<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kedepankan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kedepankan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Feb 2025 05:39:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kedepankan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RSUD Besuki Situbondo Komitmen Kedepankan Keselamatan sesuai SOP</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-besuki-situbondo-komitmen-kedepankan-keselamatan-sesuai-sop</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Besuki]]></category>
		<category><![CDATA[kedepankan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219563</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; RSUD Besuki Situbondo selalu berkomitmen dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat demi menjaga keselamatan tenaga medis dan pasien. Hal ini, sebagaimana disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Situbondo, dr H Imam Hariyono, Senin (24/02/2025) tadi. Terkait dengan pemberitaan yang berkembang mengenai insiden tenaga medis yang tertusuk jarum saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; RSUD Besuki Situbondo selalu berkomitmen dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat demi menjaga keselamatan tenaga medis dan pasien. Hal ini, sebagaimana disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Situbondo, dr H Imam Hariyono, Senin (24/02/2025) tadi.</p>



<p>Terkait dengan pemberitaan yang berkembang mengenai insiden tenaga medis yang tertusuk jarum saat menangani pasien HIV, ujarnya, bahwa itu merupakan kecelakaan kerja yang bisa terjadi di dunia medis. “Peristiwa ini terjadi pada tanggal 18 Februari 2025 lalu. Pihak rumah sakit telah menangani insiden tersebut dengan cepat dan sesuai dengan protokol yang berlaku,” jelas dr Imam Hariyono.</p>



<p>Lebih lanjut Direktur RSUD Besuki menjelaskan, bahwa pihaknya begitu mendapat laporan adanya dokter yang tertusuk jarum ketika melakukan operasi, maka yang bersangkutan mendapat penanganan. “Dua dokter spesialis telah melakukan pengawasan medis secara intensif kepada yang bersangkutan. Termasuk, pemeriksaan laboratorium dan terapi pencegahan guna meminimalisir risiko yang mungkin timbul,” kata dr Imam Hariyono.</p>



<p>Tidak hanya itu yang disampaikan dr Imam, dirinya juga menjelaskan bahwa yang bersangkutan telah melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala, dan mendapat terapi sesuai dengan standar kesehatan. “RSUD Besuki juga selalu mengedepankan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan. Hal ini mencerminkan komitmen RSUD Besuki dalam memberikan pelayanan yang aman dan profesional bagi masyarakat dan tenaga medis,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam menjalankan setiap prosedur medisnya, sambung dr Imam, RSUD Besuki juga merahasiakan identitas pasien. “Rumah sakit berpegang teguh pada prinsip etika medis yang melindungi data pribadi pasien dari penyebaran informasi yang tidak perlu. Kami menegaskan bahwa RSUD Besuki menjaga penuh kerahasiaan identitas pasien,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya juga menerangkan, bahwa tidak ada informasi medis yang bisa diakses tanpa kewenangan yang sah. “Karena ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan terpercaya kepada pasien,&#8221; jelas dr Imam Hariyono.</p>



<p>Selain menangani kejadian yang menimpa tenaga medis, lanjut Direktur RSUD Besuki, pihaknya juga memastikan bahwa setiap tindakan medis, termasuk operasi yang dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku. “Standar keselamatan diterapkan secara ketat untuk meminimalisir terjadinya risiko dan meningkatkan efektivitas pengobatan,” imbuhnya.&nbsp;</p>



<p>Dalam beberapa tahun terakhir ini, imbuh dr Imam, RSUD Besuki terus bebenah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan melatih tenaga medis untuk selalu siap menghadapi berbagai situasi darurat. Mulai dari prosedur operasi hingga tindakan perawatan intensif, semua dilakukan dengan pendekatan yang berbasis keamanan dan profesionalisme.</p>



<p>“Untuk itu, masyarakat diharapkan memahami bahwa dunia medis memiliki risiko tersendiri. Namun dengan penerapan prosedur yang ketat, maka risiko tersebut bisa diminimalisir. Oleh karenanya, saya Direktur RSUD Besuki mengajak kepada masyarakat untuk tetap percaya pada sistem kesehatan yang ada dan tidak mudah terpengaruh atau terpropokasi oleh informasi yang belum tentu akurat,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penataan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang Kedepankan Infrastruktur Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/penataan-pura-mandhara-giri-semeru-agung-lumajang-kedepankan-infrastruktur-ramah-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kedepankan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mandhara]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk menata kawasan Pura Mandhara Giri Semeru Agung di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, dalam diskusi bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Taman Dedari, Ubud-Bali, Kamis (24/10/2024) malam. Dirinya menekankan, bahwa penataan kawasan pura ini tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk menata kawasan Pura Mandhara Giri Semeru Agung di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, dalam diskusi bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Taman Dedari, Ubud-Bali, Kamis (24/10/2024) malam.</p>



<p>Dirinya menekankan, bahwa penataan kawasan pura ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan. Rencana tersebut, mencakup pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan seperti tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R), sistem drainase yang baik, jalur pedestrian serta tangki septik komunal.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Sekaligus, mendukung pengembangan pariwisata religi di Kabupaten Lumajang,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun-panggilan akrab Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Langkah tersebut, ujarnya, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan kawasan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, sebagai destinasi wisata religi yang tidak hanya menarik, tetapi juga nyaman dan aman bagi pengunjung serta masyarakat sekitar. Dengan adanya infrastruktur yang baik, diharapkan pengunjung dapat menikmati pengalaman beribadah yang lebih baik dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, pembangunan berkelanjutan yang direncanakan di kawasan pura tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. &#8220;Kami ingin masyarakat ikut serta dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Sehingga, kawasan ini dapat terus berkembang sebagai destinasi yang ramah lingkungan,&#8221; katanya.</p>



