<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecakapan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecakapan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 09:35:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecakapan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Kompetensi Kewirausahaan, Lamongan Gelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kompetensi-kewirausahaan-lamongan-gelar-program-pendidikan-kecakapan-wirausaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kecakapan]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226563</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anis KartikaYuhronur Efendi hingga Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), di Pendopo Lokatantra, Selasa (07/10/2025) tadi. Salah satu objek pelatihan, yaitu salah satu wastra khas Kabupaten Lamongan, yakni Tenun Ikat Parengan. Sebagai tuan rumah pelaksanaan Program [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anis KartikaYuhronur Efendi hingga Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), di Pendopo Lokatantra, Selasa (07/10/2025) tadi. Salah satu objek pelatihan, yaitu salah satu wastra khas Kabupaten Lamongan, yakni Tenun Ikat Parengan.</p>



<p>Sebagai tuan rumah pelaksanaan Program PKW, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyambut baik program ini. Sementara tujuan utama program ini, yakni meningkatkan kompetensi kewirausahaan pada generasi muda. Termasuk, menciptakan nilai ekonomis pada seni kriya dan tentunya melestarikan wastra sebagai warisan budaya.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Lamongan adalah daerah yang punya potensi besar di sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Sehingga, kegiatan ini sangat relevan dengan misi pertama pembangunan Lamongan, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif melalui optimalisasi sektor unggulan,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>PKW sendiri, lanjutnya, akan berlangsung selama tiga bulan (belajar menenun dan membatik), adalah motor mempercepat transformasi ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kota Soto bergerak positif pada angka 4,31 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Bupati Yuhronur, ada beberapa upaya Pemkab Lamongan, dalam mendukung kompetensi kewirausahaan generasi muda. Diantaranya, melalui program prioritas Young Entrepreneur Succes, Megpreneur dan Yakin Semua Sejahtera.</p>



<p>Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, mengatakan tantangan dari PKW adalah mempertahankan keberlanjutan kompetensi. &#8220;Target kita adalah pengrajin generasi muda yang belum diberi kesempatan melanjutkan pendidikan. Menambah kompetensi melalui PKW pasti disambut baik. Namun yang harus dipertahankan adalah keberlanjutan minatnya,&#8221; katanya.</p>



<p>Program kolaborasi Tahap VII antara Dekranas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), itu tidak hanya mengajarkan teknik membuat seni kriya, melainkan juga memberikan arahan penjualan dan lainnya. Tenun ikat Parengan sendiri, memiliki daya tarik tersendiri dna tidak hanya sebagai warisan budaya Lamongan yang kaya motif, seperti gunungan dan tumbuhan, memiliki tekstur halus dan tidak tebal.</p>



<p>Wastra asal Lamongan ini, sudah berhasil menembus pasar ekspor ke Timur Tengah dan Asean. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembekalan 285 Anggota Linmas, Wali Kota Malang Ingatkan Kecakapan Profesionalisme dan Humanis</title>
		<link>https://memontum.com/pembekalan-285-anggota-linmas-wali-kota-malang-ingatkan-kecakapan-profesionalisme-dan-humanis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[humanis]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kecakapan]]></category>
		<category><![CDATA[Linmas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembekalan]]></category>
		<category><![CDATA[profesionalisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 285 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 57 kelurahan di Kota Malang, mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Anggota Regu Satlinmas Tahun 2025, yang digelar di Graha Purva Praja Kota Malang, Minggu (25/05/2025) tadi. Pelaksanaan itu, dibuka secara langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Dalam arahannya, dirinya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelatihan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 285 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 57 kelurahan di Kota Malang, mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Anggota Regu Satlinmas Tahun 2025, yang digelar di Graha Purva Praja Kota Malang, Minggu (25/05/2025) tadi. Pelaksanaan itu, dibuka secara langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.</p>



<p>Dalam arahannya, dirinya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelatihan itu. Itu karena, pelatihan yang digelar dinilai sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial dan keamanan masyarakat.</p>



<p>“Sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, Satlinmas memiliki peran strategis dalam mendukung ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan warga dari berbagai potensi gangguan dan bencana. Untuk itu, peningkatan kapasitas anggota Satlinmas adalah sebuah keharusan,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Pembentukan kapasitas anggota Satlinmas, paparnya, akan difokuskan pada lima regu. Pertama, regu kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini, yang bertugas mendeteksi dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini. Kedua, regu pengamanan, yang bertanggung jawab menjaga stabilitas wilayah, mendampingi kegiatan masyarakat, serta menjamin pelaksanaan protokol keamanan di tingkat lokal.</p>



<p>“Ketiga, regu pertolongan pertama, yang dilatih memberikan bantuan awal bagi korban bencana atau kecelakaan, termasuk penanganan kebakaran. Keempat, regu penyelamatan dan evakuasi yang disiapkan menghadapi situasi darurat bencana dengan tindakan evakuasi yang cepat dan tepat. Kelima, regu dapur umum yang memastikan ketersediaan logistik dan konsumsi saat terjadi bencana atau keadaan darurat sosial lainnya,” urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Malang pada kesempatan ini juga menegaskan akan pentingnya pembentukan Satlinmas yang tidak hanya siap secara fisik, namun juga memiliki kecakapan pengetahuan, keterampilan teknis, serta sikap profesional dan humanis dalam melayani masyarakat. “Untuk itulah saya berharap, agar kegiatan ini bukan sekadar formalitas semata, tetapi menjadi momentum perubahan nyata,” tambahnya.</p>



<p>Beberapa poin arahan yang disampaikan Wali Kota Malang, diantaranya yaitu peningkatan kemampuan teknis dan kedisiplinan dalam bertugas, penguatan koordinasi dengan perangkat daerah dan aparat keamanan lainnya agar sinergi dalam menjaga trantibum dapat semakin solid.</p>



<p>Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang, itu pun berpesan agar pelatihan ini harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal di lapangan. “Tumbuhkan semangat kerelawanan dan jiwa sosial dalam bertugas, karena satlinmas adalah garda depan di masyarakat. Jaga integritas, hindari penyalahgunaan wewenang, serta pegang teguh etika pelayanan publik. Berdayakan potensi lokal di setiap kelurahan, dan libatkan masyarakat sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram,” papar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggota Satlinmas Kota Malang dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kepada anggota dalam menjalankan tugas di masing-masing regu tugas,” jelas Heru.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, ujarnya, diharapkan juga dapat memperkuat peran Satlinmas sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat dan mendukung terwujudnya Kota Malang yang aman, damai dan sejahtera.</p>



<p>Sementara di sela pembukaan kegiatan, Pemerintah Kota Malang juga menyerahkan piagam penghargaan kepada anggota Satlinmas yang telah mengabdi selama 10 tahun dan 20 tahun, santunan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris anggota Satlinmas yang meninggal dunia saat bertugas, serta penyerahan bantuan bahan praktik pelatihan dari Wali Kota Malang kepada Kasatpol PP Kota Malang didampingi Kepala BPBD Kota Malang. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222446</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
