<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kecelakaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecelakaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 09:49:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kecelakaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Bunga Desa di Kecamatan Purwoharjo, Bupati Ipuk Kunjungi Warga Lumpuh Akibat Kecelakaan Kerja</title>
		<link>https://memontum.com/program-bunga-desa-di-kecamatan-purwoharjo-bupati-ipuk-kunjungi-warga-lumpuh-akibat-kecelakaan-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[purwoharjo,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali menjalankan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Kradenan, Desa Purwoharjo dan Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Rabu (29/04/2026) tadi. Di sela melaksanakan agenda program yang digelar sejak 2021 itu, Bupati Ipuk menjenguk seorang warga Dusun Krajan, Desa Purwoharjo, Mamat, yang mengalami lumpuh akibat kecelakaan kerja. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali menjalankan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Kradenan, Desa Purwoharjo dan Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Rabu (29/04/2026) tadi. Di sela melaksanakan agenda program yang digelar sejak 2021 itu, Bupati Ipuk menjenguk seorang warga Dusun Krajan, Desa Purwoharjo, Mamat, yang mengalami lumpuh akibat kecelakaan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria berusia 45 tahun tersebut, sebelumya mengalami sakit selama 3 tahun, akibat terjatuh dari pohon jati saat bekerja. Selama 3 tahun, Mamat hanya bisa terbaring di tempat tidur. Sebab setelah jatuh dari pohon, tangan hingga kaki tidak bisa digerakkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk langsung meminta pada Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, yang turut dalam Bunga Desa, meminta Mamat segera dibawa ke rumah sakit agar mendapat terapi. &#8220;Nanti di rumah sakit bapak mendapat terapi, agar perlahan bisa berjalan lagi. Untuk biaya bapak tenang saja, karena sudah ditanggung negara. Bapak harus semangat untuk bisa sehat lagi. Ibu, tolong bantu doa, agar bapak bisa sembuh lagi,&#8221; kata Bupati Ipuk, kepada Mamat dan istrinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama ini, Mamat tinggal bersama istri dan 1 anak, yang masih kelas 3 sekolah dasar. Mamat juga kesulitan untuk berobat, karena istrinya harus bekerja di pabrik. Sehingga, tidak ada yang mendampingi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bupati Ipuk juga meminta Kepala Desa Purwoharjo, Fausi Amurulloh, agar turut mendampingi selama perawatan. &#8220;Untuk Pak Kades, saya minta ada petugas dari desa untuk mengantar dan mendampingi Pak Mamat menjalani terapi, karena istrinya harus bekerja. Bisa manfaatkan Mobil Siaga Desa yang memang fungsinya untuk mengantar warga yang sakit,&#8221; papar Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati juga meminta petugas Puskesmas, untuk memasifkan program layanan Jemput Bola Rawat Warga, dengan melakukan pemeriksaan ke rumah-rumah warga secara rutin, khususnya ke Lansia dan mereka yang tidak bisa berobat ke luar rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, mengatakan, Mamat akan mendapat terapi untuk melatih otot-otot terutama kaki dan tangan. &#8220;Selain terapi, kami juga akan lakukan pemeriksaan secara menyeluruh termasuk organ dalamnya,&#8221; kata Sugiyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjenguk warga sakit, Ipuk juga menyerahkan bantuan alat bantu seperti kursi roda, walker dan kruk kepada 25 penerima di Desa Purwoharjo. Ipuk menyerahkab bantuan kursi roda pada perempuan difabel di Desa Karetan. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Jadi 15 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-commuter-line-jadi-15-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[commuter]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Stasiun Bekasi Timur, yang berlangsung, Senin (27/04/2026) sekitar pukul 20.52, menyisakan duka mendalam. Bahkan akibat dari peristiwa ini, sebanyak 15 penumpang KRL diinformasikan meninggal dunia dan puluhan luka-luka. Tim DVI Polri merilis daftar 10 jenazah korban meninggal kecelakaan kereta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Stasiun Bekasi Timur, yang berlangsung, Senin (27/04/2026) sekitar pukul 20.52, menyisakan duka mendalam. Bahkan akibat dari peristiwa ini, sebanyak 15 penumpang KRL diinformasikan meninggal dunia dan puluhan