<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kearsipan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kearsipan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Apr 2025 09:08:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kearsipan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkaya Wawasan Masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang Hadirkan Perpustakaan Keliling</title>
		<link>https://memontum.com/perkaya-wawasan-masyarakat-dinas-kearsipan-dan-perpustakaan-lumajang-hadirkan-perpustakaan-keliling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kearsipan]]></category>
		<category><![CDATA[keliling,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[perkaya]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[wawasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang terus berinovasi untuk mengedukasi dan memperkaya wawasan masyarakat. Salah satu terobosan yang dihadirkan, adalah program perpustakaan keliling, yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun dan terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Tutik Andriyani, mengatakan bahwa kegiatan perpustakaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang terus berinovasi untuk mengedukasi dan memperkaya wawasan masyarakat. Salah satu terobosan yang dihadirkan, adalah program perpustakaan keliling, yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun dan terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.</p>



<p>Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Tutik Andriyani, mengatakan bahwa kegiatan perpustakaan keliling ini bekerja sama dengan berbagai instansi dan lembaga sekolah. Hal ini, bertujuan agar penyebaran informasi dan pembelajaran dapat dilakukan secara optimal, menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.</p>



<p>“Perpustakaan keliling adalah salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Kami hadir langsung ke masyarakat, baik itu pelajar, mahasiswa, maupun warga umum, dengan membawa berbagai koleksi buku yang dapat mereka nikmati secara langsung,” kata Tutik, Sabtu (19/04/2025) tadi.</p>



<p>Tidak hanya menyediakan buku untuk dipinjam, dirinya juga menerangkan, perpustakaan keliling juga menjadi sarana pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal berbagai macam pengetahuan, mulai dari ilmu pengetahuan umum hingga keterampilan praktis yang dapat mendukung kehidupan mereka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Perpustakaan tidak hanya sekadar tempat untuk meminjam dan membaca buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran yang berfokus pada pengembangan bakat dan potensi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan generasi muda yang cerdas dan sejahtera,” tambahnya.</p>



<p>Program inovatif ini, ujarnya, juga melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan, guna memperluas jangkauan dan memastikan bahwa setiap individu bisa mendapatkan manfaat dari layanan perpustakaan yang ada. Keberadaan perpustakaan keliling ini sangat relevan, terutama di tengah gempuran teknologi informasi yang semakin pesat, di mana akses informasi seringkali lebih mengarah pada platform digital dan media sosial.</p>



<p>Di sisi lain, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang juga tidak berhenti pada layanan perpustakaan keliling saja. Program berbasis inklusi sosial juga terus dikembangkan, seperti layanan perpustakaan bagi penyandang disabilitas dan fasilitas buku elektronik yang dapat diakses secara luas melalui internet. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan perpustakaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.</p>



<p>Melalui berbagai inovasi ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang berharap minat baca masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, semakin meningkat. Di tengah kemajuan teknologi yang sangat pesat, kegiatan perpustakaan keliling menjadi bukti bahwa literasi dan budaya baca tetap relevan dan harus terus didorong untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berpengetahuan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan, Sekda Probolinggo Buka Rapat Teknis Aplikasi Srikandi Versi 3</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-tata-kelola-kearsipan-sekda-probolinggo-buka-rapat-teknis-aplikasi-srikandi-versi-3</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 12:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kearsipan]]></category>
		<category><![CDATA[kelola]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Srikandi]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205784</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola kearsipan dengan mengoptimalkan aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) versi 3. Hal ini, diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, drg Ninik Ira Wibawati, saat membuka Rapat Teknis Aplikasi Srikandi Versi 3 Bagi Perangkat Daerah dan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, di Puri Manggala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola kearsipan dengan mengoptimalkan aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) versi 3. Hal ini, diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, drg Ninik Ira Wibawati, saat membuka Rapat Teknis Aplikasi Srikandi Versi 3 Bagi Perangkat Daerah dan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, di Puri Manggala Bhakti, Rabu (07/02/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Penerapan Srikandi versi 3 ini menghadirkan data arsip yang terintegrasi, dinamis dan mampu melindungi kepentingan negara. Hal ini, menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik secara cepat, simultan dan terarah,&#8221; kata Sekda Ninik.</p>



<p>Sekda Ninik menyampaikan, bahwa optimalisasi aplikasi Srikandi diharapkan dapat meningkatkan nilai audit sistem kearsipan internal (ASKI). Hal ini, diyakini akan berdampak positif pada penilaian Audit Kearsipan Eksternal (ASKE) yang dilaksanakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).</p>



