<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Lowokwaru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-lowokwaru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2021 14:45:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Lowokwaru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perencanaan Pembangunan di Kecamatan Lowokwaru Masih Lemah</title>
		<link>https://memontum.com/perencanaan-pembangunan-di-kecamatan-lowokwaru-masih-lemah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 09:10:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RKPD]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133780</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Musrenbang Kecamatan Lowokwaru dalam rangka penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2022, berlangsung Selasa (02/02) tadi. Dalam pelaksanaan yang berlangsung di Aula Kecamatan Lowokwaru, turut hadir Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Dwi Rahayu, dan Camat Lowokwaru, Joao Maria Gomes DeCarvalho. Dalam arahannya, Sutiaji menekankan kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Musrenbang <a href="https://memontum.com/126977-bst-tahap-8-lowokwaru-cair">Kecamatan Lowokwaru</a> dalam rangka penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2022, berlangsung Selasa (02/02) tadi.</p>
<p>Dalam pelaksanaan yang berlangsung di Aula Kecamatan Lowokwaru, turut hadir Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Dwi Rahayu, dan Camat Lowokwaru, Joao Maria Gomes DeCarvalho.</p>
<p>Dalam arahannya, Sutiaji menekankan kepada camat bahwa harus mengawal UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di Kecamatan Lowokwaru.</p>
<p>&#8220;Yang menjadi kekuatan ekonomi kita adalah masalah ekonomi kerakyatan, seperti UMKM. Jadi pak camat mestinya harus mendata berapa <a href="https://memontum.com/126977-bst-tahap-8-lowokwaru-cair">UMKM</a> di daerah ini. Setelah itu akan diinventarisir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski pendataan UMKM adalah tugas Diskopindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) tetapi diharapkan Sutiaji masing-masing kecamatan bahkan kelurahan ikut membantu. Supaya, pihak kelurahan dan kecamatan juga memiliki database sendiri.</p>
<p>&#8220;Setelah diinventarisir akan kita akurasi, mana yang gradenya bagus mana yang kurang. Kalau bagus maka bisa kita masukkan ke market place, karena dirasa sudah bisa bersaing, sedangkan yang belum, diberi edukasi. Jadi penguatan dulu karena yang menjadi kekuatan ekonomi kita adalah masalah ekonomi kerakyatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/126977-bst-tahap-8-lowokwaru-cair">BST Tahap 8 Lowokwaru Cair</a></strong></p>
<p>Menurut Sutiaji, dari lima kecamatan di Kota Malang, dirasa UMKMnya sudah cukup &#8216;banter&#8217;. &#8220;Dilihat hampir merata di semua kecamatan terlebih seperti Lowokwaru punya penduduk yang kreatif orang-orangnya,&#8221; lanjut Sutiaji.</p>
<p>Berkaitan dengan pembangunan di Kecamatan Lowokwaru sendiri, orang nomor satu di Kota Malang itu menuturkan bahwa perencanaan masih tergolong lemah.</p>
<p>&#8220;Tadi kan saya soroti fisik mesti 70 persen, kelemahan kita dalam perencanaan. Disini kan masih ada yang namanya Laskar Perencanaan itu, harus dikuatkan. Sehingga, jangan sampai fisiknya itu itu aja,&#8221; tegasnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133780</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bentrok Eksekusi di Jl Semanggi Barat, Pemilik Rumah Siramkan Bensin</title>
