<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Sukodono &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-sukodono/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Mar 2021 16:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Sukodono &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca Digerebek Warga, Dua Kasun Klanting Lumajang yang Diduga Selingkuh Mengundurkan Diri</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-digerebek-warga-dua-kasun-klating-lumajang-yang-diduga-selingkuh-mengundurkan-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2021 15:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sempat heboh digerebek warganya sendiri karena diduga berselingkuh, SW yang merupakan Kepala Dusun Wringinsari, RW 03 dengan AY Kepala Dusun Krajan RW 01, akhirnya mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Dusun. Pengunduran tersebut, sebagaimana yang disampaikan Kepala Desa Klanting, Hadi Sofyan. Bahwa, surat pengunduran diri dari Kepala Dusun (Kasun) Wringinsari RW 03 dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sempat heboh digerebek warganya sendiri karena diduga <a href="https://memontum.com/tag/selingkuh">berselingkuh</a>, SW yang merupakan Kepala Dusun Wringinsari, RW 03 dengan AY Kepala Dusun Krajan RW 01, akhirnya mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Dusun.</p>



<p>Pengunduran tersebut, sebagaimana yang disampaikan Kepala Desa Klanting, Hadi Sofyan. Bahwa, surat pengunduran diri dari Kepala Dusun (Kasun) Wringinsari RW 03 dan Kepala Dusun Krajan RW 01, sudah disampaikan kepadanya.</p>



<p>&#8220;Bu Kasun dan Pak Kasun sudah mengajukan pengunduran diri. Surat pengunduran dirinya, sudah saya terima,&#8221; kata Hadi Sofyan, Jumat (19/03) tadi di kediamannya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136954-diduga-selingkuh-pak-kasun-dan-bu-kasun-klanting-lumajang-digerebek-warga">Diduga Selingkuh, Pak Kasun dan Bu Kasun Klanting Lumajang Digerebek Warga</a></strong></p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebelumnya dua perangkat pemerintahan desa di Desa Klanting itu, inisial SW dan AY digerebek puluhan warga yang tidak lain adalah masyarakatnya sendiri.</p>



<p>Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 02.30, dini hari di rumah milik SW. Pasca digerebek, keduanya waktu itu langsung digelandang ke balai desa.</p>



<p>Masyarakat Desa Klanting sendiri, seusai peristiwa itu, meminta kepada keduanya untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Dusun.</p>



<p>Bahkan, warga membuat surat pernyataan yang ditandatangani bersama dan intinya tidak berkenan keduanya menjabat lagi. <strong>(adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Selingkuh, Pak Kasun dan Bu Kasun Klanting Lumajang Digerebek Warga</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-selingkuh-pak-kasun-dan-bu-kasun-klanting-lumajang-digerebek-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 05:44:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Warga di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dibuat heboh. Adalah dugaan perselingkuhan antara dua Kepala Dusun (Kasun) di desa setempat, yakni SW yang merupakan Kepala Dusun Wringinsari dan AY Kepala Dusun Krajan, yang membuat suasana adem anyem berubah. Dua pejabat pemerintahan Desa Klanting itu, dipergoki dan digerebek puluhan warga yang tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Warga di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dibuat heboh. Adalah dugaan <a href="https://memontum.com/tag/selingkuh">perselingkuhan</a> antara dua Kepala Dusun (Kasun) di desa setempat, yakni SW yang merupakan Kepala Dusun Wringinsari dan AY Kepala Dusun Krajan, yang membuat suasana adem anyem berubah.</p>



<p>Dua pejabat pemerintahan Desa Klanting itu, dipergoki dan digerebek puluhan warga yang tak lain adalah masyarakatnya sendiri.</p>



<p>Dalam penggerebekan tersebut, dikatakan salah seorang warga, berlangsung dengan baik dan tidak ada aksi main hakim sendiri. Hanya saja, karena perbuatan dan contoh tidak baik itu, warga meminta keduanya diberhentikan dari jabatannya.</p>



