<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kebersihan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kebersihan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2026 16:31:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kebersihan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Sesuai Standart Kesehatan dan Kebersihan, Satgas MBG Pamekasan Sidak Dapur SPPG</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-sesuai-standart-kesehatan-dan-kebersihan-satgas-mbg-pamekasan-sidak-dapur-sppg</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-sesuai-standart-kesehatan-dan-kebersihan-satgas-mbg-pamekasan-sidak-dapur-sppg#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<category><![CDATA[standart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Pamekasan, H Sukriyanto, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (26/03/2026) tadi. Salah satu Sidaknya, yaitu ke dapur MBG milik Yayasan Abdul Mu&#8217;thi di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu. Dirinya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Pamekasan, H Sukriyanto, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (26/03/2026) tadi. Salah satu Sidaknya, yaitu ke dapur MBG milik Yayasan Abdul Mu&#8217;thi di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu.</p>



<p>Dirinya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan seluruh dapur penyedia makanan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang telah ditetapkan. “Kami akan terus memantau sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Standar dapur harus benar-benar terpenuhi, mulai dari tempat memasak, pencucian, penyimpanan bahan hingga pembuangan air,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menegaskan, kualitas layanan dapur MBG harus terus dijaga dan ditingkatkan seiring dengan besarnya tanggung jawab program tersebut dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. &#8220;Kami meninjau langsung berbagai aspek penting, mulai dari kondisi fasilitas dapur, kelengkapan peralatan, hingga sistem pengelolaan air dan sanitasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan menerangkan, aspek keamanan dan kebersihan merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan. &#8220;Dapur MBG bukan sekadar tempat produksi makanan, tetapi juga bagian penting dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara luas,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sekadar diketahui, Yayasan Abdul Mu&#8217;thi sendiri diketahui menyalurkan sekitar 3.600 porsi makanan setiap hari kepada masyarakat di Desa Pademawu Timur dan Desa Tanjung. Operasional dapur ini melibatkan 47 karyawan serta 3 staf pendukung, menunjukkan skala layanan yang cukup besar dan membutuhkan pengelolaan profesional. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-sesuai-standart-kesehatan-dan-kebersihan-satgas-mbg-pamekasan-sidak-dapur-sppg/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230391</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC). Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC).</p>



<p>Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa orang biasa pun bisa terlihat cantik dan percaya diri memakai produk yang saya buat ini,” ujar Dino, Sabtu (21/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam pengenalan itu, dua petugas kebersihan diajak mengikuti sesi makeover dan pemotretan mengenakan gamis bordir dan tas makram. Konten tersebut, kemudian dipublikasikan melalui media sosial.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Dino, penggunaan model profesional sering menimbulkan persepsi bahwa pakaian terlihat bagus karena dikenakan oleh figur tertentu. “Kalau artis yang pakai, orang berpikir ya wajar bagus. Tapi kalau orang biasa saja terlihat bagus, berarti semua orang pastinya bisa,” ucapnya.</p>



<p>Strategi tersebut ternyata terbukti efektif. Setelah konten makeover dirilis, pesanan mulai berdatangan, termasuk pembelian paket untuk satu keluarga. Selain berdampak pada penjualan, kolaborasi ini juga memberi ruang apresiasi bagi pekerja sektor informal yang jarang mendapat sorotan.</p>



<p>“Harapannya bukan hanya jualan, tapi juga memberi inspirasi,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Dasilva Batik juga pernah melakukan konsep serupa dengan mengajak seorang tukang becak, sebagai model untuk produk jaket batik andalannya. Respons positif dari masyarakat saat itu, menjadi motivasi bagi Dino untuk terus menghadirkan kampanye yang lebih membumi, dengan melibatkan figur-figur dari kalangan masyarakat biasa sebagai wajah produknya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petugas Kebersihan Kota Malang dan Ibadah Puasa, Berangkat saat Warga Terlelap dan Sahur di Lokasi Kerja</title>
		<link>https://memontum.com/petugas-kebersihan-kota-malang-dan-ibadah-puasa-berangkat-saat-warga-terlelap-dan-sahur-di-lokasi-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[puasa,]]></category>
		<category><![CDATA[terlelap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di tengah menjalankan Ibadah Bulan Suci Ramadan, Dedi Wijayadi (20) tetap harus bekerja sebagai petugas kebersihan sampah. Bahkan, dirinya harus memulai aktivitasnya sejak pukul 02.00 dini hari, saat sebagian warga masih terlelap atau baru bersiap untuk sahur. Dedi-sapaan akrabnya, bekerja sebagai petugas pengangkut sampah di wilayah Mojolangu, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di tengah menjalankan Ibadah Bulan Suci Ramadan, Dedi Wijayadi (20) tetap harus bekerja sebagai petugas kebersihan sampah. Bahkan, dirinya harus memulai aktivitasnya sejak pukul 02.00 dini hari, saat sebagian warga masih terlelap atau baru bersiap untuk sahur.</p>