		<link>https://memontum.com/bentrok-eksekusi-di-jl-semanggi-barat-pemilik-rumah-siramkan-bensin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2020 14:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[eksekusi rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjaman Koperasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Eksekusi rumah milik pasangan suami istri Rusdianto dan Widiawati di Jl Semanggi Barat No 19 A, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (12/11/2020) siang, memanas. Pemilik rumah menolak prosea eksekusi dari PN Malang. Ratusan petugas Polresta Malang Kota yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Sutantyo meminta supaya tidak ada yang menghalang-halangi proses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Eksekusi rumah milik pasangan suami istri Rusdianto dan Widiawati di Jl Semanggi Barat No 19 A, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (12/11/2020) siang, memanas. Pemilik rumah menolak prosea eksekusi dari PN Malang.</p>
<p>Ratusan petugas Polresta Malang Kota yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Sutantyo meminta supaya tidak ada yang menghalang-halangi proses eksekusi. &#8220;Kita hormati proses hukum, kita hormati putusan hukum, kita hormati ketetapan pengadilan. Masih ada upaya hukum yang bisa dilakukan. Hari ini eksekusi harus dilakukan,&#8221; ujar Kompol Sutantyo.</p>
<p>Saat itu rusmah Rusdianto sedang dijaga oleh Ormas PP (Pemuda Pancasila) Kota Batu dan Kota Malang. Ormas PP sendiri mendapat undangan resmi untuk pengaman istiqosah yang sedang dilakukah di rumah Rusdianto.</p>
<p>Sempat terjadi aksi dorong antara petugas kepolisian dan Ormas PP yang sedang berada di depan rumah Rusdianto. Namun petugas akhirnya memberikan penjelasan secara persuasif hingga situasi yang semula memanas berhasil diredakan.</p>
<p>Namun ada insiden di luar dugaan saat juru sita memutus gembok pagar rumah Rusdianto. Tiba-tiba saja Rusdianto membawa jerigen berisi bensin yang disiramkan ke halaman rumahnya. Spontas petugas Shabara Polresta Malang Kota masuk merampas jerigen tersebut. Sempat terjadi pergerumulan hingga Rusdianto berhasil diamankan masuk ke mobil pihak kepolisian.</p>
<div id="attachment_127480" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/siram-bensin.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-127480" decoding="async" class="size-full wp-image-127480" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/siram-bensin.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Rusdianto, pemilik rumah membawa jerigen bensin yang ditumpahkan di halaman rumahnya sebelum diamankan petugas. (gie)Rusdianto, pemilik rumah membawa jerigen bensin yang ditumpahkan di halaman rumahnya sebelum diamankan petugas. (gie)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/siram-bensin.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/siram-bensin.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/siram-bensin.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/siram-bensin.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/siram-bensin.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-127480" class="wp-caption-text">Rusdianto, pemilik rumah membawa jerigen bensin yang ditumpahkan di halaman rumahnya sebelum diamankan petugas. (gie)</p></div>
<p>Adapun BB (Barang Bukti) yang dapat diamankan berupa satu jerigen bensin dan satu bak berisi ban yang direndam bensin. Tentunya apa yang dilakukan oleh Rusdianto tersebut cukup membahayakan, karena di dalam rumah juga banyak orang. Selain itu di depan rumah juga ada pihak kepolisian dan Ormas PP. Beruntungnya tidak yang menyalakan api di lokasi kejadian. Agar tidak terjadi kebakaran, petugas kemudian menyiram ceceran bensin dengan air.</p>
<p>Setelah peristiwa itu, barang milik Rusdianto yang memiliki usaha warung dan kos-kosan itu, dikeluarkan satu persatu. Saat ini Rusdianto masih melakukan proses hukum yang masih menunggu putusan Mahkamah Agung.</p>
