<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecamatan panggul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-panggul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Mar 2022 08:39:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecamatan panggul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Arifin Hadiri Mancing Mania di Watulimo hingga Festival Banyu Sekoro di Panggul Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-hadiri-mancing-mania-di-watulimo-hingga-festival-banyu-sekoro-di-panggul-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2022 14:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan panggul]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Watulimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri dua kegiatan di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dalam perjalanan dari pesisir Timur ke ujung Barat Trenggalek itu, Bupati Nur Arifin juga sekaligus mencoba rute yang rencananya akan tersambung menjadi Jalur Lintas Selatan (JLS). Di Kecamatan Watulimo, bupati muda ini menandai pelaksanaan dimulainya Turnamen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri dua kegiatan di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dalam perjalanan dari pesisir Timur ke ujung Barat Trenggalek itu, Bupati Nur Arifin juga sekaligus mencoba rute yang rencananya akan tersambung menjadi Jalur Lintas Selatan (JLS).</p>



<p>Di Kecamatan Watulimo, bupati muda ini menandai pelaksanaan dimulainya Turnamen Mancing Mania yang digelar kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi. Selain sebagai sarana promosi wisata, turnamen yang diikuti puluhan pemancing dari berbagai daerah tersebut, juga ditujukan untuk penggalangan dana pembangunan Masjid.</p>



<p>&#8220;Semua ini patut disyukuri. Karena kalau di pesisir yang lain, mungkin tidak ada yang berkahnya sebesar di Teluk Prigi. Karena biasanya, kalau ada kampung nelayan atau aktivitas nelayan, itu biasanya pariwisatanya kurang bagus,&#8221; ungkap Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek, Minggu (20/03/2022) sore.</p>



<p>Meskipun di wilayah ini penduduknya mayoritas berprofesi sebagai nelayan, namun kebersihan akan lautnya masih terjaga. &#8220;Tapi, kita ini sudah kampung nelayan. Pesisirnya masih bersih, kemudian pariwisatanya juga sangat cantik dan sangat bagus. Jadi, ini yang perlu kita syukuri dan ini juga pertanda bahwa masyarakat di pesisir, pendapatannya tidak hanya sekedar dari mencari ikan sebagai nelayan. Tetapi juga bisa ikut terlibat dalam sektor pariwisata,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Beranjak dari Kecamatan Watulimo, suami Novita Hardiny, ini bergeser ke Panggul untuk menghadiri Festival Banyu Sekoro di Desa Terbis. Festival ini merupakan ritual adat dengan tujuan menjaga sumber mata air yang ada di wilayah tersebut tetap terjaga. Festival Banyu Sekoro juga digelar untuk memperingati hari air sedunia.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Terkadang formalitas atau aturan tidak akan bisa begitu kuat mengakar di masyarakat. Berbeda halnya jika dilakukan dengan pendekatan budaya,&#8221; kata Mas Ipin.</p>



<p>Hal itu, tambahnya, sebagaimana ritual yang dilakukan pada Festival Banyu Sekoro. Bagaimana menyikapi isu perubahan iklim dengan pendekatan kebudayaan.</p>



<p>&#8220;Kalau dahulu dibilang air sumber kehidupan. Air harus kita jaga, itu mungkin tidak semua orang bisa memahami. Tetapi kalau dibilang di sini, tempatnya ada yang menunggu dan bisa marah kalau tidak dijaga. Karena itu terkadang bisa menjaga sumber-sumber air kita punya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Padahal, lanjutnya, kemungkinan secara scientific seperti yang dilakukan ini ada prosesi nyadran.&nbsp; Lalu dengan persembahan hewan ternak yang disembelih lalu dikuburkan, yang namanya makhluk hidup dikubur kemudian terurai akan menambah unsur hara dalam tanah.</p>



<p>&#8220;Kalau unsur haranya baik, ya nanti ditanam apapun akan baik. Akar-akarnya kuat sehingga kemampuan menyimpan air juga baik. Sehingga, sebenarnya secara scientific pun yang dilakukan nenek moyang kita dahlu juga beralasan,&#8221; papar Bupati Arifin.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga menjelaskan bahwa saat ini RPJMD Kabupaten Trenggalek, dinilai lebih progresif terhadap perubahan iklim. Sekretariat pro-iklim juga telah dibentuk dan setiap OPD harus memiliki langkah mitigasi dan adaptasi. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Trenggalek Siapkan RS Darurat Covid-19 di Kecamatan Panggul</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-trenggalek-siapkan-rs-darurat-covid-19-di-kecamatan-panggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 13:38:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan panggul]]></category>
		<category><![CDATA[RS Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131411</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mengantisipasi meningkatnya jumlah kasus baru positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan rumah sakit yang ada di Kecamatan Panggul untuk dijadikan rumah sakit darurat khusus Covid-19. Ditemui di sela-sela kesibukannya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengungkapkan jika rencana pemanfaatan RS Panggul menjadi rumah sakit darurat Covid-19 ini akan dilakukan sebelum ijin rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Mengantisipasi meningkatnya jumlah kasus baru positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan rumah sakit yang ada di Kecamatan Panggul untuk dijadikan rumah sakit darurat khusus Covid-19.</p>



