<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecamatan munjungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-munjungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Nov 2022 12:50:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecamatan munjungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dampak Banjir di Munjungan Trenggalek, Bupati Arifin Minta BBWS Lakukan Rekayasa Jalur Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-banjir-di-munjungan-trenggalek-bupati-arifin-minta-bbws-lakukan-rekayasa-jalur-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2022 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BBWS]]></category>
		<category><![CDATA[BBWS Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan munjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177958</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek kembali meninjau dampak bencana banjir yang melanda di beberapa wilayah di Kecamatan Munjungan. Didampingi jajaran OPD terkait, keduanya meninjau sisa-sisa banjir serta kerusakan sejumlah infrastruktur di Desa Tawing, Bendoroto dan di Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Sebelumnya, saat meninjau infrastruktur yang terdampak banjir di Desa Bangun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek kembali meninjau dampak bencana banjir yang melanda di beberapa wilayah di Kecamatan Munjungan. Didampingi jajaran OPD terkait, keduanya meninjau sisa-sisa banjir serta kerusakan sejumlah infrastruktur di Desa Tawing, Bendoroto dan di Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Sebelumnya, saat meninjau infrastruktur yang terdampak banjir di Desa Bangun, Mas Ipin-sapaan bupati dan Mas Syah-sapaan Wabup, belum bisa sempat mengunjungi Desa Tawing. Itu dikarenakan, terputusnya akses jembatan di jalan rintisan JLS maupun longsor yang menutup jalur Kampak-Munjungan.</p>



<p>&#8220;Kita baru bisa mencapai Desa Tawing, setelah kemarin malam material longsoran di akses Kampak-Munjungan, telah terbuka. Dan di sini, memang harus ada rekayasa jalur sungai, karena karakteristik sungai di kawasan selatan, itu arusnya deras kemudian sungainya tidak dalam dan berpindah-pindah aliran airnya,&#8221; ungkap Bupati Trenggalek, Minggu (06/11/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menyampaikan, jika sungai yang ada saat ini, perlu pengerjaan lagi agar lebih aman. &#8220;Kita lihat di belakang, kita ini tadi sungainya bercabang dan itu memang kita harus butuh pengerjaan. Nanti, kita koordinasi dengan Kementerian PUPR lewat BBWS, untuk melakukan rekayasa jalur sungai yang aman untuk wilayah pemukiman,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, sambungnya, ada beberapa tanggul yang harus segera ditutup untuk antisipasi, ketika curah hujan tinggi. Sehingga, air tidak sampai meluap ke pemukiman warga. Selanjutnya, juga penguatan di sejumlah jembatan yang ikut terdampak.</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini, Pemkab Trenggalek tengah fokus membantu warga membersihkan sisa-sisa endapan lumpur yang cukup tebal hingga 20-30centimeter,&#8221; jelas suami Novita Hardiny ini.</p>



<p>Di Desa Tawing, Bangun dan Bendoroto, sendiri menjadi wilayah terparah yang terdampak banjir di Kecamatan Munjungan. &#8220;Ini harus kerja bakti dan nanti kita bantu dari pemerintah, TNI, Polri, untuk segera membersihkan agar aktivitas warga kembali normal,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177958</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bidik PPKM Level 2, Bupati Arifin Tinjau Serbuan Vaksin di Kecamatan Munjungan Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bidik-ppkm-level-2-bupati-arifin-tinjau-serbuan-vaksin-di-kecamatan-munjungan-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 08:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan munjungan]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[ppkm level 2]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158520</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tinjau pelaksanaan serbuan vaksin di Kecamatan Munjungan-Trenggalek. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya membidik posisi Trenggalek di PPKM Level 2. Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi umum sudah terpenuhi 50 persen. Sehingga, tinggal capaian vaksin Lansia yang kurang atau memenuhi target 40 persen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tinjau pelaksanaan serbuan vaksin di Kecamatan Munjungan-Trenggalek. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya membidik posisi Trenggalek di PPKM Level 2.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi umum sudah terpenuhi 50 persen. Sehingga, tinggal capaian vaksin Lansia yang kurang atau memenuhi target 40 persen guna bisa turun ke Level 2.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita melakukan Anev rutin vaksinasi. Patut disyukuri kita sudah melebihi 50 persen,&#8221; ucap Bupati Arifin saat dikonfirmasi usai meninjau pelaksanaan serbuan vaksin, Kamis (18/11/2021) siang.</p>



