<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kecelakaan kerja &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecelakaan-kerja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Mar 2023 05:13:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecelakaan kerja &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Truck Muatan 20 Ekor Sapi Alami Rem Blong di Jalan Arak-Arak Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/truck-muatan-20-ekor-sapi-alami-rem-blong-di-jalan-arak-arak-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Mar 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Rem Blong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Truck bermuatan sapi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Arak-Arak, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Senin (20/03/2023) pagi. Diduga truk bermuatan 20 ekor sapi tersebut mengalami rem blong hingga terperosok di jurang pinggir jalan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP dan Damkar), Slamet Yantoko, menjelaskan, peristiwa itu terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Truck bermuatan sapi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Arak-Arak, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Senin (20/03/2023) pagi. Diduga truk bermuatan 20 ekor sapi tersebut mengalami rem blong hingga terperosok di jurang pinggir jalan.</p>



<p>Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP dan Damkar), Slamet Yantoko, menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.20. “Saat kejadian, truk terperosok karena mengalami rem blong,&#8221; kata mantan Kepala Bagian (Kabag) Organisasi, usai melakukan koordinasi dengan Kapolsek Wringin.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Mengetahui rem nya tidak berfungsi, pengemudi berusaha agar kendaraan yang dibawanya tidak menabrak kendaraan lain sehingga masuk jurang. Akibat peristiwa itu, sopir bernama Zaiful Rizal, warga Dusun Krajan, Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, dan kernetnya mengalami luka ringan.</p>



<p>Kondisi truk mengalami ringsek di bagian depan. “Pengemudi dan kernetnya mengalami luka ringan dan kendaraan rusak berat di bagian kepala truk. Tidak ada korban jiwa dalan kecelakaan tunggal itu,” jelasnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185313</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tertimpa Tumpukan Gula, Satu Pekerja Pabrik Gula RMI Blitar Meninggal dan Satu Luka Serius</title>
		<link>https://memontum.com/tertimpa-tumpukan-gula-satu-pekerja-pabrik-gula-rmi-blitar-meninggal-dan-satu-luka-serius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 12:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik gula]]></category>
		<category><![CDATA[tertimpa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Seorang pekerja outsourcing Pabrik Gula (PG) PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, dilaporkan meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan kerja, Kamis (11/08/2022) sekitar pukul 04.30. Korban meninggal dunia, karena diduga akibat tertimpa tumpukan gula di gudang gula PT RMI. Manajer Human Resources dan General Affair (HRGA) PT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Seorang pekerja outsourcing Pabrik Gula (PG) PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, dilaporkan meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan kerja, Kamis (11/08/2022) sekitar pukul 04.30. Korban meninggal dunia, karena diduga akibat tertimpa tumpukan gula di gudang gula PT RMI.</p>



<p>Manajer Human Resources dan General Affair (HRGA) PT RMI, MP Hariadi, mengatakan bahwa karyawan outsourcing yang meninggal dunia tersebut bernama Dedik Setyawan (33), warga Desa Ngembul, Kecamatan Binangun. &#8220;Korban tertimpa tumpukan gula di gudang gula PT RMI,&#8221; kata Hariadi.</p>



<p>Dalam kejadian itu, ujarnya, ada dua orang yang mengalami musibah. Yakni, satu meninggal dan satunya mengalami patah tulang. &#8220;Kecelakaan kerja itu mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia, dalam perjalanan menuju rumah sakit. Selain itu, satu orang lagi atas nama Rico (27) warga Desa Sambirejo, mengalami luka patah tulang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hariadi menambahkan, kecelakaan tersebut terjadi ketika kedua korban sedang bekerja pada shift ke-3 yaitu pukul 00.00 – 08.00. &#8220;Pekerjaan di gudang gula sebenarnya mayoritas sudah menggunakan mesin. Pekerjaan menyusun tumpukan karung gula, misalnya, dikerjakan dengan menggunakan forklift. Namun, masih ada pekerjaan manual yaitu menyusun dasaran tumpukan karung gula yang merupakan salah satu tugas kedua korban,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Hariadi menjelaskan, kedua korban diduga menggeser karung gula yang sedang disusun oleh pekerja lainnya. &#8220;Karung gula tersebut, selain sebagai dasaran tumpukan, juga berfungsi sebagai pengunci agar tumpukan karung gula yang ada disampingnya tidak roboh,&#8221; terangnya.</p>



