<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecamatan klojen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-klojen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Nov 2022 13:17:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecamatan klojen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penataan Zona Tiga Kayutangan Heritage Kota Malang Capai 100 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/penataan-zona-tiga-kayutangan-heritage-kota-malang-capai-100-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2022 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembangunan zona tiga Kayutangan Heritage, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini sudah hampir selesai diangka 100 persen. Terbukti, batu andesit sudah tertata rapi, kursi sanitair, bollard hingga replika lokomotif kereta api sudah terpasang. Tidak hanya itu, marka jalan sepeda juga sudah tersedia. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembangunan zona tiga Kayutangan Heritage, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini sudah hampir selesai diangka 100 persen. Terbukti, batu andesit sudah tertata rapi, kursi sanitair, bollard hingga replika lokomotif kereta api sudah terpasang.</p>



<p>Tidak hanya itu, marka jalan sepeda juga sudah tersedia. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto.</p>



<p>“Zona tiga hampir 100 persen, kalau marka masih 90 persen, itu tinggal gambar sepeda saja yang belum. Karena itu kita terkendala hujan. Jadi untuk penyelesaiannya nunggu terang,” jelas Dandung, saat dikonfirmasi, Rabu (30/11/2022) tadi.</p>



<p>Terkait dengan replika lokomotif kereta api tersebut, menurutnya hanya tinggal finishing saja, yakni merapikan tiang penyangga replika. Namun, replika tersebut menurutnya hanya untuk mempercantik zona tiga Kayutangan Heritage saja. “Itu replikanya untuk mempercantik saja. Memang di situ ada rel KAI, tetapi sudah kami beri tanda, dibentuk andesit yang kami buat beda motifnya,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Terkait dengan lampu sorot yang terdapat pada pohon, itu juga sudah terpasang semua. Ditanya terkait dengan penambahan ornamen heritage, pihaknya menyampaikan jika sedang berfokus pada kelengkapan pengerjaan trotoar, seperti kursi dan ornamen lainnya di koridor.</p>



<p>“Jadi kalau yang kami kerjakan itu koridornya dulu. Seperti di trotoar, untuk kelengkapan kursinya, ornamen dan pohon. Mungkin ke depan, saya bisa ditambah seperti lampu dekorasi yang motifnya tidak jauh beda dengan yang ada di zona dua. Jadi kesannya heritage, tidak jauh beda,” imbuh Dandung.</p>



<p>Sebagai informasi, kontrak dengan pihak ketiga dalam pengerjaan kawasan Kayutangan Heritage tersebut, dikatakan sudah berakhir pada hari ini, Rabu (30/11/2022). Namun, untuk finalisasi lampu-lampu hias, masih di tahap lelang, dan target penyelesaiannya pada 26 Desember 2022. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Sasaran Aksi Vandalisme pada Mobil, Warga Klojen Kota Malang Lapor Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-sasaran-aksi-vandalisme-pada-mobil-warga-klojen-kota-malang-lapor-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 May 2022 12:18:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Vandalisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169463</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Video rekaman CCTV tentang pengerusakan (vandalisme) pada sebuah mobil Xenia di Jalan KH Hasyim Asyari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, baru-baru ini beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Dalam video tersebut, memperlihatkan seorang pria tampak memcoret bodi mobil dan merusak spion Daihatsu Xenia milik Slamet Santoso, warga Jl KH Hasyim Asyari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Video rekaman CCTV tentang pengerusakan (vandalisme) pada sebuah mobil Xenia di Jalan KH Hasyim Asyari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, baru-baru ini beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Dalam video tersebut, memperlihatkan seorang pria tampak memcoret bodi mobil dan merusak spion Daihatsu Xenia milik Slamet Santoso, warga Jl KH Hasyim Asyari Gang II, yang di parkir di pinggir jalan tak jauh dari rumahnya.</p>



<p>Diketahui, ternyata aksi vandalisme tersebut terjadi selama dua kali dan dilakukan oleh orang yang sama. &#8220;Pengerusakan pertama pada 22 April 2022 pukul 19.00. Saat itu bodi mobil Daihatsu Xenia milik saya itu baret dan lecet, kaca spion dan lampu depan sebelah kiri retak karena pukulan, kemudian bannya juga diberi paku,&#8221; ujarnya, Minggu (22/05/2022) tadi.</p>



