<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Wonoasih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-wonoasih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2021 13:56:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Wonoasih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tiga Desa di Wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo Disasar Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-desa-di-wilayah-kabupaten-dan-kota-probolinggo-disasar-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 13:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan dringu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Wonoasih]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Untuk kesekian kalinya, kembali warga di wilayah Probolinggo, harus berjibaku dengan musibah banjir. Rabu (10/03) sore, giliran dua desa di wilayah Kabupaten Probolinggo dan satu desa di wilayah Kota Probolinggo, yang menjadi sasaran amuk luapan air. Adalah warga di Desa Kedungrejo dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang kembali menjadi langganan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Untuk kesekian kalinya, kembali warga di wilayah Probolinggo, harus berjibaku dengan musibah banjir. Rabu (10/03) sore, giliran dua desa di wilayah Kabupaten Probolinggo dan satu desa di wilayah Kota Probolinggo, yang menjadi sasaran amuk luapan air.</p>



<p>Adalah warga di Desa Kedungrejo dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang kembali menjadi langganan luapan air. Bahkan, selama seminggu terakhir, bukan sekali atau kali dua, banjir menghantam wilayah tersebut.</p>



<p>Desa lainnya adalah Desa Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Kejadian sore ini, juga berdampak ke sejumlah pemukiman warga.</p>



<p>Sejauh ini warga di sekitaran lokasi runtuhnya TPA (tempat penahan air) Sungai Kedunggaleng tersebut masih diperbaiki secara manual dengan peralatan seadanya. Dengan memasang batang bambu dan menutup rongga yang menjadi jalan tumpahan air sungai dengan potongan ranting pohon.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/banjir-1-1.mp4"></video></figure>



<p>Tidak hanya satu titik, TPA yang selama ini melindungi warga dari tingginya kiriman air dari daerah dataran tinggi seperti Bantaran, Kuripan hingga Bromo, itu runtuh di empat titik. Hal ini, menyebabkan potensi banjir yang lebih besar bisa terjadi jika kiriman air dengan volume besar terjadi lagi.</p>



<p>“Tidak mengurangi rasa terima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya, namun penyebab utama tumpahnya air dari sungai belum tersentuh. Bantuan bentuk sosial memang sangat penting, mengingat kondisi rumah sudah tidak bisa dipakai untuk beraktifitas. Namun, yang lebih penting penyebab utama harus ditangani juga,&#8221; kata warga setempat, Samsul.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/136372-dringu-oh-dringuribuan-rumah-kembali-terendam-banjir">Dringu oh Dringu…Ribuan Rumah Kembali Terendam Banjir</a></strong></p>



<p>Harapan dan masukan serupa, pun muncul dari warga yang rumahnya tidak jauh dari bantaran sungai. Musim penghujan masih berlanjut, tentunya potensi banjir masih akan terjadi kembali, jika TPA yang longsor belum terbenahi.</p>



<p>“Sebenarnya yang diinginkan warga adalah penanganan pada TPA yang longsor. Jika tidak ada, maka seperti mengisi karung kosong. Musim hujan masih berlanjut, tentu banjir masih ada,” ujarnya.</p>



<p>Adanya banjir susulan yang keempat kalinya ini, kontan membuat kondisi warga terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, begitu menghawatirkan. Sejumlah rumah, bahkan mulai ditinggalkan penghuninya.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/banjir-2.mp4"></video></figure>



<p>Hal ini, dikarenakan bertambahnya jumlah TPA yang longsor di bantaran sungai semakin banyak. Mereka kuatir, banjir susulan dengan arus yang lebih besar mengancam jiwa dan keluarganya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, banjir pernah terjadi di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Banjir itu terjadi, akibat luapan Kali Kedunggaleng, yang mengakibatkan ribuan rumah di tiga desa ikut terendam.</p>



<p>Tingginya debit air sungai, disebabkan hujan deras yang terjadi sebelumnya. Kondisi itu membuat Kali Kedunggaleng yang membelah desa Tegalrejo, Kedungdalem dan Dringu, meluap dan banjir ke pemukiman warga. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/banjir-1-1.mp4" length="6227098" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/banjir-2.mp4" length="10369483" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karena Sering Abaikan Prokes, Pasar Wonoasih Probolinggo Disasar Sosialisasi dan Bagi Masker</title>
		<link>https://memontum.com/karena-sering-abaikan-prokes-pasar-wonoasih-probolinggo-disasar-sosialisasi-dan-bagi-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2021 11:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Masker]]></category>
		<category><![CDATA[Bhabinkamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan]]></category>
		<category><![CDATA[grati]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Wonoasih]]></category>
		<category><![CDATA[koramil wonoasih]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136204</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pasar Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dinilai sebagai salah satu tempat penyebaran Covid-19. Hal ini karena pedagang dan pembeli, sadar atau tidak, sering mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Hal itu pula yang dijadikan pertimbangan Polsek Wonoasih, Polres probolinggo Kota, dalam mensosialisasikan prokes dan membagikan masker secara gratis di Pasar Wonoasih Baca Juga : Sampah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pasar Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dinilai sebagai salah satu tempat penyebaran Covid-19. Hal ini karena pedagang dan pembeli, sadar atau tidak, sering mengabaikan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>Hal itu pula yang dijadikan pertimbangan Polsek Wonoasih, Polres probolinggo Kota, dalam mensosialisasikan prokes dan membagikan masker secara gratis di Pasar Wonoasih</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136125-sampah-di-sungai-mayangan-jadi-perhatian-wali-kota-probolinggo#ixzz6oKvNryUw" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Sampah di Sungai Mayangan Jadi Perhatian Wali Kota Probolinggo</a></strong></p>