<p>Wiwid Tuhu SH MH, tim hukum Rusdianto dan Widiawati dari LBH Malang bahwa pihaknya menolak eksekusi karena masih ada proses hukum yang masih berjalan di MA. &#8220;Perkara ini masih ada proses hukum yang masih berjalan di MA. Artinya masih belum ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Eksekusi memang berdasarkan lelang, namun lelang itu yang saat ini sedang dipermasalahkan secara hukum. Dalam perkara di putusan tingkat pertama klien kami menang dinyatakan perjanjian batal. Akan tetapi di tingkat Pengadilan Tinggi putusan NO, tidak ada yang menang. Saat ini kita masih menunggu putusan MA,&#8221; ujar Wiwid.</p>
<p>Menurut Andi Rahmanto SH bahwa peristiwa ini bermula saat Widiawati meminjam uang di Koperasi Delta Pratama Kota Batu. &#8220;Pinjamannya senilai Rp.1,6 miliar. Dengan jaminan obyek rumah ini senilai Rp 9 miliar. Namun dalam berjalannya waktu, ada ketelatan pembayaran selama 3 bulan. Sempat mau ditebus di angka Rp 1,9 miliar, namun pihak keperasi tidak mau. Rumah tersebut tetap dilelang. Marwah koperasi dari anggota untuk anggota, tidak berjalan. Malah ini seperti rentenir. Kami memohon keadilan,&#8221; ujar Andi.</p>
<p>Edwin Setyo SH Wakil Ketua PP Kota Batu mengatakan bahwa bahwa pihaknya menjaga berjalannya istiqosah. &#8220;Berkaitan dengan eksekusi hari ini, kita tidak berurusan dengan hukum, kami tidak melawan eksekusi. Akan tetapi kami mendapat undangan resmi untuk pengamanan istiqosah oleh Pak Rusdianto. Terkait perkara ini kami merasa iba dengan tindakan yang tidak adil, tindakan yang memeras. Kami hanya ingin membantu penegakan keadilan,&#8221; ujar Edwin.</p>
<p>Sementara itu Kabag Ops Kompol Sutantyo mengatakan ada yang diamankan karena ada yang membawa bensin. &#8220;Tadi ada yang menyiramkan bensin terkana baju anggota. Saat itu anggota siap langsung diamankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,&#8221; ujar Kompol Sutantyo.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa eksekusi ini adalah penetapan dari PN Malang No 17/Eks/2019/PN.Mlg. permohonan ekaekusi oleh Herlin Astutiningsih, warga Jl Trunojoyo, Kota Madiun, melalui kuasa hukumnya. Herlin sendiri adalah pembeli lelang rumah yang memiliki tanah seluas 515 meter persegi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curanmor Satroni Indekos, Motor Honda CRF 150 CC Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/curanmor-satroni-indekos-motor-honda-crf-150-cc-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 14:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Honda CRF 150 CC Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[indekos]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Wonogiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Sumbersari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125704</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku Curanmor terus saja beraksi melakukan aksinya di Kota Malang. Kali ini mereka berhasil mencuri motor Honda CRF 150 CC warna hitam Nopol AD 3202 BPE milik M Rofky (20) mahasiswa asal solo yang kos di Jl Wonogiri, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku Curanmor terus saja beraksi melakukan aksinya di Kota Malang. Kali ini mereka berhasil mencuri motor Honda CRF 150 CC warna hitam Nopol AD 3202 BPE milik M Rofky (20) mahasiswa asal solo yang kos di Jl Wonogiri, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada Rabu (14/10/2020) pukul 04.30 saat diparkir di halaman kos. Kejadian ini baru diketahui pukul 08.00. Saat itu pintu pagar telah terbuka dan gemboknya telah hilang.</p>
<p>Menurut keterangan Rifki bahwa sebelum hilang motor di parkir di halaman kos dalam pagar sejak Selasa (13/10) pukul 18.00. Pada pukul 21.00, Rifki hendak menggunakan motornya kembali namun urung dilakukan. &#8220;Saya lupa apakah motor terkunci stang atau tidak. Ada alarm nya, namun semalam tidak saya nyalakan,&#8221; ujar Rifky.</p>