<p>Ditemui di sela-sela kesibukannya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengungkapkan jika rencana pemanfaatan RS Panggul menjadi rumah sakit darurat Covid-19 ini akan dilakukan sebelum ijin rumah sakit tipe D ini keluar.</p>



<p>&#8220;Sebelum Rumah Sakit Tipe D yang ada di Kecamatan Panggul keluar. Dan dengan terus meningkatnya kasus baru positif Covid-19, maka untuk sementara rumah sakit tersebut akan dijadikan rumah sakit sakit darurat Covid-19,&#8221; ungkap Bupati Arifin, Selasa (05/01/2020) sore.</p>



<p>Bupati menyebut, trend kasus positif Covid-19 di Kabupaten semakin meningkat. Harapannya, ini nanti agar pelayanan kesehatan yang reguler tidak terganggu karena makin banyaknya pasien covid yang ada di rumah sakit.</p>



<p>Dari segi bangunan, lanjut suami Novita Hardini ini, RS Panggul telah siap digunakan untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif covid.</p>



<p>&#8220;Tinggal nanti mencari dokter spesialis. Karena minimal setidaknya idealnya dokter spesialis paru atau kalau tidak nanti spesialis dalam,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Meskipun kondisi ruang perawatan di rumah sakit saat ini cukup banyak yang dipenuhi pasien, akan tetapi pihaknya menyebut tidak ada pasien yang terlantar.</p>



<p>&#8220;Kita juga berkoordinasi dengan rumah sakit lain yang ada di seluruh Jawa Timur yang memang diperlukan rujukan demi terus mengupayakan pelayanan yang terbaik,&#8221; terang Bupati.</p>



<p>Ia juga berharap pemanfaatan RS Panggul menjadi RS darurat covid ini mampu membantu ketersediaan ruang perawatan bagi pasien covid-19 di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Semoga pemanfaatan Rumah Sakit Panggul ini bisa menampung para pasien Covid-19. Tanpa mengesampingkan pelayanan lain di rumah sakit tersebut. Dengan begitu, keduanya bisa tetap berjalan secara optimal,&#8221; pungkasnya.<strong> (mil/syn)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Punya Keterkaitan Sejarah, Pemkab Trenggalek Proyeksikan Kecamatan Panggul Jadi &#8216;Little Jogja&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/punya-keterkaitan-sejarah-pemkab-trenggalek-proyeksikan-kecamatan-panggul-jadi-little-jogja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2020 02:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan panggul]]></category>
		<category><![CDATA[little jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek akan memproyeksikan Kecamatan Panggul menjadi &#8216;Little Jogja&#8217;. Rencana sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Panggul ini dilakukan dalam rangka pengembangan kawasan Selatan Trenggalek. Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, keterkaitan sejarah antara Trenggalek dengan Keraton Yogyakarta turut menjadi acuan diinisiasinya konsep [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek akan memproyeksikan Kecamatan Panggul menjadi &#8216;Little Jogja&#8217;.</p>
<p>Rencana sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Panggul ini dilakukan dalam rangka pengembangan kawasan Selatan Trenggalek.</p>
<p>Menurut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, keterkaitan sejarah antara Trenggalek dengan Keraton Yogyakarta turut menjadi acuan diinisiasinya konsep pembangunan Little Jogja tersebut.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Bupati Nur Arifin saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Safari OPD bersama jajaran Kepala OPD di Kecamatan Panggul.</p>
<p>&#8220;Karena kita punya potensi market khususnya untuk wisatawan dari Jogja, Pacitan, Solo, Ponorogo, dan kita punya akar sejarah di Panggul yang cukup kuat dengan Keraton Yogyakarta,&#8221; ucap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (29/12/2020) pagi.</p>
<p>Tak ingin terkesan setengah-setengah, Bupati Trenggalek ini juga meminta jajaran untuk mendatangkan langsung ahli maupun budayawan dari Yogyakarta. Dengan begitu, pembangunan akan lebih tepat dari segi filosofinya.</p>
<p>&#8220;Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, kami akan menindaklanjuti dengan mempersiapkan studi pada PAPBD 2021. Sedangkan untuk pembangunan fisik akan dimulai pada Tahun 2022,&#8221; imbuhnya.<a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/ft-galek-200.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-130847" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/ft-galek-200.jpg?resize=400%2C212&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Lebih lanjut untuk merealisasikan pembangunan Little Jogja, Pemkab Trenggalek akan meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur pada dalam kurun 2 tahun kedepan.</p>
<p>&#8220;Di Kecamatan Panggul ada 17 Desa. Nantinya setiap desa akan diminta mengusulkan program inovasi pembangunannya. Sehingga Little Jogja ini nanti tidak hanya berpusat di kecamatan saja melainkan di tingkat desa,&#8221; kata suami Novita Hardini ini.</p>
<p>Sementara itu, Camat Panggul, Agus Dwi Karyanto menyambut baik proyeksi Panggul menjadi Little Jogja.</p>
<p>&#8220;Inovasi ini sangat bagus, dan kami akan mendukung hal itu. Kami juga melihat potensi wisatawan dari luar Trenggalek seperti Pacitan, Solo, dan Yogyakarta akan bisa ditangkap dengan baik,&#8221; pungkas Agus.<strong> (mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130845</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
