<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keberangkatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keberangkatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 14:52:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keberangkatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lepas Keberangkatan CJH, Bupati Lumajang bersama Wabup Titip Doa untuk Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/lepas-keberangkatan-cjh-bupati-lumajang-bersama-wabup-titip-doa-untuk-lumajang</link>
					<comments>https://memontum.com/lepas-keberangkatan-cjh-bupati-lumajang-bersama-wabup-titip-doa-untuk-lumajang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 01:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, melepas pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang dari Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (17/05/2026) dini hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sendiri, memaknai keberangkatan tersebut sebagai momentum spiritual bersama, ketika doa masyarakat mengiringi para jamaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, melepas pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang dari Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (17/05/2026) dini hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang sendiri, memaknai keberangkatan tersebut sebagai momentum spiritual bersama, ketika doa masyarakat mengiringi para jamaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci.</p>



<p>Dalam momen itu, sebanyak 651 jamaah yang tergabung dalam Kloter 100 dan 101, diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Keberangkatan ini, menandai selesainya proses pemberangkatan CJH asal Lumajang tahun 2026. Dalam suasana dini hari yang hening itu, isak tangis keluarga mengiringi langkah para jemaah yang bersiap menjalankan rukun Islam kelima ini.</p>



<p>Bupati Indah Amperawati mengatakan, bahwa para jamaah tidak hanya berangkat untuk menunaikan ibadah pribadi, tetapi juga membawa amanah doa bagi daerah. Pemerintah menitipkan harapan, agar para jamaah turut mendoakan Lumajang agar senantiasa diberi keberkahan, keselamatan dan kemajuan.</p>



<p>“Alhamdulillah, malam ini kita kembali memberangkatkan tamu-tamu Allah SWT dari Kabupaten Lumajang. Saya bersama Mas Yudha, mendoakan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, keberangkatan haji selalu menghadirkan ikatan batin antara masyarakat dengan para jamaah. Di tengah tangis haru keluarga, terdapat doa kolektif yang dipanjatkan agar para jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar sekaligus membawa keberkahan bagi kampung halaman.</p>



<p>Dirinya juga mengingatkan, akan pentingnya menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci. Para jamaah diminta saling membantu, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas pendamping agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.</p>



<p>Diketahui, total jamaah haji asal Kabupaten Lumajang tahun ini tercatat 1.256 orang yang terbagi dalam 4 Kloter. Sebelumnya, Kloter 98 dan 99 telah diberangkatkan sehari sebelumnya. Sementara, dua jamaah cadangan turut diberangkatkan melalui Kloter 97 untuk menggantikan calon jamaah yang menunda keberangkatan.</p>



<p>Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang sendiri, pelayanan haji bukan sekadar memastikan administrasi dan transportasi berjalan tertib, tetapi juga menjaga nilai sosial dan spiritual yang menyertai proses keberangkatan. Tradisi melepas jamaah sendiri, menjadi bentuk penghormatan kepada warga yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.</p>



<p>Melalui momentum ini, Lumajang meneguhkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui ikhtiar batin masyarakat yang menitipkan harapan kepada para jamaah untuk dipanjatkan di tempat yang penuh keberkahan. <strong>(kom/lmj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/lepas-keberangkatan-cjh-bupati-lumajang-bersama-wabup-titip-doa-untuk-lumajang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Ipuk Lepas Keberangkatan CJH Banyuwangi ke Tanah Suci</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-ipuk-lepas-keberangkatan-cjh-banyuwangi-ke-tanah-suci</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-ipuk-lepas-keberangkatan-cjh-banyuwangi-ke-tanah-suci#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Banyuwangi, dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/05/2026) tadi. Perlu diketahui, untuk tahun ini ada total sekitar 1.312 orang CJH, yang akan diberangkatkan dan terbagi dalam 5 kelompok terbang (Kloter). Yakni Kloter 71 sebanyak 8 jamaah. Kemudian, Kloter 82 dan 83 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Banyuwangi, dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/05/2026) tadi. Perlu diketahui, untuk tahun ini ada total sekitar 1.312 orang CJH, yang akan diberangkatkan dan terbagi dalam 5 kelompok terbang (Kloter).</p>



