<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Tugu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-tugu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2021 04:54:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Tugu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Manfaatkan Program PTSL 2021</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-ajak-masyarakat-manfaatkan-program-ptsl-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 04:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[PRONA]]></category>
		<category><![CDATA[PTSL 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132716</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin resmi melaunching program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2021 di Kantor Desa Prambon Kecamatan Tugu. Tahun ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) Trenggalek mendapat target sebanyak 46.250 sertifikat serta 30.000 peta bidang tanah pada program PTSL. Program PTSL tahun 2021 ini akan menyasar ke 27 desa yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin resmi melaunching program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2021 di Kantor Desa Prambon Kecamatan Tugu. </p>



<p>Tahun ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) Trenggalek mendapat target sebanyak 46.250 sertifikat serta 30.000 peta bidang tanah pada program PTSL.</p>



<p>Program PTSL tahun 2021 ini akan menyasar ke 27 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Pada tahun ini program PTSL dilaksanakan dengan konsep Desa Lengkap yang artinya dalam satu desa harus tuntas dalam satu tahun anggaran.</p>



<p>&#8220;Melalui program ini, yaitu dengan biaya yang lebih terjangkau serta pengurusan secara kolektif. PTSL menjadikan pengurusan hak atas tanah di masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat,&#8221; ucap Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (21/01/2021) pagi.</p>



<p>Untuk itu Bupati Nur Arifin mengajak masyarakat Trenggalek benar-benar memanfaatkan program PTSL ini guna mendapatkan hak legalitas atas bidang tanah yang dimiliki.</p>



<p>&#8220;Kita juga mendorong masyarakat agar sadar dan semangat mensertifikatkan tanahnya. Memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat, sehingga ke depan tidak terjadi sengketa dan lain sebagainya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pihaknya berharap agar kedepan seluruh bidang tanah di Kabupaten Trenggalek bisa terpetakan secara digital.</p>



<p>Sehingga didapatkan batas-batas yang jelas agar bisa menjadi salah satu panduan Pemerintah dalam merumuskan suatu kebijakan.</p>



<p>&#8220;Itu yang kita lakukan, bagaimana mendorong masyarakat agar sadar, semangat untuk mendaftarkan tanahnya, harapannya ke depan dengan seluruh tanah nanti secara digital sudah terpetakan, batas-batasnya jelas, maka ini nanti bias menjadi panduan untuk bisa mengambil kebijakan satu peta atau satu data dari source yang dipunya oleh BPN,” kata Bupati Arifin.</p>



<p>Sementara itu Kepala BPN Trenggalek, Kusworo Samsi menyampaikan bahwa pada Tahun 2021 BPN Trenggalek mendapatkan target sebanyak 46.250 sertifikat tanah.</p>



<p>&#8220;Selain targetnya 46.250 sertifikat tanah yang harus diselesaikan, juga peta bidang tanah sebanyak 30.000 yang tersebar pada 27 Desa di 11 kecamatan menjadi target di tahun 2021 ini,&#8221; jelas Kusworo.</p>



<p>Lebih lanjut, pelaksanaan PTSL di tahun ini akan menggunakan konsep desa lengkap. Dimana ditargetkan program sertifikasi tanah pada sebuah desa bisa dituntaskan dalam satu kali tahun anggaran.</p>