luka-luka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim DVI Polri merilis daftar 10 jenazah korban meninggal kecelakaan kereta Bekasi, yang saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. &#8220;Identifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder, yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan,” kata Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan, dalam konferensi pers di RS Polri Jakarta Timur, Selasa (28/04/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah korban itu, diantaranya Anita Sari (31), Cikarang Barat Bekasi, Harum Anjasari (27), Cipayung Jakarta Timur, Nur Alimantun Citra Lestari (19), Pasar Jambi, Faridha Utami (50), Cibitung Bekasi, Fika Aknia Pratiwi (23), Cikarang Barat, Ida Nuraida (48), Cibitung Bekasi, Gita Septia Wardani (20), Cibitung Bekasi, Fatmawati Rahmayani (29), Bekasi Selatan Kota Bekasi, Rinjani Novitasari (25), Tambun Selatan Bekasi, dan Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32), warga Tambun Selatan Kota Bekasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Martinus Ginting, mengatakan 10 jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, untuk proses identifikasi. Sedangkan 5 jenazah lainnya, tersebar di sejumlah rumah sakit, yakni 3 di RSUD Bekasi, 1 di RS Bella dan 1 di RS Mitra. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232052</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal dan 81 Luka-Luka</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-7-orang-meninggal-dan-81-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[luka-luka]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka. Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal. Sementara dari arah berlawanan, juga berhenti KRL yang tengah menunggu proses evakuasi tabrakan tersebut. Saat tengah berhenti dan menunggu itulah, dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya, hingga menabrak bodi belakang KRL.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,&#8221; ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Insiden itu, kontan membuat sejumlah penumpang menjadi korban dan beberapa diantaranya terhimpit. Sementara kondisi gerbong, pun menjadi ringsek dan proses evakuasi terus dilakukan hingga Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan update jumlah korban dalam musibah itu ada 7 orang meninggal dan 81 korban luka-luka. Yang masih terperangkap, teridentifikasi ada tiga orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Proses evakuasi hingga sampai delapan jam, karena kita lakukan hati-hati sekali,&#8221; ujarnya, Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi menyebut sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Bahkan, PT&nbsp; KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, korban luka tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya mendapat perawatan di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;KAI menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia, ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan,&#8221; ujar Anne.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Anne juga menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama, karena adanya korban yang masih hidup dan membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, hingga Tim KAI terus melakukan upaya pertolongan di lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang,&#8221; urainya. Untuk sementara Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Angka Kecelakaan Mudik, Pemkab Jember Luncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta </title>
		<link>https://memontum.com/tekan-angka-kecelakaan-mudik-pemkab-jember-luncurkan-program-mudik-aman-berbagi-cinta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah proaktif dalam menghadapi momentum pergerakan massa besar-besaran pada musim Lebaran 2026, utamanya mensiasati dalam mudik lebaran. Untuk menjamin keselamatan warga, Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Jember, resmi meluncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta. Program ini, sebuah inisiatif transportasi massal gratis yang dirancang untuk mengintervensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah proaktif dalam menghadapi momentum pergerakan massa besar-besaran pada musim Lebaran 2026, utamanya mensiasati dalam mudik lebaran. Untuk menjamin keselamatan warga, Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Jember, resmi meluncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini, sebuah inisiatif transportasi massal gratis yang dirancang