<p>Yakni Kloter 71 sebanyak 8 jamaah. Kemudian, Kloter 82 dan 83 sebanyak 752 jamaah, Kloter 84 dan 85 sebanyak 550 jamaah.</p>



<p>Dalam momen pelepasan itu, Bupati Ipuk mendoakan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Banyuwangi sebagai haji yang mabrur. “Alhamdulillah bapak ibu akan berangkat beribadah ke Tanah Suci memenuhi panggilan Allah SWT. Kami doakan ibadah yang dijalankan lancar, selamat hingga kembali menjadi haji yang mabrur,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga meminta kepada para jamaah, untuk turut mendoakan Banyuwangi agar tetap aman, nyaman dan terhindar dari bencana. “Kami berharap, bapak ibu semua berkenan mendoakan kebaikan untuk Banyuwangi, agar Banyuwangi diberikan keamanan, kenyamanan serta dijauhkan dari segala macam bencana dan bahaya,” paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, bahwa para jamaah tidak hanya menjalankan ibadah, namun juga membawa nama baik daerah dan Indonesia selama berada di Arab Saudi. “Karena bapak ibu bukan hanya menjadi jamaah haji. Namun, juga duta bagi Indonesia dan juga Banyuwangi khususnya. Sehingga, setiap sikap dan perilaku kita akan mencerminkan negara dan daerah asal. Kepada petugas haji harus memberikan pelayanan optimal, terutama bagi jamaah lanjut usia (Lansia) dan jamaah dengan kondisi kesehatan khusus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi, Rif’an Junaidi, mengatakan jamaah yang diberangkatkan pagi ini langsung menuju embarkasi Sukolilo di Surabaya. &#8220;Mereka akan beristirahat sekitar 20 jam dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci besok pagi. Prosesi haji akan berlangsung selama 40 hari,” terangnya.</p>



<p>Dari total 1.312 orang, sebanyak 503 diantaranya merupakan jamaah Lansia di atas 65 tahun. Sementara jamaah risiko tinggi sebanyak 144 orang. Di Banyuwangi sendiri jamaah tertua berusia 103 tahun dan termuda berusia 18 tahun.</p>



<p>“Untuk jamaah prioritas yakni zlansia, Risti dan juga difabel Banyuwangi sudah terdata, nantinya akan ada fasilitasi dan layanan lebih dibanding jamaah lainnya, salah satunya saat mengikuti program Murur,” ujar Rif’an.</p>



<p>Murur sendiri, merupakan skema di mana jamaah haji hanya melewati area Muzdalifah, tanpa turun dari kendaraan di puncak musim haji. Mereka bisa bertolak dari Arafah ke Muzdalifah, untuk selanjutnya menuju Mina. Dengan demikian tidak seperti lazimnya prosesi rukun haji, jamaah harus bermalam sejenak (mabit) di Muzdalifah.</p>



<p>“Dengan demikian jamaah prioritas terhindar dari kepadatan dan bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman dan kesehatannya terjaga,” tambah Rif’an. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-ipuk-lepas-keberangkatan-cjh-banyuwangi-ke-tanah-suci/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232360</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Songsong Keberangkatan CJH Pasuruan, Pemkab Fasilitasi Armada hingga Busana</title>
		<link>https://memontum.com/songsong-keberangkatan-cjh-pasuruan-pemkab-fasilitasi-armada-hingga-busana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Armada]]></category>
		<category><![CDATA[busana]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[songsong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Tahun ini, ada sebanyak 1.635 warga Kabupaten Pasuruan akan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah. Ribuan calon tamu Allah SWT tersebut, akan mulai berangkat haji mulai 22 hingga 23 April 2026 mendatang, melalui 9 kloter, yakni kloter 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 dan kloter 37. Plt Kepala Kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Tahun ini, ada sebanyak 1.635 warga Kabupaten Pasuruan akan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah. Ribuan calon tamu Allah SWT tersebut, akan mulai berangkat haji mulai 22 hingga 23 April 2026 mendatang, melalui 9 kloter, yakni kloter 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 dan kloter 37.</p>



