<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Jabon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-jabon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2020 13:02:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Jabon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Saluran Dangkal, Desa Bangunsari Langganan Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/saluran-dangkal-desa-bangunsari-langganan-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 13:02:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jabon]]></category>
		<category><![CDATA[langganan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Saluran dangkal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124485</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dusun Bangunsari, Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon berada di utara sungai Porong (Brantas) jadi langganan banjir karenakan saluran air terjadi pendangkalan. Air akhirnya tidak mengalir di saluran, melainkan merendam rumah warga. Pj. Tambak Kalisogo Abdul Rochim, didampingi Sekretaris Desa M. Rofii melalui Kaur Perencanaan Agus Irawan mengakui bahwa keberadaan saluran itu sangatlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Dusun Bangunsari, Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon berada di utara sungai Porong (Brantas) jadi langganan banjir karenakan saluran air terjadi pendangkalan. Air akhirnya tidak mengalir di saluran, melainkan merendam rumah warga.</p>
<p>Pj. Tambak Kalisogo Abdul Rochim, didampingi Sekretaris Desa M. Rofii melalui Kaur Perencanaan Agus Irawan mengakui bahwa keberadaan saluran itu sangatlah vital. Posisinya membentang kearah barat dan kearah timur di lingkungan RT. 09 RW. 05 dan berbatasan langsung antara Dusun Bangunsari, Desa Tambak Kalisogo dengan Desa Permisan. Panjangnya mencapai 400 meter, lebar mencapai 1 meter. Namun kini kondisinya masih berupa tanah serta ditumbuhi rumput.</p>
<p>&#8220;Hampir 12 tahun di lokasi itu tidak tersentuh bantuan program pembangunan. Dan Pemerintah Desa Tambak Kalisogo berupaya mengajukan, melalui Musrenbangdes dan lain-lainnya namun belum ada juga realisasinya,&#8221; terang Agus Irawan, Senin (28/09/2020) siang.</p>
<p>Lebih lanjut Agus Irawan, mengatakan, sebenarnya ada titik obyek yang lain juga lebih vital dan sering menjadi langganan banjir. Seperti di lingkungan RT.10 RW. 05, panjangnya mencapai 500 meter lebar 1 meter. Dikarenakan saluran itu dari selatan, menuju utara langsung ke sungai. Itu kondisinya sama, yakni dangkal, masih berupa tanah dan ditumbuhi rumput .</p>
<p>Hal sama dikatakan Ketua RW 05, Syaroni dan Ketua RT 10. Solikhin Dusun Bangunsari. Mereka mengatakan saluran berupa tanah ini cukup lama dan tidak tersentuh bantuan program pembangunan. “Kami juga berharap kepada intansi terkait Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, segera merealisasikan bantuan program pembangunan agar warga terbebas dari banjir,” pintanya. <strong>(gus/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Jabon Rakor Posko Gugus  Pencegahan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/camat-jabon-rakor-posko-gugus-pencegahan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 10:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimpka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jabon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112225-camat-jabon-rakor-posko-gugus-pencegahan-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Forkopimpka Jabon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Pencegahan Virus Corona (Covid&#8211;19). Rakor dihadiri UPTD Puskesma Jabon Staff, Kepala Desa se-Kecamatan Jabon, Kamis (16/4/2020). Camat Jabon Mokhamad Aziz Muslim mengatakan Rakor ini bersifat mendesak terkait pencegahan virus corona (Covid-19). Ini, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Seperti halnya banyaknya tenpat tongkrongan yang dikunjungi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Forkopimpka Jabon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Pencegahan Virus Corona (Covid&#8211;19). Rakor dihadiri UPTD Puskesma Jabon Staff, Kepala Desa se-Kecamatan Jabon, Kamis (16/4/2020).</p>
