<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kebondeli, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kebondeli/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 07:42:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kebondeli, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim Alokasikan Rp 10,5 Miliar untuk Perbaikan Tanggul Kebondeli</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-alokasikan-rp-105-miliar-untuk-perbaikan-tanggul-kebondeli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alokasikan]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut hangat langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam merespons kerusakan tanggul di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Bahkan dalam kunjungannya ke lokasi tanggul, Gubernur Khofifah menyampaikan alokasi anggaran sebesar Rp 10,5 miliar, untuk perbaikan tanggul yang saat ini berada dalam kondisi kritis. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut hangat langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam merespons kerusakan tanggul di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Bahkan dalam kunjungannya ke lokasi tanggul, Gubernur Khofifah menyampaikan alokasi anggaran sebesar Rp 10,5 miliar, untuk perbaikan tanggul yang saat ini berada dalam kondisi kritis.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Gubernur Jatim, adalah bukti konkret hadirnya negara dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah ancaman bencana. “Ini adalah kabar yang sangat melegakan. Kami merasa diperhatikan dan didukung sepenuhnya oleh pemerintah provinsi. Keputusan Ibu Gubernur untuk mengalokasikan anggaran ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang rasa aman dan masa depan warga kami,” kata Bunda Indah, saat mendampingi Gubernur Jatim, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Kerusakan tanggul sepanjang 280 meter di sisi utama dan tanggul pengarah lainnya, ujarnya, telah mengancam pemukiman dan lahan pertanian masyarakat. Melalui kolaborasi erat antara Pemkab Lumajang dan Pemprov Jawa Timur, penanganan darurat kini dilakukan dengan pendekatan komprehensif dari evakuasi mandiri, pengerahan alat berat, hingga normalisasi saluran air.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sejak awal, kami telah menetapkan status darurat infrastruktur. Kini dengan dukungan dana dan teknis dari provinsi, kita bisa bergerak lebih cepat dan sistematis. Saya tegaskan kepada jajaran kami agar tidak menunggu, tetapi terus bergerak dan menjalin sinergi dengan semua pihak,” tambahnya.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang juga mengapresiasi arahan Gubernur, terkait pentingnya keterlibatan pelaku tambang dan kesadaran lingkungan di sekitar wilayah rawan. “Peringatan Ibu Gubernur soal tambang menjadi refleksi penting bagi kita semua. Ini momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif agar pembangunan ekonomi tidak mengorbankan keseimbangan lingkungan,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkab Lumajang juga telah menyiagakan perangkat desa, khususnya di Sumberwuluh dan Jugosari, guna memastikan evakuasi warga berjalan aman dan cepat jika kondisi memburuk. “Ini adalah kerja bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. Kami ingin warga tahu, mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir, bergerak, dan berjuang bersama,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemkab Lumajang berkomitmen mengubah krisis ini menjadi titik balik untuk memperkuat ketangguhan wilayah dan membangun kesadaran baru tentang pentingnya menjaga alam. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Kerusakan Tanggul Kebondeli Lumajang, Status Darurat Bencana Infrastruktur Diberlakukan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-kerusakan-tanggul-kebondeli-lumajang-status-darurat-bencana-infrastruktur-diberlakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[diberlakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Merespon kondisi itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.</p>



<p>Merespon kondisi itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menetapkan status Darurat Bencana Infrastruktur. Lebih dari sekadar perbaikan fisik, upaya tanggap darurat kini difokuskan pada perlindungan dan pengamanan warga yang berada di zona rawan.</p>



<p>“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami tetapkan status darurat karena tanggul ini bisa jebol sewaktu-waktu. Kami juga minta warga bersiap untuk evakuasi jika debit air meningkat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat mendampingi Gubernur Jatim ke Desa Sumberwuluh, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengaktifkan posko siaga dan menjalin koordinasi intensif dengan Kepala Desa Sumberwuluh dan Jugosari, untuk memastikan evakuasi berjalan cepat dan terarah bila situasi memburuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara menyadari potensi bencana yang lebih besar, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun langsung meninjau lokasi. Bahkan, dirinya menegaskan bahwa Pemprov akan mengawal penuh penanganan darurat ini, termasuk mempercepat perbaikan tanggul melalui Dinas PU Provinsi.</p>



