<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kebonagung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kebonagung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2026 13:07:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kebonagung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung</link>
					<comments>https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kebonagung]]></category>
		<category><![CDATA[kresna]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemandangan beda terlihat di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Minggu (01/02/2026) menjelang Magrib. Selain kondisi jalan dipadati arus kendaraan, nampak sejumlah muda-mudi secara terkoordinir membagikan takjil secara gratis untuk pengendara yang melintas. Ya, begitulah suasana sekilas yang dilakukan Komunitas Relawan Siaga Bencana atau Kresna 384 Wagir. Tanpa memandang suku, agama dan ras, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemandangan beda terlihat di Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Minggu (01/02/2026) menjelang Magrib. Selain kondisi jalan dipadati arus kendaraan, nampak sejumlah muda-mudi secara terkoordinir membagikan takjil secara gratis untuk pengendara yang melintas.</p>



<p>Ya, begitulah suasana sekilas yang dilakukan Komunitas Relawan Siaga Bencana atau Kresna 384 Wagir. Tanpa memandang suku, agama dan ras, secara cuma-cuma plus disertai dengan pengaturan jalan yang tertib, sejumlah relawan membagikan takjil kepada pemakai jalan.</p>



<p>Yang menarik, aksi ini juga disuport Babinsa Koramil dan anggota Polsek Pakisaji. Bahkan, tatkala ada rombongan kendaraan yang berisi suster, tanpa ragu juga turut diberikan takjil gratis.</p>



<p>&#8220;Aksi sosial bagi-bagi takjil gratis ini bukan yang pertama kami lakukan. Sebaliknya, selama kurun waktu 10 tahun terakhir, kami selalu aktif mengisi Bulan Ramadan dengan membagikan takjil gratis untuk pengendara,&#8221; kata Ketua Kresna 384 Wagir, Suprayitno.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain berbagi takjil gratis, tambah Suprayitno, Relawan Kresna juga memiliki program lain selama Ramadan. Diantaranya, seperti berbagi pada anak yatim piatu, bakti sosial hingga membantu para korban bencana alam serta kegiatan kemanusiaan lainnya.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya kegiatan ini (bagi takjil gratis, red), kami pada intinya melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Mulai bakti sosial, seperti menyantuni anak yatim piatu, gotong royong di lokasi bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya,&#8221; urai Suprayitno.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Relawan Kresna 384 adalah Komunitas Relawan Siaga Bencana, yang muncul dari ide warga yang ingin membentuk komunitas agar bermanfaat bagi masyarakat saat terjadi bencana alam. Komunitas relawan ini, kemudian tumbuh dan berkembang dengan bertambahnya anggota. Kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan, pun kian beragam.</p>



<p>&#8220;Dalam aksi bagi takjil gratis ini, ada sekitar 20 anggota yang terlibat,&#8221; ujarnya. <strong>(oso/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Enam Korban Longsor Dusun Kebonagung Trenggalek Masih Dilakukan Pencarian Basarnas</title>
		<link>https://memontum.com/enam-korban-longsor-dusun-kebonagung-trenggalek-masih-dilakukan-pencarian-basarnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[dilakukan]]></category>
		<category><![CDATA[kebonagung]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222229</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sebanyak enam orang korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, masih dalam pencarian petugas SAR gabungan, Selasa (20/05/2025) tadi. Para korban masih dalam pencarian, karena tertimbun material longsor. Sekedar diketahui, bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Trenggalek dan sekitarnya, Senin (19/05/2025) sore. Tanah longsor berskala besar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sebanyak enam orang korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, masih dalam pencarian petugas SAR gabungan, Selasa (20/05/2025) tadi. Para korban masih dalam pencarian, karena tertimbun material longsor.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Trenggalek dan sekitarnya, Senin (19/05/2025) sore. Tanah longsor berskala besar itu, menimpa 10 rumah di Dusun Kebonagung. Selain menimpa rumah, enam warga dilaporkan hilang. Diantaranya, Mesinem, Nitin, Tulus, Yatini, Yatemi dan Torik.</p>



<p>Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan bahwa satu tim rescue telah diberangkatkan sebagai aksi setelah adanya laporan bencana alam tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Senin (19/05/2025) kemarin. Satu tim yang terdiri dari personiel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya dan Pos SAR Trenggalek tersebut, menuju lokasi kejadian dengan dilengkapi peralatan mountainering dan urban SAR.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seluruh Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Forkopimda, instansi dan potensi SAR terkait, kembali melanjutkan pencarian, Selasa (20/05/2025) tadi. Pencarian terhadap enam korban tersebut, dilakukan oleh Search and Rescue Unit (SRU) satu dengan pengawasan di titik awal longsor oleh SRU 2 sebagai Safety Officer.</p>



<p>&#8220;Kita perlu waspada adanya longsor susulan yang terjadi saat upaya pencarian, oleh karena itu adanya safety officer saat pencarian sangatlah penting agar tidak ada korban lainnya&#8221; jelas Didit Arie Ristandy.</p>



<p>Dijelaskan bahwa sebelumnya, longsor tersebut terjadi usai hujan deras selama lebih dari tiga jam. Akibatnya, tebing di belakang pemukiman warga mengalami longsor. Sebanyak 10 rumah terdampak longsor, dimana 3 rumah tertumbun total sementara 7 rumah lainnya rusak tertimpa material longsor.</p>



<p>Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih berupaya membuka akses jalan yang tertutup timbunan material longsor dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator BPBD. &#8220;Kami menunggu adanya akses yang bisa dilewati oleh tim untuk membawa peralatan ekstrikasi ke lokasi rumah korban yang tertimbun longsor&#8221; imbuh Didit. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222229</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
