<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Pakis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-pakis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jun 2023 09:31:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Pakis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Suami, Istri dan Anak yang Jadi Korban Tabrakan hingga Meninggal Teridentifikasi Warga Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/suami-istri-dan-anak-yang-jadi-korban-tabrakan-hingga-meninggal-teridentifikasi-warga-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 13:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[korban tabrakan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Lantas Polres Malang terus melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Raya Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (11/06/2023) tadi. Bahkan usai kejadian, Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita, mendatangi langsung lokasi kejadian. Kepada awak media, AKP Agnis mengatakan bahwa dugaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Lantas Polres Malang terus melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Raya Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (11/06/2023) tadi. Bahkan usai kejadian, Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita, mendatangi langsung lokasi kejadian.</p>



<p>Kepada awak media, AKP Agnis mengatakan bahwa dugaan sementara kecelakaan ini akibat as mobil patah saat mobil dalam kecepatan tinggi. &#8220;Kejadiannya saat hujan deras. Saat dalam kecepatan tinggi, as mobil patah hingga memgakibatkan kecelakaan beruntun,&#8221; ujarnya di lokasi kejadian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk korban dari pengendara motor Honda Revo Nopol N 4548 ABY, akhirnya diketahui identitasnya. Mereka terdiri suami, istri dan anak laki-laki, warga Jalan Cakalang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Identitasnya adalah Slamet Riyadi (50), seorang modin, Khoirul Ummah (39) dan MSA yang masih Balita.</p>



<p>&#8220;Korban meninggal satu keluarga teridentifikasi warga Kota Malang,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, dalam musibah itu, pickup menabrak sebanyak tiga unit motor. Adapun identitas dua kendaraan lain, yakni motor Yamaha Fino Nopol N 3485 GAA yang dikendarai Nia Istiharoh (29), warga Kemiri Krajan, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dan motor Honda Beat Nopol S 4240 ST yang dikendarai Zidny Nur Diana (25), warga Gagak Asinan, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis. Pengendara Fino dalam kejadian itu juga dilaporkan meninggal dunia. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga dari Empat Korban Meninggal Pickup Hajar Pemotor Teridentifikasi Suami, Istri dan Anak Balita</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-dari-empat-korban-meninggal-pickup-hajar-pemotor-teridentifikasi-suami-istri-dan-anak-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Raya Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, terus didalami petugas Satlantas Polres Malang, Minggu (11/06/2023) tadi. Selain mengidentifikasi sejumlah korban, petugas juga terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan yang menyebabkan empat orang meninggal dunia tersebut. Terbaru, dari empat korban yang meninggal di lokasi kejadian, diduga tiga diantaranya adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Raya Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, terus didalami petugas Satlantas Polres Malang, Minggu (11/06/2023) tadi. Selain mengidentifikasi sejumlah korban, petugas juga terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan yang menyebabkan empat orang meninggal dunia tersebut.</p>



<p>Terbaru, dari empat korban yang meninggal di lokasi kejadian, diduga tiga diantaranya adalah satu keluarga. Yakni, suami, istri dan seorang anak yang masih Balita. Dugaan itu muncul, karena ketiganya meninggal dunia saat berboncengan di satu kendaraan yakni motor Honda Revo Nopol N 4548 ABY. Ketiganya, diduga kendaraan pertama yang ditabrak oleh Pickup yang tiba-tiba oleng.</p>



<p>&#8220;Iya, ada dugaan tiga dari empat orang yang meninggal dalam musibah itu adalah satu keluarga. Itu karena, ketiganya di satu motor. Yaitu, bapak, istri dan anak yang masih Balita,&#8221; kata Kapolsek Pakis, AKP Lutfi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk identitasnya, tambahnya, masih dikembangkan anggota. Karena, selain tiga korban itu, juga masih ada korban meninggal lain. Termasuk, yang sekarang masing menjalani perawatan.</p>