<p>“Kami tidak tinggal diam. Saya sudah instruksikan agar tim teknis turun ke lapangan. Target kita, dalam tiga bulan tanggul bisa diperkuat secara permanen,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai peran penting para pelaku usaha tambang. Dirinya menegaskan, bahwa pelaku industri di wilayah tersebut harus ikut menjaga ekosistem dan melakukan mitigasi kecil, seperti penyudetan sungai dan pemeliharaan tanggul, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur Jatim menutup pelaksanaan dengan penyerahan bantuan logistik kepada 51 Kepala Keluarga terdampak sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah krisis. Di tengah ancaman bencana, kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketangguhan wilayah dan menjaga martabat kemanusiaan. Sementara Pemkab Lumajang tidak hanya memperbaiki tanggul, tetapi juga merawat harapan dan rasa aman warganya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Penanganan Tanggul Kebondeli, Bupati Lumajang Dampingi Gubernur Tinjau Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-penanganan-tanggul-kebondeli-bupati-lumajang-dampingi-gubernur-tinjau-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, terus menunjukkan komitmen dalam melindungi keselamatan warga dengan menjadikan kerusakan tanggul di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Candipuro, sebagai prioritas penanganan guna segera diselesaikan. Hal ini terlihat, saat Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang bersama jajaran Forkopimda Lumajang, menyambut dan mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, terus menunjukkan komitmen dalam melindungi keselamatan warga dengan menjadikan kerusakan tanggul di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Candipuro, sebagai prioritas penanganan guna segera diselesaikan. Hal ini terlihat, saat Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang bersama jajaran Forkopimda Lumajang, menyambut dan mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam agenda peninjauan lokasi, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Kunjungan Gubernur Khofifah ini, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, dalam menghadapi tantangan infrastruktur. Terutama, di wilayah rawan bencana seperti Lumajang.</p>



<p>Bupati Lumajang menyampaikan, bahwa kondisi tanggul saat ini sangat kritis dan perlu penanganan segera guna mencegah potensi banjir yang lebih besar. “Tanggul yang terkikis ini sudah sangat memprihatinkan. Sebagian hanya tersisa tanah lempung yang mudah longsor. Kami tidak tinggal diam. Saya langsung sampaikan kondisi ini kepada Ibu Gubernur dan beliau segera merespons dengan menginstruksikan Dinas PU Provinsi untuk turun ke lapangan,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Langkah cepat tersebut, lanjut Bunda Indah, sangat berarti bagi masyarakat sekitar, yang selama ini hidup dalam kecemasan akibat rusaknya sistem pengendalian air. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk mengajak para pelaku usaha tambang untuk terlibat dalam upaya mitigasi bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keseimbangan ekosistem dan perlindungan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, termasuk para pelaku tambang yang beroperasi di wilayah ini. Saya mendorong mereka untuk ambil bagian dalam memperbaiki tanggul dan mendukung penyudetan sungai,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Khofifah dalam sambutannya turut menggarisbawahi pentingnya percepatan perbaikan, meski saat ini terkendala cuaca yang tidak menentu. Dirinya berharap, kondisi segera membaik sehingga pengerjaan dapat rampung dalam waktu tiga bulan.</p>



<p>Bupati Indah juga menilai, penanganan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga rasa aman dan kualitas hidup masyarakat. Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran semua pihak, mulai dari DPRD, TNI, Polri, hingga jajaran perangkat daerah yang terus bersinergi mendukung upaya pemulihan.</p>



<p>“Ini bukan hanya soal tanggul. Ini soal kepemimpinan kolektif, gotong royong, dan upaya melindungi masa depan masyarakat Lumajang dari risiko bencana,” terangnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222440</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