<p>&#8220;Pak AY digerebek karena berada di rumah Bu SW, hingga Minggu (14/03) pagi dini hari, sekitar pukul 02:30. Pasca digerebek, keduanya digelandang ke balai desa. Yang namanya laki-laki dan perempuan, kalau sudah berdua di dalam rumah, pastinya tidak mungkin main kartu. Jelas melakukan hal lain,&#8221; ungkap salah seorang warga, TM kepada memontum.com, Selasa (16/03) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://lumajang.memontum.com/1761-suami-kerja-istri-selingkuh-melahirkan-anak-dibuang">Suami Kerja, Istri Selingkuh, Melahirkan Anak Dibuang</a></strong></p>



<p>Kepala Desa Klating, Hadi Sofyan, saat dikonfirmasi terkait kasus dugaan perselingkuhan bawahannya, membenarkan hal itu. Namun, terkait sanksi yang akan diberikan pada keduanya, masih dalam proses. Salah satunya, dari pihak kecamatan.</p>



<p>&#8220;Untuk sanksi, masih dalam proses. Saya menunggu keputusan Pak Camat. Seperti apa nanti keputusannya, itu yang akan kita sampaikan,&#8221; ujar Kades Hadi.</p>



<p>Kecamatan Sukodono melalui Sekretaris Camat (Sekcam), Agus Setyawan, saat dikonfirmasi di kantornya, menyampaikan bahwa terkait sanksi kepada perangkat desa (Kasun, red), sepenuhnya menjadi kewenangan Kepala Desa (Kades). &#8220;Terkait sanksi, itu sepenuhnya menjadi kewenangan Kepala Desa,&#8221; paparnya.<strong> (adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Makam Kuno Tak Tersentuh Air Saat Banjir Besar Terjang Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/dua-makam-kuno-tak-tersentuh-air-saat-banjir-besar-terjang-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2021 07:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[makam kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bencana banjir besar yang terjadi di Kabupaten Lumajang, pada Minggu (28/02) lalu, menerjang sejumlah pemukiman di beberapa desa di Kecamatan Sukodono. Namun yang menarik dari serentetan peristiwa itu, siapa sangka ada dua makam kuno yakni makam Sayyid Abdurrahman As Syabani dan makam Arya Wira Radja, yang tidak tersentuh air. Padahal, makam tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-lumajang">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Bencana banjir besar yang terjadi di Kabupaten Lumajang, pada Minggu (28/02) lalu, menerjang sejumlah pemukiman di beberapa desa di Kecamatan Sukodono.</p>



<p>Namun yang menarik dari serentetan peristiwa itu, siapa sangka ada dua makam kuno yakni makam Sayyid Abdurrahman As Syabani dan makam Arya Wira Radja, yang tidak tersentuh air.</p>



<p>Padahal, makam tersebut berada di area atau titik banjir terparah di Perumahan Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.</p>



<p>Bahkan, warga perumahan tersebut saat bencana terjadi, harus terisolir. Sehingga, pemerintah melakukan upaya evakuasi kepada beberapa warga terdampak.</p>



<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://memontum.com/135689-tinjau-jembatan-antar-kecamatan-yang-terputus-bupati-lumajang-pastikan-pembangunan">Tinjau Jembatan Antar Kecamatan yang Terputus, Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan</a></strong></p>



<p>Luapan air banjir yang sangat besar dari Sungai Bondoyudo, tidak disangka sedikit pun, tidak menyentuh kain putih penutup batu nisan makam kuno dua tokoh yang dikeramatkan itu.</p>



<p>“Posisi area makam lebih dekat dari sungai. Baru setelah itu Perumahan Biting. Tapi air tidak mau menyentuh kain putih penutup batu nisan dua makam ini. Apalagi, sampai merendamnya. Sementara kalau makam disekitarnya, ada beberapa yang rusak. Bahkan, sampai ada yang ambles hingga bahkan ada pohon besar di pinggir makam roboh,&#8221; ungkap warga Lumajang, Ali, yang melihat langsung area makam Biting, Selasa (02/03) tadi.</p>



