<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keindahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keindahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Nov 2025 13:46:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keindahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kejurprov Drum Band dan International Jember Marching Carnival Suguhkan Keindahan Seni dan Sportivitas</title>
		<link>https://memontum.com/kejurprov-drum-band-dan-international-jember-marching-carnival-suguhkan-keindahan-seni-dan-sportivitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[international]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejurprov]]></category>
		<category><![CDATA[marching]]></category>
		<category><![CDATA[sportivitas]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kabupaten Jember menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan marching band selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 16 November 2025. Pelaksanaan ini, menegaskan bahwa Kabupaten Jember sebagai pusat kreativitas dan sportivitas di Jawa Timur. Ajang besar ini, diawali dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band 2025, yang digelar oleh Persatuan Drum Band Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kabupaten Jember menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan marching band selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 16 November 2025. Pelaksanaan ini, menegaskan bahwa Kabupaten Jember sebagai pusat kreativitas dan sportivitas di Jawa Timur.</p>



<p>Ajang besar ini, diawali dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band 2025, yang digelar oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur. Kemudian, dilanjutkan dengan International Jember Marching Carnival (Night Street Parade Culture) yang diinisiasi oleh Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Kabupaten Jember.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung di GOR PKPSO dan Alun-Alun Nusantara ini, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selama dua hari pelaksanaan Kejurprov, para peserta dari tingkat TK hingga SMA menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba unjuk gelar.</p>



<p>Para peserta berlomba menampilkan kekompakan, keindahan formasi, serta keterpaduan irama yang menjadi ciri khas olah raga drum band. Selepas Kejurprov, kemeriahan berlanjut dengan International Jember Marching Carnival pada tanggal 15 dan 16 November 2025.</p>



<p>Gelaran ini, menampilkan parade malam spektakuler yang memadukan marching show, budaya dan koreografi artistik di sepanjang ruas jalan utama kota Jember. Acara ini, tidak hanya diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara, termasuk perwakilan dari Filipina, yang menambah warna internasional dalam perayaan kali ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olah raga, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai persaudaraan, sportivitas dan kebersamaan. “Lebih dari sekadar event olah raga, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat persaudaraan dan sportivitas diantara para atlet drum band se-Jawa Timur. Melalui ajang ini, kita tidak hanya menampilkan kemampuan dan keindahan irama musik drum band saja, tetapi juga menunjukkan karakter, ketangguhan, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan yang tumbuh melalui latihan dan kerja keras,” ujar Bupati Jember, Kamis (13/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa drum band merupakan cabang olah raga yang unik, karena di dalamnya berpadu antara olah raga, olah rasa dan olah seni. Setiap hentakan langkah dan tabuhan, tidak hanya menguji ketepatan dan kekuatan, tetapi juga menampilkan estetika dan harmoni yang melambangkan semangat kerja sama serta koordinasi yang tinggi.</p>



<p>“Kepada seluruh atlet yang berlaga, saya berpesan bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, tunjukkan kemampuan terbaik dan junjunglah sportivitas serta kehormatan daerah masing-masing. Jadikan arena pertandingan ini sebagai ruang untuk belajar, berkembang dan mempererat tali persaudaraan antar sesama atlet,” lanjutnya.</p>



<p>Bupati Fawait juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu dan peserta dari luar daerah maupun luar negeri. Bahkan, juga mengundang mereka untuk menikmati keindahan alam, kekayaan budaya dan ragam kuliner khas Kabupaten Jember.</p>



<p>Rangkaian kegiatan ini, menjadi bukti nyata bahwa Jember tidak hanya dikenal sebagai kota karnaval dan seni, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menyatukan olah raga, budaya dan pariwisata dalam satu kemasan harmonis. Kolaborasi antara PDBI Jawa Timur, IDCA Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember, ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan olah raga drum band di Jawa Timur, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai destinasi event berskala nasional dan internasional. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tawarkan Pesona Keindahan Lumajang, Bupati Indah Lepas Peserta Trail Adventure Day Harjalu</title>
		<link>https://memontum.com/tawarkan-pesona-keindahan-lumajang-bupati-indah-lepas-peserta-trail-adventure-day-harjalu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adventure]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, serta jajaran Forkopimda, melepas puluhan peserta Trail Adventure Day Harjalu, di Kawasan Wonerjo Terpadu (KWT), Minggu (12/10/2025) tadi. Gelaran ini, akan menyusuri jalur perbukitan, menembus hutan dan menyeberangi sungai jernih di KWT Lumajang. Sementara pelaksanaan ini, digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, serta jajaran Forkopimda, melepas puluhan peserta Trail Adventure Day Harjalu, di Kawasan Wonerjo Terpadu (KWT), Minggu (12/10/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran ini, akan menyusuri jalur perbukitan, menembus hutan dan menyeberangi sungai jernih di KWT Lumajang. Sementara pelaksanaan ini, digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Lumajang (Harjalu) ke-780.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa Trail Adventure Day Harjalu bukan sekadar rute off road atau adrenalin semata. “Trail Adventure Day ini mengajak peserta merasakan setiap lanskap, memahami cerita di balik alam dan membawa pulang pengalaman yang akan terus dikenang dan diceritakan kembali,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Ditambahkan Bunda Indah, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta, untuk menyentuh langsung keindahan alam Lumajang. Dari panorama perbukitan hingga kawasan hutan yang asri, sekaligus mengenal karakter unik setiap destinasi yang dilalui.</p>



