<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Pogalan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-pogalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jan 2022 10:25:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Pogalan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Pelaku Penganiaya di Pogalan Trenggalek Diringkus Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pelaku-penganiaya-di-pogalan-trenggalek-diringkus-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 10:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pogalan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161989</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengamankan dua orang remaja, yang diduga merupakan pelaku tindak pidana kekerasan secara bersama-sama alias pengeroyokan terhadap anak di muka umum. Wakapolres Trenggalek, Kompol Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa dua terduga pelaku yang berhasil ditangkap itu, satu orang berinisial IK warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung dan satu tersangka lagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengamankan dua orang remaja, yang diduga merupakan pelaku tindak pidana kekerasan secara bersama-sama alias pengeroyokan terhadap anak di muka umum.</p>



<p>Wakapolres Trenggalek, Kompol Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa dua terduga pelaku yang berhasil ditangkap itu, satu orang berinisial IK warga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung dan satu tersangka lagi masih di bawah umur.</p>



<p>&#8220;Selain kedua pelaku, petugas juga menetapkan GW warga Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),&#8221; tegas Kompol Heru, Selasa (18/01/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Disampaikan Wakapolres, kejadian berawal pada 13 Januari 2022 di Jalan Raya Ngetal-Trenggalek, tepatnya Dusun Duwet, Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek. &#8220;Saat itu, korban bersama sejumlah temannya sedang berlatih pencak silat di halaman salah satu sekolah dasar di Desa Ngetal Kecamatan Pogalan. Saat pulang usai latihan, sekira pukul 01.00, korban berpapasan dengan rombongan sepeda motor yang memenuhi jalan. Hingga kemudian, terjadi tindak kekerasan tersebut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas, diantaranya adalah kaos dan celana panjang, tiga unit sepeda motor, jaket, sandal hingga helm. &#8220;Saat ini kedua pelaku masih harus menjalani penyidikan guna proses hukum lebih lanjut,&#8221; kata Kompol Heru.</p>



<p>Atas perbuatannya ini, pelaku dikenakan pasal 76 C Jo 80 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan/atau pasal 170 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun penjara. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wahid Pebisnis Kerajinan Kulit Satu-satunya di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/wahid-pebisnis-kerajinan-kulit-satu-satunya-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 07:16:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bendorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pogalan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengrajin]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125514</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Berbekal keterampilan dan pengalaman yang dimiliki, seorang laki-laki asal Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek sukses menjadi pengrajin sepatu berbahan kulit. Ya, dia adalah Wahid Bachrudin. Memanfaatkan teknologi, Ia memasarkan produknya hingga Jakarta dan Surabaya. Diakui Wahid, mengrajin sepatu serta aksesoris berbahan kulit ini sudah ditekuni sejak bangku kuliah. Bahkan, kerajinan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Berbekal keterampilan dan pengalaman yang dimiliki, seorang laki-laki asal Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek sukses menjadi pengrajin sepatu berbahan kulit. Ya, dia adalah Wahid Bachrudin. Memanfaatkan teknologi, Ia memasarkan produknya hingga Jakarta dan Surabaya.</p>
<p>Diakui Wahid, mengrajin sepatu serta aksesoris berbahan kulit ini sudah ditekuni sejak bangku kuliah. Bahkan, kerajinan yang dihasilkan ini menjadi satu-satunya yang ada di Kota Keripik Tempe.</p>
<p>Membuat produk dari bahan dasar kulit, Wahid juga mengaku, saat ini kerajinan yang dihasilkan mulai diminati banyak kalangan.</p>
<p>&#8220;Awalnya saya punya cita-cita ingin membuat produk lokal yang khas Trenggalek dari bahan dasar kulit yang nantinya bisa banyak digemari oleh masyarakat dari kalangan bawah hingga atas,&#8221; ungkap Wahid saat ditemui di rumahnya, Selasa (13/10/2020) siang.</p>
<p>Ditemui di ruang kerjanya, terlihat jari jemari Wahid begitu lihai membuat sebuah karya seperti, sepatu kulit, dompet, ikat pinggang hingga souvernir cantik. Ia menegaskan, dulu pernah bekerja di beberapa perusahaan.</p>
<p>&#8220;Saya pernah bekerja dan mendapatkan pengalaman di beberapa perusahaan. Mulai pabrik kulit, pabrik sepatu, dan pabrik tas. Hingga pada tahun 2017 saya kembali ke Trenggalek dan mencoba untuk membuat sepatu kulit disini,&#8221; katanya.</p>
<p>Dari awal belajar membuat sepatu kulit, saat ini Wahid sudah mendapatkan pesanan berbagai souvernir yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.</p>
<p>Dari penghasilan itu, Wahid bisa mendapat keuntungan hingga belasan juta setiap bulannya.</p>
<p>&#8220;Kalau sekarang yang paling banyak di minati pesanan aksesoris seperti, dompet dan tempat id card, yang pesan sepatu hanya seperempatnya,&#8221; jelas Wahid.</p>
<p>Sejauh ini, pesanan yang datang ke Wahid masih didominasi dari luar kota. Utamanya Jakarta dan Surabaya.</p>
<p>Untuk harga yang ditawarkan, Wahid menyebut masing-masing bervariasi tergantung dari kualitas dan tingkat kerumitan produk itu.</p>
<p>&#8220;Kalau harga mulai Rp 350ribu hingga Rp 1.5 juta tergantung kerumitan model dan bahan. Harga ini masih bisa dijangkau para pelanggan mengingat kualitas dan produk yang dihasilkan sangat memuaskan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan untuk pasar penjualan, Wahid mengaku masih menggunakan media online. Jika ingin memesan produk yang dihasilkan ini, pembeli bisa memesan melalui media sosial yang ada.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah bisnis produk berbahan kulit masih mempunyai peluang besar. Terbukti produk ini memiliki penggemar yang antusias,&#8221; ungkap Wahid.</p>
<p>Selama 3 tahun berkecimplung membuat aksesoris dari bahan dasar kulit dirumahnya, sampai saat ini ia memiliki 3 karyawan yang membantu membuat pesanan.</p>
<p>Wahid optimis bisnis ini bisa menjanjikan, mengingat sejauh ini Kabupaten Trenggalek tak memiliki sentra kerajinan berbahan kulit. Mulai dari bisnis ini, Wahid juga tak segan mengajak orang-orang sekitar untuk belajar membuat sepatu berbahan kulit.</p>
<p>&#8220;Saya juga sempat mengajari banyak orang untuk belajar membuat kerajinan berbahan kulit. Dulu ada banyak yang minat, namun yang bertahan hingga kini hanya tiga orang saja,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125514</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