<p>Akibat digeser, tumpukan karung gula setinggi lima sap atau sekitar 5 meter tersebut, roboh dan menimpa kedua korban. Tim safety PT RMI segera memberikan pertolongan pertama dan melarikan kedua korban ke Rumah Sakit Wafa, Kesamben.</p>



<p>&#8220;Korban Dedik Setiawan yang mengalami luka berat di kepala, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan korban Rico, saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wafa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hariadi menegaskan, meskipun keduanya berstatus karyawan outsourcing, namun PT RMI tetap akan memberikan dana duka kepada pihak keluarga, memberikan biaya pemakaman dan juga bantuan pengobatan kepada korban luka. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Pikap Angkut Buruh Kopi Terbalik di Desa Sumber Wringin Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-pikap-angkut-buruh-kopi-terbalik-di-desa-sumber-wringin-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2022 13:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[buruh pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171665</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Lagi, mobil pikap yang tengah mengangkut buruh kopi, dilaporkan mengalami nasib naas, Sabtu (02/07/2022) sore. Kendaraan itu, dilaporkan terbalik di Jalan Desa/Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Informasi awal kejadian tersebut, diketahui dari sebuah media sosial dan viral. Bahkan, kejadian itu juga dilengkapi dengan video kecelakaan. Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Suryono, saat dikonfirmasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Lagi, mobil pikap yang tengah mengangkut buruh kopi, dilaporkan mengalami nasib naas, Sabtu (02/07/2022) sore. Kendaraan itu, dilaporkan terbalik di Jalan Desa/Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso.</p>



<p>Informasi awal kejadian tersebut, diketahui dari sebuah media sosial dan viral. Bahkan, kejadian itu juga dilengkapi dengan video kecelakaan.</p>



<p>Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Suryono, saat dikonfirmasi memontum.com membenarkan kecelakaan tersebut. &#8220;Betul, telah terjadi kecelakaan. Kejadiannya tadi, sekitar jam 16.30,” kata Suryono, saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Sabtu (02/07/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Lagi, Pikap Angkut Buruh Kopi Terbalik di Desa Sumber Wringin Bondowoso" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/QB1e_J63fig?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Saat itu, tambah Kasatlantas, pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kecelakaan. Informasi sementara, ada sembilan buruh kopi yang menjadi korban. Lima diantaranya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dan RSUD H dr Koesnadi. Empat korban lainnya, dirawat di Puskesmas terdekat.</p>



<p>&#8220;Yang mengalami kecelakaan memang mobil pikap dan mengangkut buruh perkebunan kopi,” jelasnya. <strong>(sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPJS Ketenagakerjaan Gandeng LKDN Probolinggo Himbau Pekerja Ikut BPJS</title>
		<link>https://memontum.com/bpjs-ketenagakerjaan-gandeng-lkdn-probolinggo-himbau-pekerja-ikut-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 16:13:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[buruh]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan hari tua]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kematian]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Probolinggo melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat yang tergabung dalam Literasi Kajian Desa Nusantara (LKDN) dengan melibatkan 50 Korwil se Kabupaten Probolinggo, Senin (15/03). Kegiatan di Hall MWC NU Kabupaten Probolinggo ini diikuti 50 peserta anggota LKDN dan dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Probolinggo melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat yang tergabung dalam Literasi Kajian Desa Nusantara (LKDN) dengan melibatkan 50 Korwil se Kabupaten Probolinggo, Senin (15/03).</p>