<p>Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, menjelaskan bahwa sejak adanya laporan bahwa dua jamaah meninggal, pihaknya langsung menyampaikan ke ahli waris jika ada hak yang dapat digunakan untuk mengganti orang tuanya naik haji. Hanya saja, setelah ada konfirmasi bahwa keluarga memilih tunda berangkat di tahun 2027 mendatang, maka secara otomatis akan diisi oleh jamaah cadangan yang telah melunasi (Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).</p>



<p>&#8220;Ketika ahli waris yang punya hak, tapi karena memilih tidak jadi berangkat di tahun ini, maka cadangan yang daftar tunggu bisa naik,&#8221; kata Marzuki, Selasa (14/04/2026) tadi.</p>



<p>Untuk diketahui, jamaah Kabupaten Pasuruan yang berangkat melalui kloter 3, ada sebanyak 1 orang. Kemudian kloter 4, sebanyak 8 orang, kloter 5 ada 63 orang, kloter 6 ada 373 orang, kloter 7 ada 375 orang, kloter 8 ada 374 orang, kloter 9 ada 374 orang, kloter 10 yang tergabung dengan kota pasuruan sebanyak 60 orang serta kloter 37 sebanyak 6 orang.</p>



<p>Gus Anis-sapaan akrab Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, mengatakan semua tahapan sudah rampung. Dalam artian, hanya melakukan finalisasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Pasuruan maupun Kabupaten Pasuruan. Khususnya, dalam hal armada maupun hal-hal lain yang diperlukan para jamaah sebelum naik haji.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sekarang sedang persiapan finalisasi dengan Pemkab dan Pemkot Pasuruan. InsyaAllah lancar semuanya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan siap membantu para calon jamaah haji Kabupaten Pasuruan. Khususnya, dalam menyediakan armada bus yang digunakan para jamaah untuk berangkat ke Asrama Haji Sukolilo maupun saat kepulangan dari ibadah haji mendatang.</p>



<p>&#8220;Pemkab Pasuruan siap membantu keberangkatan para jamaah, terutama menyediakan bus untuk mengangkut jamaah sekaligus mengantarkan kepulangannya nanti,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Tidak hanya armada kendaraan, Pemkab Pasuruan menurut Gus Shobih juga membuatkan seragam yang menandakan ciri khas jamaah haji Kabupaten Pasuruan. Seragam tersebut, sengaja dibuat dengan tone warna dan motif yang sama, agar bisa dikenal dan terlihat oleh sesama jamaah dari Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>&#8220;Kami juga membuatkan seragam ciri khas jamaah haji Kabupaten Pasuruan biar bisa kenal dan terlihat oleh teman-temannya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Keberangkatan Haji, Dinkes Kota Malang Mulai Lakukan Vaksinasi Calon Jamaah</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-keberangkatan-haji-dinkes-kota-malang-mulai-lakukan-vaksinasi-calon-jamaah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231604</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mulai melaksanakan vaksinasi bagi calon jamaah haji (CJH) yang dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026 mendatang. Vaksinasi dilakukan, sebagai bagian dari persyaratan kesehatan sekaligus penentuan status istitha’ah jamaah. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa proses pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji saat ini masih berlangsung. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mulai melaksanakan vaksinasi bagi calon jamaah haji (CJH) yang dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026 mendatang. Vaksinasi dilakukan, sebagai bagian dari persyaratan kesehatan sekaligus penentuan status istitha’ah jamaah.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa proses pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji saat ini masih berlangsung. Untuk data status istitha’ah juga tengah diperbarui.</p>



<p>“Pemeriksaan kesehatan sudah berjalan. Data istitha’ah sedang kami perbarui dulu,” ujar Husnul, Sabtu (11/04/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, vaksin meningitis dan polio diberikan minimal dua minggu sebelum keberangkatan, sesuai ketentuan pemerintah pusat dan otoritas Arab Saudi. Dengan jadwal keberangkatan pada 24 April, maka vaksinasi mulai dilaksanakan sejak 10 April 2026. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap di masing-masing puskesmas sesuai daftar manifes jamaah haji.</p>