<p>Setelah tidak jadi keluar pukul 21.00, Rifky kemudian istirahat di kamarnya. Dia tidak mengira kalau motor yang dibelinya seharga Rp 30 juta tersebut bakal hilang.</p>
<p>&#8220;Saya baru mengetahui kalau motor hilang sekitar pukul 08.00 saat hendak keluar. Saat itu pintu pagar telah terbuka dan gemboknnya hilang. Saya sempat tanya ke teman, katanya saat berangkat Salat Shubuh ke Mushola, motor saya masih ada dan pagar masih tergembok,&#8221; ujar Rifky.</p>
<p>Saat ini Rifky sudah melapor ke kepolisian dan berharap motornya tersebut dapat ditemukan. &#8220;Kata penjual makanan depan kos, katanya sempat melihat ada dua orang duduk-duduk di depan kos. Saat ini saya sudah melapor ke polisi dan berharap motor berhasil ditemukan kembali,&#8221; ujar Rifky. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125704</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Apresiasi Kinerja Imam Badar, Kerjasama adalah yang Terbaik</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-apresiasi-kinerja-imam-badar-kerjasama-adalah-yang-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 04:47:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118063-walikota-malang-apresiasi-kinerja-imam-badar-kerjasama-adalah-yang-terbaik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; “Dengan berakhirnya Masa Bakti sebagai ASN di Pemerintahan Kota Malang tertanggal 30 Juni 2020, saya Imam Badar mohon pamit. Terimakasih atas bantuan dukungan, bimbingan &#38; arahan serta kebersamaan dari semua pihak. Mohon Maaf segala kesalahan dan kekhilafan. Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin,” ujar Abi sapaan Camat Lowokwaru Imam Badar saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; “Dengan berakhirnya Masa Bakti sebagai ASN di Pemerintahan Kota Malang tertanggal 30 Juni 2020, saya Imam Badar mohon pamit. Terimakasih atas bantuan dukungan, bimbingan &amp; arahan serta kebersamaan dari semua pihak. Mohon Maaf segala kesalahan dan kekhilafan. Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin,” ujar Abi sapaan Camat Lowokwaru Imam Badar saat memberikan sambutan pada apel pagi di Kantor Kecamatan Lowokwaru (30/6/2020).</p>
<p>Imam Badar dalam sambutan diakhir masa baktinya menyampaikan untuk tetap mempertahankan kekompakan dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun.</p>
<p>“Keberhasilan yang pertama adalah disiplin, kedua jangan tinggalkan untuk selalu koordinasi, ketiga adalah saling mengisi. Kalo ada salah satu yang tertinggal, maka diantara jangan ada yang merasa paling pinter, tapi harus kerjasama, itu yang paling baik,” pesan Abi.</p>
<p>Walikota Malang Drs H Sutiaji yang juga hadir dalam apel pagi di kecamatan Lowokwaru dan dilanjutkan dengan monitoring penguatan tracing dan tracking covid-19 mengapresiasi kinerja dari Camat Imam Badar.</p>
<p>“Mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan loyalitas panjenengan untuk mengabdi di bumi Arema yang kita cintai,” ujar Pak Aji.</p>
<p>Dalam monitoring penguatan tracing dan tracking covid-19 di wilayah kerja puskesmas Kendalsari di Kantor Kecamatan Lowokwaru tersebut Walikota Sutiaji berpesan kepala lurah memperan aktif dalam pandemi covid19 saat ini.</p>
<p>“Lurah juga kita minta koordinatif dengan RT, RW, tokoh-tokoh masyarakat LPMK, BKM, seluruh kelompok-kelompok masyarakat untuk bahu membahu diantara kita semua” ujarnya</p>