<p>Kegiatan di Hall MWC NU Kabupaten Probolinggo ini diikuti 50 peserta anggota LKDN dan dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo, Rofiul Mashudi serta Ketua LKDN Kabupaten Probolinggo, Hadi Handoko juga Mitra Kerja BPJS, Syamsul Heru</p>



<p>Ketua LKDN Kabupaten Probolinggo, dalam sambutannya, berharap kepada anggota yang ikut menghadiri kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan agar terus mempersiapkan diri memberikan pelayanan terhadap masyarakat.</p>



<p>“Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bagus. Untuk itu, saya sarankan kepada seluruh kader LKDN, apabila di desa-desa berdiri perusahaan agar menanyakan kepada pimpinannya supaya mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Hadi Handoko.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136894-harga-cabai-rawit-probolinggo-saingi-harga-daging-sapi#ixzz6pCEsE8Sl" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Harga Cabai Rawit Probolinggo Saingi Harga Daging Sapi</a></strong></p>



<p>Dilain pihak, Kepala BPJS Cabang Probolinggo, Rofiul Mashudi mengatakan, BPJS TK wajib di laksanakan oleh setiap pengusaha yang mempekerjakan orang, maka pengusaha tersebut harus melindungi karyawannya dengan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.</p>



<p>“Perlindungan terhadap pekerja atau buruh agar selamat dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh alat kerja atau bahan yang dikerjakan tertuang dalam perundang-undangan,” jelasnya.</p>



<p>Berharap pada tahun 2021 ini seluruh desa di Wilayah Kabupaten Probolinggo ikut program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kematian. Biayanyapun juga murah mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 250 ribu.</p>



<p>“Saya berharap semua peserta BPJS Ketenagakerjaan, termasuk kepala desa dan perangkat desa agar meningkatkan kelancaran pembayaran iuran setiap bulan berjalan,” harap Rofiul.</p>



<p>Dirinya juga berharap seluruh masyarakat baik itu perangkat desa dan masyarakat untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan, baik melalui lembaga maupun perorangan.</p>



