<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kebun Binatang Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kebun-binatang-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Mar 2019 23:22:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kebun Binatang Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Arumi : KBS Harus Dipertahankan dan Dijaga</title>
		<link>https://memontum.com/arumi-kbs-harus-dipertahankan-dan-dijaga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 23:22:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[bakti sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lions Club]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/81813-arumi-kbs-harus-dipertahankan-dan-dijaga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Keberadaan kebun binatang, khususnya di Surabaya memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai paru-paru kota, seperti halnya Kebun Binatang Surabaya (KBS). Demikian disampaikan Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak saat Bakti Sosial Lingkungan Hidup Lions Club Surabaya Platinum District 307 B2 Indonesia di Kebun Binatang Surabaya, Selasa (26/3/2019) Dijelaskan, dengan adanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Keberadaan kebun binatang, khususnya di Surabaya memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai paru-paru kota, seperti halnya Kebun Binatang Surabaya (KBS). Demikian disampaikan Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak saat Bakti Sosial Lingkungan Hidup Lions Club Surabaya Platinum District 307 B2 Indonesia di Kebun Binatang Surabaya, Selasa (26/3/2019)</p>
<p>Dijelaskan, dengan adanya pohon dan tanaman di KBS, akan memberikan dampak yang luar biasa, yaitu sebagai penghasil oksigen bagi makhluk hidup. Oleh sebab itu, keberadaan KBS menjadi sangat penting dan wajib dijaga.</p>
<p>“Salah satunya adalah membenahi dan memperbanyak pohon dan taman di KBS agar kualitas udara yang dihasilkan semakin bagus. Dampaknya masyarakat Surabaya akan hidup sehat,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, di setiap negara yang berkembang, hal pertama yang harus diperhatikan adalah peduli antar sesama dan semua ciptaan Tuhan lainnya yaitu binatang dan tempat ekosistem yang tinggal didalamnya. Oleh sebab itu, harus dijaga kelestariannya.</p>
<p>Selain itu, Ketua TP PKK Jatim juga menyebut KBS sebagai wahana rekreasi yang bagus bagi tumbuh kembang anak. Dengan menjadikan KBS sebagai wahana rekreasi, secara tidak langsung memberikan edukasi kepada anak untuk pentingnya melestarikan keanekaragaman satwa yang ada di Indonesia.</p>
<p>Di KBS sendiri, banyak binatang yang eksotis dan beberapa diantaranya sudah ada di alam bebas baik di dalam negeri maupun mancanegara. “Dengan dipelihara di KBS akan menjadi daya tarik tersendiri, karena ada beberapa hewan hampir punah bisa dikembangbiakkan di sini seperti komodo,” lanjutnya.</p>
<p>Kedepan, lanjut Istri Wagub Jatim ini, bahwa kegiatan bakti sosial semacam ini bisa dilakukan kolaborasi dengan PKK Jatim. Karena di dalam program kerjanya, PKK Jatim juga menyelenggarakan kegiatan bakti sosial.</p>
<p>“Kepedulian anggota Lions Club sangat luar biasa dengan menyasar kebun binatang sebagai salah satu lokasi diadakan acara. Dengan demikian menjadi contoh bagi organisasi lain untuk ikut peduli terhadap lingkungan,” tambahnya. <strong>(sur/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Punya 142 Komodo, KBS akan Kembangbiakkan Sendiri</title>
		<link>https://memontum.com/punya-142-komodo-kbs-akan-kembangbiakkan-sendiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2019 13:19:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Komodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=80363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini mengalami peningkatan populasi Komodo hingga 100 persen, di tahun 2019 ini. Ini tak luput dari suksesnya breeding komodo yang dalam satu musim kawin, tujuh induk komodo menetaskan 74 telur dari 114 telur setelah hasil inkubasi disiplin selama 6 sampai 7 bulan sejak 2018 lalu. &#8220;Tahun ini KBS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini mengalami peningkatan populasi Komodo hingga 100 persen, di tahun 2019 ini. Ini tak luput dari suksesnya breeding komodo yang dalam satu musim kawin, tujuh induk komodo menetaskan 74 telur dari 114 telur setelah hasil inkubasi disiplin selama 6 sampai 7 bulan sejak 2018 lalu.</p>