<p>“Setiap tikungan rute dan setiap hamparan alam memiliki cerita sendiri. Kita ingin peserta tidak hanya menikmati perjalanan, tapi juga membawa pulang kisah Lumajang ke keluarga, teman dan komunitas mereka,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Trail Adventure Day Harjalu sendiri, diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Rutenyapun dirancang, agar setiap peserta dapat berinteraksi langsung dengan alam, menyaksikan lanskap unik dan memahami budaya lokal yang melekat di setiap destinasi dengan tetap menjaga keselamatan.</p>



<p>“Nikmati setiap langkah, hargai setiap pemandangan dan biarkan pengalaman ini menjadi cerita yang akan anda bagikan kembali,” paparnya.</p>



<p>Kegiatan ini, didukung penuh oleh aparat keamanan dan Forkopimda Lumajang. Diantaranya, seperti Dandim 0821, Kapolres Lumajang, Komandan Batalion Yonif 527 hingga Wakil Ketua III DPRD Lumajang.</p>



<p>Dengan pengalaman langsung ini, Pemkab Lumajang berharap Trail Adventure Day Harjalu dapat memperkuat citra Kabupaten Lumajang, sebagai destinasi wisata yang ramah, autentik dan berkesan. Sekaligus, mendorong peserta menjadi duta pengalaman Lumajang di seluruh Indonesia.</p>



<p>“Kami ingin setiap peserta pulang membawa lebih dari sekadar adrenalin atau foto. Mereka membawa pengalaman yang dapat dikenang, diceritakan dan menginspirasi orang lain untuk mengenal Lumajang lebih dekat,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p>Trail Adventure Day Harjalu sendiri, membuktikan bahwa pariwisata Lumajang lebih dari sekadar destinasi. Namun, juga menjadi pengalaman hidup yang mengajak peserta menghargai alam dan cerita di balik setiap lanskap. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226696</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Juara Pertama Banyuwangi Ijen Green Trail Run 2025 Asal Jerman Kagumi Keindahan dan Rute yang Disuguhkan</title>
		<link>https://memontum.com/juara-pertama-banyuwangi-ijen-green-trail-run-2025-asal-jerman-kagumi-keindahan-dan-rute-yang-disuguhkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disuguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[kagumi]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan langsung hadiah bagi para pemenang Banyuwangi Ijen Green Trail 2025, Minggu (07/09/2025) tadi. Dalam momen itu, Bupati Ipuk kembali menyampaikan bahwa gelaran ini bukan hanya sekadar ajang olah raga. Sebaliknya, Banyuwangi Ijen Green Trail Run juga menjadi bagian dari promosi pariwisata berbasis sport tourism. Itu karena, pesona [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan langsung hadiah bagi para pemenang Banyuwangi Ijen Green Trail 2025, Minggu (07/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Ipuk kembali menyampaikan bahwa gelaran ini bukan hanya sekadar ajang olah raga. Sebaliknya, Banyuwangi Ijen Green Trail Run juga menjadi bagian dari promosi pariwisata berbasis sport tourism. Itu karena, pesona Geopark Ijen yang unik dipadukan dengan jalur ekstrem, membuat ajang ini bukan hanya tantangan olah raga, tetapi juga pengembangan wisata daerah.</p>