<p>Maka dari itu Bhabinkamtibmas Polsek Wonoasih, Bripka budi dan 2 personil Koramil Wonoasih memberikan hinbauan kepada masyarakat di Pasar Wonoasih, Kamis (04/03).</p>



<p>“Kami sengaja blusukan ke pasar. Kami ingatkan warga, agar mau memakai masker, karena pandemi Covid-19 ini belum reda,” terang Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini.</p>



<p>Kompol Kuzaini menambahkan, pembagian masker ini adalah upaya untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 dan melakukan sosialisasi agar masyarakat taat prokes untuk pencegahan penyebaran Covid-19.</p>



<p>“Pembagian masker adalah salah satu kegiatan untuk mencegah terjadinya penambahan jumlah orang yang terpapar covid-19. Selain pembagian masker, kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu mentaati prokes,” imbuh Kapolsek. <strong>(Geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wonoasih Jadi Kandidat Kecamatan Berkinerja Terbaik se-Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/wonoasih-jadi-kandidat-kecamatan-berkinerja-terbaik-se-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 14:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Wonoasih]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Sinergitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecamatan Wonoasih menjadi salah satu kandidat kecamatan berkinerja terbaik se-Jawa Timur.  Kecamatan di wilayah selatan ini, lolos 5 besar Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 pada tanggal 24 – 25 Nopember lalu, Senin (7/12/2020). Tim juri melakukan tinjau lapang di wilayah Kecamatan Wonoasih dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kecamatan Wonoasih menjadi salah satu kandidat kecamatan berkinerja terbaik se-Jawa Timur.  Kecamatan di wilayah selatan ini, lolos 5 besar Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 pada tanggal 24 – 25 Nopember lalu, Senin (7/12/2020).</p>
<p>Tim juri melakukan tinjau lapang di wilayah Kecamatan Wonoasih dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan dengan melibatkan akademisi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, peneliti senior Jawa Pos Institusi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur serta Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jatim.</p>
<p>Camat Wonoasih, Deus Nawandi mengatakan, untuk bisa masuk di 5 besar, dirinya harus melewati 2 tahap penilaian sebelumnya. Tahap pertama, pengajuan administrasi dengan menyertakan berbagai kelengkapannya.</p>
<p>Setelah dinyatakan lolos, maka berlanjut ke tahap dua, yakni pemaparan mengenai berbagai kebijakan dan inovasi yang telah dilakukan. Di tahap ini, akan disaring 10 besar, kemudian mengkerucut lagi menjadi 5 besar kecamatan terbaik se-Jatim.</p>
<p>Baru berikutnya, tim juri akan melakukan penilaian tahap berikutnya yakni tinjau lapangan. Hal ini untuk memastikan apakah berbagai inovasi yang di paparkan sesuai dengan yang ditemukan di lapangan.</p>
<p>“Alhamdulillah, meski persaingannya cukup ketat, kami berhasil melewati tahap I dan II. Dan saat ini, tim juri hadir untuk melakukan tinjau lapang di wilayah kami. Semoga hasilnya bisa maksimal dan Kecamatan Wonoasih bisa berhasil menjadi yang terbaik di Jatim, mewakili Kota Probolinggo,” harapnya.</p>
<p>Deus membeberkan sejumlah inovasi yang menjadi acuan di wilayah Wonoasih. diantaranya kinerja bidang pendidikan, kesehatan serta perekonomian, tugas delegatif secara inovatif yang dipaparkan pada penilaian sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rini Sayekti yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kedatangan tim dan mengaku bangga dengan prestasi Kecamatan Wonoasih.</p>
<p>“Selamat datang kepada tim juri. Dan selamat kepada Kecamatan Wonoasih telah masuk 5 besar dalam lomba ini. Semoga apa yang telah dilakukan Kecamatan Wonoasih bisa menjadi inspirasi bagi kecamatan lain untuk meningkatkan pelayanannya kepada publik,” tuturnya. <strong>(geo/mzm)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129300</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