<p>&#8220;Tahun ini KBS berhasil meningkatkan populasi komodo, dan pencapaian sebanyak ini baru terjadi di Indonesia. Karena biasanya Komodo menetas rata-rata hanya 15 sampai 20 ekor saja,&#8221; kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Chairul Anwar saat diwawancarai soal kelahiran komodo, Selasa (5/3).</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-80366" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_8955-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Chairul menjelaskan proses inkubasi pun melalui tahap yang cukup rumit, karena keeper secara intensif melakukan pengamatan selama 24 jam untuk mengamati Komodo yang akan bertelur. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah rusaknya telur oleh gangguan komodo lain.</p>
<p>&#8220;Karena jika ada telur yang rusak, kami harus segera mengambilnya dari inkubator untuk mencegah kerusakan telur yang lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari 74 ekor anak komodo yang berasal dari 7 induk komodo nantinya akan dipelihara di kompleks komodo KBS. Dan tetap dikembangbiakkan di lingkungan sendiri.</p>
<p>&#8220;Pertukaran jenis komodo tidak mudah kita lakukan, karena dilindungi UU Perlindungan Satwa. Segala bentuk tukar-menukar satwa purba jenis reptil harus melalui izin presiden,&#8221; jelas Anwar.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alami Lonjakkan Pengunjung, Tahun ini KBS Targetkan 60 ribu Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/alami-lonjakkan-pengunjung-tahun-ini-kbs-targetkan-60-ribu-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2018 13:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70397-alami-lonjakkan-pengunjung-tahun-ini-kbs-targetkan-60-ribu-wisatawan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) tampaknya masih tak ketinggalan tajinya. Terbukti, memasuki libur natal dan menjelang tahun baru, wisata ikonik khas Kota Pahlawan ini, masih diminati pengunjung lokal maupun antar daerah. Kepala Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), Wini Hustiani mengatakan, jika selama kurang lebih seminggu belakangan ini pengunjung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) tampaknya masih tak ketinggalan tajinya. Terbukti, memasuki libur natal dan menjelang tahun baru, wisata ikonik khas Kota Pahlawan ini, masih diminati pengunjung lokal maupun antar daerah. Kepala Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), Wini Hustiani mengatakan, jika selama kurang lebih seminggu belakangan ini pengunjung KBS kian bertambah.</p>
<p>Wini mengungkapkan, pada tanggal 20 hingga 21 Desember 2018, tercatat KBS telah dikunjungi wisatawan sebanyak 8.000 orang. Menurutnya, peningkatan pengunjung tersebut, tak lepas dampak dari libur panjang sekolahan. </p>
<p>“Pada tanggal 22 Desember kemarin sudah naik 14 ribu. Kemarin Senin (24/12) tembus 25.026  pengunjung. Ya pastinya faktor liburan juga,” ujarnya, Selasa (25/12/2018) ketika ditemui di ruangannya.</p>
<p>Jika dibandingkan dengan hari libur biasa (weekend), Wini mengaku tidak se-mbludak seperti halnya hari-hari libur besar seperti natal dan tahun baru. “Kalau hari libur biasanya palingan cuma 11 ribu pengunjung, gak sebanyak ini,” ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan jika dikalkulasikan pada tahun lalu, saat itu ia menargetkan 50 ribu pengunjung. Namun nyatanya pada 2017, pengunjung membludak hingga 52 ribu wisatawan. Maka dari itu, perempuan asli Arek Suroboyo ini memberikan prediksi, jika tahun ini akan meningkat sekitar 60 ribu pengunjung.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70397</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Natal dan Pergantian Tahun, KBS Optimalkan Kebersihan</title>