<p>“Setiap Puskesmas sudah memiliki daftar jamaahnya. Misalnya ada 50 jamaah, maka mereka datang ke Puskesmas tersebut untuk vaksin meningitis dan polio,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa vaksinasi menjadi syarat wajib bagi jamaah yang dinyatakan istitha’ah atau memenuhi kemampuan kesehatan untuk berhaji. Tanpa vaksinasi, jamaah tidak akan memperoleh International Certificate of Vaccination (ICV) yang menjadi dokumen wajib masuk Arab Saudi.</p>



<p>“Kalau tidak memiliki ICV, jamaah tidak bisa masuk Arab Saudi karena ini mandatory dari pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Kesehatan,” tegasnya.</p>



<p>Selain persiapan kesehatan jamaah, Dinkes Kota Malang juga menyiapkan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI). Tahun ini terdapat empat tenaga kesehatan asal Kota Malang yang dinyatakan lolos sebagai petugas haji. Mereka bertugas mendampingi jamaah sejak keberangkatan, masa observasi di Embarkasi Surabaya, selama penerbangan, hingga menjalankan ibadah di Arab Saudi dan kembali ke Tanah Air.</p>



<p>Pendampingan kesehatan tidak berhenti saat kepulangan. Dinkes tetap melakukan pemantauan kondisi kesehatan jamaah selama dua minggu setelah tiba di Indonesia melalui Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji (K3JH).</p>



<p>“Selama dua minggu setelah pulang tetap kami pantau, apakah ada gejala seperti demam, batuk, atau keluhan kesehatan lainnya,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231604</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lepas Keberangkatan Kafilah MTQ Lumajang, Bunda Indah Ingatkan Pentingnya Bangun Generasi Qur&#8217;ani</title>
		<link>https://memontum.com/lepas-keberangkatan-kafilah-mtq-lumajang-bunda-indah-ingatkan-pentingnya-bangun-generasi-qurani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kafilah]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[qurani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lumajang, yang akan berlaga di ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur ke-31 di Kabupaten Jember, Jumat (12/09/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan pentingnya membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter. Karenanya, dirinya juga menekankan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lumajang, yang akan berlaga di ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur ke-31 di Kabupaten Jember, Jumat (12/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan pentingnya membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter. Karenanya, dirinya juga menekankan bahwa keikutsertaan Lumajang dalam MTQ, tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi upaya nyata pemerintah daerah dalam membina sumber daya manusia berbasis Al-Qur’an.</p>



<p>“LPTQ telah bekerja keras membina generasi Qur’ani. Prestasi yang diraih bukan hanya mengangkat nama Lumajang, tetapi juga menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menumbuhkan semangat para peserta, Bunda Indah menyiapkan hadiah umroh bagi kafilah yang berhasil meraih Juara I tingkat provinsi. Menurutnya, penghargaan itu bukan sekadar hadiah, melainkan dorongan agar masyarakat semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.</p>



<p>“Berangkatlah dengan niat ikhlas karena Allah, bukan semata-mata untuk mengejar piala. Niat yang lurus akan memantapkan mental dan spiritual peserta,” papar Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya pun berharap, Lumajang dapat meningkatkan prestasi tahun ini, mengingat sebelumnya berhasil masuk 10 besar Jawa Timur. Selain itu, kafilah juga diminta menjaga kesehatan, kekompakan, dan menampilkan akhlak terbaik sebagai duta daerah.</p>