<p>&#8220;Jalur yang dilewati masuk dalam site Geopark Ijen. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus menguatkan branding Banyuwangi, yang menekankan kekuatan alam, budaya dan keberlanjutan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, bahwa Banyuwangi Ijen Green Trail Run 2025, digelar selama hari atau sejak Sabtu kemarin. Selama gelaran, tentunya memberikan kesan tersendiri bagi ratusan pelari dari dalam dan luar negeri. Hal ini karena, event ini menawarkan kombinasi tantangan fisik dan panorama Geopark Gunung Ijen yang mendunia.</p>



<p>Dalam pelaksanaan tahun ini, sebanyak 378 pelari ambil bagian di kompetisi yang masuk dalam kalender Asia Trail Master itu. Sementara untuk pesertanya, datang dari berbagai negara, seperti Singapura, Jepang, China, Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Mesir, Prancis, Belanda, hingga Jerman. Termasuk, pelari dari berbagai kota di Indonesia, turut meramaikan ajang ini.</p>



<p>Sejumlah peserta, terbagi dalam empat kategori. Yakni 8 km, 14 km, 25 km dan 50 km.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pelari asal Jerman yang berhasil menjadi Juara Pertama Kategori Master Men 25 km, Thimo Kilberth (51), dalam kesempatan itu mengaku kagum dengan keindahan panorama dan sekaligus beratnya rute yang ditawarkan Banyuwangi Ijen Green Trail Run. “Lintasannya berat, tapi sangat indah. Apalagi saat naik ke Kawah Ijen. Semuanya luar biasa,” katanya, seusai tiba di garis finish, Minggu (07/09/2025) tadi.</p>



<p>Bagi dirinya, pengalaman berlari di Banyuwangi, sangat berbeda dibandingkan event trail run lain di berbagai negara. Fenomena alam seperti Blue Fire Kawah Ijen serta jalur menembus Gunung Ranti, menjadi nilai tambah yang sulit ditemui di tempat lain.</p>



<p>Sejak garis start, para pelari sudah dihadapkan dengan trek menantang. Jalur yang dilalui bervariasi, mulai dari jalan setapak, jalur berbatu, tanjakan curam, hingga turunan ekstrem yang menguji daya tahan fisik dan mental. Meski demikian, kelelahan mereka terbayar oleh pemandangan indah berupa perkebunan hijau, hutan pinus, kebun kopi, hingga padang ilalang yang terbentang di sepanjang lintasan.</p>



<p>Pelari asal Jember yang keluar sebagai Juara Umum Kategori 50 km Men, Akhmad Nizar, juga memberikan kesan positif tidak jauh berbeda. Yaitu, rute yang dilintasi menjadi paket lengkap.</p>



<p>“Treknya sangat menantang. Komplit lewat Gunung Ranti dan Ijen. Wisatanya juga makin bagus dan ramai,” ungkapnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Opening Ceremony Porprov IX Jatim 2025 di Kota Malang Tampil Meriah dan Suguhkan Keindahan Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/opening-ceremony-porprov-ix-jatim-2025-di-kota-malang-tampil-meriah-dan-suguhkan-keindahan-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[opening]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Opening Ceremony Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (28/06/2025) malam. Tidak sekadar menjadi ajang pembuka kompetisi olah raga antar kabupaten dan kota di Jatim, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya yang memukau dan berhasil menyedot perhatian ribuan penonton. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Opening Ceremony Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (28/06/2025) malam. Tidak sekadar menjadi ajang pembuka kompetisi olah raga antar kabupaten dan kota di Jatim, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya yang memukau dan berhasil menyedot perhatian ribuan penonton.</p>



<p>Salah satu sorotan utama dalam pembukaan ini, adalah pertunjukan 150 drone show yang menampilkan berbagai visual menarik. Mulai dari visi dan misi Wali Kota Malang hingga ucapan selamat datang dalam berbagai bentuk animasi cahaya di langit malam. Penampilan tersebut, pun sukses menciptakan suasana spektakuler sejak awal acara.</p>



<p>Tidak kalah mencuri perhatian, sesi pertunjukan tari kolosal bertajuk Malang Mbois Malang Berkelas, yang melibatkan lebih dari 1.000 penari dari berbagai kalangan. Pertunjukan ini, diawali dengan penari pembawa gunungan wayang, dilanjutkan dengan Tari Beskalan sebagai simbol keagungan dan kejayaan.</p>



<p>Pertunjukan budaya berlanjut dengan Reog Ponorogo, menghadirkan 20 dadak merak dan atraksi dari Bujang Ganong yang memikat penonton. Disusul dengan penampilan penari bertopeng Malangan melalui Tari Grebeg Sabrang dan seni bela diri tradisional pencak silat yang menambah unsur kekayaan budaya lokal.</p>