<p>“Mohon maaf, Covid-19 sampai sekarang kan belum ada vaksinnya. Vaksin covid19 itu adalah disiplin dan disiplin. Kita tidak boleh cemas tapi perlu waspada,” pungkas Pak Aji sapaan Akrab Walikota Malang.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Sutiaji Tekankan Pembangunan Insfrastruktur, Kesehatan dan Ekonomi Kreatif di Musrenbang Lowokwaru</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-sutiaji-tekankan-pembangunan-insfrastruktur-kesehatan-dan-ekonomi-kreatif-di-musrenbang-lowokwaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2020 15:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106831-walikota-sutiaji-tekankan-pembangunan-insfrastruktur-kesehatan-dan-ekonomi-kreatif-di-musrenbang-lowokwaru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas akses kesehatan serta peningkatan ekonomi kreatif menjadi 3 (tiga) hal yang ditekankan Sutiaji, Walikota Malang pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Lowokwaru yang digelar di aula pertemuan kantor kecamatan Lowokwaru (20/2/2020). &#8220;Tapi ada yang saya kritisi dari catatan usulan yang masuk (Lowokwaru), ternyata usulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas akses kesehatan serta peningkatan ekonomi kreatif menjadi 3 (tiga) hal yang ditekankan Sutiaji, Walikota Malang pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Lowokwaru yang digelar di aula pertemuan kantor kecamatan Lowokwaru (20/2/2020).</p>
<p>&#8220;Tapi ada yang saya kritisi dari catatan usulan yang masuk (Lowokwaru), ternyata usulan non fisik tidak meningkat signifikan. Masih terjebak pada hal hal yang bersifat fisik. Ya itu penting, tapi ada esensi penting yang harus kita garap bersama yakni langkah upaya mendorong ekonomi masyarakat, &#8220;ujar Pak Aji, demikian alumni IAIN Malang akrab disapa warganya.</p>
<p>Barusan (sebelum menuju giat musrenbangcam Lowokwaru, red), saya meresmikan pasar tradisional Joyoagung yang telah disentuh dan dimanage oleh teknologi yang smart. Dan, nilai ekonomi barang dan tingkat transaksinya berdasarkan testimoni penjualan juga menjadi meningkat. Artinya penguatan ekonomi kreatif seperti itu mampu meningkatkan.derajat ekonomi, dan notabene ini di wilayah Lowokwaru. Maka saya minta itu mampu didorong dalam usulan musren, tentu tidak harus sama tapi poinnya diarahkan pada peningkatan ekonomi kreatif, &#8220;tekan Walikota pecinta kuliner pedas tersebut.</p>
<p>Kepada para lurah, Sutiaji juga memerintahkan kembali agar rajin turun ke lapangan, khususnya di musim penghujan. &#8220;Itu harus, karena dari situ kita akan tahu dengan tepat sumber permasalahan dari genangan air (banjir, red), &#8221; tutur Walikota Malang.</p>
<p>Kedepan, melalui musrenbang ini diharapkan Pemkot Malang dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, utamanya dalam rangka memfasilitasi permasalahan yang timbul di tengah-tengah warga Kota Malang.<strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106831</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngantor Sutiaji, Wajah Depan, Wajah Belakang Harus Sama Bersihnya</title>
		<link>https://memontum.com/ngantor-sutiaji-wajah-depan-wajah-belakang-harus-sama-bersihnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2020 02:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104133-ngantor-sutiaji-wajah-depan-wajah-belakang-harus-sama-bersihnya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ngantor kali ke &#8211; 2 Walikota Malang Sutiaji di kecamatan/kelurahan, menyasar wilayah kecamatan Lowokwaru (14/1/2020). Dengan mengambil titik himpun di kantor kecamatan Lowokwaru, Sutiaji menegaskan penataan personil dan kelembagaan diletakkan pada spirit memajukan organisasi. &#8220;Tentu dilihat pula rekam jejak dari masing masing personil. Tidak ada yang namanya like dan dislike, dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Ngantor kali ke &#8211; 2 Walikota Malang Sutiaji di kecamatan/kelurahan, menyasar wilayah kecamatan Lowokwaru (14/1/2020). Dengan mengambil titik himpun di kantor kecamatan Lowokwaru, Sutiaji menegaskan penataan personil dan kelembagaan diletakkan pada spirit memajukan organisasi.</p>