untuk mengintervensi tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Terutama roda dua, yang selama ini menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi saat mudik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa kebijakan ini bagian dari strategi manajemen lalu lintas makro. Dengan memfasilitasi 516 pemudik menggunakan armada bus yang laik jalan, beban kepadatan kendaraan di jalur arteri dapat dikurangi secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gatot menekankan, bahwa risiko perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor sangatlah besar, baik dari sisi kelelahan fisik maupun kerentanan mekanis. &#8220;Misi utama kami adalah mengalihkan penggunaan kendaraan roda dua ke moda transportasi massal yang jauh lebih aman dan nyaman,&#8221; ujarnya, saat ditemui di titik kumpul keberangkatan, Jalan Sudarman, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, Pemkab Jember mengerahkan sembilan armada bus eksekutif yang telah melewati uji ramcek ketat. &#8220;Kami ingin memastikan warga Jember bisa sampai ke kampung halaman, tanpa harus bertaruh nyawa di jalan raya dengan kendaraan yang tidak didesain untuk perjalanan antar provinsi,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun rute yang disediakan, ujarnya, mencakup jalur-jalur krusial yang selama ini memiliki permintaan tinggi. Yakni, Jakarta–Jember, Bali–Jember, serta layanan pulang-pergi (PP) untuk rute Jember–Madura dan Jember–Mataram. Pemilihan rute ini didasarkan pada data sebaran warga Jember yang merantau di pusat-pusat ekonomi dan pendidikan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini, ujarnya, juga menjadi potret koordinasi antar instansi yang solid. Dishub tidak bekerja sendiri, karena berkolaborasi dengan jajaran kepolisian untuk pengawalan serta instansi terkait lainnya guna memastikan jalur yang dilalui bus tetap kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gatot optimistis, bahwa jika pola ini terus dipertahankan dan kuotanya ditambah di masa depan, budaya mudik yang aman akan terbentuk di masyarakat Jember. Dengan dimulainya pemberangkatan ini, Pemkab Jember berharap angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga lokal dapat ditekan hingga level terendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Antusiasme warga mencapai ratusan orang. Ini membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman sangat tinggi. Kami sedang mengkaji peluang untuk perluasan rute dan penambahan armada di tahun depan, tentu sesuai dengan arahan dan kebijakan Bapak Bupati Jember,&#8221; tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Catat Kecelakaan Menurun selama Arus Mudik-Balik Lebaran 2025</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-catat-kecelakaan-menurun-selama-arus-mudik-balik-lebaran-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menurun]]></category>
		<category><![CDATA[mudik-balik]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota menggelar evaluasi secara menyeluruh atas hasil pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446H. Diketahui, bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 yang berlangsung selama 17 hari, yakni sejak 23 Maret hingga 8 April 2025, telah berakhir. Dalam evaluasi ini, Kapolresta Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota menggelar evaluasi secara menyeluruh atas hasil pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446H. Diketahui, bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 yang berlangsung selama 17 hari, yakni sejak 23 Maret hingga 8 April 2025, telah berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam evaluasi ini, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, melalui Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Agung Fitransyah, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen jajaran kepolisian dalam menciptakan Kamseltibcarlantas selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 H. “Operasi Ketupat Semeru 2025 bertujuan untuk mengamankan mobilitas masyarakat dalam arus mudik dan balik, khususnya di wilayah Kota Malang, yang menjadi salah satu simpul pergerakan utama di Jawa Timur,” kata Kompol Agung, Rabu (09/04/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskannya, bahwa dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Malang Kota melakukan berbagai langkah strategis mulai dari patrol rutin, rekayasa lalu lintas hingga penjagaan di titik-titik rawan macet dan kecelakaan. Baik di dalam kota maupun jalur