<p>Dedi-sapaan akrabnya, bekerja sebagai petugas pengangkut sampah di wilayah Mojolangu, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sejak tahun 2018. Selama hampir delapan tahun itu, dirinya selalu berpuasa penuh setiap Ramadan, meski pekerjaannya menuntut tenaga ekstra.</p>



<p>&#8220;Berat sih. Soalnya pekerjaannya memang berat. Tapi alhamdulillah, tetap puasa,” ujar Dedi, saat ditemui di sela-sela dirinya bekerja, Jumat (20/02/2026) tadi.</p>



<p>Karena harus mulai aktivitas sebelum Subuh, Dedi mengaku, untuk waktu sahur dirinya dilakukan di tempat kerja. Untuk itu, dirinya membawa bekal dari rumah untuk dimakan di sela-sela aktivitas mengangkut sampah.</p>



<p>“Sahurnya bawa dari rumah, untuk makannya di sini,” katanya.</p>



<p>Setiap hari, Dedi bertugas mengangkut sampah rumah tangga hingga limbah usaha kuliner di kawasan Jalan Borobudur dan sekitarnya. Jam kerjanya bisa berlangsung hingga pukul 08.00 pagi, bahkan tidak jarang hingga sampai 11.00 siang, tergantung kondisi armada pengangkut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dedi mengaku, bahwa beban kerja sekarang terasa semakin berat karena keterbatasan truk pengangkut. Satu kendaraan harus bolak-balik hingga beberapa kali, sementara volume sampah terus menumpuk.</p>



<p>“Truknya kurang. Satu truk bisa kembali tiga kali, itu pun masih ada sisa,” ucapnya.</p>



<p>Di TPS Borobudur, diketahui ada sekitar 50 petugas kebersihan menangani sampah campuran dari rumah tangga, restoran, hingga kafe. Kawasan tersebut, termasuk salah satu titik dengan volume sampah tinggi yang ada di Kota Malang.</p>



<p>Meski kondisi kerja berat, Dedi mengaku penghasilannya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, walau belum mencapai Upah Minimum Regional (UMR). &#8220;Alhamdulillah cukup untuk keluarga. Biasanya kalau menjelang lebaran ada bingkisan tapi dari warga sekitar,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Di Bulan Ramadan ini, harapan Dedi cukup sederhana, yakni tetap sehat agar bisa bekerja, beribadah dan berkumpul dengan orang-orang terdekat. Selain itu, dirinya juga berharap agar Pemerintah Kota Malang dapat memberi perhatian lebih kepada para petugas kebersihan yang bekerja di lapangan setiap hari.</p>



<p>“Tolong lihat tukang sampah itu, susahnya bagaimana. Minta perhatiannya saja,” imbuhnya pelan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kerahkan 500 Personel, DLH Kota Malang Siap Amankan Kebersihan Mujahadah Kubro 1 Abad NU</title>
		<link>https://memontum.com/kerahkan-500-personel-dlh-kota-malang-siap-amankan-kebersihan-mujahadah-kubro-1-abad-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mujahadah]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229992</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap menyukseskan gelaran Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayanan Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Kepastian ini, disampaikan langsung Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. Pria yang akrab disapa Raymond, itu mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap menyukseskan gelaran Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Stadion Gajayanan Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Kepastian ini, disampaikan langsung Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Raymond, itu mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan sebanyak 500 personel tenaga operasional di lapangan, untuk mengamankan kebersihan lokasi. Nantinya, petugas juga akan dibagi dalam beberapa shift selama acara berlangsung hingga pasca acara.</p>



<p>&#8220;Total ada sekitar 500 tenaga operasional yang bertugas di lapangan. Mereka kami bagi dalam beberapa shift, mulai Sabtu sore pukul 17.00 WIB, 23.00 WIB, 01.00 WIB, hingga hari Minggu, sebelum Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, serta dilanjutkan pembersihan pasca acara,&#8221; ujar Raymond, Kamis (05/02/2026) tadi.</p>