<p>&#8220;Tentu dilihat pula rekam jejak dari masing masing personil. Tidak ada yang namanya like dan dislike, dan yang nama proses, tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak. Maka saya tekankan kepada jajaran ASN Pemkot Malang untuk menyesuaikan dan mengikuti proses terlebih dahulu. Terima apa adanya dulu. Jangan mengeluh. Pasti akan ada evaluasi, &#8220;tegas Pak Aji kepada Camat, jajaran Lurah, pejabat struktural kecamatan serta staf kecamatan Lowokwaru.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104135" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0101-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0101-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0101-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0101-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0101-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Seperti halnya saat ngantor di kelurahan Cemorokandang, kecamatan Kedungkandang (Senin, 13/1/2020), Walikota penghobby bulu tangkis ini kembali menyoroti kebersihan lingkungan kantor, manajemen ruang pelayanan, front office hingga telecentre yang dikelola kecamatan.</p>
<p>&#8220;Wajah depan kantor (kecamatan Lowokwaru) bersih. Tapi ini ada lahan agak tersembunyi di antara gedung kantor nampak kumuh. Nggak boleh seperti ini, yang namanya kebersihan itu bersifat paripurna, secara menyeluruh. Wajah depan dan wajah belakang semuanya harus bersih,&#8221; pesan Walikota penyuka kuliner super pedas ini kepada Camat Lowokwaru Imam Badar.</p>
<p>Kepada perangkat wilayah (kecamatan Lowokwaru), Sutiaji juga menekankan pentingnya memiliki data base potensi wilayah.</p>
<p>&#8220;Harus pegang titik nol (awal) bekerja dan bergerak. Semisal, per akhir desember 2019, terdeteksi angka kematian ibu hamil di Lowokwaru sebanyak 5 orang. Maka dari angka (titik) dimaksud, jadi perencanaan target program penurunannya, tentu dengan variabel permasalahannya,&#8221; tukas pasangan Wawali Sofyan Edi tersebut.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104134" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200114-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Artinya harus ada up dating profil data kelurahan, imbuhnya.</p>
<p>Secara khusus, Walikota Sutiaji memerintahkan Lurah untuk membuat, memegang dan memiliki data peta drainase, data perempatan/persimpangan, serta data jalan rusak. Data ini akan saya tagih perkembangannya. Ingat Walikota, yang datang ke kecamatan dengan bersepeda motor.</p>
<p>Usai berkantor di kecamatan, Sutiaji menengok layanan Puskesmas Kendalsari. Pada puskesmas yang memiliki ruang rawat inap tersebut, terpotret dalam satu hari rata rata menerima 120 permohonan layanan.</p>
<p>&#8220;Ini termasuk tinggi tingkat layanannya. Sayangnya tadi saat saya konfirm, dokter umumnya hanya 2 (dua) orang. Sementara kebutuhannya setidaknya 5 (lima) dokter umum. Penjelasan dari Kepala Puskesmas, sesungguhnya sudah memiliki 4 (empat) dokter umum. Karena yang 2 (dua) mengajukan cuti diluar tanggungan negara dan sedang mengikuti pendidikan, sehingga kini tinggal memiliki 2 (dua) dokter umum,&#8221; urai Pak Aji.</p>
<p>Melayani 3 (tiga) kelurahan, yakni kelurahan Lowokwaru, kelurahan Tulusrejo dan kelurahan Jatimulyo, Puskesmas Kendalsari juga telah didukung layanan kegawatdaruratan. Satu hal yang juga sempat dikritisi Walikota Sutiaji terkait angka stunting yang termonitor oleh wilayah kerja puskesmas Kendalsari, yang dinilai masih tinggi, yakni pada kisaran angka 23 &#8211; 30 kasus stunting.</p>
<p>&#8220;Karena kepala Puskesmas menginformasikan sedikit ada keraguan, tetap saya minta verifikasi kembali datanya dan harus terkonek juga ke data wilayah. Harus absolut datanya, karena kita juga lagi menangani masalah stunting, &#8220;tegas Ustadz Sutiaji, demikian kadang Walikota Malang akrab disapa warganya.</p>