provinsi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, sinergi antara TNI dan Polri, Dishub, Satpol PP, serta stakeholder terkait menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran dan keamanan lalu lintas di Kota Malang selama operasi berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal penegakan hukum, Kompol Agung memaparkan data pelanggaran lalu lintas selama Ops Ketupat Semeru 2025, yakni sebanyak 1.477 pelanggaran, dengan rincian 691 pelanggaran terdeteksi melalui ETLE, 53 melalui tilang manual dan 733 berupa teguran presisi. “Apabila dibandingkan periode operasi tahun sebelumnya, mengalami kenaikan 764 pelanggaran atau 107 persen. Sebab, kami meningkatkan pengawasan serta adanya mobilitas masyarakat yang cukup tinggi,&#8221; jelas Kompol Agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Kompol Agung juga menjelaskan dari aspek kecelakaan lalu lintas, tercatat 10 kasus kecelakaan, dengan 0 korban meninggal dunia, 2 korban luka berat, 19 luka ringan dan total kerugian material sebesar Rp11.100.000. Bila dibandingkan dengan Ops Ketupat Semeru 2024, terdapat penurunan 1 kasus atau 9 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompol Agung juga mengatakan, karena hasil dari strategi preventif seperti edukasi, sosialisasi Kamseltibcarlantas melalui Medsos dan kehadiran aktif petugas di lapangan yang berhasil meningkatkan kepatuhan pengendara yang signifikan. “Langkah-langkah preventif yang kami lakukan, seperti imbauan keselamatan di berbagai titik strategis, pemasangan rambu sementara, Patroli Blue Light serta edukasi publik sebelum masa mudik, terbukti efektif dalam menekan angka kecelakaan,&#8221; imbuh Kompol Agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompol Agung juga mengucapkan terima kasih, atas peran serta seluruh elemen masyarakat dan lintas sektor yang turut mendukung suksesnya Ops Ketupat Semeru 2025 di Kota Malang. Dirinya juga menegaskan, bahwa Polresta Malang Kota akan terus menjaga komitmen, konsistensinya dalam mewujudkan Kota Malang yang aman, tertib dan kondusif pasca Lebaran, demi keselamatan bersama dan keberlanjutan mobilitas masyarakat. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meminimalisir Resiko Kecelakaan, Pemkab Lumajang Ramp Check Bus untuk Angkut Mudik</title>
		<link>https://memontum.com/meminimalisir-resiko-kecelakaan-pemkab-lumajang-ramp-check-bus-untuk-angkut-mudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkut]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[meminimalisir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220517</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang menggelar Ramp Check (pemeriksaan kendaraan bermotor) terhadap angkutan penumpang bus di Kecamatan Pronojiwo dan Terminal Minak Koncar. Kegiatan ini, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh armada bus yang melayani pemudik atau angkutan mudik, dalam kondisi prima. Sehingga, dapat meminimalisir resiko kecelakaan di jalan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang menggelar Ramp Check (pemeriksaan kendaraan bermotor) terhadap angkutan penumpang bus di Kecamatan Pronojiwo dan Terminal Minak Koncar. Kegiatan ini, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh armada bus yang melayani pemudik atau angkutan mudik, dalam kondisi prima. Sehingga, dapat meminimalisir resiko kecelakaan di jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemeriksaan yang dilakukan sendiri, itu melibatkan berbagai pihak. Termasuk, Dishub Provinsi Jawa Timur, Polres Lumajang serta organisasi angkutan umum. Sejumlah petugas, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan, seperti kondisi mesin, rem, ban, lampu, serta sistem keselamatan lainnya. Tidak hanya itu, pemeriksaan administrasi juga dilakukan, mencakup surat izin operasional, uji KIR, hingga kelayakan pengemudi dalam menjalankan tugasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin, menegaskan akan pentingnya kegiatan ini yaitu untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi, terutama di momen mudik Lebaran. Dengan adanya Ramp Chek ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh kendaraan angkutan penumpang benar-benar laik jalan,” katanya, Minggu (23/03/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihaknya juga mengimbau kepada para pemilik dan pengelola armada bus, agar selalu melakukan perawatan berkala dan tidak mengabaikan faktor keselamatan. Hal itu mengingat, tingginya lonjakan penumpang saat mudik yang dapat berdampak pada peningkatan risiko di jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan adanya Ramp Chek ini, tambahnya, diharapkan masyarakat yang menggunakan moda transportasi bus dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan pulang ke kampung halaman. Terlebih, pemerintah juga mengajak para pemudik untuk memilih angkutan resmi yang telah lolos uji kelayakan demi keselamatan bersama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi Bogor, 8 Meninggal dan 11 Orang Luka</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-bogor-8-meninggal-dan-11-orang-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 00:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[beruntun]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[gerbang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219001</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bogor &#8211; Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2025) sekitar pukul 23.30. Kecelakaan ini, melibatkan sedikitnya 6 kendaraan. Diantaranya, 1 truk dan 5 mini bus. Akibat dari kejadian ini, 8 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka. Informasinya, diduga truk pengangkut galon air mineral mengalami masalah rem blong. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Bogor</strong> &#8211; Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (04/02/2025) sekitar pukul 23.30. Kecelakaan ini, melibatkan sedikitnya 6 kendaraan. Diantaranya, 1 truk dan 5 mini bus. Akibat dari kejadian ini, 8 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasinya, diduga truk pengangkut galon air mineral mengalami masalah rem blong. Sehingga, pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya saat berada Gerbang Tol Ciawi 2. Akibatnya, truk tersebut menabrak lima kendaraan di depannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tabrakan tersebut, juga membuat tiga Gardu Tol Ciawi 2 mengalami kerusakan. Satu truk dan dua mobil terbakar, serta tiga mobil lainnya mengalami rusak berat. Usai peristiwa ini, diketahui 8 meninggal dunia, 4 luka berat dan 7 luka ringan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para korban luka, diantaranya Customer Service Jasa Marga yang sedang bertugas di lapangan. Kini, seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Menurut salah satu korban selamat, Sugiarti, mengatakan bahwa suaminya, Yana Mulyana, meninggal dunia dalam peristiwa ini. Diceritakan, sebelum kejadian mereka bersama tiga penumpang lain dalam perjalanan menuju Bekasi. Namun saat hendak melewati gerbang tol, kartu e-Toll mengalami kendala tidak terbaca hingga membuat palang otomatis tidak terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yana Mulyana kemudian bertanya kepada satpam, untuk memberitahu terkait kerusakan kartu e-Toll nya. &#8220;Saat tanya ke bapak satpam diminta nunggu kendaraan yang belakang. Suami saya kemudian turun mau minta tolong ke mobil yang belakang,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat Yana Mulyana sudah berada di luar mobil untuk meminta bantuan, sebuah truk besar dengan kecepatan tinggi melaju dari arah belakang dan menghantam kendaraan yang ada di depannya. Kecelakaan ini, membuat Yana Mulyana meninggal dunia. Sedangkan Sugiarti dan anaknya yang masih berusia 3,5 tahun, mengalami luka di kepala dan tangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk luka berat, ada dari petugas shift gerbang tol dan satu lagi petugas kebersihan,&#8221; kata Kanit Laka Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan, Rabu (05/02/2025) tadi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219001</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kecelakaan di Taman Veteran, DLH Kota Malang Tinggikan Kanstin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kecelakaan-di-taman-veteran-dlh-kota-malang-tinggikan-kanstin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kanstin]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tinggikan]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Merespon banyaknya kecelakaan yang terjadi di taman Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan peninggian kanstin. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi adanya insiden kecelakaan. Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika kanstin yang ada di taman tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Merespon banyaknya kecelakaan yang terjadi di taman Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, melakukan peninggian kanstin. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi adanya insiden kecelakaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan jika kanstin yang ada di taman tersebut memang terlalu rendah, yang itu diakibatkan karena imbas dari perawatan pengaspalan jalan yang sering dilakukan. “Akibat peninggian jalan, akhirnya membuat aspal dengan kanstin ini menjadi seolah tidak ada batasannya. Sehingga tahun ini saja, sudah ada kecelakaan yang terjadi sampai lima kali di taman veteran,” kata Laode, Kamis (25/07/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peninggian kanstin itu dilakukan, lanjutnya, agar pengendara aman saat melintasi jalan raya. Bahkan, pada saat ini pun juga masih terlihat ada banyak pekerja yang melakukan pembangunan di sekitar taman tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Jadi saat ini kanstin kan istilahnya sudah ambles. Nah, itu dibangun kembali. Ukurannya kira-kira 25 hingga 30 sentimeter,” beber Laode.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laode pun mengakui, akan memperbaiki kanstin yang memang sudah ambles. Karena jalan di Kota Malang terus diperbaiki sehingga terus meninggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nantinya semua yang rusak akan kami perbaiki. Satu untuk membuat pengguna jalan aman. Kedua, juga agar taman aman juga. Karena kalau melihat yang lalu, taman juga ikut rusak,” imbuh Laode. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212233</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Kecelakaan, Sejumlah Bus Pariwisata di Kota Malang Lakukan Uji Ramp Check</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-kecelakaan-sejumlah-bus-pariwisata-di-kota-malang-lakukan-uji-ramp-check</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minimalisir]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209783</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Minimalisir terjadinya kecelakaan bus pariwisata yang belakangan ini kerap terjadi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Malang melakukan pengujian kelaikan jalan atau ramp check. Langkah ini dilakukan, dengan mendatangi sejumlah Perusahaan Otobus (PO) Bus Pariwisata Kota Malang. Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Malang, Maria Margareta, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Minimalisir terjadinya kecelakaan bus pariwisata yang belakangan ini kerap terjadi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Malang melakukan pengujian kelaikan jalan atau ramp check. Langkah ini dilakukan, dengan mendatangi sejumlah Perusahaan Otobus (PO) Bus Pariwisata Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Malang, Maria Margareta, menyampaikan bahwa itu telah dilakukan dalam pekan ini selama tiga hari. Hasilnya, ada sejumlah bus yang secara fisik dinyatakan laik jalan dan ada beberapa yang masih disewakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada 21 bus secara fisik dinyatakan laik jalan. Kemudian, 2 bus yang sudah dijual dan 16 bus tidak ada ditempat karena masih disewakan. Sehingga tidak bisa dilakukan pengecekan fisik,” kata Maria, saat dikonfimasi, Jumat (24/05/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, juga banyak ditemukan dokumen Kartu Pengawasan atau KPS dan Buku Uji Kendaraan Bermotor Wajib Uji atau STUK, atau Buku KIR yang dalam masa perpanjangan. &#8220;Sehingga, kami merekomendasikan untuk membuat surat pernyataan bermaterai dan juga data yang mana menyatakan bahwa surat kendaraan sedang masa perpanjangan,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan jika pengecekan kendaraan bus pariwisata meliputi kelengkapan dokumen kendaraan seperti Uji KIR, pengecekan fisik pengereman dan lainnya. &#8220;Tentu kegiatan pengecekan ini harus dilakukan untuk memastikan kondisi bus pariwisata, terutama saat libur panjang dan libur sekolah. Jadi juga untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yaitu kecelakaan,&#8221; kata Jaya-sapaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini, Dishub Kota Malang tidak melarang adanya kegiatan study tour atau wisata ziarah dengan menggunakan bus pariwisata. Akan tetapi, keselamatan dengan menggunakan bus pariwisata harus tetap diperhatikan. Termasuk, juga memperhatikan perjanjian kerjasama tour antara penyelenggara dengan PO Bus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Proses perjanjian, kontraknya harus diperhatikan (dengan PO Bus). Kendaraannya seperti apa, kelengkapannya, sopirnya, sehingga PO Bus Pariwisata juga memiliki tanggungjawab,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209783</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