<p>Menurutnya, meski posisi dua makam tersebut agak lebih tinggi dari makam lainnya, kata Ali, namun sepertinya tidak masuk akal.</p>



<p>Karena, pada waktu banjir terjadi, rumah-rumah warga di sebelah Timur, yang posisinya lebih tinggi dari kompleks makam Biting terdampak banjir.</p>



<p>&#8220;Rumah-rumah warga yang di sana itu, kan juga lebih tinggi dari area makam ini. Namun, mereka kena banjir juga, mas. Tapi lihat di sini, pasir yang dekat makam saja kering. Apalagi, karpet tempat duduk para peziarah juga tetap bersih,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Sukodono Netralisir Berita Hoax Pasien Corona</title>
		<link>https://memontum.com/camat-sukodono-netralisir-berita-hoax-pasien-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 11:05:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dalam suasana prihatin sepert ini, masih saja ada orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita bohong (hoax) tentang penyebaran virus Corona. Seperti yang terjadi di Desa Suko Kecamatan Sukodono. Berita hoax itu menyebut jika di lingkungan Desa Suko, Sukodono ada masyarakat yang terjangkit virus Covid-19. Akibatnya berita yang beredar luas melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Dalam suasana prihatin sepert ini, masih saja ada orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita bohong (hoax) tentang penyebaran virus Corona. Seperti yang terjadi di Desa Suko Kecamatan Sukodono.</p>
<p>Berita hoax itu menyebut jika di lingkungan Desa Suko, Sukodono ada masyarakat yang terjangkit virus Covid-19. Akibatnya berita yang beredar luas melalui media sosial tersebut sangat meresahkan warga. Menjawab beredarnya hoax itu Pemerintah Desa melakukan rapat guna membahas berita yang berredar dimasyarakat tersebut, Kamis (26/3/2020)</p>
<p>Rapat diaksanakan di Balai Rw 09 Perum Taman Aloha, Jalan Raya Ketapang, Desa Suko, Kecamatan Sukodono. Hadir dalam acara Rapat, Camat Sukodono Ainun Amalia S.sos, Pj Kades Suko Sigit Pratikno, Ketua Rw 09, Anggota Sabhara Polsek Sukodono Bripka Wahyu dan 20 warga masyarakat Perum Taman Aoha .</p>
<p>Endro Bagus Subagyo Ketua RW 09, Perum Taman Aloha dan Puri Aloha Desa Suko Sukodono, menyatakan jika beberapa waktu lalu beredar berita tentang warganya yang terkena virus Corona Covid-19. Setelah dicek kelingkungan semua herita tersebut tidak benar dan sampai saat ini tidak ada yang terjangkit. “ Dengan adanya klarifikasi jika informasi itu tidak benar, semoga masyarakat kembali tenang dan tidak resah lagi, ” ujarnya.</p>
<p>Hal yang sama ditekankan Camat Sukodono Ainun Amalia S,sos. Menurutnya jika berita yang menyebut ada warga Suko terjangkit Corono adalah tidak benar, “Berita yang berkembang cukup merasahkan masyarakat hingga sampai Kecamatan. Namun setelah di klarifikasi kelapangan, ke RT dan ke RW yang daerahnya diindikasi virus corono ternyata berita tersebut tidak benar adanya,” katanya.</p>
<p>Untuk itu ,pihaknya atas nama Pemerintah Kecamatan Sukodono dan juga ketua RT, RW dan Pemerintah Desa Suko untuk menangkap siapa pelaku penyebaran berita tersebut diserahkan kepada pihak yang berwajib. “ Jangan panik dan jangan menjadi kompor jika ada berita hoax yang beredar, kita harus tetap waspada, masyarakat harus klarifikasi dan melihat kebenarannya terlebiih dahulu,” katanya</p>