<p>Tradisi khas Malang juga turut dihadirkan melalui kesenian Bantengan, yang kemudian juga dilengkapi dengan Tari Jaranan, menjadikan malam pembukaan Porprov sebagai ajang unjuk pesona seni budaya Jawa Timur.</p>



<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi keberhasilan Kota Malang dalam menyelenggarakan pembukaan Porprov yang memadukan budaya dan olah raga secara apik. “Kita menyaksikan bagaimana pentas budaya secara kolosal dan kontemporer bisa memberikan referensi keindahan dalam seluruh rangkaian pembukaan Porprov IX Jatim 2025,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="420" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?resize=600%2C420&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-223433" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?resize=300%2C210&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SENI: Salah satu pertunjukan kesenian dalam pembukaan Porprov IX Jawa Timur 2025. (memontum.com/rsy)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sinergi antara elemen strategis di Malang Raya, telah memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan acara tersebut. Dirinya menyebut, bahwa budaya dan olah raga yang dibangun secara selaras, bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di masa mendatang.</p>



<p>“Salah satu dari empat pilar kesuksesan Porprov adalah sukses secara ekonomi. Ketika budaya dibangun bersama olah raga, ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjadikan olahraga sebagai sumber ekonomi kita,” ujarnya.</p>



<p>Gubernur Khofifah berharap, pelaksanaan Porprov di wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, bisa berjalan lancar, aman dan sukses. Untuk penutupan Porprov, dijadwalkan akan dilangsungkan di Kabupaten Malang.</p>



<p>“Kita berharap banyak rekor tercipta. Dari Jawa Timur untuk dunia. Atlet kita luar biasa. Tentu, dalam rangka menghadapi PON mendatang, kita perlu peningkatan intensitas dan kualitas pelatihan yang lebih komprehensif,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Malang Raya sebagai tuan rumah Porprov kali ini. “Stadion Gajayana punya sejarah panjang. Bahkan, Stadion Gajayana baru saja merayakan satu abad usianya. Tahun ini genap 101 tahun dan menjadi saksi pembukaan Porprov ini adalah suatu kehormatan,” ungkap Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, pelaksanaan Porprov ini dapat menjadi momentum pembinaan dan pengembangan atlet, sekaligus mempererat kolaborasi lintas daerah dalam mewujudkan kesuksesan acara. &#8220;Ini menjadi sarana pembelajaran, pengalaman berharga, serta momen memperkuat sinergi dan kolaborasi,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cukup Rp 79 Ribu, Nikmati Sensasi Keindahan Perairan Pantai Marina Boom Banyuwangi dengan Kapal Listrik</title>
		<link>https://memontum.com/cukup-rp-79-ribu-nikmati-sensasi-keindahan-perairan-pantai-marina-boom-banyuwangi-dengan-kapal-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[marina]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222814</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kini wisatawan di Pantai Marina Boom bisa berkeliling perairan Banyuwangi dengan kapal listrik berkonsep mewah, hanya dengan cukup membayar puluhan ribu rupiah. Kapal aset Pemprov Jatim itu, dikelola oleh kelompok wisata di kampung setempat untuk semakin meningkatkan pariwisata di Banyuwangi. “Ini adalah contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Terima kasih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kini wisatawan di Pantai Marina Boom bisa berkeliling perairan Banyuwangi dengan kapal listrik berkonsep mewah, hanya dengan cukup membayar puluhan ribu rupiah. Kapal aset Pemprov Jatim itu, dikelola oleh kelompok wisata di kampung setempat untuk semakin meningkatkan pariwisata di Banyuwangi.</p>



<p>“Ini adalah contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Terima kasih Pemprov Jatim yang terus mendukung, serta masyarakat Banyuwangi yang juga terus mencari terobosan untuk tak henti menggeliatkan pariwisata Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (08/06/2025) tadi.</p>



<p>Kapal listrik yang dioperasionalkan sendiri, berkapasitas sekitar 15 penumpang. Sementara untuk fasilitas di dalam kapal, memiliki beberapa area bersantai dengan dudukan sofa, kamar tidur kecil, kamar mandi, televisi, kulkas, hingga mini bar. Menaiki kapal tersebut, wisatawan akan diajak untuk berkeliling di sekitar perairan Pantai Boom Banyuwangi selama sekitar sejam.</p>