<p>Acara pelepasan sendiri, ditutup dengan doa bersama di Pendopo Arya Wiraraja, agar seluruh peserta diberi kelancaran dan keberkahan selama berlaga di tingkat provinsi. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Yudha Lepas Keberangkatan CJH Kloter Terakhir dari Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-yudha-lepas-keberangkatan-cjh-kloter-terakhir-dari-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[kloter]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222410</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, melepas keberangkatan 106 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (Kloter) terakhir, ke Tanah Suci, Minggu (25/05/2025) tadi. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 38 ini, diberangkatkan dari Halaman Kantor Bupati Lumajang. Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, berpesan agar jamaah haji harus benar-benar mempersiapkan fisik dan spiritual selama berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, melepas keberangkatan 106 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (Kloter) terakhir, ke Tanah Suci, Minggu (25/05/2025) tadi. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 38 ini, diberangkatkan dari Halaman Kantor Bupati Lumajang.</p>



<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, berpesan agar jamaah haji harus benar-benar mempersiapkan fisik dan spiritual selama berada di Tanah Suci. Dirinya juga menyerukan pentingnya menjadikan ibadah haji sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keumatan.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Mas Yudha menggarisbawahi peran jamaah sebagai duta bangsa di kancah internasional. Mengingat, ibadah haji mempertemukan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga simbol kedewasaan umat dalam membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Kami berharap sepulangnya nanti, para jamaah dapat menjadi teladan di masyarakat dalam hal kejujuran, kepedulian dan persatuan,&#8221; kata Wabup Yudha.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjut Yudha, telah menyiapkan seluruh tahapan pemberangkatan dengan pelayanan prima, sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam memuliakan ibadah rakyatnya. Kloter 38 ini, merupakan akhir dari rangkaian pemberangkatan jamaah haji dari Lumajang. Sekaligus, menandai puncak kerja sama antara pemerintah daerah, Kementerian Agama dan masyarakat dalam mengawal proses ibadah suci ini.</p>



<p>Masih menurutnya, bagi masyarakat yang hadir mengantar, suasana haru dan doa menjadi penanda bahwa haji bukan hanya perjalanan individu. Namun, juga menjadi pengingat kolektif tentang pentingnya memperkuat iman, memperdalam ilmu, serta menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222410</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Lepas Keberangkatan CJH Kota Malang 2025 ke Tanah Suci</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-lepas-keberangkatan-cjh-kota-malang-2025-ke-tanah-suci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 02:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222327</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 1.193 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Malang di Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jumat (23/05/2025) tadi. Pemberangkatan ini, dilakukan bertahap melalui 7 kelompok terbang (Kloter) yang akan berlangsung 23 hingga 25 Mei 2025. Wali Kota Wahyu dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 1.193 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Malang di Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jumat (23/05/2025) tadi. Pemberangkatan ini, dilakukan bertahap melalui 7 kelompok terbang (Kloter) yang akan berlangsung 23 hingga 25 Mei 2025.</p>



<p>Wali Kota Wahyu dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan ribuan warga Kota Malang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Dirinya menegaskan, bahwa para jamaah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mewakili daerah dan bangsa Indonesia di kancah internasional.</p>



<p>“Bapak dan Ibu sekalian adalah Duta Daerah dan sekaligus Duta Bangsa. Tunjukkan akhlak yang mulia, jaga kebersamaan serta hormati tradisi umat Islam dari berbagai negara,” katanya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa dari total 1.193 CJH, sebanyak 564 merupakan laki-laki dan 629 perempuan. Adapun jamaah tertua berusia 94 tahun dan untuk jamaah termuda berusia 18 tahun.</p>



<p>&#8220;Ini mencerminkan bahwa panggilan suci ibadah haji tidak memandang usia. Karenanya, jamaah untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan mental, terutama bagi para lanjut usia. Perjalanan haji menuntut kekuatan lahir dan batin. Saya berpesan agar seluruh jemaah saling tolong-menolong dan menguatkan satu sama lain,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga memberikan pesan kepada petugas haji termasuk tenaga kesehatan, pemimpin ibadah dan petugas pelayanan lainnya. Dirinya menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niat ibadah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi kepergian anda bukan sekadar ibadah pribadi, melainkan amanah dalam melayani tamu-tamu Allah SWT. Semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kelancaran bagi seluruh jamaah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kepada jamaah haji, Wali Kota Wahyu mendoakan supaya diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Gus Shampton, mengajak seluruh elemen untuk menjadikan pelayanan haji sebagai bentuk pengabdian. Dirinya menekankan pentingnya membangun suasana keberangkatan yang nyaman, tertib dan penuh semangat.</p>