		<link>https://memontum.com/libur-natal-dan-pergantian-tahun-kbs-optimalkan-kebersihan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 14:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69189-libur-natal-dan-pergantian-tahun-kbs-optimalkan-kebersihan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi jujugan saat musim liburan. Seperti saat liburan natal, akhir tahun serta tahun baru. Menyambut pengunjung, salah satu perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini mengoptimalkan kebersihan. Wini Hustiani selaku Kepala Humas KBS mengungkapkan, jika pihak KBS telah mempersiapkan untuk mengantisipasi dari keramaian pengunjung sejak awal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi jujugan saat musim liburan. Seperti saat liburan natal, akhir tahun serta tahun baru. Menyambut pengunjung, salah satu perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini mengoptimalkan kebersihan.</p>
<p>Wini Hustiani selaku Kepala Humas KBS mengungkapkan, jika pihak KBS telah mempersiapkan untuk mengantisipasi dari keramaian pengunjung sejak awal bulan Desember 2018. Terlebih untuk kebersihannya sendiri, agar pengunjung merasa nyaman di KBS. </p>
<p>&#8220;Persiapannya sudah sejak awal bulan Desember kita sudah siap, terutama persiapan untuk kebersihan area. Kemudian untuk kebersihan toiletnya, kenyamanan para pengunjung, untuk shelter sudah kita persiapkan, bahkan untuk keamanannya kita juga sudah bekerjasama dengan instansi terkait,&#8221; kata Wini, di kantor humas KBS, Selasa (18/12).</p>
<p>KBS menggandeng beberapa instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Polres, Polsek, Garnisun, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Perlindungan Masyarakat (Linmas), dan Pramuka. Namun untuk Dishub sendiri sudah mulai bekerja sama mulai bulan September, saat mulai field trip.</p>
<p>&#8220;Sejak bulan September sudah bekerjasama dengan Dishub. Untuk liburan ini kita tambahkan kerjasamanya juga dengan Pramuka, DKP, Dinkes kita tambah Polsek, Polres sama Danramil kita tambah,&#8221; ujar Kepala Humas KBS.</p>
<p>Untuk pengunjung yang kerap melanggar dengan memberi makanan kepada hewan-hewan juga tetap menjadi perhatian khusus dari KBS. Oleh sebab itu, KBS menyiapkan feeding sendiri untuk pengunjung yang ingin memberi makan hewan satwa.</p>
<p>&#8220;Kita tetap selalu mengantisipasi dan kita sudah siapkan supaya mereka itu bisa berinteraktif. Pada acara weekend itu kita mengadakan acara feeding time (memberi makan satwa), jadi kita siapkan untuk makanan tambahan. Tapi kita ambil tempat di satwa Cina. Seperti jerapah sama rusa, mereka hanya mengganti biaya pakan jadi bisa berdekatan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Disetiap kandangnya pun terdapat perawat yang selalu stand by untuk mengingatkan, kata Wini ditambah pula seluruh elemen manajemen KBS yang pastinya tidak akan pernah lepas untuk selalu mengingatkan pengunjung untuk tidak memberi makan. </p>
<p>&#8220;Karena tidak cukup jika hanya papan himbauan saja, terus kita tambah juga acara kita kiper talk. Ini adalah kiper yang menyampaikan di dalam kandang dan juga menyampaikan secara edukasi mengenai materi satuan habitat dan juga untuk quantum makanya hewan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Latifiyah, salah satu pengunjung asal Kabupaten Lamongan yang sedang berlibur di KBS merasa senang akan perubahan dari KBS. Ini setelah tiga tahun lamanya tak berkunjung di Surabaya.</p>
<p>&#8220;Menurut saya KBS adalah tempat wisata yang harus dikunjungi saat ke Surabaya, karena ada taman-taman baru, lebih bersih, lebih ramai, banyak perubahan di Kebun Binatang Surabaya ini. Saya jadi merasa takjub, semoga lebih baik dan baik lagi,&#8221; pungkasnya. <strong>(est/ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69189</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