<p>Pengerusakan kedua, terjadi pada 6 Mei 2022 pukul 18.06. &#8220;Kejadian kedua, mobil saya mengalami kerusakan pada spion kiri serta ada bekas pukulan pada kaca bagian depan dan belakang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kedua aksi vandalisme tersebut, terekam CCTV. Dalam rekaman itu, pelaku sepertinya tidak sadar bahwa telah terekam CCTV. Pelaku juga tampak cukup santai saat melakukan perusakan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Jadi Sasaran Aksi Vandalisme pada Mobil, Warga Klojen Kota Malang Lapor Polisi" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/alYpeZZLqs0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Pelakunya sama, motifnya apa, saya kurang tahu. Usai kejadian itu, saya sempat tidak bekerja karena memperbaiki mobil itu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai taksi online ini, memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Klojen. Tentunya, supaya petugas berhasil mengungkap pelakunya agar kejadian ini tidak kembali terulang.</p>



<p>Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalamanan. &#8220;Aksi ini cukup meresahkan. Pelaku diduga merusak mobil alat cetok (skop kecil). Identitas pelaku sudah kita dapatkan, namun kami harus tetap melakukan pendalaman,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penguatan PPKM Mikro, Wali Kota Sutiaji Evaluasi Penerapan Lima Kecamatan</title>
		<link>https://memontum.com/penguatan-ppkm-mikro-wali-kota-sutiaji-evaluasi-penerapan-lima-kecamatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2021 08:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Mikro]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149109</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang kembali gelar rapat koordinasi (rakor) Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Gazebo Balaikota, Rabu (28/07). Kali ini menyasar Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Blimbing, dimana dikatakan Sutiaji, pihaknya tetap menekankan pada penguatan PPKM Mikro. &#8220;Sesungguhnya kita punya kearifan lokal yang luar biasa ketika fungsi-fungsi Rt Rw diajak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang kembali gelar rapat koordinasi (rakor) Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Gazebo Balaikota, Rabu (28/07). Kali ini menyasar Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Blimbing, dimana dikatakan Sutiaji, pihaknya tetap menekankan pada penguatan PPKM Mikro.</p>



<p>&#8220;Sesungguhnya kita punya kearifan lokal yang luar biasa ketika fungsi-fungsi Rt Rw diajak untuk melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment). Insyaallah itu nanti akan bisa bagus pengendaliannya,&#8221; ungkap Sutiaji.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Dari kelima kecamatan, ia mengatakan bahwa rata-rata memiliki kendala berkaitan dengan pemulasaraan dan pemakaman jenazah.</p>



<p>&#8220;Namun sebenarnya itu sudah teratasi. Yang saat ini sedang kami kaji adalah berkaitan dengan identitas para petugas tersebut tiap Rt Rw bahwa mereka adalah Satgas Covid-19. Mungkin akan kami beri rompi atau keplek sebagai pengenal,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Begitu pula dengan progres usulan isolasi terpusat (Isoter) di tiap kecamatan. Diungkap Sutiaji, beberapa camat telah mengusulkan tempat.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa yang masuk usulan Isoter seperti SMKN 2, SMKN 3, VEDC, dan rusunawa di Kedungkandang. Kita telaah lagi nanti bagaimana sarana prasarananya. Karena sebetulnya yang paling menjadi kendala adalah tenaga kesehatan (nakes),&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Namun pihaknya berkomitmen menggandeng perguruan tinggi agar mengirimkan mahasiswanya membantu penanganan covid-19.</p>



<p>&#8220;Selain itu, problem tidak gampang. Warga yang di sana berpotensi cemas dan seterusnya atau tidak. Maka ini menjadi bahan kita ketika di tingkat internal, bahwa tidak semua Isoman ditarik ke Isoter nantinya. Karena Isoter hanya digunakan masyarakat yang belum mampu melakukan Isoman,&#8221; ujar Sutiaji. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149109</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kopi, Warkop Klodjen Djaja 1965 Bagikan Kopi Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kopi-warkop-klodjen-djaja-1965-bagikan-kopi-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 05:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[jadul]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<category><![CDATA[Warung Kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136599</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka peringati Hari Kopi Nasional yang jatuh Kamis (11/03) ini, Warkop Klodjen Djaja 1965 bagikan kopi pagi gratis bagi pelanggannya. Bahkan hingga pukul 09.30, warung kopi (warkop) yang terletak di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen itu sudah membagikan lebih dari 150 cup kopi sejak dibuka pukul 06.00 pagi tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka peringati Hari Kopi Nasional yang jatuh Kamis (11/03) ini, Warkop Klodjen Djaja 1965 bagikan kopi pagi gratis bagi pelanggannya. Bahkan hingga pukul 09.30, warung kopi (warkop) yang terletak di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen itu sudah membagikan lebih dari 150 cup kopi sejak dibuka pukul 06.00 pagi tadi.</p>