<p>&#8220;Untuk identitasnya, masih dikembangkan anggota. Sementara, petugas juga terus melakukan penyidikan terkait dugaan tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, dalam musibah itu, pickup menabrak sebanyak tiga unit motor. Adapun identitas dua kendaraan lain, yakni motor Yamaha Fino Nopol N 3485 GAA yang dikendarai Nia Istiharoh (29), warga Kemiri Krajan, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dan motor Honda Beat Nopol S 4240 ST yang dikendarai Zidny Nur Diana (25), warga Gagak Asinan, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis. Pengendara Fino dalam kejadian itu, juga dilaporkan meninggal dunia.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, diduga karena kehilangan kendali, pickup yang tengah melaju dari arah Barat ke Timur, secara tiba-tiba keluar jalur. Akibatnya, menabrak tiga unit motor dari arah berlawanan. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>67 Warga Jadi Korban Investasi Bodong</title>
		<link>https://memontum.com/67-warga-jadi-korban-investasi-bodong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2020 07:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126649</guid>

					<description><![CDATA[Mengaku Sebagai Pegawai Bank, Janjikan Bunga dan Hadiah Memontum Malang &#8211; Sekitar 67 warga dari Kecamatan Jabung dan Kecamatan Pakis, beramai-ramai mendatangi Mapolsek Pakis, Rabu (28/10) petang. Kedatangan sejumlah warga tersebut, untuk mengadu perkara dugaan penipuan investasi yang menimpanya. Penipuan tersebut, dilakukan oleh salah satu karyawan bank, yang mengaku-ngaku dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Mengaku Sebagai Pegawai Bank, Janjikan Bunga dan Hadiah</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekitar 67 warga dari Kecamatan Jabung dan Kecamatan Pakis, beramai-ramai mendatangi Mapolsek Pakis, Rabu (28/10) petang. Kedatangan sejumlah warga tersebut, untuk mengadu perkara dugaan penipuan investasi yang menimpanya.</p>
<p>Penipuan tersebut, dilakukan oleh salah satu karyawan bank, yang mengaku-ngaku dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah. Dalam aksinya, terduga pelaki menawarkan deposito berbunga.</p>
<p>Kepala Unit I Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim Polres Malang, Iptu Ronny Margas, menyampaikan bahwa untuk mempermudah penyelidikan, Satreskrim Polres Malang membuka posko pengaduan guna melayani para warga yang tertipu.</p>
<p>Dipilihnya Mapolsek Pakis sebagai tempat penyelidikan, karena lantaran sebagian besar korbannya, adalah warga dari Kecamatan Pakis. &#8220;Kami dari Polres Malang, telah melakukan pemeriksaan atas dugaan tindak pidana penipuan tersebut. Sementara, korban yang sudah melapor, tercatat ada sebanyak 67 orang. Jumlah itu, kemungkinan akan terus bertambah dan kami akan menyelidikinya,&#8221; ujar Ronny, Kamis (29/10) tadi.</p>
<p>Ronny menambahkan, dengan adanya posko pengaduan atas tindak pidana ini, diharapkan dapat memudahkan warga yang menjadi korban penipuan, untuk mengadu dan melapor. Secara bergantian, seluruh korban nantinya dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik.</p>
<p>&#8220;Dari pemeriksaan sementara, korban tersebut menyetorkan uang untuk deposito dengan jumlah yang bervariasi. Mulai dari Rp 5 juta hingga ratusan juta. Mereka dijanjikan mendapatkan bunga, yang diantaranya untuk setoran Rp 10 juta perbulan, akan menerima Rp 400 ribu,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk lebih meyakinkan korban, lanjut Ronny, pelaku ini juga memberikan iming-iming hadiah setelah korban menyetorkan depositonya. &#8220;Korban ini diberi iming-iming hadiah mulai dari mulai payung, kipas hingga sepeda motor. Itu sesuai dengan jumlah deposito yang disetorkan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Salah seorang korban, yakni Muhammad Alfan Suhudi (29) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, menjelaskan kalau dirinya telah menyetorkan deposito sebesar Rp 20 juta kepada pelaku. &#8220;Awalnya, itu istri saya menyetorkan deposit Rp 10 juta. Lalu, setoran itu saya tambahi Rp 10 juta. Saat itu, kami dijanjikan bunga Rp 400 ribu dan ditambah dengan HP merk Vivo,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Uang sebesar Rp 20 juta yang disetorkan kepada pelaku tersebut, tambahnya, guna mengikuti program Desposito Faedah yang di tawarkan pelaku.</p>