<p>Dijelaskan suami Novita Hardiny ini, capaian vaksinasi tepatnya 56 persen menuju ke 60 persen. Dirinya berharap, bisa seperti harapan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar di Trenggalek bisa segera mencapai 70 persen, per Desember nanti.</p>



<p>Baca juga :</p>



<p></p>



<p>&#8220;Kita juga mendorong Lansia tervaksinasi di atas 40 persen. Ini terus kita kejar. Di Kecamatan Munjungan ini, ada BKO personil TNI dari Kodam V Brawijaya. Kita harapkan bisa melakukan penjemputan Lansia-lansia agar ketercapaian vaksin lansia ini bisa kita percepat,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, dr Saeroni, membenarkan pernyataan Bupati Trenggalek tersebut. &#8220;Vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka percepatan menuju Level 2. Kita ketahui Lansia kita kurang 3,5 persen untuk mencapai Trenggalek Level 2,&#8221; jelas Saeroni.</p>



<p>Dibenarkan olehnya, jika vaksinasi umum, sudah mencapai 56 persen. Diharapkan juga, pada Desember nanti Trenggalek bisa Level 1, seperti harapan semua orang.</p>



<p>&#8220;Di Kecamatan Munjungan sendiri, capaian vaksin terdata sudah ada 21 ribu orang. Itu artinya, sudah melebihi 50 persen,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut mantan Direktur RSUD dr. Soedomo itu berharap, ada kesadaran masyarakat untuk vaksin sehingga capaian vaksin terus bertambah. Dengan begitu Hert Immunity bisa segera terbentuk. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim BPBD Provinsi Jatim Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Munjungan</title>
		<link>https://memontum.com/tim-bpbd-provinsi-jatim-tinjau-lokasi-terdampak-bencana-di-munjungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 09:11:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Provinsi Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan munjungan]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Tim dari BPBD Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung di beberapa lokasi terdampak bencana. Peninjauan ini sekaligus merupakan tindak lanjut atas laporan Pjs. Bupati Trenggalek kepada Pemprov Jatim untuk membantu mempercepat penanganan bencana akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, Tim dari BPBD Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung di beberapa lokasi terdampak bencana.</p>
<p>Peninjauan ini sekaligus merupakan tindak lanjut atas laporan Pjs. Bupati Trenggalek kepada Pemprov Jatim untuk membantu mempercepat penanganan bencana akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Munjungan.</p>
<p>Beberapa titik yang ditinjau dipastikan oleh tim sesuai dengan usulan yang diajukan oleh Pemkab Trenggalek ke BPBD Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Pasalnya beberapa infrastruktur yang rusak akibat bencana belum bisa ditangani sepenuhnya dengan APBD Kabupaten Trenggalek karena masuk dalam skala prioritas besar yang memerlukan penanganan kebencanaan ditingkat Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Joko Rusianto saat mendampingi tim dari BPBD Provinsi Jawa Timur meninjau lokasi bencana.</p>
<p>&#8220;Jadi yang besar kita usulkan ke provinsi lewat BPBD Provinsi dan hari ini beliaunya dari BPBD Provinsi maupun dari Staf Ahli Kebencanaan Gubernur sudah datang kesini untuk cek lokasi,&#8221; ucap Joko Rusianto, Senin (09/11/2020) siang.</p>
<p>Dengan pengecekan lokasi bencana oleh BPBD Jatim ini, Joko berharap dalam waktu dekat beberapa kerusakan infrastruktur akibat banjir dan longsor di Kecamatan Munjungan bisa segera mendapatkan penanganan secara tepat.</p>
<p>Sementara itu, Staf Ahli Kebencanaan Gubernur Jawa Timur, Subanwahyudiono mengatakan dampak La Nina hasil analisa BMKG memang salah satunya adalah bencana alam yang terjadi di Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Setidaknya ada 28 kabupaten/kota di Jawa Timur yang terdampak cuaca ekstrim dan ancaman bencana hidrometrologi seperti banjir dan tanah longsor,&#8221; kata Subanwahyudiono.</p>