<p>Camat Jabon Mokhamad Aziz Muslim mengatakan Rakor ini bersifat mendesak terkait pencegahan virus corona (Covid-19). Ini, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112226" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200416-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200416-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200416-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200416-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200416-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Seperti halnya banyaknya tenpat tongkrongan yang dikunjungi bagi anak-anak muda terutama di exit tol lama Desa Dukuhsari. Tempat ini menjadi sasaran untuk dilakukan penertiban atau cipta kondisi oleh petugas gabungan.</p>
<p>Menganggapi pasien penderita Covid-1, pihaknya berharap kepada masyarakat, jangan sampai dikucilkan. &#8220;Kita harus saling mengkuatkan, saling membantu dan saling memberi. Hasil rapat ini natinya, langsung disampaikan kepada warga,&#8221; terangnya</p>
<p>Persoalan posko di desa-desa segera diaktifkan, dan difungsikan. Sekaligus menghimbau pada ta&#8217;mir-ta&#8217;mir masjid, tentang pelaksanaan ibadah. &#8221; Kita tetap terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan Puskesmas, untuk hal-hal lain sesuai protapnya,&#8221; tambahnya</p>
<p>Terpisah kepala UPTD Puskesmas Jabon, Dr. Djoko Setijono menambahkan, jangan sampai ada penolakan bilamana nanti jika semisal orang tinggal di Jakarta itu positif atau lainnya dari luar meninggal di desa wilayah Jabon.</p>
<p>Istilah (ODP) Orang Dengan Pengawasan atau (ODR) Orang Dengan Resiko. Apakah mereka harus dikucilkan ? Jawabnya tidak, karena sekarang di desa ada posko yang diprakrasai oleh Kepala Desa.</p>
<p>Apalagi sebagian sudah dikatakan zona merah, dan harus menjadi catatan posko di desa. &#8221; Ketika orang tersebut masih ODP, tugas kita hanyalah memantau. Dan mereka sendiri mempuyai kewajiban untuk karantina mandiri di rumah. Menjaga dirinya untuk tidak membawa kuman menyebar ke masyarakat, &#8221; tambahnya</p>
<p>Kewajiban mereka ketika masih ODP, adalah membiasakan prilaku hidup bersih, sehat menggunakan masker, cuci tangan selama 14 hari dan terus dilakukan evaluasi. Selanjutnya, (PDP) Pasien Dengan Pengawasan sama halnya, tapi orang itu apa bisa dikatakan terjangkit Covid-19 ? PDP itu belum tentu Covid-19, karena suhu badan panas tinggi bisa jadi penyakit lain seperti penyakit types, atau infeksi yang lain. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forpimka Jabon Gencar Sosialisasi Cegah Virus Corona</title>
		<link>https://memontum.com/forpimka-jabon-gencar-sosialisasi-cegah-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 11:13:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[forpimka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jabon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Sidoarjo &#8211; Disaat terjadi wabah Virus Corona (Covid-19), Forkopimpka Jabon dan UPTD Puskesmas Jabon, tiada henti terus melakukan sosialisasi kedesa-desa. Hal itu dilakukann sebagai upaya pencegahan atau memutus mata rantai virus corona (Covid-19). Sosialisasi dilakukan oleh Kepala UPTD Puskesmas Jabon dr. Djoko Setijono. Dalam kegiatan itu warga langsung diberi wawasan, pengetahuan tata cara gerakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Sidoarjo</strong> &#8211; Disaat terjadi wabah Virus Corona (Covid-19), Forkopimpka Jabon dan UPTD Puskesmas Jabon, tiada henti terus melakukan sosialisasi kedesa-desa. Hal itu dilakukann sebagai upaya pencegahan atau memutus mata rantai virus corona (Covid-19).</p>
<p>Sosialisasi dilakukan oleh Kepala UPTD Puskesmas Jabon dr. Djoko Setijono. Dalam kegiatan itu warga langsung diberi wawasan, pengetahuan tata cara gerakan mencuci tangan yang bersih dan sehat, Senin (30/3/2020) siang</p>
<p>dr Djoko mengatakan, sosialisasi dengan materi tata cara cuci tangan yang bersih dan sehat, penyemprotan disinfektan, serta pemasangan spanduk himbauan pada seluruh desa diwilayah Kecamatan Jabon. Hal itu dilakukan agar masyarakat, dapat berpola fikir hidup sehat dan mencegah virus corona (Covid-19).</p>
<p>&#8220;Kami bersama-sama Forkopimpka Jabon, Camat, Polsek, Koramil, Satpolpp terus melakukan patroli, penyisiran sosialisasi ketempat-tempat keramaian bahkan ke desa-desa. sarana ibadah, Masjid, Musholla, Pondok Pesantren serta falitas lainya turut disemprot disinfektan, &#8221; terang dr Djoko</p>