<p>“Setiap pengusaha atau perusahaan yang berada di desa-desa di wilayah Kabupaten Probolinggo harus ikut BPJS Ketenagakerjaan, terutama yang mempekerjakan masyarakat,” pesannya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kecelakaan Kerja Proyek RSI Unisma</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-tetapkan-dua-tersangka-kecelakaan-kerja-proyek-rsi-unisma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2020 13:12:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Perkara]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lift rakitan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[RSI Unisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan kerja proyek pembangunan RSI Unisma. Yakni tersangka berinisial BW, kepala mandor dan tersangka berinisial CA, operator lift proyek. Penetapan dua tersangka ini setelah petugas Satreskrim melakukan gelar perkara pada, Sabtu (24/10/2020) siang. Dari gelar perkara ini akhirnya petugas menentukan dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan kerja proyek pembangunan RSI Unisma. Yakni tersangka berinisial BW, kepala mandor dan tersangka berinisial CA, operator lift proyek.</p>
<p>Penetapan dua tersangka ini setelah petugas Satreskrim melakukan gelar perkara pada, Sabtu (24/10/2020) siang. Dari gelar perkara ini akhirnya petugas menentukan dua tersangka. Dua orang yang bertanggung jawab atas tewasnya 5 pekerja proyek yang terjatuh dari lift di lantai 5 proyek gedung baru RSI Unisma.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK, saat konfirmasi Memontum.com.pada Sabtu (31/10/) sore, membenarkan penetapan dua tersangka tersebut.</p>
<p>&#8220;Kepala mandor dan operator lift proyek. Untuk peranan kepala mandor, dia seharusnya bertanggung jawab terhadap anak buahnya baik dalam pekerjaan, perlengkapan maupun keamanan. Sedangkan untuk operator lift, dia seharusnya sudah tahu kalau lift tersebut tidak dibuat untuk orang namun tetap saja masih melakukannya juga. Mereka kami kenakan Pasal 359 KUHP subsider Pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama lima tahun,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Apakah nantinya ada tersangka lain, kini petugas masih terus melakukan pendalaman. &#8220;Saat ini keduanya belum kami lakukan penahanan. Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus laka kerja ini,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelekaan kerja terjadi di proyek pembangunan RSI Unisma, Selasa (8/9) pukul 12.30. Sebanyak 11 pekerja bangunan terjatuh dari lift rakitan lantai 5 proyek pembangunan gedung baru. Dari 11 orang yang terjatuh 4 diantaranya tewas seketika dan 6 lainnya mengalami luka berat, sedangkan 1 orang selamat karena berhasil melompat dan berbepagangan pada besi.</p>
<p>Adapun identitas para korban meninggal dunia diantaranya Lukman (35) warga, Pakis, Kasianto, (40) warga Pakis, Subeki (30) warga Jabung dan Agus P. (30) warga Pakis, Kabupaten Malang.</p>
<p>Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam penanganan petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Diduga kecelakaan ini akibat sling besi lift rakitan terputus karena tidak kuat menyangga beban berat muatan. Jenazah ke 4 korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini terjadi saat para pekerja bangunan ini selesai istirahat makan siang. Mereka kemudian berencana kembali bekerja ke lantai 5 dengan menaiki lift rakitan.</p>
<p>Para karyawan bangunan ini pun terjatuh secara bersamaan. Mengetahui kejadian itu para pekerja bangunan yang masih berada di bawah segera melakukan pertolongan. Saat itu Lukman, Kasianto, Subeki dan Agus sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala.</p>