<p>&#8220;Tugas kita hari ini adalah memberi pelayanan terbaik. Mari kita ciptakan sistem pelayanan yang memudahkan jamaah, mulai dari keberangkatan hingga mereka tiba di Asrama Haji. Meski di tengah keterbatasan, semangat kita harus tetap maksimal. Kita doakan seluruh jamaah diberi kemudahan dan keberkahan selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui bahwa pada awalnya, para jamaah terbagi dalam 4 kloter utama, yakni Kloter 76, 77, 80 dan 81. Namun, setelah diterapkannya sistem pelayanan baru melalui konsep Syarikah, jumlah kloter meningkat menjadi 7, dengan tambahan Kloter 88, 89 dan 91.</p>



<p>Kloter 76 dan 77 diberangkatkan pada Jumat (23/05/2025), disusul oleh Kloter 80 dan 81 pada Sabtu (24/05/2025). Sedangkan Kloter 81, jamaah Kota Malang akan tergabung bersama jamaah asal Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sementara 3 Kloter tambahan merupakan bagian dari skema Syarikah yang bekerja sama dengan 8 perusahaan asal Arab Saudi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222327</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Warsubi Lepas Keberangkatan Perdana Produk Refuse Derived Fuel DLH Jombang ke PT Semen Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-warsubi-lepas-keberangkatan-perdana-produk-refuse-derived-fuel-dlh-jombang-ke-pt-semen-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[derived]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[refuse]]></category>
		<category><![CDATA[warsubi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222190</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Warsubi dan Salmanudin Yazid, meninjau langsung pemberangkatan perdana Produk Refuse Derived Fuel (RDF) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Jombang ke PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Senin (19/05/2025) tadi. Turut hadir dalam pemberangkatan Produk RDF yang berlangsung di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah Banjardowo, diantaranya Sekda Jombang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Warsubi dan Salmanudin Yazid, meninjau langsung pemberangkatan perdana Produk Refuse Derived Fuel (RDF) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Jombang ke PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Senin (19/05/2025) tadi. Turut hadir dalam pemberangkatan Produk RDF yang berlangsung di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah Banjardowo, diantaranya Sekda Jombang, Agus Purnomo, Asisten l, Purwanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Miftahul Ulum, Kepala Dinas Kesehatan Jombang, Hexawan Tjahja, Kepala DPUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ishawan Nanang, serta perwakilan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.</p>



<p>Bupati Warsubi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang, kini menggunakan Sistem Refuse Derived Fuel (RDF). Yakni, menggunakan mesin yang didatangkan langsung dari Jerman. Mesin tersebut, untuk memilah sampah yang mempunyai nilai ekonomis.</p>



<p>&#8220;Pemilahan sampah dengan sistem RDF ini, dilihat dari nilai ekonomisnya seperti, sampah kertas, plastik langsung turun ke bawah. Sedangkan untuk sampah organik, langsung jalan dan sampah yang tidak laku dijual, bisa masuk ke mesin RDF. Selanjutnya, hasil pemilahan itu dijual di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, untuk dibuat bahan bakar semen. Sementara untuk sampah organik, dibuat untuk maggot,” kata Bupati Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi juga mengungkapkan, bahwa PT Semen Indonesia merupakan perusahaan pertama yang bekerjasama dengan Pemkab Jombang melalui PT Seger. “Kita masih bekerjasama dengan PT Semen Indonesia saja, karena hasil olahannya masih terbilang kurang. Sehari kita hanya mendapatkan sebanyak 6 hingga 7 ton. Sedangkan permintaan dari PT Semen Indonesia mencapai puluhan ton,” ujar bupati.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati Warsubi menegaskan bahwa Pemkab Jombang akan terus berupaya untuk menghasilkan olahan yang terbaik dengan kapasitas yang lebih banyak lagi. “Target kami untuk tahun ke depan, yakni sebanyak 150 ton perhari guna memenuhi kebutuhan dari perusahaan yang bekerjasama dengan Pemkab Jombang,” ungkapnya.</p>



