasi dengan kepala jernih dan tidak mudah terprovokasi. Menyampaikan pendapat itu hak warga negara, tetapi jangan sampai merugikan orang lain, apalagi dilakukan dengan cara anarkis. Presiden sudah jelas menginstruksikan, bila hal itu tetap terjadi akan ada tindakan tegas dan terukur,” jelas Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa situasi di Kota Malang sejauh ini tetap kondusif. Deklarasi damai sudah dilakukan, pada Minggu (31/08/2025) malam, dan telah menunjukkan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Alhamdulillah, masyarakat Kota Malang selama ini damai dan tidak mudah diadu domba dengan provokasi. Semua bisa berjalan baik, aspirasi tersampaikan, dan suasana tetap aman,” ujarnya.</p>



<p>Untuk memperkuat pengamanan, Pemerintah Kota Malang bersama Forkopimda akan kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) serta mendorong Pasukan Pengamanan Masyarakat (Pam) Swakarsa.</p>



<p>“Kami sudah sampaikan ke camat dan lurah agar kembali mengaktifkan siskamling. Keterlibatan masyarakat juga sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225692</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang Siapkan Antisipasi Keamanan Gedung dan Dokumen Penting</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-siapkan-antisipasi-keamanan-gedung-dan-dokumen-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[dokumen]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225647</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang siapkan langkah antisipasi pengamanan gedung beserta dokumen-dokumen penting lain, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Senin (01/09/2025) tadi. Diuraikannya, bahwa untuk keamanan gedung, nantinya juga akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang siapkan langkah antisipasi pengamanan gedung beserta dokumen-dokumen penting lain, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Senin (01/09/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa untuk keamanan gedung, nantinya juga akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang. &#8220;Nanti kami akan koordinasi dahulu dengan Forkopimda. Tetapi tadi, itu sudah sempat disampaikan. Jadi, kami akan berjaga dan bersiap mulai hari ini sampai lima hari ke depan,&#8221; kata Mia-sapaan Ketua DPRD Kota Malang.</p>



<p>Meski begitu, Mia juga memastikan bahwa aktivitas pelayanan pada masyarakat akan tetap berjalan seperti biasanya. &#8220;Kami bekerja seperti biasa. Tetapi mungkin lebih ke waspada dalam menerima aspirasi yang sewaktu-waktu akan datang,&#8221; ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Mia juga mengakui, bahwa ada berkas-berkas yang diungsikan terlebih dahulu. Itu dilakukan, sebagai upaya antisipasi.</p>



<p>&#8220;Jadi, memang data-data dokumen inikan ada yang diperlukan untuk laporan anggaran dan juga penggunaan kami di sini. Selain itu berkas-berkas lainnya itu sifatnya sudah file, jadi tinggal bawa gadgetnya saja,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Malang, Zulkifli Amrizal. Menurutnya, memang ada sejumlah berkas yang diungsikan, namun tidak sampai banyak.</p>



<p>&#8220;Tidak banyak dan tidak sampai bertruk-truk. Dokumennya seperti SPJ, surat berjalan, itu saja. Jadi yang penting-penting saja,&#8221; imbuh Zul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225647</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Patroli Bersama, Wabup Yudha Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Lumajang Kondusif</title>
		<link>https://memontum.com/program-patroli-bersama-wabup-yudha-ingatkan-pentingnya-menjaga-keamanan-lumajang-kondusif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kondusif]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban umum (Trantibum) adalah prasyarat utama pembangunan daerah. Karena tanpa lingkungan yang aman, sulit bagi Lumajang untuk melahirkan iklim usaha, wisata, maupun pendidikan yang kondusif. Hal itu disampaikan Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, saat melaksanakan Patroli Bersama di Kecamatan Sumbersuko, Jumat (29/08/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban umum (Trantibum) adalah prasyarat utama pembangunan daerah. Karena tanpa lingkungan yang aman, sulit bagi Lumajang untuk melahirkan iklim usaha, wisata, maupun pendidikan yang kondusif.</p>



<p>Hal itu disampaikan Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, saat melaksanakan Patroli Bersama di Kecamatan Sumbersuko, Jumat (29/08/2025) tadi. Patroli yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga larut malam tersebut, menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Kamling Dusun Krajan, Desa Petaunan, Pos Kamling Garasi Ternak (Gaster) Dusun Karanganyar, Desa Purwosono hingga kawasan wisata Kali Sejuk di Dusun Darungan.</p>