<p>Selain personel dari Kota Malang, tambahnya, DLH juga mendapat dukungan tambahan dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Untuk titik penugasan, nantinya akan disebar di dalam dan luar Stadion Gajayana, area parkir, serta ruas jalan sekitar lokasi kegiatan, meliputi Jalan Semeru, Merapi, Welirang, Kawi, hingga kawasan Ijen.</p>



<p>Selain itu, dari sisi armada, DLH menyiapkan enam unit dump truck dan dua kendaraan tambahan. Dua dump truck akan disiagakan khusus saat hari-H untuk penampungan sementara sampah dari dalam stadion dan area sekitarnya.</p>



<p>“Kami standbykan dua dump truck untuk penempatan sementara, terutama saat jam-jam tidak memungkinkan mobilisasi ke TPA,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="426" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Kerahkan-500-Personel-DLH-Kota-Malang-Siap-Amankan-Kebersihan-Mujahadah-Kubro-1-Abad-NU-2.jpg?resize=600%2C426&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-229994" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Kerahkan-500-Personel-DLH-Kota-Malang-Siap-Amankan-Kebersihan-Mujahadah-Kubro-1-Abad-NU-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Kerahkan-500-Personel-DLH-Kota-Malang-Siap-Amankan-Kebersihan-Mujahadah-Kubro-1-Abad-NU-2.jpg?resize=300%2C213&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">HARLAH: Lokasi pelaksanaan Gelaran Harlah 1 Abad NU Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana. (memontum.com/rsy)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Lebih lanjut, nantinya DLH Kota Malang juga menyiapkan fasilitas sanitasi, berupa dua mobil toilet milik Kota Malang dengan total delapan bilik. Dukungan tambahan juga akan datang dari Kabupaten Malang sebanyak tiga kendaraan toilet, serta dua toilet portable dari Kota Batu yang ditempatkan di Jalan Semeru dan sekitar perpustakaan.</p>



<p>&#8220;Sementara satu unit dari Kabupaten Malang, itu disiapkan di sekitar Alun-alun Merdeka atau Kantor Bupati Malang. Mengingat, jamaah dari Kabupaten Malang diperkirakan mencapai 25 ribu orang. Selain toilet portable, jamaah juga dapat menggunakan toilet permanen Stadion Gajayana serta bilik toilet tambahan yang disediakan panitia,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Untuk memudahkan jamaah membuang sampah, DLH juga menyiapkan 1.000 trash bag yang dipasang di pagar-pagar dalam stadion. Trash bag tersebut akan dipantau secara berkala dan diganti jika sudah penuh.</p>



<p>&#8220;Upaya kebersihan ini juga mendapat dukungan dari 1.000 anggota Pramuka Kota Malang, serta bantuan dari Banser NU yang ikut terlibat menjaga kebersihan area kegiatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Raymond memperkirakan, volume sampah akan bertambah sekitar 70 ton selama kegiatan berlangsung, atau sekitar 7–8 truk setiap pengambilan. “Kalau dibandingkan hari biasa yang sekitar 720 ton per hari, ini ada peningkatan sekitar 10 persen. Namun masih di bawah puncak sampah saat Natal dan Tahun Baru,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku Kunjungi Puskesmas Panti, Bupati Fawait Ingatkan Kebersihan dan Fasilitas Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-kunjungi-puskesmas-panti-bupati-fawait-ingatkan-kebersihan-dan-fasilitas-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[panti,]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Puskesmas di Kabupaten Jember harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Begitu pula kondisi Puskesmas, juga harus selalu terjaga kebersihan dan fasilitas pendukungnya. Keterangan itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat mengunjungi Puskesmas Panti, dalam rangkaian Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Minggu (26/10/2025) tadi. Bupati juga menekankan, pentingnya kualitas pelayanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Puskesmas di Kabupaten Jember harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Begitu pula kondisi Puskesmas, juga harus selalu terjaga kebersihan dan fasilitas pendukungnya.</p>



<p>Keterangan itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat mengunjungi Puskesmas Panti, dalam rangkaian Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan), Minggu (26/10/2025) tadi. Bupati juga menekankan, pentingnya kualitas pelayanan Puskesmas yang cepat, bersih dan ramah.</p>