<p>Agenda lain dari ngantor Walikota di wilayah adalah menyapa Ketua RW Ketua RW. Kali ini yang berkesempatan bercengkerama dengan Walikota Sutiaji adalah para Ketua RW Kelurahan Tulusrejo. Dengan didampingi Lurah Tulusrejo, Nina Sudiarty, Walikota Malang mendapatkan informasi bahwa satu satunya kelurahan yang memiliki alat monitor perubahan cuaca dan dikelola oleh komunitas RW adalah Kelurahan Tulusrejo.</p>
<p>Alat yang dinamakan dengan Automatic Range Change, juga menjadi andalan kelurahan ini sebagai Kelurahan Tangguh Bencana serta sering dijadikan jujugan kunjungan tamu studi banding. Kepada jajaran Ketua RW Tulusrejo, Sutiaji juga meminta kesanggupan salah satu RW untuk menjadi pilot proyek Gerakan Seribu Rupiah (Gerbu) di tingkat wilayah.<strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tax Goes to Kampoong Makin Semarak di Kecamatan Lowokwaru</title>
		<link>https://memontum.com/tax-goes-kampoong-makin-semarak-di-kecamatan-lowokwaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Nov 2017 06:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[BP2D Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tax Goes to Kampoong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7126-tax-goes-kampoong-makin-semarak-di-kecamatan-lowokwaru</guid>

					<description><![CDATA[# Kiat BP2D Kota Malang Layani Wajib Pajak Memontum Malang &#8212; Heboh dan meriah! Begitulah gambaran yang tersaji di Lapangan Dinoyo, ketika ribuan warga Kecamatan Lowokwaru meramaikan even Tax Goes to Kampoong, Minggu (19/11/2017). Warga masyarakat seolah tak mau ketinggalan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Gerakan Sadar Pajak dan Anti Korupsi gelaran Badan Pelayanan Pajak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Kiat BP2D Kota Malang Layani Wajib Pajak</strong></h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Heboh dan meriah! Begitulah gambaran yang tersaji di Lapangan Dinoyo, ketika ribuan warga Kecamatan Lowokwaru meramaikan even Tax Goes to Kampoong, Minggu (19/11/2017). Warga masyarakat seolah tak mau ketinggalan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Gerakan Sadar Pajak dan Anti Korupsi gelaran Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang tersebut.</p>
<p>Berkesempatan membawa pulang hadiah menarik, seperti sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, kompor gas dan aneka paket bingkisan lainnya, warga pun tak melewatkan ikut gebyar jalan sehat sadar pajak dilanjutkan menikmati hiburan orkes dangdut dan penampilan band d’Kross selagi pembagian doorprize.</p>
 <em>Penampilan band d’Kross meriahkan acara</em>
<p>Pada kesempatan yang sama, warga juga dapat melakukan pembayaran pajak daerah di Mobil Tax Online dengan petugas BP2D dan Bank Jatim yang stand by di lokasi kegiatan. Wajib Pajak (WP) yang membayar on the spot berhak membawa pulang paket sembako gratis.</p>
<p>“Dengan kesadaran penuh membayar pajak, artinya warga Kota Malang juga berperan aktif dalam membangun daerah dan juga negerinya,” ujar Wakil Walikota Malang, H Sutiaji saat memberangkatkan peserta jalan sehat bersama jajaran Forkopinda, pagi itu.</p>
 <em>Semarak Warna Warni Pajak Daerah bersama Sutiaji</em>
<p>Apresiasi juga disampaikan Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT.</p>
<p>“Sekali lagi, terima kasih kepada warga Kota Malang. Khususnya hari ini warga Kecamatan Lowokwaru. Atas partisipasi penuh dalam kegiatan ini serta tingginya kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerahnya,” papar Ade antusias.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7126</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
