<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Tempeh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-tempeh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2022 14:28:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Tempeh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Tindak Kejahatan di Masyarakat, Kapolsek Tempeh Lumajang Maksimalkan Patroli</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-tindak-kejahatan-di-masyarakat-kapolsek-tempeh-lumajang-maksimalkan-patroli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2022 14:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkat Kejahatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178740</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kepolisian Sektor Tempeh Polres Lumajang, terus memaksimalkan upaya dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Patroli secara rutin, terus ditingkatkan dan terus bergerak sembari memantau kawasan termasuk obyek vital. Seperti yang terlihat Rabu (23/11/2022) tadi, sejumlah anggota bersiaga di kawasan perbankan wilayah setempat. Pada jam sibuk, kesiagaan dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kepolisian Sektor Tempeh Polres Lumajang, terus memaksimalkan upaya dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Patroli secara rutin, terus ditingkatkan dan terus bergerak sembari memantau kawasan termasuk obyek vital.</p>



<p>Seperti yang terlihat Rabu (23/11/2022) tadi, sejumlah anggota bersiaga di kawasan perbankan wilayah setempat. Pada jam sibuk, kesiagaan dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas.</p>



<p>Kapolsek Tempeh, Iptu Lugito, menyampaikan langkah antisipasi ini juga agar masyarakat juga terus meningkatkan kewaspadaan. Karena, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Meski wilayahnya relatif aman, namun dalam sisi antisipasi, pihaknya mengaku tidak akan pernah meremehkan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Sebab, peristiwa itu bisa terjadi kapan saja. Maka dari itu, dari sisi antisipasi kami terus lakukan patroli rutin dan berkala sesuai jadwal. Tentunya, di semua kawasan di wilayah hukum Polsek Tempeh,&#8221; ucapnya, Rabu (23/11/2022) tadi.</p>



<p>Selain berpatroli rutin, Iptu Lugito meminta anggotanya untuk tetap berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tujuannya, guna menyerap aspirasi sambil mengingatkan akan perlunya kewaspadaan dari diri sendiri. Minimal, kalau masyarakat waspada, para pelaku kejahatan itu akan merasa tidak ada ruang.</p>



<p>Selebihnya, Kapolsek meminta masyarakat agar segera melapor ke 110 atau hot line KANDANI 085933800900 untuk wilayah Kabupaten Lumajang. &#8220;Jika ada suatu keadaan yang perlu segera ditindaklanjuti, maka segera melapor di nomor tersebut,&#8221; tambahnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178740</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Teror Maling Sapi Guncang Tempeh Lumajang, Warga Perketat Pengawasan dengan Ronda Malam</title>
		<link>https://memontum.com/teror-maling-sapi-guncang-tempeh-lumajang-warga-perketat-pengawasan-dengan-ronda-malam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 15:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Teror]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167033</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Memasuki Bulan Puasa dan menjelang Lebaran, pencurian hewan (Curwan) ternak Sapi di Kabupaten Lumajang, makin menjadi-jadi. Pasca membuat &#8216;teror&#8217; dengan berhasil membawa sejumlah Sapi warga di Kecamatan Klakah, Randuagung hingga Kecamatan Jatiroto, peristiwa serupa kembali terjadi di Dusun Mujursatu, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh. Adalah Nunik, warga Dusun Mujursatu RT21 RW05, Desa Lempeni, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Memasuki Bulan Puasa dan menjelang Lebaran, pencurian hewan (Curwan) ternak Sapi di Kabupaten Lumajang, makin menjadi-jadi. Pasca membuat &#8216;teror&#8217; dengan berhasil membawa sejumlah Sapi warga di Kecamatan Klakah, Randuagung hingga Kecamatan Jatiroto, peristiwa serupa kembali terjadi di Dusun Mujursatu, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh.</p>



<p>Adalah Nunik, warga Dusun Mujursatu RT21 RW05, Desa Lempeni, yang menjadi sasaran aksi kawanan pelaku diduga lebih satu orang tersebut. Kepada Memontum.com, Selasa (05/04/2022) tadi, korban bercerita bahwa Sapi miliknya sebanyak dua ekor yang baru dibeli seharga Rp 33 juta, sekitar 18 hari lalu, seekor diantaranya telah dicuri kawanan pelaku. Sementara kejadiannya, berlangsung pada Senin (04/04/2022) dini hari.</p>