<p>&#8220;Seluruh Puskesmas di Jember harus berubah dan meningkatkan kualitas layanannya. Yakni, pelayanan yang bagus harus cepat, tidak bertele-tele dan didukung sikap ramah serta tersenyum saat melayani,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Bahkan, tambahnya kebersihan hingga kondisi ruangan, juga harus terus diperhatikan. &#8220;Kebersihan harus ditingkatkan, yang mana ruangan pasien harus lebih bagus daripada ruangan Kepala Puskesmas atau aula. Mengingat, Puskesmas adalah tempat pelayanan kesehatan, bukan gedung untuk acara,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terlebih, ujar Bupati Fawait, saat ini Kabupaten Jember telah resmi berstatus Universal Health Coverage (UHC). Sehingga, harus memastikan semua warga mendapat layanan kesehatan terbaik meskipun gratis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, dirinya meminta agar pihak pengelola Puskesmas, untuk segera merujuk kasus darurat ke RS dr Subandi, sebagai rumah sakit rujukan utama.</p>



<p>Gus Fawait juga mengingatkan jajaran tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas, untuk turut berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui penanganan cepat di fasilitas kesehatan. Lebih jauh Bupati Fawait mengharapkan, dengan adanya informasi dan pengawasan dari masyarakat, setiap Puskesmas dapat berubah menjadi lebih baik dan program UHC dapat berjalan optimal. Sehingga, tidak ada lagi warga Jember yang sakit tidak mendapatkan pelayanan kesehatan</p>



<p>Seperti diketahui, Pemerintahan Bupati Fawait berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warganya. Wujudnya dengan pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas melalui program Universal Health Coverage (UHC) serta perbaikan mutu pelayanan di Puskesmas.</p>



<p>Sementara itu, pihak Kepala Puskesmas Wisnu Widodo EP, menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan peningkatan mutu dan kenyamanan layanan. &#8220;Pelayanan kita kepada masyarakat memang harus kita utamakan. Seperti yang disampaikan Gus Bupati tadi, rawat inap harus dibuat senyaman mungkin, agar pasien nyaman dan kita (Puskesmas) tidak kalah dengan klinik swasta. Terkait rujukan untuk Rumah Sakit Daerah Subandi, kebetulan sejak adanya UHC ini, rujukan untuk ke (RSD) Soebandi cukup tinggi,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Tegaskan Penilaian Kebersihan Kota Tercermin dari Perolehan Adipura</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tegaskan-penilaian-kebersihan-kota-tercermin-dari-perolehan-adipura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[adipura]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penilaian]]></category>
		<category><![CDATA[perolehan]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[tercermin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225130</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota kotor menjadi isu menarik dalam kunjungan kerja (Kunker) Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, bersama tiga kepada daerah di Malang Raya, Senin (18/08/2025) tadi. Merespon isu itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa penilaian kebersihan kota akan tercermin dari perolehan Adipura. Meskipun, untuk saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota kotor menjadi isu menarik dalam kunjungan kerja (Kunker) Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, bersama tiga kepada daerah di Malang Raya, Senin (18/08/2025) tadi.</p>



<p>Merespon isu itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa penilaian kebersihan kota akan tercermin dari perolehan Adipura. Meskipun, untuk saat ini penilaian Adipura sedang berlangsung hingga Desember 2025.</p>



<p>&#8220;Kita lihat saja nanti penilaian Adipura untuk Kota Malang. Kota kotor atau tidak. Jadi, nanti kita lihat,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Senin (18/08/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Menteri Lingkungan Hanif menjelaskan bahwa penilaian Adipura tidak lagi hanya bersifat simbolis. Melainkan, lebih menekankan substansi pengelolaan lingkungan. Penilaian dilakukan secara bertahap hingga Desember dan hasilnya akan diumumkan pada peringatan Hari Sampah Nasional pada Februari mendatang.</p>



<p>“Penilaian ini dilakukan tiap bulan untuk memacu perubahan. Kalau dahulu asal kota bersih, bisa mendapat Adipura. Sekarang, kalau tidak ada pemilahan sampah di hulu, sudah tidak mungkin mendapat nilai,&#8221; kata Menteri Hanif.</p>



<p>Lebih lanjut Hanif menyebut, bahwa salah satu indikator utama adalah pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Idealnya, TPA di sebuah kota hanya seluas satu hektar, karena yang masuk hanyalah sampah residu.</p>