<p>Menurutnya, pembangunan daerah hanya bisa tumbuh berkelanjutan jika rasa aman hadir di tengah masyarakat. Tanpa itu, investasi sulit berkembang, potensi wisata tidak akan tergarap maksimal dan dunia pendidikan terhambat untuk mencetak generasi unggul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Keamanan adalah fondasi dari pembangunan. Kalau masyarakat merasa tenang, maka ekonomi akan tumbuh, wisata berkembang, pendidikan kondusif dan semua sektor bisa bergerak. Sebaliknya, jika lingkungan rawan, maka pembangunan akan jalan di tempat,” tegas Mas Yudha.</p>



<p>Dirinya menambahkan, aparat tidak mungkin menjaga keamanan sendirian. Karena itu, dirinya mengajak masyarakat kembali menghidupkan Pos Kamling, ronda malam dan budaya gotong royong sebagai kunci menutup celah gangguan Kamtibmas.</p>



<p>“Partisipasi masyarakat adalah benteng terkuat. Kamling jangan hanya jadi formalitas, tetapi harus menjadi budaya hidup. Dengan guyub rukun, kita bisa menjaga lingkungan yang lebih aman, nyaman dan kondusif,” imbuhnya.</p>



<p>Patroli malam itu sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah warga, memastikan bahwa keamanan dijaga bersama, dari desa hingga dusun. Dengan sinergi ini, Lumajang diharapkan tidak hanya kondusif, tetapi juga lebih siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lewat Kopi Senja, Pemkot Malang Bahas Strategi Jaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban</title>
		<link>https://memontum.com/lewat-kopi-senja-pemkot-malang-bahas-strategi-jaga-stabilitas-keamanan-dan-ketertiban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[senja,]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang menggelar Koordinasi dan Sinergitas Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dan jajaran (Kopi Senja), di salah satu hotel Kota Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rutin digelar setiap triwulan sekali. Itu dilakukan, sebagai wadah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang menggelar Koordinasi dan Sinergitas Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dan jajaran (Kopi Senja), di salah satu hotel Kota Malang, Rabu (06/08/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut rutin digelar setiap triwulan sekali. Itu dilakukan, sebagai wadah diskusi strategis lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Ini kegiatan rutin tiap tiga bulan. Tujuannya untuk menyampaikan informasi dan arahan soal kondisi Kota Malang. Narasumbernya dari Forkopimda sesuai tugas dan fungsinya,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa selama triwulan kedua tahun 2025, situasi Kota Malang terjaga dalam kondisi kondusif. Beberapa isu strategis, juga telah dibahas bersama Forkopimda dan disepakati tindak lanjutnya. Terutama, yang berkaitan dengan Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), baik yang bersifat lokal maupun dampak dari isu nasional.</p>



<p>&#8220;Jadi tinggal bagaimana kita mengantisipasi ke depan, agar tidak terjadi hal-hal yang negatif. Mudah-mudahan juga poin-poin gangguan Kamtibmas bisa turun dan Kota Malang semakin kondisif terlebih di bulan Agustus ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, Wali Kota Wahyu juga menyoroti kenaikan angka kriminalitas, khususnya pada kasus Narkoba. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum tersebut, kasus narkotika meningkat dari 90 kasus pada semester pertama 2024 menjadi 107 kasus di periode yang sama tahun 2025. Angka tersebut mengalami kenaikan 18,89 persen.</p>



<p>“Iya, ada peningkatan kasus narkoba, termasuk juga judi dan penculikan. Ini yang jadi perhatian kita bersama. Tapi kenaikannya tidak terlalu signifikan dan tadi juga sudah disampaikan Pak Kapolres bahwa sudah ada langkah antisipasi,” ujarnya.</p>



<p>Sehingga dalam hal ini, menurutnya perlu ada pendekatan konkret, terlebih Kota Malang dikenal sebagai Kota Pendidikan yang dipenuhi mahasiswa dari berbagai daerah. Nantinya, akan dilakukan dengan menggandeng perguruan tinggi untuk turut serta dalam pencegahan melalui edukasi dan kampanye bersama.</p>



<p>“Kami berharap ada kerja sama yang baik dengan kampus-kampus. Pendekatannya ke mahasiswa bisa lewat edukasi atau program pencegahan lainnya. Tentunya kami juga akan melibatkan semua stakeholder,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224694</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