<p>Sedangkan 6 lainnya luka parah langsung dibawa ke IGD RSI Unisma. Namun setelah menjalani perawatan, salah seorang pekerja yang alami luka parah akhirnya meninggal dunia hingga total ada 5 pekerja meningal akibat kecelakaan kerja ini. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus RSI Unisma Berlanjut, Polisi Pastikan Gelar Perkara</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-rsi-unisma-berlanjut-polisi-pastikan-gelar-perkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 13:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Lift Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[RSI Unisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gelar perkara kasus kecelakan kerja proyek pembangunan RSI Unisma yang sempat tertunda, dipastikan akan dilaksanakan pada Minggu depan. Hasil dari gelar perkara, nantinya akan menentukan siapa tersangka dari laka kerja lift proyek RSI Unisma yang menewaskan lima pekerja proyek. Sat Rekrim Polresta Malang dalam gelar perkara ini akan mengumpulkan seluruh Kanit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gelar perkara kasus kecelakan kerja proyek pembangunan RSI Unisma yang sempat tertunda, dipastikan akan dilaksanakan pada Minggu depan. Hasil dari gelar perkara, nantinya akan menentukan siapa tersangka dari laka kerja lift proyek RSI Unisma yang menewaskan lima pekerja proyek.</p>
<p>Sat Rekrim Polresta Malang dalam gelar perkara ini akan mengumpulkan seluruh Kanit dan pengawas. Hasil penyelidikan dan penyidikan selama ini akan dikumpulkan dan disimpulkan. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu melalui Plh KBO sekaligus Kasubnit I Unit IV Sat Reskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan gelar perkara pada Minggu depan.</p>
<p>&#8220;Gelar Perkara memang sempat tertunda beberapa Minggu. Pada Kamis (22/10/2020) siang ini kami melakukan pemeriksaan tambahan. Satu orang kami periksa. Minggu depan kami sudah siap melakukan gelar perkara,&#8221; ujar Rudi, Kamis (22/10) siang.</p>
<p>Dia mengatakan bahwa satu orang yang diperiksa adalah mandor proyek RSI Unisma. &#8220;Mandor proyek itu berjumlah tiga orang. Satu orang bertugas sebagai koordinator mandor dan dua orang lainnya bertindak sebagai mandor. Dan pada hari ini kami lakukan pemeriksaan kepada satu mandor, karena dua orang lainnya telah selesai kami lakukan pemeriksaan. Kami menanyakan seputar SOP kerja,&#8221; ujar Rudi.</p>
<p>Jika nantinya gelar perkara menghasilakan tersangka maka bisa dikenakan Pasal 359 KUHP subsider 360 KUHP dengan ancamam penjara selama lima tahun.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelekaan kerja terjadi di proyek pembangunan RSI Unisma, Selasa (8/9) pukul 12.30. Sebanyak 11 pekerja bangunan terjatuh dari lift rakitan lantai 5 proyek pembangunan gedung baru. Dari 11 orang yang terjatuh 4 diantaranya tewas seketika dan 6 lainnya mengalami luka berat, sedangkan 1 orang selamat karena berhasil melompat dan berbepagangan pada besi.</p>
<p>Adapun identitas para korban meninggal dunia diantaranya Lukman (35) warga, Pakis, Kasianto, (40) warga Pakis, Subeki (30) warga Jabung dan Agus P (30) warga Pakis, Kabupaten Malang. Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam penanganan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.</p>
<p>Diduga kecelakaan ini akibat seling besi lift rakitan terputus karena tidak kuat menyangga beban berat muatan. Jenazah ke 4 korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini terjadi saat para pekerja bangunan ini selesai istirahat makan siang. Mereka kemudian berencana kembali bekerja ke lantai 5 dengan menaiki lift rakitan.</p>
<p>Para karyawan bangunan ini pun terjatuh secara bersamaan. Mengetahui kejadian itu para pekerja bangunan yang masih berada di bawah segera melakukan pertolongan. Saat itu Lukman, Kasianto, Subeki dan Agus sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala. Sedangkan 6 lainnya luka parah langsung dibawa ke IGD RSI Unisma.</p>
<p>Namun setelah menjalani perawatan, salah seorang pekerja yang alami luka parah akhirnya meninggal dunia hingga total ada 5 pekerja meningal akibat kecelakaan kerja ini.<strong> (gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126275</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Kecelakaan Kerja RSI Unisma, Minggu Depan Gelar Perkara Tentukan Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-kecelakaan-kerja-rsi-unisma-minggu-depan-gelar-perkara-tentukan-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 12:50:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Perkara]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[RSI Unisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124686</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah melakukan pemeriksaan saksi termasuk dari pihak yayasan Unisma dan juga pihak dari kontraktor PT Dwi Ponggo Seto dan sejumlah saksi lainnya, petugas Polres Malang Kota segera melakukan gelar perkara. Rencananya gelar perkara ini akan dilakukan Minggu depan. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah melakukan pemeriksaan saksi termasuk dari pihak yayasan Unisma dan juga pihak dari kontraktor PT Dwi Ponggo Seto dan sejumlah saksi lainnya, petugas Polres Malang Kota segera melakukan gelar perkara. Rencananya gelar perkara ini akan dilakukan Minggu depan.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (30/9/2020) siang mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan gelar perkara. &#8220;Minggu depan gelar perkara. Apakah ada tersangkanya ataukah masih ada saksi tambahan lainnya,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Petugas Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan kecelakaan kerja proyek pembangunan RSI Unisma Kota Malang. Kecelakaan kerja itu mengakibatkan 5 orang tewas dan 5 lainnya luka parah. Yakni setelah lift rakitan yang memuat 11 pekerja terjatuh dari lantai 5 proyek.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelekaan kerja terjadi di proyek pembangunan RSI Unisma, Selasa (8/9) pukul 12.30. Sebanyak 11 pekerja bangunan terjatuh dari lift rakitan lantai 5 proyek pembangunan gedung baru. Dari 11 orang yang terjatuh 4 diantaranya tewas seketika dan 6 lainnya mengalami luka berat, sedangkan 1 orang selamat karena berhasil melompat dan berbepagangan pada besi.</p>
<p><strong><a href="https://memontum.com/123724-jatuh-dari-lantai-5-proyek-rsi-unisma-4-tewas-6-luka-parah">BACA: Jatuh Dari Lantai 5 Proyek RSI Unisma, 4 Tewas 6 Luka Parah</a></strong></p>
<p>Adapun identitas para korban meninggal dunia diantaranya Lukman (35) warga Pakis, Kasianto, (40) warga Pakis, Subeki (30) warga Jabung dan Agus P (30) warga Pakis, Kabupaten Malang. Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam penanganan petugas Reskrim Polresta Malang Kota.</p>
<p>Diduga kecelakaan ini akibat seling besi lift rakitan terputus karena tidak kuat menyangga beban berat muatan. Jenazah ke 4 korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini terjadi saat para pekerja bangunan ini selesai istirahat makan siang. Mereka kemudian berencana kembali bekerja ke lantai 5 dengan menaiki lift rakitan.</p>
<p><strong><a href="https://memontum.com/124094-kasus-kecelakaan-kerja-rsi-unisma-kontraktor-diperiksa-polisi">BACA JUGA: Kasus Kecelakaan Kerja RSI Unisma, Kontraktor Diperiksa Polisi</a></strong></p>
<p>Para karyawan bangunan ini pun terjatuh secara bersamaan. Mengetahui kejadian itu para pekerja bangunan yang masih berada di bawah segera melakukan pertolongan. Saat itu Lukman, Kasianto, Subeki dan Agus sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala.</p>
<p>Sedangkan 6 lainnya luka parah langsung dibawa ke IGD RSI Unisma. Namun setelah menjalani perawatan, salah seorang pekerja yang alami luka parah akhirnya meninggal dunia hingga total ada 5 pekerja meningal akibat kecelakaan kerja ini. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124686</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Kecelakaan Kerja RSI Unisma, Kontraktor Diperiksa Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-kecelakaan-kerja-rsi-unisma-kontraktor-diperiksa-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2020 17:07:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kontraktor Diperiksa Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[RSI Unisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124094</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan kecelakaan kerja proyek pembangunan RSI Unisma Kota Malang. Kecelakaan kerja itu mengakibatkan 5 orang tewas dan 5 lainnya luka parah. Kali ini petugas Reskrim Polresta Malang Kota melakukan pemeriksaan terhadap MN, Direktur Utama PT Dwi Ponggo Seto, Selasa (22/9/2020) siang. Yakni untuk memberikan keterangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan kecelakaan kerja proyek pembangunan RSI Unisma Kota Malang. Kecelakaan kerja itu mengakibatkan 5 orang tewas dan 5 lainnya luka parah.</p>
<p>Kali ini petugas Reskrim Polresta Malang Kota melakukan pemeriksaan terhadap MN, Direktur Utama PT Dwi Ponggo Seto, Selasa (22/9/2020) siang. Yakni untuk memberikan keterangan terkait kecelakaan kerja tersebut termasuk penggunaan lift rakitan yang mengakibatkan kecelakaan itu.</p>