<p>Lebih lanjut Ainun menjelaskan jika saat ini adalah kondisi darurat corona dan pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran berkaitan dengan hal litu. Masyarakat dihimbau untuk mematuhi himbauan Pemerintah Kabupaten untuk mengurangi kegiatan yang menghadirkan masyarakat banyak. <strong>(ari/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Sukodono Mantapkan  SBH  Desa Suko, Persiapan Maju Lomba Tingkat Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/camat-sukodono-mantapkan-sbh-desa-suko-persiapan-maju-lomba-tingkat-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2020 12:34:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[lomba SBH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Setelah dinilai terbaik di tingkat Kecamatan Sukodono, tim SBH (Sidoarjo Bersih dan Hijau), RT 06/ RW 02 , Perum Bumi Property Dusun Ketapang Desa Suko Kecamatan Sukodono, akhirnya ditunjuk mewakili Kecamatan Sukodono dalam lomba SBH tingkat Kabupaten. Untuk itu menjelang lomba warga tidak berpangku tangan. Tim SBH terus mempersiapkan diri dengan mengias [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Setelah dinilai terbaik di tingkat Kecamatan Sukodono, tim SBH (Sidoarjo Bersih dan Hijau), RT 06/ RW 02 , Perum Bumi Property Dusun Ketapang Desa Suko Kecamatan Sukodono, akhirnya ditunjuk mewakili Kecamatan Sukodono dalam lomba SBH tingkat Kabupaten.</p>
<p>Untuk itu menjelang lomba warga tidak berpangku tangan. Tim SBH terus mempersiapkan diri dengan mengias lokasi yang mamu dilombakan. Agar persiapan matang dan terarah dilakukan korrdinasi dilaksanakan di lantai 2 Cafe Sekar Wangi Jalan raya Ketapang, Suko, Sukodono. Selasa (18/3/2020) malam.</p>
<p><div id="attachment_109068" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109068" decoding="async" class="size-full wp-image-109068" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/5-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Rapat persiapan RT 06/ RW 02 , Perum Bumi Property Dusun Ketapang Desa Suko Kecamatan Sukodono dalam lomba SBH tingkat Kabupaten Sidoarjo. (ari)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/5-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/5-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/5-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/5-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109068" class="wp-caption-text">Rapat persiapan RT 06/ RW 02 , Perum Bumi Property Dusun Ketapang Desa Suko Kecamatan Sukodono dalam lomba SBH tingkat Kabupaten Sidoarjo. (ari)</p></div></p>
<p>Rapat diikuti 30 warga , Pjs Kades Suko Sigit Pratikno dan Camat Sukodono Ainun Amalia, S .Sos. Dalam kesempatan itu Aiun menyatakan anggaran SBH sudah turun tapi terjadi persoalan teknis namun tim panitia penggerak SBH tidak usah mempersoalkan anggaran tersebut.</p>
<p>“Untuk itu dalam waktu yang singkat ini, menjelang lomba SBH tingkat Kabupaten mari kita saling bersatu, tidak usah merasa punya pikiran iri dan dengki. Semua itu mari kita buang jauh-jauh agar persiapan lomba ini terarah sesuai dengan tujuan,” katanya.</p>
<p>Ainun berharap, semoga Lomba SBH tingkat Kabupaten tidak molor dan tertunda karena adanya instruksi terjadinya virus corona hingga ada intruksi libur sampai tanggal 29/3/2020. Padahal informasi yang sudah masuk lomba SBH akan dilaksana pada tanggal 24/3/2020.</p>
<p>Dengan informasi seperti itu Ainun berharap warga tetap mempersiapkan diri dengan maksimal. Hal yang sama dinyatakan Pjs Kades Suko Sigit Pratikno. Menurutnya Dusun Ketapang Desa Suko Kecamatan Sukodono terus berbenah, persiapan demi persiapan seperti menata bunga-bunga, pengecatan jalan paving,hingga pembenahan gapura Perum Bumi Property RT 06/Rw 02 Dusun Ketapang. <strong>(ari/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109066</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