<p>Pemilik warkop, Didik Sapari, mengatakan bahwa tidak banyak yang tau kalau 11 Maret adalah Hari Kopi Nasional. Sehingga dirinya memanfaatkan momen tersebut untuk mempromosikan tempat usahanya yang baru 3 minggu berdiri ini.</p>



<p>&#8220;Klodjen Djaja 1965 ini baru 3 minggu berdiri dengan mengusung konsep jadul, karena pasarnya menengah ke bawah. Range harga Rp 2 ribu untuk kopi pagi jam 06.00-09.00 WIB, lalu jam 16.00-22.00 WIB range harga Rp 3 ribu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Harga yang terjangkau itu membuat banyak pelanggannya kembali berdatangan. Namun pria yang akrab disapa Didik itu ingin menambah pelanggan baru lagi.</p>



<p>&#8220;Makanya kok bertepatan dengan tanggal 11 Maret ini ada peringatan Hari Kopi Nasional</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136380-awas-pelaku-penipuan-modus-memberikan-donasi-atas-nama-pemkot-malang-cari-mangsa#ixzz6omFe9btk" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Awas, Pelaku Penipuan Modus Memberikan Donasi Atas Nama Pemkot Malang Cari Mangsa</a></strong></p>



<p>Akhirnya saya coba buat acara, bagi-bagi kopi gratis itupun kopinya juga kopi bermutu, bukan kopi instan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Didik juga mengajak komunitas sepedah tua yang ada di Malang untuk menikmati kopi pagi gratisnya.</p>