<p>&#8220;Dengan konsep desa lengkap, seluruh desa terpetakan jadi tidak ada lagi yang tertinggal,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Kusworo juga menambahkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Trenggalek bisa tersertifikasi dan terpetakan di tahun 2024 mendatang. <strong>(mil/syn)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Curat Antar Kota Dibekuk Polisi Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-curat-antar-kota-dibekuk-polisi-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 10:50:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[curat]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu berhasil dibekuk aparat kepolisian Polres Trenggalek. Menurut informasi yang diterima, pelaku merupakan salah satu komplotan antar kota yang berhasil ditangkap saat berada di Yogyakarta Jawa Tengah. Dikonfirmasi terkait keberhasilannya ini, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengungkapkan, pelaku merupakan warga Provinsi Bengkulu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu berhasil dibekuk aparat kepolisian Polres Trenggalek. Menurut informasi yang diterima, pelaku merupakan salah satu komplotan antar kota yang berhasil ditangkap saat berada di Yogyakarta Jawa Tengah.</p>
<p>Dikonfirmasi terkait keberhasilannya ini, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengungkapkan, pelaku merupakan warga Provinsi Bengkulu. &#8220;Berkat kerja keras jajaran Satreskrim Polres Trenggalek berhasil menangkap seorang pelaku berinisial RW warga Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,&#8221; ungkap Kapolres, Senin (09/11/2020) siang.</p>
<p>Dalam aksinya, pelaku RW berperan sebagai eksekutor. Selain itu juga ada 3 pelaku lain yaitu DFS warga Kecamatan Sindang Dataran yang berperan sebagai Joki dan saat ini telah diamankan dan ditahan di Polres kediri. TS warga Rejang Lebong Bengkulu yang bertindak sebagai pengalih dan mengawasi korban saat ini sudah diamankan oleh jajaran Polres Tulungagung.</p>
<p>“Sedangkan 1 orang lainnya adalah AS warga asal Bengkulu. Perannya sebagai pengalih perhatian korban, masih dalam proses pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diketahui, selain melakukan aksinya di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu, kompolotan ini juga telah melakukan perbuatan yang sama di beberapa lokasi dengan modus serupa.</p>
<p>&#8220;Mereka melakukan pencurian uang nasabah di SPBU Ngronggo Kota Kediri dan juga pencurian uang nasabah bank BCA di Kota Kediri, Kota Blitar, Gondang Legi Malang, Pasuruan dan Kediri,&#8221; jelas Kapolres.</p>
<p>Kejadian tersebut terjadi tanggal 12 Oktober 2020 yang lalu. Berawal saat pelaku datang ke SPBU Nglongsor menggunakan 2 sepeda motor dengan cara berboncengan. Pelaku DFS yang mengendarai Sepeda Motor Suzuki Satria berhenti di sebelah mesin pengisian BBM nomor 2 dan berpura-pura hendak mengisi BBM dengan cara membuka jok motornya.</p>
<p>Kemudian pelaku RW yang dibonceng dengan cepat mengambil kunci kotak penyimpanan uang yang ditaruh di atas kotak tersebut kemudian mengambil uang sejumlah Rp 42.204.700, yang merupakan hasil penjualan BBM.</p>
<p>&#8220;Sedangkan pelaku TS dan AS yang menggunakan Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX berhenti di mesin pengisian BBM nomor 1 dan berpura-pura hendak mengisi BBM sambil menunggu temannya yang mengambil uang tersebut. Setelah berhasil, mereka langsung kabur,&#8221; terangnya.</p>
<p>Menurut pengakuan pelaku RW, ia melakukan tindak kriminal itu hanya semata-mata ingin mendapatkan uang untuk biaya pengobatan ibunya.</p>
<p>&#8220;Hasil perampokan itu uangnya buat biaya pengobatan ibu yang sedang sakit. Sisanya buat beli kebutuhan sehari-hari,&#8221; tutur RW.</p>
<p>RW juga mengaku sampai ke Trenggalek karena ajakan pelaku DFS. Sebelum melakukan aksinya, pelaku juga sudah berencana akan merampok uang di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, pelaku masih akan menjalani penyidikan dan penyelidikan guna proses hukum lebih lanjut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Syah Natanegara: Jadi Bagian Dari Masyarakat Trenggalek Itu Asyik</title>
		<link>https://memontum.com/syah-natanegara-jadi-bagian-dari-masyarakat-trenggalek-itu-asyik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 14:22:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon No Urut 2]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Syah Natanegara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125782</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Melakukan kampanye virtual di Posko Pemenangan Kecamatan Tugu, Calon Wakil Bupati Trenggalek nomor urut 2 Syah Natanegara tegaskan menjadi bagian dari masyarakat itu asyik. Seperti yang terlihat di lokasi, kampanye virtual ini diikuti oleh seluruh tim pemenangan dan relawan dari 14 posko yang tersebar di Kabupaten Trenggalek. Diakuninya, berbaur dengan masyarakat itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Melakukan kampanye virtual di Posko Pemenangan Kecamatan Tugu, Calon Wakil Bupati Trenggalek nomor urut 2 Syah Natanegara tegaskan menjadi bagian dari masyarakat itu asyik. Seperti yang terlihat di lokasi, kampanye virtual ini diikuti oleh seluruh tim pemenangan dan relawan dari 14 posko yang tersebar di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Diakuninya, berbaur dengan masyarakat itu asyik dan menyenangkan. &#8220;Saya merasakan kebahagiaan, ternyata masyarakat Trenggalek itu ramah dan santun. Jadi rasa lelah saya saat bersilaturahmi dari rumah satu kerumah lainnya itu terbayar saat bisa berbaur dengan masyarakat. Karena disitu ada senyum, ada tawa, ada juga yang turut menyampaikan aspirasinya,&#8221; ucap Syah, Kamis (15/10/2020) malam.</p>