<p>&#8220;Ketika saya menyetor, saya dimintai uang tunai dan langsung diberi kuitansi, HP dan payung. Pelaku dalam setiap kali aksinya, mengatakan kalau dirinya adalahnya karyawan BRI Syariah sebagai Account Officer (AO) di Jalan Kawi. Namun, ketika saya cek ternyata kantornya sudah pindah di Suhat dan karyawan disana mengaku tidak ada yang mengenal pelaku sama sekali,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126649</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Kotak Amal Masjid Beraksi di Sekarpuro</title>
		<link>https://memontum.com/maling-kotak-amal-masjid-beraksi-di-sekarpuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 05:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Darul Muttaqin]]></category>
		<category><![CDATA[Sekarpuro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang pelaku pencurian satroni Masjid Darul Muttaqin di Desa Sekarpuro, RT 17/RW 05, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2020) pukul 17.15. Dalam aksinya itu, pelaku membobol kotak amal hingga berhasil mencuri uang yang diperkirakan sejumlah Rp 3 juta. Meskipun berhasil kabur usai mencuri uang tersebut, namun pelaku bakal merasa malu dan ketakutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang pelaku pencurian satroni Masjid Darul Muttaqin di Desa Sekarpuro, RT 17/RW 05, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2020) pukul 17.15. Dalam aksinya itu, pelaku membobol kotak amal hingga berhasil mencuri uang yang diperkirakan sejumlah Rp 3 juta.</p>
<p>Meskipun berhasil kabur usai mencuri uang tersebut, namun pelaku bakal merasa malu dan ketakutan dikarenakan rekaman CCTV aksinya sudah tersebar di media sosial Facebook. Adapun ciri-curi pelaku memakai baju merah dan tas slempang.</p>
<p>Mustain (44) ketua RT setempat mengatakan bahwa kejadian ini diketahui sekitar pukul 17.20 saat warga hendak Salat Magrib. Saat itu kotak amal masjid sudah berantakan dan gembok sudah hilang. &#8220;Kemudian dilakukan pengecekan CCTV hingga diketahui aksi pelaku,&#8221; ujar Mustain.</p>
<p>Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak mengendarai motor Yamaha Jupiter MX hitam. Setelah memarkir motornya, pelaku masuk ke dalam masjid. Sepertinya saat itu pelaku melihat situasi kemudian keluar menuju tempat wudhu. Baru setelah itu pelaku masuk kembali ke dalam masjid.</p>
<p>Saat itu pelaku belum melakukan aksinya dikarenakan ada dua orang yang sedang salat. Baru setelah dua orang itu pergi, pelaku melakukan aksinya. Dia mulai mendekat kotak amal yang berada di dalam masjid. Dia mencari kotak amal yang berisikan banyak uang.</p>
<p>Dalam rekaman itu pelaku sempat mengotak-atik gembok kotal amal. Di Kotak amal itu ada empat gembok. Setelah berhasil menjebol gembok, pelaku kemudian menyeret kotak amal. Sepertinya pelaku mengetahui ada kamera CCTV hingga kemudian menyeret kotak amal itu ke tempat yang tidak terdapat CCTV nya.</p>
<p>Setelah berhasil menguras uang kotak amal, pelaku langsung pergi dengan aman. &#8220;Nopol motor pelaku tidak terlihat. Sebab saat itu ditutupi oleh pelaku dengan menggunakan jaket,&#8221; ujar Mustain. Kejadian ini belum dilaporkan ke pihak kepolisian. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124889</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