<p>&#8220;Di Hari Kopi Nasional saya undang teman-teman komunitas sepeda tua. Saya kuatkan kejadulannya untuk branding, jadi orang masuk juga tidak segan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lanjut Didik, kopi yang disajikan gratis pagi ini adalah kopi robusta lokal Malang. Banyaknya pun tidak terbatas, bahkan dia juga tidak menerapkan close order. &#8220;Yang dibagi gratis &#8216;kopi pagi&#8217;, itu kopi robusta lokal Malang yang diseduh dengan tradisional tubruk. Biasanya kita jam 09.00 WIB atau jam 10.00 WIB tutup, tapi kita tidak ada close order. Selama kita masih disini terus ada yang pesan, ya kita layani. Ini sampai jam 09.30 WIB sudah lebih dari 150 cup sudah kita bagikan,&#8221; tandasnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136599</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Dorong Program Non Fisik di Musrenbangcam Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-dorong-program-non-fisik-di-musrenbangcam-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 11:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106621-sutiaji-dorong-program-non-fisik-di-musrenbangcam-klojen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; E Catalog Lokal menjadi salah satu bahasan yang disampaikan Walikota Malang Sutiaji saat menyapa peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Klojen Tahun 2020 di aula pertemuan kecamatan Klojen (19/2/2020). &#8220;Jadi ini (e catalog lokal), diinisiasi dan keinginan kuat untuk bisa menampung produk-produk lokal mampu masuk dalam proses pengadaan barang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; E Catalog Lokal menjadi salah satu bahasan yang disampaikan Walikota Malang Sutiaji saat menyapa peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Klojen Tahun 2020 di aula pertemuan kecamatan Klojen (19/2/2020).</p>
<p>&#8220;Jadi ini (e catalog lokal), diinisiasi dan keinginan kuat untuk bisa menampung produk-produk lokal mampu masuk dalam proses pengadaan barang dan jasa. Khususnya terkait makanan, karena banyak pelaku UMKM makanan yang tersebar di 5 (lima) wilayah kecamatan. Harusnya mereka tidak hanya jadi penonton, tapi juga secara langsung bisa ikut terwadahi dalam proses pengadaan mamin yang ada di pemerintahan. Tentu harus ada wadah yang mengampuh, dan yang kita dorong dalam hal ini adalah lembaga koperasi, ada pun jenis produknya sudah masuk (terinput) dalam catalog lokal, &#8220;urai Pak Aji, demikian walikota Malang, akrab disapa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106623" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0100-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0100-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0100-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0100-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0100-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Musrenbangcam Klojen yang digelar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, juga menjadi media Walikota Malang dalam mematrikan kebijakan penataan kawasan Kajoe Tangan menjadi sentral kawasan heritage.</p>
<p>&#8220;Ini di wilayah kecamatan Klojen, sehingga saya harap kebersamaan langkah untuk mewujudkannya secara optimal. Artinya tidak hanya bersifat langkah langkah program fisik, perlu langkah pemberdayaan sosial, budaya dan ekonomi yang mampu menopangnya. Merumuskannya salah satunya melalui kanal musren ini,&#8221; tegas Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106622" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0093-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Hal lain yang ditekankan alumni IAIN Malang tersebut, setiap Lurah harus tahu dan memahami alur gerak potensi banjir di wilayahnya. Untuk tahu itu, harus turun ke lapangan, lebih lebih di musim hujan. Tegas pria pecinta kuliner pedas tersebut. Dipenghujung arahannya, suami Hj Widayati Sutiaji menitipkan agar kegiatan non fisik lebih didorong dan diperbanyak dibandingkan dengan program program fisik. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forpimda Temui Tokoh Masyarakat se Kecamatan Klojen, Berbuah Masukan Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/forpimda-temui-tokoh-masyarakat-se-kecamatan-klojen-berbuah-masukan-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2019 08:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Forpimda]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98633-forpimda-temui-tokoh-masyarakat-se-kecamatan-klojen-berbuah-masukan-kritis</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Alirkan pemikiran positif karena itu pasti menjadi feed back yang positif. Hal sebaliknya, bila fikiran dipenuhi prasangka (negatif) maka pasti menuai hal negatif pula. Demikian dipesankan Sutiaji, Walikota Malang pada acara silaturahmi ketua RT, ketua RW dan ketua Lembaga Kemasyarakatan se Kecamatan Klojen bersama Forpimda di ballroom Aria Gajayana (27/10/2019). &#8220;Mengapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Alirkan pemikiran positif karena itu pasti menjadi feed back yang positif. Hal sebaliknya, bila fikiran dipenuhi prasangka (negatif) maka pasti menuai hal negatif pula. Demikian dipesankan Sutiaji, Walikota Malang pada acara silaturahmi ketua RT, ketua RW dan ketua Lembaga Kemasyarakatan se Kecamatan Klojen bersama Forpimda di ballroom Aria Gajayana (27/10/2019).</p>
<p>&#8220;Mengapa ini perlu saya titipkan karena hoax begitu gencar berkeliaran di tengah tengah kehidupan kita semua. Runyamnya banyak yang mencernah dan mempercayainya, &#8220;ungkap Sutiaji penuh masgul.</p>
<p>Kaitan itu, suami Widayati Sutiaji mengajak warga kota Malang untuk semakin bijak bersosial media dan juga jangan mudah mengalirkan informasi yang membawa potensi kericuhan sosial.</p>
<p>Sementara, Kapolres Malang Kota Dony Alexander menegaskan kritik kepada pemerintah boleh, tapi tidak elok bila itu &#8220;titipan politik&#8221;. Lebih baik kita kerja nyata saja. Adapun Dandim 0833, Tommy Anderson, kembali mengingatkan ancaman radikalisme dan juga pemikiran pemikiran yang menghidupkan issue rasisme.</p>
<p>Diikuti tidak kurang dari 300 peserta, forum silaturahmi juga jadi ajang curah fikir warga kepada jaiaran Forpimda kota Malang. Seperti diutarakan Winarno, tokoh masyarakat Rampal Celaket, yang mengingatkan bahaya defisit /kelangkaan air di kota Malang. Pak Win, demikian pria ramah tersebut akrab dipanggil, menyarankan untuk makin diperhatikan dan dikuatkan biopori dan sumur resapan, termasuk penguatan dari sisi regulasinya.</p>
<p>Penggiat budaya ini juga mendukung program Urban Farming untuk makin dikuatkan di setiap RW RW.</p>
<p>Nampak hadir pula Ketua DPRD Kota Malang Made Rian DK, yang mendorong tambahan pengadaan satu RW, satu gerobak, untuk menguatkan penanganan sampah di lingkungan. Sejalan dengan program penambahan sarana kebersihan, Walikota Malang juga mengajak semua warga menghidupkan terus kerja bakti bersih bersih lingkungan.</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya dari 26 titik rawan banjir, sebanyak 20 titik sudah kita normalisasi. Namun kalau pola sampah tetap dibuang sembarangan, ya jadi kayak tak manfaat. Ungkap Sutiaji penuh masgul.<strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98633</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