<p>&#8220;Selama 5 tahun berturut-turut, Kota Probolinggo mendapat kategori memuaskan dalam ASKE. Dengan optimalisasi Srikandi, kita harapkan kategori tersebut dapat meningkat menjadi sangat memuaskan,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Ninik juga mengimbau, agar seluruh kepala perangkat daerah mulai membenahi dan menertibkan arsip masing-masing dengan mengoptimalkan peran arsiparis atau petugas arsip. Diketahui, pada tahun 2024, sebanyak 27 arsiparis baru telah bergabung melalui jalur P3K.</p>



<p>&#8220;Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan arsip di Kota Probolinggo dengan memanfaatkan Srikandi secara maksimal. Hal ini, akan membawa manfaat bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan nilai ASKE dan ASKI serta kemajuan reformasi birokrasi di Kota Probolinggo,&#8221; pesannya.</p>



<p>Masih di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Wahono Arifin, menerangkan mengenai fitur tambahan pada Srikandi versi 3. Diantaranya text editor, multiple role, multiple sign, notifikasi serta application programming interface management. Dirinya juga berpesan, agar memastikan email dan nomor whatsapp pengguna tetap aktif.</p>



<p>&#8220;Penting diketahui bagi seluruh pengguna Srikandi, agar memastikan email dan nomor telepon WA agar menu pengaturan akun data pribadi agar valid atau aktif sebelum tanggal 7 Februari 2024 pukul 23.59 WIB. Karena email dan nomor telepon WA tersebut, akan digunakan untuk aktivasi user pada Srikandi versi 3,&#8221; kata Wahono yang juga mengatakan bahwa versi baru ini dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dalam menggunakan Srikandi.</p>



<p>Sekedar diketahui, rapat teknis aplikasi Srikandi versi 3 ini diikuti sebanyak 120 peserta. Terdiri dari operator Srikandi perangkat daerah dan kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205784</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Bakal Launching Pengelolaan Kearsipan Terstruktur di Gedung Depot Arsip</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-bakal-launching-pengelolaan-kearsipan-terstruktur-di-gedung-depot-arsip</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 10:29:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kearsipan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[terstruktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202505</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang, bakal segera melaunching Gedung Depot Arsip yang berlokasi di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Keberadaan gedung ini, nantinya bakal menjaga arsip-arsip milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Kepala Dinas Dispussipda Kota Malang, Yayuk Hermiati, menyampaikan bahwa pengelolaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang, bakal segera melaunching Gedung Depot Arsip yang berlokasi di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Keberadaan gedung ini, nantinya bakal menjaga arsip-arsip milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dinas Dispussipda Kota Malang, Yayuk Hermiati, menyampaikan bahwa pengelolaan arsip di Gedung Depot Arsip itu mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Kearsipan Nomor 1 Tahun 2022. Sehingga, kepercayaan perangkat daerah diperlukan dalam pembinaan dan sosialisasi mengenai penataan arsip.</p>



<p>“Kita akan melaunching Gedung Depot Arsip itu pada 6 Desember 2023 mendatang, di mana nantinya arsip-arsip yang umurnya sudah di atas 10 tahun dan memenuhi kriteria khusus, itu harus disimpan di Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) di Gedung Depot Arsip itu. Sedangkan arsip di bawah 10 tahun disimpan oleh OPD masing-masing,” jelas Yayuk, Rabu (29/11/2023) tadi.</p>



<p>Gedung tersebut, paparnya, memiliki tiga lantai dengan fungsi yang berbeda. Di mana untuk di Lantai I, difungsikan sebagai kantor dan pameran dokumen arsip yang dapat diakses oleh masyarakat. Sementara, untuk di Lantai II dan III digunakan untuk menyimpan arsip.</p>



<p>“Dalam pengolahan arsip itu sesuai dengan ketentuan arsiparis. Jadi untuk menata arsip ada box khusus, rak khusus. Kemudian suhunya juga harus diatur khusus, kalau tidak nanti lembab, rusak. Nanti di setiap tahunnya kita beri fumigasi untuk anti jamur dan anti rayap,” katanya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika beberapa arsip yang ada saat ini sudah di alih mediakan dalam bentuk digital. Itu dilakukan agar tidak mudah rusak dan bisa tahan lama.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>“Saya lupa data pastinya, tetapi sudah ada banyak. Walaupun belum semua, tetapi sudah ada berapa puluh ribu arsip yang sudah di alih mediakan dalam bentuk digital, agar tidak mudah rusak,” tambahnya.</p>