<p>&#8220;Inisialnya MN. Tadi dia mengatakan kalau tidak tahu mengenai lift tersebut karena sudah diserahkan kepada pelaksana lapangan. Kita masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Besok rencananya kami akan memeriksa dari pihak yayasan,&#8221; ujar AKP Azi Pratas Guspitu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelekaan kerja terjadi di proyek pembangunan RSI Unisma, Selasa (8/9/2020) pukul 12.30. Sebanyak 11 pekerja bangunan terjatuh dari lift rakitan lantai 5 proyek pembangunan gedung baru. Dari 11 orang yang terjatuh 4 diantaranya tewas seketika dan 6 lainnya mengalami luka berat, sedangkan 1 orang selamat karena berhasil melompat dan berbepagangan pada besi.</p>
<p>Adapun identitas para korban meninggal dunia diantaranya Lukman (35) warga ,Pakis, Kasianto, (40) warga Pakis, Subeki (30) warga Jabung dan Agus P (30) warga Pakis, Kabupaten Malang. Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam penanganan petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Diduga kecelakaan ini akibat seling besi lift rakitan terputus karena tidak kuat menyangga beban berat muatan. Jenazah ke 4 korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini terjadi saat para pekerja bangunan ini selesai istirahat makan siang. Mereka kemudian berencana kembali bekerja ke lantai 5 dengan menaiki lift rakitan.</p>
<p>Para karyawan bangunan ini pun terjatuh secara bersamaan. Mengetahui kejadian itu para pekerja bangunan yang masih berada di bawah segera melakukan pertolongan. Saat itu Lukman, Kasianto, Subeki dan Agus sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala. Sedangkan 6 lainnya luka parah langsung dibawa ke IGD RSI Unisma.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SIK MH saat ditemui Memontum.com di lokasi kejadian membenarkan adanya kecelakaan kerja ini. &#8220;Kejadian pukul 12.30. Korban ada 10 orang. Sebanyak 6 luka parah dan 4 meninggal dunia. Untuk yang luka-luka masih dalam perawatan di RSI Unisma,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Saat ditanya apakah adanya kelalaian kerja karena kurang safety, AKP Azi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Apakah Human Error, masih dalam penyelidikan. Para saksi, mandor atau pengawasnya akan kita panggil. Dugaan sementara selingnya putus hingga pijakan roboh,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Dari data yang diperoleh Memontum.com untuk sementara adapaun identitas korban meninggal diantaranya Lukman (35) Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kasianto (40) warha Cokro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Subeki (30) warga Pandansari Lor, Kecamatan Jabung dan Agus (30) warga kawasan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ke 4 korban tewas ini alami luka parah pagian kepala.</p>
<p>Sedangkan data luka berat diantaranya Arifin alias Gepeng (31) warga Kasembon mengalami luka tumit bengkak dan tangan patah tulang. Depi (25) warga Cokro, Kecamatan Pakis alami patah tulang tangan. Ludi (25) warga Poncokusumo alami luka pada bagian petut dan punggung. Tono (25) warga Jabung alami tangan patah, Andika (25) warga Jabung alami luka pada bagian kepala, wajah dan kedua kaki. Fatkur (30) warga Gondanglegi alami patah kaki.</p>
<p>Sedangkan korban selamat karena berhasil melompat yakni Junaidi (39) warga Sukopuro, Kecamatan Jabung. Namun berselang 2 hari kemudian satu korban lainnya meninggal dunia hingga total yang meninggal menjadi 5 orang. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124094</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Belum Tetapkan Tersangka dalam Kecelakaan Kerja di RSI Unisma</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-belum-tetapkan-tersangka-dalam-kecelakaan-kerja-di-rsi-unisma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2020 12:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[RSI Unisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123750</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota hingga Selasa (15/9/2020) siang, belum menetatapkan tersangka dalam peristiwa kecelakaan kerja di proyek pembangunan gedung RSI Unisma. Kecelakaan kerja yang terjadi pada Selasa (8/9/2020) pukul 12.30 mengakibatkan 4 orang tewas dan 6 lainnya luka parah akibat terjatuh dari lift rakitan di lantai 5 gedung. Kasat Reskrim Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota hingga Selasa (15/9/2020) siang, belum menetatapkan tersangka dalam peristiwa kecelakaan kerja di proyek pembangunan gedung RSI Unisma. Kecelakaan kerja yang terjadi pada Selasa (8/9/2020) pukul 12.30 mengakibatkan 4 orang tewas dan 6 lainnya luka parah akibat terjatuh dari lift rakitan di lantai 5 gedung.