<p>Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan selama ia menjalani masa kampanye. Meski baru kali ini, Syah memberanikan untuk menjadi pendamping petahana dalam pertarungan Pilkada Trenggalek tahun 2020, ia mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Yang jelas saya bersyukur bisa menjadi bagian dari Trenggalek. Terlebih jika nanti terpilih menjadi Wakil Bupati mendampingi Mas Ipin, kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Trenggalek akan kami perjuangkan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selama menjalani masa kampanye, Syah Natanegara lebih fokus akan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Mengingat tahun 2021 menjadi tantangan besar baik bagi dunia, Indonesia maupun Trenggalek untuk bangkit kembali.</p>
<p>&#8220;Tahun depan kita akan fokus pada pembangunan-pembangunan yang sempat tertunda di tahun ini karena dampak Covid-19. Biar kesejahteraan masyarakat Trenggalek bisa semakin meningkat,&#8221; kata Syah. Disinggung terkait dukungan yang akan diberikan kepada Calon Bupati Trenggalek jika nanti terpilih, Syah menuturkan sebagai wakil mampu menjadi penopang Bupati.</p>
<p>&#8220;Apapun yang menjadi program maupun kebijakan Bupati, tentu saya sebagai wakil akan support 100%. Karena tidak mungkin dalam pemerintahan itu ada matahari kembar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Syah Natanegara juga menegaskannya apapun yang menjadi kebijakan Bupati sudah pasti akan didukung sepenuhnya, utamanya demi kesejahteraan dan kemajuan pembangunan di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Ya kita akan support baik moril, materi, tenaga maupun pemikiran bahkan jika perlu nyawa pun akan diberikan. Itu semua semata-mata demi kesejahteraan masyarakat,&#8221; pungkas Syah. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Festival Layang-layang, Bupati Arifin Harap Ekonomi di Trenggalek Segera Pulih</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-festival-layang-layang-bupati-arifin-harap-ekonomi-di-trenggalek-segera-pulih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 03:41:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[festival layang-layang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123404</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Di era new normal yang mulai diterapkan Pemerintah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan adanya pemulihan ekonomi masyarakat seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri festival layang-layang di Desa Tumpuk Kecamatan Tugu. Pemulihan sektor ekonomi masyarakat di Kota Keripik Tempe ini bisa segera dilakukan dengan mengandalkan pariwisata yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Di era new normal yang mulai diterapkan Pemerintah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan adanya pemulihan ekonomi masyarakat seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri festival layang-layang di Desa Tumpuk Kecamatan Tugu.</p>
<p>Pemulihan sektor ekonomi masyarakat di Kota Keripik Tempe ini bisa segera dilakukan dengan mengandalkan pariwisata yang ada. Tentu pasti, Kabupaten Trenggalek banyak memiliki potensi wisata baik yang dikelola Pemerintah maupun mandiri.</p>
<p>&#8220;Ya seperti salah satunya dengan adanya festival layang-layang ini. Membuktikan bahwa meskipun di tengah masa pandemi tidak mengurangi kreativitas masyarakat,&#8221; ucap Gus Ipin, panggilan akrab Mochamad Nur Arifin, Minggu (06/09/2020) pagi.</p>
<p>Jika biasanya festival layang-layang identik digelar di pantai, namun di Desa Tumpuk festival digelar di ruang terbuka hijau (RTH).</p>
<p>Sehingga nantinya diharapkan dapat dikembangkan sebagai potensi wisata. Dengan menjadi potensi wisata tentu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Karena kalau ada wisata itu akan ada orang datang, kalau ada orang datang akan ada orang belanja, nah sekarang bisa produksi apapun bingung jualnya ke mana, mau perjalanan khawatir atau tidak diperbolehkan karena Covid-19,&#8221; katanya.</p>
<p>Masih terang suami Novita Hardiny ini, meskipun di Tumpuk daerahnya belum dikenal sebagai kawasan wisata, namun dengan event seperti ini dan dilengkapi dengan fasilitas yang ada di RTH. Ia meyakini nantinya akan ada festival layang-layang berskala nasional bahkan internasional.</p>
<p>&#8220;Saya yakin Desa Tumpuk Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek ini khususnya akan pulih sektor ekonominya dengan cepat dari pandemi,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>
<p>Untuk itu, Bupati Nur Arifin meminta kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan seperti festival tersebut. Karena, menurut Bupati, Pemerintah tentu memiliki kemampuan terbatas untuk membantu perekonomian seluruh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang bisa dilakukan adalah menciptakan peluang ekonomi, salah satunya ya seperti ini, dan saya pesan kepada masyarakat, ke mana-mana jangan lupa memakai masker,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, festival layang-layang di Desa Tumpuk ini digelar terbatas dengan peserta hanya dari masyarakat sekitar. Namun demikian, diharapkan dapat memicu pergerakan ekonomi di masyarakat. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123404</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