<p>Dikatakan Djoko , pihaknya sudah membentuk tim satgas beberapa hari lalu. Maka dari itu warga bermukim di utara sungai Porong (Brantas), dapat terjangkau dan intinya bagi tugas. Dikarenakan wilayah Kecamatan Jabon, ada dua yakni diutara sungai dan selatan sungai Porong.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, kepada seluruh masyarakat wilayah Kecamatan Jabon, setelah dilakukan penyemprotan Disinfektan ini, warga memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Makanan ini sebagai vitamin penyeimbang maupun keseimbangan menjaga stamina tubuh, agar tubuh tetap sehat juga berolah raga yang rutin serta menggunakan masker,&#8221; terang Djoko. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan  Camat Jabon Pesan Pertahankan Sinergitas</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-camat-jabon-pesan-pertahankan-sinergitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 13:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jabon]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74716-mantan-camat-jabon-pesan-pertahankan-sinergitas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pimpinan Kecamatan Jabon diserahterimakan dari Drs.Agus Sujoko,M.AP kepada Mokhammad Aziz Muslim,S.Sos.Bersamaan dengan itu juga dilakukan mutasi pejabat Kecamatan Jabon, bertempat di pendopo Kecamatan Selasa (22/1/2019) Mereka adalah Kasi, Umi Sumarmi,SP (Koordinator Penyuluhan Pertanian), Sunyoto,A.Md (Penyuluh Pertanian), Edi Nurcahya SP (Kasi Perekonomian),Yahya Dahari,SH (Kasi Trantibum),dan Eny Iswaty,SP (Koordinator Penyuluhan Pertanian), Drs.Leny Nurmalasari sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pimpinan Kecamatan Jabon diserahterimakan dari Drs.Agus Sujoko,M.AP kepada  Mokhammad Aziz Muslim,S.Sos.Bersamaan dengan itu juga dilakukan mutasi pejabat Kecamatan Jabon, bertempat di pendopo Kecamatan Selasa (22/1/2019) </p>
<p>Mereka adalah  Kasi, Umi Sumarmi,SP (Koordinator Penyuluhan Pertanian), Sunyoto,A.Md (Penyuluh Pertanian), Edi Nurcahya SP (Kasi Perekonomian),Yahya Dahari,SH (Kasi Trantibum),dan Eny Iswaty,SP (Koordinator Penyuluhan Pertanian), Drs.Leny Nurmalasari sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan,kini menjabat Sekretaris Camat menggantikan Ronny Yulianowarso.  Abdul Rokhim SH yang  sebelumnnya menjabat Kasi Trantibum,kini menjabat Kasi Pemerintahan.</p>
<div id="attachment_74717" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-74717" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_20190122_105227-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Kepala UPTD Pusksemas Jabon,Dr. Djoko Setijono (kiri) memberikan bingkisan kenang-kenangan pada (kanan) Drs.Agus Sujoko,M.AP (kiri) mantan camat Jabon (gus) " width="650" height="333" class="size-full wp-image-74717" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_20190122_105227-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_20190122_105227-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_20190122_105227-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG_20190122_105227-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-74717" class="wp-caption-text"><strong>Kepala UPTD Pusksemas Jabon,Dr. Djoko Setijono (kiri) memberikan bingkisan kenang-kenangan pada (kanan) Drs.Agus Sujoko,M.AP (kiri) mantan camat Jabon (gus) </strong></p></div>
<p>Kegiatan pamit kenal diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti para undangan yang hadir, diantaranya  Forkopimpka Jabon,Staff,Kepala Desa,Perangkat Desa,UPTD Puskesmas,UPTD KUA PKK,Toga, Tomas,Karang Taruna,Kepala Sekolah,dan Guru. </p>
<p>Camat Jabon Drs.Agus Sujoko,M.AP mengatakan dirinya tidak pindah melainkan bergeser ke kantor Kecamatan Gedangan.&#8221; Saya minta do&#8217;a restunya ditempat yang baru Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membangun  sinergitasnya cukup luar biasa di Kecamatan Jabon,  &#8221; ucapnya</p>
<p>Diungkapkan Agus Sujoko,kedatangan Camat  Mokhammad Aziz Muslim ini hanya tinggal meneruskan saja.Sebab sudah tertata,serta terkondisikan dengan baik didesa, Polsek, Koramil yang intinya semuanya bersinergi.</p>
<p>&#8221; Ibarat perahu itu cukup solit sekali untuk dijalankan,hidup biduk pendayung antara kanan,kiri sudah kompak. Kapan waktunya mendayung,kita menepi mereka siap dan ini juga salah satunya kesan-kesanya, katanya</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74716</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