<p>&#8220;Saya baru tahu kalau Sapi saya hilang, itu sekitar pukul 02.30. Sapi itu berjenis kelamin jantan dan baru beli 18 hari kemarin. Dua ekor saya beli Rp 33 juta,&#8221; katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Saat itu, tambahnya, setelah tahu bahwa Sapi telah dicuri, kemudian langsung Kades. Berikutnya, bersama warga dicoba melakukan pencarian.</p>



<p>&#8220;Lalu dengan dibantu warga dilakukan pencarian. Mulai Senin (04/04/2022) pagi kemarin, hingga sekarang masih belum ketemu. Bahkan, pencarian sampai dilakukan ke Desa Madurejo (Lumajang, red),&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Reza Firman Eldiansyah, ketika dikonfirmasi di rumahnya, membenarkan tentang adanya kejadian tersebut. Karenanya, untuk mengantisipasi aksi serupa, dirinya pun meminta warga untuk melakukan ronda malam.</p>



<p>&#8220;Untuk di 2022 ini, aksi itu (Curwan, red) merupakan kejadian yang pertama. Saya mengimbau kepada masyarakat, agar menjelang Lebaran, ronda malam lebih ditingkatkan,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinilai Langgar SKB Menteri, Warga Tempeh Lumajang Tolak Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-langgar-skb-menteri-warga-tempeh-lumajang-tolak-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 15:51:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[SKB]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166850</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pembangunan rumah ibadah di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menuai penolakan dari masyarakat, Jumat (01/04/2022) tadi. Reaksi itu, dikemas warga dengan menggelar aksi damai seraya membawa spanduk. Salah seorang tokoh agama di Kecamatan Tempeh, Gus Imron Fauzi, menyampaikan bahwa terkait tata cara pendirian rumah ibadah, sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pembangunan rumah ibadah di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menuai penolakan dari masyarakat, Jumat (01/04/2022) tadi. Reaksi itu, dikemas warga dengan menggelar aksi damai seraya membawa spanduk.</p>



<p>Salah seorang tokoh agama di Kecamatan Tempeh, Gus Imron Fauzi, menyampaikan bahwa terkait tata cara pendirian rumah ibadah, sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.9 dan No. 8 Tahun 2006.</p>



<p>&#8220;Untuk pendirian rumah ibadah, itu sudah diatur dalam SKB Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Yaitu, harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Salah satunya, daftar nama dan KTP pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat. Lalu, mendapat dukungan masyarakat paling sedikit berjumlah 60 orang yang disahkan oleh kepala desa dan juga harus ada pula rekomendasi tertulis dari kepala kantor departemen agama serta rekomendasi tertulis dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama),&#8221; terangnya.</p>



<p>Namun yang terjadi, paparnya, dalam pendirian tempat ibadah ini, hanya ada sembilan orang yang bertandatangan. Lalu, dahulu sebenarnya sudah ada kesepakatan bersama, bahwa tempat tersebut hanya digunakan sebagai tempat tinggal, bukan sebagai tempat ibadah.</p>



<p>&#8220;Namun faktanya, IMB sudah keluar untuk pembangunan. Karenanya, kita minta pembangunan dihentikan dan dilakukan evaluasi karena saya menduga ini ada manipulasi. Ini harus ada ketegasan dari pemerintah dan jangan sampai ada pembiaran dan jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lumajang, Ari Murcono, membenarkan terkait keluarnya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). &#8220;Betul, jadi tanggal 27 Desember 2021, Kepala DPMPTSP sudah menerbitkan izin mendirikan bangunan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditanya terkait prosedur dikeluarkannya IMB, Ari mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang harus dipenuhi. &#8220;Ini yang kita bahas pertama, IMBnya dulu. Persyaratan IMB dari Perda itu, kan jelas sudah dipenuhi. Ada informasi tata ruang kemudian persetujuan lingkungan kiri-kanan dan seterusnya ini sudah dipenuhi. Nah, kalau untuk IMB, inikan terkait dengan struktur bangunan. Inikan ada tim teknis yang kemarin verifikasi kelapangan, rekomendasi dari tim teknis kekurangan cuma pada lahan parkir,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jadi, tambahnya, untuk izin keluar pertama di Juni 2021. Kemudian, diperbaiki sehingga selanjutnya dibangunlah untuk yang lantai duanya.</p>