<p>“Kalau TPAnya hanya 1 hektar, itu tandanya sudah terjadi pemilahan dan pengolahan di hulu, hilir dan tengah. Itu yang disebut penilaian kencana,” imbuh Hanif. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225130</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidak Hari Pertama Kerja, Bupati Ipuk Ingatkan Kebersihan, Keramahan dan Efisien Fasilitas Kantor</title>
		<link>https://memontum.com/sidak-hari-pertama-kerja-bupati-ipuk-ingatkan-kebersihan-keramahan-dan-efisien-fasilitas-kantor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[efisien]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[keramahan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja,]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Momen hari pertama kerja paska libur Lebaran, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah kantor pelayanan publik di Banyuwangi, Selasa (08/04/2025) tadi. Pelaksanaan Sidak ini, salah satunya dimaksudkan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Dalam pelaksanaan itu, Bupati Ipuk juga menyoroti berbagai aspek pelayanan. Baik itu mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Momen hari pertama kerja paska libur Lebaran, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah kantor pelayanan publik di Banyuwangi, Selasa (08/04/2025) tadi. Pelaksanaan Sidak ini, salah satunya dimaksudkan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Bupati Ipuk juga menyoroti berbagai aspek pelayanan. Baik itu mulai dari kebersihan ruang kerja hingga sikap petugas saat melayani masyarakat. Sementara Sidak sendiri, diantaranya dilakukan di Kantor Desa Tukang Kayu di Kabupaten Banyuwangi, Kantor Pasar Pelayanan Umum Rogojampi dan Puskesmas Benculuk di Kecamatan Cluring.</p>



<p>Saat di Kantor Desa Tukang Kayu, Bupati Ipuk memeriksa secara menyeluruh setiap ruangan, seperti ruang staf dan ruang pelayanan. Dirinya sempat mengingatkan kepada Kepala Puskesmas, karena masih banyak titik yang kotor dan tidak rapi.</p>



<p>&#8220;Meskipun libur Lebaran, kebersihan tetap harus dijaga, penataan ruangan juga harus baik dan rapi. Sehingga, masyarakat nyaman dalam menjalankan aktivitasnya. Serta, galon air minum di ruang pelayanan harus diisi, jangan sampai kosong seperti ini,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya pemanfaatan fasilitas perkantoran secara efisien. &#8220;Penghematan energi perlu dikembalikan. Jangan hanya menyalakan AC, cukup nyalakan lampu saja,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain kebersihan, Bupati Ipuk juga memperhatikan antara lain keramahtamahan staf, pengaturan antrian pengunjung serta kebersihan gedung pelayanan. Dirinya juga sempat berbincang dengan warga, yang mengurus dokumen kependudukan di Pasar Pelayanan Publik Rogojampi.</p>



<p>&#8220;Semua layanan publik sudah dibuka dan berjalan normal. Banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan layanan kesehatan dan pengurusan dokumen,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Pada kesempatan itu, dirinya juga mengecek kehadiran ASN di hari pertama bekerja. Berdasarkan laporan BKPP, tidak ada ASN yang mangkir dan hanya beberapa saja yang masih cuti karena melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.</p>



<p>Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), Ilzam Nuzuli, menambahkan bahwa kehadiran pegawai Pemkab Banyumas pada hari pertama pasca libur Lebaran, untuk ASN non guru mencapai 95 persen. Untuk guru ASN sendiri, baru yang masuk 9 April 2025.</p>



<p>&#8220;Untuk 5 persen ASN non guru yang berhalangan hadir karena cuti dengan alasan mendesak,&#8221; kata Ilzam. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Bersama Bersihkan Sungai Bedudung, Bupati Jember Serukan Jaga Kebersihan Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-bersama-bersihkan-sungai-bedudung-bupati-jember-serukan-jaga-kebersihan-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bedudung,]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212058</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan sungai. Seruan ini disampaikannya, di sela-sela Gerakan bersama membersihkan Sungai Bedadung, Kaliwates Jember, Sabtu (20/07/2024) tadi. “Saya Bupati Jember dan Gus Firjaun, Wakil Bupati Jember, menyerukan kepada seluruh masyarakat Jember, ayo jaga sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan sungai. Seruan ini disampaikannya, di sela-sela Gerakan bersama membersihkan Sungai Bedadung, Kaliwates Jember, Sabtu (20/07/2024) tadi.</p>



<p>“Saya Bupati Jember dan Gus Firjaun, Wakil Bupati Jember, menyerukan kepada seluruh masyarakat Jember, ayo jaga sungai kita. Jangan membuang sampah ke sungai. Sungai bukan tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan,” kata Bupati Hendy kepada peserta gerakan bersama.</p>