<p>Pihaknya juga telah meninjau lokasi terdampak bencana, yang nanti akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saat ini kita meninjau keberadaan lokasi dan kenyataannya memang sudah betul. Ini nanti Pak Pj Bupati sendiri yang akan menghadap ke Gubernur,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menuturkan, pembangunannya akan diberi bronjong terlebih dahulu, mengingat situasi darurat. &#8220;Nanti segera akan dibuat plengsengan darurat dengan bronjong untuk mengajukan Belanja Tidak Terduga (BTT) ke provinsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Terpisah, Ahli Bidang Kebencanaan Gubernur, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Sriyono menjelaskan proses penanganan sudah berjalan.</p>
<p>Mulai dari usulan yang disampaikan oleh Pjs. Bupati Trenggalek kepada Gubernur Jatim dan kini sampai pada pengecekan lokasi oleh tim BPBD Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tidak terlalu lama disposisi dari Bu Gubernur untuk memerintahkan ditangani supaya ada kejelasan. Sehingga kami selaku BPBD Provinsi Jawa Timur selaku eksekutornya yang akan memproses pencairan dana BTT itu cepat kita lakukan,&#8221; pungkas Sriyono. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras, Longsor dan Banjir Timpa Rumah Warga di Kecamatan Munjungan</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-deras-longsor-dan-banjir-timpa-rumah-warga-di-kecamatan-munjungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2020 13:56:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan munjungan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan kota Keripik Tempe mengakibatkan terjadinya bencana longsor maupun banjir di Kecamatan Munjungan. Tanah longsor ini juga menutup akses antar kecamatan dan merusak sebagian rumah warga. Bahkan, untuk ruas jalan yang tertimbun material longsor juga nyaris lumpuh. Material longsor yang tak sedikit membuat warga kewalahan untuk menyingkirkannya, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan kota Keripik Tempe mengakibatkan terjadinya bencana longsor maupun banjir di Kecamatan Munjungan. Tanah longsor ini juga menutup akses antar kecamatan dan merusak sebagian rumah warga.</p>
<p>Bahkan, untuk ruas jalan yang tertimbun material longsor juga nyaris lumpuh. Material longsor yang tak sedikit membuat warga kewalahan untuk menyingkirkannya, sehingga harus menunggu bantuan alat berat untuk mengevakuasi material longsor.</p>
<p>&#8220;Bencana longsor kali ini sedikitnya menimpa 35 rumah warga yang ada di beberapa desa di Kecamatan Munjungan. Sedangkan untuk ruas jalan yang tertimbun longsor, ada di 4 titik. 3 titik diantaranya berada di ruas jala penghubung antara Kecamatan Munjungan dan Dongko dan 1 titik lainnya menutup badan jalan Desa Bungur &#8211; Bangun,&#8221; ungkap Camat Munjungan, Rudianto sat dikonfirmasi Rabu (28/10/2020) sore.</p>
<p>Mengingat material longsor yang cukup banyak hingga menutup semua badan jalan, proses evakuasi hanya bisa dilakukan menggunakan alat berat.</p>
<p>&#8220;Karena material longsor itu cukup banyak, tentu tidak bisa jika proses evakuasi dilakukan secara manual. Akan tetapi menunggu kiriman alat berat dari Pemerintah Daerah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Masih terang Rudi, bagi warga yang ikut membantu proses evakuasi, nantinya pemerintah akan memberikan sembako sebagai bentuk kepedulian.</p>
<p>Disinggung terkait bencana banjir yang juga terjadi di Kecamatan Munjungan, Rudi menyebut jika genangan air sampai di beberapa perkantoran. &#8220;Selain air luapan banjir sampai ke rumah-rumah warga, juga terjadi di beberapa kantor sepeti kantor kecamatan, rumah dinas Camat, UPT Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Polsek hingga Koramil juga ikut terendam,&#8221; kata Rudi.</p>
<p>Pihaknya menegaskan banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir terbesar yang terjadi di Kecamatan Munjungan. Dipicu hujan deras yang terjadi hingga berjam-jam, berdampak pada meluapnya arus sungai karena tidak dapat menampung debit air.</p>
<p>&#8220;Kita juga sudah melakukan pembersihan sisa banjir seperti lumpur dan sampah yang terbawa luapan air sungai,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Ia berharap banjir semacam ini tak kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek khususnya di Kecamatan Munjungan. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126636</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