<p>&#8220;Lantai satu dimanfaatkan untuk lahan parkir dan lantai dua untuk ibadah. Jadikan, kita cuma terkait dengan struktur bangunannya. Kalau misalkan kembali ke SKB 2 Menteri No 8 dan No 9 tahun 2006, itukan ada persyaratan-persyaratan teknis dan administrasi yang harus dipenuhi. Kalau misalkan dalam IMB, tidak masuk dalam persyaratan tapi kalau misalkan di awal, ini pembangunan rumah ibadah dan seterusnya, mungkin bisa dijadikan persyaratan tambahan IMB bangunan rumah ibadah,&#8221; urainya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166850</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rujak Weci Bu Emi Lumajang Tetap Laris Sejak 1982</title>
		<link>https://memontum.com/rujak-weci-bu-emi-lumajang-tetap-laris-sejak-1982</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2021 07:03:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[rujak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Berkunjung ke Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, tidak lengkap rasanya bila tak mampir ke salah satu olahan makanan yang melegenda untuk pengganjal perut di Warung Rujak Weci milik Bu Emi (59). Warung yang berdiri sejak Tahun 1982, menyajikan cita rasa berbeda dengan porsi sedang. Tidak ubahnya rujak pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-lumajang">Memontum </a>Lumajang</strong> &#8211; Berkunjung ke Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, tidak lengkap rasanya bila tak mampir ke salah satu olahan makanan yang melegenda untuk pengganjal perut di Warung Rujak Weci milik Bu Emi (59). Warung yang berdiri sejak Tahun 1982, menyajikan cita rasa berbeda dengan porsi sedang.</p>



<p>Tidak ubahnya rujak pada umumnya, kacang yang sudah digoreng, menjadi bahan dasar pembuatan rujak. Hanya saja, campuran rajikan yang pas, membuat bumbu dirujak terasa lebih berbeda dan nikmat.</p>



<p>Sesuai namanya, rujak yang disajikan kepada pelanggan, lebih didominasi sayur-sayuran. Termasuk, menu Weci atau bakwan yang menjadi andalan utama, pun berbahan dasar sayur-sayuran.</p>



<p>Menurut si Penjual, dirinya membuka Warung Rujak Weci, sejak harganya terbilang murah meriah. Termasuk, hingga sekarang untuk per porsi makanannya, hanya disajikan dengan harga Rp 10 ribu.</p>



<p>&#8220;Saya berjualan Rujak Weci ini mulai tahun 1982 lalu. Saat itu, anak pertama saya baru berusia satu tahun. Untuk harganya dahulu, saya tidak terlampau ingat. Tetapi kalau sekarang, per porsinya Rp 10 ribu,” terangnya pada memontum.com, Rabu (24/02) tadi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134962-perjuangan-pembuat-gula-nira-kelapa-lumajang-di-tengah-pandemi-dan-terjangan-rafinasi">Baca juga: Perjuangan Pembuat Gula Nira Kelapa Lumajang di Tengah Pandemi dan Terjangan Rafinasi</a></strong></p>



<p>Salah seorang penikmat rujak weci, Mbah Jiwo, menyampaikan bahwa Warung Rujak Weci Bu Emi tersebut mendapatkan sebutan sebagai salah satu warung yang melegenda.</p>



<p>Karena riwayat keberadaanya memang sudah sangat lama. Bahkan, hampir empat dekade dan sudah sangat dikenal oleh masyarakat, khususnya warga Tempeh (Desa, red).</p>



<p>&#8220;Setelah mencicipi rujak di sini, dijamin pembeli merasa ketagihan dengan rasa rujak weci buatan Bu Emi yang sangat khas dan dapat memanjakan lidah kita. Enak wes pokoke (enak pokoknya, red),&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk pecinta kuliner sederhana, Rujak Weci Bu Emi, terbilang sangat laris sampai sekarang ini. Warung Rujak Weci Bu Emi terletak di Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor.</p>



<p>Bagi anda yang ini merasakan nikmatnya Rujak Weci Bu Emi, agar lebih mudah, bisa melalui jalan Jamu Jago dan dari Toko Jamu Jago menuju ke arah Timur sejauh 200 meter. Di situ, anda bisa bertanya lokasi warung Bu Emi. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135310</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