<p>Bupati Warsubi berharap, kerja sama dengan perusahaan terkait dapat terus berjalan. Sehingga, Pemkab Jombang bisa menambah mesin RDF dan penangan sampah di Jombang bisa teratasi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, menambahkan bahwa sampah yang masuk di TPA merupakan sampah yang telah disortir di bank sampah. “Tiap harinya, TPA menerima sampah sekitar 150 ton. Sementara untuk sampah yang lainnya, sudah tereduksi di TPS 3R bank sampah yang ada di beberapa desa,” ujarnya.</p>



<p>Ulum menjelaskan, bahwa sebelum adanya RDF, tempat pembuangan sampah hanya ada dua. Yakni di Landfill sebanyak 115 ton perhari dan di Komposting sebanyak 2 ton perhari. Setelah adanya RDF ini, sampah yang masuk bertambah sebanyak 157 ton perhari ke TPA Banjardowo.</p>



<p>“Kedepannya kami akan terus melakukan peningkatkan agar pengelolaan RDF berkapasitas 30 hingga 40 ton perhari bisa menghasilkan olahan yang di luar target. Sehingga, total semua sampah bisa diolah menggunakan sistem RDF ini,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222190</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Lepas Keberangkatan 36 CJH ASN Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-lepas-keberangkatan-36-cjh-asn-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 36 calon jamaah haji (CJH) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Senin (19/05/2025) tadi. Prosesi pelepasan itu, berlangsung di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang. Total ada sebanyak 36 CJH ASN Pemkot Malang, yang tahun ini akan berangkat haji. CJH sendiri terdiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 36 calon jamaah haji (CJH) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Senin (19/05/2025) tadi. Prosesi pelepasan itu, berlangsung di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang.</p>



<p>Total ada sebanyak 36 CJH ASN Pemkot Malang, yang tahun ini akan berangkat haji. CJH sendiri terdiri dari 11 laki-laki dan 25 perempuan, yang dalam kesempatan itu juga mendapatkan pembinaan mental dan rohani, supaya saat berada di Tanah Suci Makkah, dapat selalu sehat dan mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar dan mabrur.</p>



<p>Turut hadir dalam momen itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan beberapa kepala OPD Pemkot Malang. Termasuk, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, yang salah satunya menjadi rombongan CJH tahun ini.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada CJH ASN Pemerintah Kota Malang, yang sebentar lagi berangkat untuk menjalankan ibadah haji. &#8220;Selamat kepada bapak ibu yang mendapat kesempatan menunaikan Rukun Iman ke lima. Semoga perjalanan ke Tanah Suci mendapat keberkahan, lancar dan kembali ke tanah air dengan sehat dan mabrur,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga berpesan, agar seluruh CJH ASN Pemkot Malang memanfaatkan momen ibadah ini dengan sebaik-baiknya. &#8220;Kuatkan hati, ikhlas dan tinggalkan semua pikiran negatif, agar khusyuk dalam beribadah haji,&#8221; pesan Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga berpesan, agar para CJH ASN Pemkot Malang, benar-benar menjaga kondisi kesehatan fisik, rohani dan materiil. Mengingat, cuaca di Arab Saudi cukup panas dan jadwal ibadah yang padat. &#8220;Cuaca di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. Karenanya, membutuhkan kesiapan tubuh yang prima, kesabaran dan keikhlasan. Apapun yang dilakukan di sana, fokus pada kewajiban menunaikan ibadah haji,&#8221; urainya.</p>



<p>Wali Kota Malang juga berharap bantuan para CJH ASN Pemkot Malang, agar mendoakan kesejahteraan dan ketentraman untuk seluruh masyarakat Kota Malang. &#8220;Kami juga akan mendoakan jamaah haji agar selalu diberikan kesehatan, selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Titip doa untuk pemerintah dan masyarakat Kota Malang semakin sejahtera,&#8221; imbuhnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222184</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