<p>Untuk kapasitas arsip yang bisa tertampung di dalam gedung tersebut, menurutnya milik seluruh OPD Kota Malang. Sebab, hanya arsip yang penting dan terjaga dengan umur diatas 10 tahun.</p>



<p>“Kalau yang masih dibawah 10 tahun kan tidak. Ada juga jadwal retensi arsip, ini boleh dimusnahkan atau tidak, itu juga ada ketentuannya. Kemarin yang sudah masukkan jadwal retensi arsip itu ada empat, diantaranya ada DPUPRPKP dan Dishub. Sementara yang paling banyak masuk dari itu DPUPRPKP,” ucapnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Gedung Depot Arsip tersebut sudah dibangun sejak tahun 2022 dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk lantai satu, kemudian sekitar Rp 4 miliar untuk lantai dua dan tiga di tahun 2023.</p>



<p>“Saat ini gedung sudah ready, bahkan di akhir bulan November 2022 lalu teman-teman sudah ngantor disini, walaupun itu sedang dibangun, kan tidak mengganggu,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202505</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peralihan Kearsipan dari Konvensional ke Digital, DPRD Kota Batu dan Dinas Bahas Poin Penting</title>
		<link>https://memontum.com/peralihan-kearsipan-dari-konvensional-ke-digital-dprd-kota-batu-dan-dinas-bahas-poin-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kearsipan]]></category>
		<category><![CDATA[konvensional]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[peralihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Proses kearsipan di Kota Batu bakal beralih dari konvensional menjadi digital. Ini segera digulirkan, seiring telah dirancangnya payung hukum. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Batu, Shanti Restuningsasi, mengatakan upaya penyelamatan arsip saat ini sangat penting dilakukan oleh siapapun. Karenanya, Kota Batu untuk kearsipan akan segera beralih ke proses digital. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Proses kearsipan di Kota Batu bakal beralih dari konvensional menjadi digital. Ini segera digulirkan, seiring telah dirancangnya payung hukum.</p>



<p>Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Batu, Shanti Restuningsasi, mengatakan upaya penyelamatan arsip saat ini sangat penting dilakukan oleh siapapun. Karenanya, Kota Batu untuk kearsipan akan segera beralih ke proses digital.</p>



<p>&#8220;Jadi, secara proses kearsipan di Kota Batu, itu segera beralih dari konvensional ke digital,&#8221; terangnya, di Gedung DPRD Kota Batu, Rabu (06/09/2023) tadi.</p>



<p>Peralihan ini, ujarnya, untuk payung hukum peraturan daerah (Perda)nya sedang dirancang. Sedangkan, dalam rancangan Perda, itu ada tiga poin yang menjadi catatan peralihan.</p>



<p>Pertama, lanjutnya, pembinaan kearsipan di seluruh unit kearsipan. Lalu kedua, mengolah arsip statis atau arsip yang tidak boleh dimusnahkan, karena memiliki nilai sejarah dan memiliki kebijakan untuk dilanjutkan. Kemudian ketiga, melakukan teknologi kearsipan.</p>



<p>&#8220;Dari rancangan itu, poin ketiga yang menjadi penekanan. Untuk itu, kearsipan segera dirubah ke proses digital,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk tenaga ahli dalam mengoperasikan digital dengan istilah Arsiparis, Shanti menambahkan, sudah disiapkan enam orang. Untuk mereka yang disiapkan, pun sedang melakukan pelatihan digital. Sedangkan, server yang digunakan masih berada di Diskominfo Pusat.</p>



<p>&#8220;Memang server masih menggunakan aplikasi yang ada di Diskominfo Pusat. Tetapi, aplikasi arsip statis itu bisa dikelola secara mandiri oleh daerah. Makanya, saat ini juga sedang proses supaya bisa mengelola secara mandiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mengenai arsip, Shanti menambahkan, bahwa yang diselamatkan nanti tidak hanya arsip statis. Tetapi juga arsip dinamis yang berada di OPD maupun di desa. &#8220;Saya berharap, dengan kearsipan secara digital ini, semua dokumen penting dapat terselamatkan. Ini sangat dibutuhkan dan memudahkan bila terjadi bencana atau dalam kondisi lain yang tidak terduga,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197636</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