<p>Melalui langkah tersebut, Pemkab Lumajang menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan kawasan wisata yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga pada keberlangsungan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang dan Probolinggo Sepakat Terapkan Pengelolaan Wisata Kedepankan Alam dan Budaya di TNBTS</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-dan-probolinggo-sepakat-terapkan-pengelolaan-wisata-kedepankan-alam-dan-budaya-di-tnbts</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kedepankan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sepakat]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215498</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dan Pemkab Probolinggo melakukan kesepakatan dalam memperkuat kerja sama dalam pengelolaan kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Melalui sinergi itu, diharapkan mampu membawa kawasan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, baik dalam pengembangan pariwisata maupun pelestarian budaya dan lingkungan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dan Pemkab Probolinggo melakukan kesepakatan dalam memperkuat kerja sama dalam pengelolaan kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Melalui sinergi itu, diharapkan mampu membawa kawasan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, baik dalam pengembangan pariwisata maupun pelestarian budaya dan lingkungan.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, mengatakan bahwa koordinasi terbaru ini dilakukan dengan melibatkan Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo. Pertemuan tersebut, berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo, dengan fokus untuk membahas penguatan pengelolaan pariwisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).</p>



<p>“Bromo Tengger Semeru bukan hanya destinasi wisata prioritas nasional, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan alam yang harus dilestarikan. Pengelolaan bersama antara Kabupaten Lumajang dan Pemkab Probolinggo adalah langkah strategis untuk menjaga warisan budaya Suku Tengger, yang merupakan bagian integral dari kawasan ini,” kata Yuli, Rabu (16/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya kerja sama lintas kabupaten untuk mengoptimalkan pengelolaan kawasan Bromo Tengger Semeru. &#8220;Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan bahwa kawasan ini tidak hanya dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga tetap menjaga kelestarian alam dan budaya lokal,” terangnya.</p>



<p>Sinergi antara kedua kabupaten ini, bertujuan menjadikan BTS sebagai contoh sukses pengelolaan kawasan wisata nasional yang berkelanjutan. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, kerja sama ini diharapkan mampu mempertahankan keindahan alam BTS serta tradisi dan budaya Suku Tengger, untuk dinikmati oleh generasi mendatang.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo menegaskan komitmen mereka untuk mengoptimalkan potensi BTS sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia, sambil memastikan setiap aspek pariwisata sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif ini, Bromo Tengger Semeru siap menjadi ikon pariwisata nasional yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi model pengelolaan wisata berbasis konservasi dan pelestarian budaya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Kota Malang Minta Pj Wali Kota Kedepankan Komunikasi dan Koordinasi</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dprd-kota-malang-minta-pj-wali-kota-kedepankan-komunikasi-dan-koordinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kedepankan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198796</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, berharap kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang baru saja dilantik Minggu (24/09/2023) kemarin, untuk selalu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan legislatif maupun eksekutif di Kota Malang. Pria yang kerap disapa Made, itu menyampaikan jika komunikasi yang diinginkan yaitu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, berharap kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang baru saja dilantik Minggu (24/09/2023) kemarin, untuk selalu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan legislatif maupun eksekutif di Kota Malang.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Made, itu menyampaikan jika komunikasi yang diinginkan yaitu sesering mungkin. Dimana, setiap permasalahan yang muncul dan sebelum menyampaikan Peraturan Wali Kota (Perwal), harus dikonsultasikan dahulu bersama dengan DPRD Kota Malang.</p>



<p>“Secara etika politik, itu yang penting. Kita kemarinkan sering ujug-ujug ada kebijakan, tetapi dewan sendiri belum tahu. Nah, itu yang ingin kami perbaiki. Terutama lewat Sekda, OPD, tapi semua juga tergantung figur Wali Kotanya,” ujar Made, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (25/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apalagi menurutnya, dalam waktu dekat ini akan membahas mengenai Badan Musyawarah (Bamus). Namun, pihaknya akan menunda terlebih dahulu, mengenai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) PPS APBD Murni 2024.</p>



<p>“Kita tunda sekitar dua minggu, dengan tujuan agar Pj bisa mempelajari, karena beliau unit pelaksananya. Kami berikan ruang untuk beliau, menambahkan usulan kegiatan sebelum dituangkan menjadi kebijakan umum anggaran,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga berharap kepada Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, serta Asisten II Pemkot Malang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Diah Ayu Kusumadewi, yang sebelumnya telah masuk dalan bursa Pj Wali Kota Malang, bisa mendukung kinerja Pj Wali Kota Malang saat ini. &#8220;Kami meyakini, bahwa tiga nama yang kami kirim kemarin bukan kompetisi. Tetapi memang pilihan dan mungkin yang dirasa cocok oleh Pak Presiden itu adalah Pak Wahyu. Saya harapkan, Pak Erik selaku Sekda Kota Malang bisa bekerja sama dan Bu Diah selaku asisten bisa mendukung beliau. Tapi saya meyakini di dunia ASN, siapapun yang ditunjuk sebagai pemimpinnya, mereka pasti akan tegak lurus,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198796</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