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SIK SH saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melalukan prmeriksaan kepada para korban yang selamat. &#8220;Kita masih periksa para korban. Rencananya pihak PT (PT Dwi Ponggo Seto) akan kami periksa Minggu ini,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Saat ditanya apakah ada pihak yang akan dijadikan tersangka karena kelalaian, AKP Azi menyebut bahwa pihaknya sampai saat ini belum menentukan tersangkanya. &#8220;Hasil Labfor Polda Jatim kemungkinan satu sampai dua minggu. Kami belum menentukan siapa tersangkanya,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelekaan kerja terjadi di proyek pembangunan RSI Unisma, Selasa (8/9/2020) pukul 12.30. Sebanyak 11 pekerja bangunan terjatuh dari lift rakitan lantai 5 proyek pembangunan gedung baru. Dari 11 orang yang terjatuh 4 diantaranya tewas seketika dan 6 lainnya mengalami luka berat, sedangkan 1 orang selamat karena berhasil melompat dan berbepagangan pada besi.</p>
<p>Adapun identitas para korban meninggal dunia diantaranya Lukman (35) warga ,Pakis, Kasianto, (40) warga Pakis, Subeki (30) warga Jabung dan Agus P (30) warga Pakis, Kabupaten Malang. Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam penanganan petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Diduga kecelakaan ini akibat seling besi lift rakitan terputus karena tidak kuat menyangga beban berat muatan. Jenazah ke 4 korba kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini terjadi saat para pekerja bangunan ini selesai istirahat makan siang. Mereka kemudian berencana kembali bekerja ke lantai 5 dengan menaiki lift rakitan. Namun saat mereka sudah berada di lantai 5 mendadak seling besi terputus.</p>
<p>Para karyawan bangunan ini pun terjatuh secara bersamaan. Mengetahui kejadian itu para pekerja bangunan yang masih berada di bawah segera melakukan pertolongan. Saat itu Lukman, Kasianto, Subeki dan Agus sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala. Sedangkan 6 lainnya luka parah langsung dibawa ke IGD RSI Unisma.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SIK MH saat ditemui Memontum.com di lokasi kejadian membenarkan adanya kecelakaan kerja ini. &#8220;Kejadian pukul 12.30. Korban ada 10 orang. Sebanyak 6 luka parah dan 4 meninggal dunia. Untuk yang luka-luka masih dalam perawatan di RSI Unisma,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Saat ditanya apakah adanya kelalaian kerja karena kurang safety, AKP Azi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Apakah Human Error, masih dalam penyelidikan. Para saksi, mandor atau pengawasnya akan kita panggil. Dugaan sementara selingnya putus hingga pijakan roboh,&#8221; ujar AKP Azi.</p>
<p>Dari data yang diperoleh Memontum.com untuk sementara adapaun identitas korban meninggal diantaranya Lukman (35) Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kasianto (40) warha Cokro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Subeki (30) warga Pandansari Lor, Kecamatan Jabung dan Agus (30) warga kawasan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ke 4 korban tewas ini alami luka parah pagian kepala.</p>
<p>Sedangkan data luka berat diantaranya Arifin alias Gepeng (31) warga Kasembon mengalami luka tumit bengkak dan tangan patah tulang. Depi (25) warga Cokro, Kecamatan Pakis alami patah tulang tangan. Ludi (25) warga Poncokusumo alami luka pada bagian petut dan punggung. Tono (25) warga Jabung alami tangan patah, Andika (25) warga Jabung alami luka pada bagian kepala, wajah dan kedua kaki. Fatkur (30) warga Gondanglegi alami patah kaki. Sedangkan korban selamat karena berhasil melompat yakni Junaidi (39) warga Sukopuro, Kecamatan Jabung. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123750</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