<p>Gerakan bersama bersih-bersih sungai ini, digelar untuk menyemarakkan Hari Sungai Nasional 2024. Dua orang pemimpin tertinggi Kabupaten Jember, ini pun bersama warga memegang sejumlah kertas seruan. Diantaranya bertuliskan &#8216;Ayo Jaga dan Selamatkan Sungai Kita&#8217;, &#8216;Jangan Racuni Ikan dengan Sampahmu&#8217;, &#8216;Jangan Buang Sampah ke Sungai&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, yang selama ini telah peduli terhadap kebersihan sungai. Dirinya menyampaikan berbagai manfaat lain dari sungai untuk kehidupan manusia. Diantaranya, sungai sebagai penampung air hujan yang menjaga lingkungan agar tidak terkena banjir. Sungai juga dapan menjadi sumber mata air dan sumber kehidupan bagi para petani.</p>



<p>“Manfaat sungai banyak sekali. Jadi, ayo bersama-sama jaga kebersihan sungai,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Dalam rangkaian pelaksanaan itu, tidak ketinggalan Bupati dan Wabup Jember juga melepas bibit Ikan Lele ke Sungai Bedadung. Termasuk, menanam pohon di sepanjang bantaran sungai. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212058</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cangkrukan Serap Aspirasi Petugas Kebersihan, Pj Wali Kota Malang Sebut Kesejahteraan Jadi Prioritas</title>
		<link>https://memontum.com/cangkrukan-serap-aspirasi-petugas-kebersihan-pj-wali-kota-malang-sebut-kesejahteraan-jadi-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cangkrukan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211962</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan Program Cangkrukan guna serap aspirasi dan beragam keluhan dari para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di Alun-Alun Merdeka, Kamis (18/07/2024) tadi. Dalam program itu, Pj Wali Kota menerima beragam keluhan-keluhan yang disampaikan para petugas, mulai dari penambahan sarana prasarana (Sarpras), kesejahteraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan Program Cangkrukan guna serap aspirasi dan beragam keluhan dari para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di Alun-Alun Merdeka, Kamis (18/07/2024) tadi. Dalam program itu, Pj Wali Kota menerima beragam keluhan-keluhan yang disampaikan para petugas, mulai dari penambahan sarana prasarana (Sarpras), kesejahteraan hingga peningkatan status jabatan.</p>



<p>“Memang ada banyak hal, tadi yang disampaikan. Ada yang menginginkan kendaraan roda tiga, penambahan gerobak sampah, pakaian, BPJS Tenaga Kerja hingga beasiswa. Tetapi dari masukan-masukan itu, yang prioritas adalah soal kesejahteraan,” kata Pj Wali Kota Wahyu Hidayat.</p>



<p>Apalagi, ujarnya, dalam serap aspirasi itu juga ada beberapa yang menginginkan adanya kenaikan status jabatan. Yakni, dari pramu kebersihan kelas satu untuk bisa naik di kelas berikutnya. Namun, dalam hal ini juga ada persyaratan yang harus diikuti.</p>



<p>“Untuk bisa naik kelas, ini ada beberapa persyaratan yang harus mereka lengkapi, termasuk kinerjanya. Apabila itu sudah mencukupi, maka bisa kita segerakan untuk naik kelas ke berikutnya,” tambah Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, lanjutnya, para petugas yang masih dalam status Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) di lingkungan Pemkot Malang, nantinya bisa mengikuti tes dalam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Apalagi, Kota Malang telah diberikan kuota 100 persen dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (MenPAN RB) pada Badan Kepegawaian Negara (BKN).</p>



<p>“Alhamdulillah, TPOK yang ada di Kota Malang ini semua bisa masuk dalam PPPK. Karena telah diberikan kuota 100 persen dari Menpan RB kepada BKN dan itu saya sendiri yang mengambil ke sana. Jadi, semua petugas kebersihan ini bisa mengikuti tes,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa total tenaga di lingkungan DLH Kota Malang ada sekitar 1480 hingga 1500 orang. 800 orang diantaranya ASN dan 600 orang lainnya non ASN, sementara 70 orang telah purna di tahun 2023-2024.</p>



<p>“Untuk total yang pramu kebersihan hampir 700 an orang dan memang kondisinya saat ini untuk tenaga kebersihan Kota Malang, banyak sekali yang kurang. Itu karena pensiun dan pada saat Covid-19 kemarin, banyak yang meninggal. Kami juga telah bersurat pada Sekda untuk mendukung beberapa sarpras yang kurang dan juga SDM,” imbuh Rahman. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211962</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