<p>Bahkan, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan laut biru lepas, deretan pantai-pantai hingga pemandangan hijau di daratan Banyuwangi maupun Bali. &#8220;Tarifnya Rp 79 ribu perorang. Bisa juga disewa secara privat dengan tarif Rp 1,299 juta,&#8221; ungkap pengelola wisata kapal listrik, Himan Syah Anwar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada awal pembukaan wisata jelajah itu, yakni mulai 21 Mei hingga 8 Juni, pengelola memberi tarif khusus seharga Rp 50 ribu perorang dan Rp 750 ribu untuk sewa privat. Meski tergolong baru, banyak wisatawan yang tertarik menjajal wisata kapal listrik.</p>



<p>Terbukti, kapal tersebut bisa melayani rata-rata 2 trip pada hari biasa. Sementara pada hari libur dan akhir pekan, trip bisa bertambah hingga hingga 4 kali. &#8220;Trip digelar pagi dan sore. Kalau pagi mulai pukul 09.00. Sementara kalau sore, dimulai pukul 16.00,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Seperti namanya, kapal tersebut menggunakan daya listrik sebagai tenaga penggerak mesin. Selain diisi ulang dengan listrik yang bersumber dari perusahaan listrik, kapal juga memiliki panel-panel surya yang juga berkontribusi terhadap pengisian energi. &#8220;Panel surya bisa menyumbang sekitar 10 persen energi kapal ini. Sisanya dari baterai yang diisi ulang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hilman menjelaskan, selain sebagai wahana wisata, kapal tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi wisatawan terkait penggunaan energi listrik untuk kendaraan. Dari kapal tersebut, wisatawan bisa melihat aktivitas moda transportasi tanpa bahan bakar minyak. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222814</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paralayang dan Pantai Modangan, Paket Keindahan Alam Eksotis di Malang Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/paralayang-dan-pantai-modangan-paket-keindahan-alam-eksotis-di-malang-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[eksotis]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[modangan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222523</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Hallo, sobat wisata. Tahu nggak, bahwa destinasi wisata di Kabupaten Malang, seolah tidak ada habisnya. Selain nuansa pegunungan dan hamparan luas pesona nan hijau berikut udara segarnya, destinasi wisata lain yang perlu dicoba adalah Paralayang Modangan dan Pantai Modangan. Paket destinasi wisata yang menghadirkan dua sensasi sekaligus ini, sudah barang tentu akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Hallo, sobat wisata. Tahu nggak, bahwa destinasi wisata di Kabupaten Malang, seolah tidak ada habisnya. Selain nuansa pegunungan dan hamparan luas pesona nan hijau berikut udara segarnya, destinasi wisata lain yang perlu dicoba adalah Paralayang Modangan dan Pantai Modangan.</p>



<p>Paket destinasi wisata yang menghadirkan dua sensasi sekaligus ini, sudah barang tentu akan menghadirkan suasana yang jauh lebih lengkap. Destinasi yang sangat menarik ini, bisa sobat wisata kunjungi di Dusun Kalitekuk, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.</p>



<p>Untuk memudahkan sobat wisata, rute yang salah satunya bisa menjadi patokan selain menggunakan google maps, yaitu jika perjalanan ditempuh dari Bandara Abdurrahman Saleh, maka dibutuhkan waktu sekitar 175 menit, karena jaraknya yang sekitar 83 kilometer. Sementara jika dari Terminal Arjosari, maka durasi waktu yang dibutuhkan dikisaran 166 menit atau berjarak sekitar 80 kilometer. Sebaliknya, bila sobat wisata hendak menempuh dari Stasiun Kota Baru, maka dibutuhkan waktu sekitar 146 menit atau berjarak sekitar 72 kilometer. Yang pasti, meskipun durasi yang dibutuhkan cukup panjang, namun perjalanan sobat wisata akan terobati tatkala sampai di lokasi wisata yang dikelola pemerintah Desa Sumberoto itu.</p>



<p>Karena selain memiliki daya tarik dengan keindahan alamnya, lokasi yang memadukan keindahan pantai dengan perbukitan yang eksotis, ini layak untuk dikunjungi. Pantai Modangan sendiri, menghadirkan sensasi yang berbeda tatkala dikunjungi secara langsung. Selain hamparan pasir dengan debur ombak, pemandangan di sore hari saat matahari terbenam, akan tampak indah jika dilihat dari Pantai Modangan. Jika beruntung, warna langit akan nampak berbeda ketika matahari hendak menyembunyikan sang fajar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="404" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?resize=600%2C404&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-222525" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?resize=300%2C202&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SPOT: Salah satu spot yang bisa dijumpai sobat wisata. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Di destinasi pantai ini, yang tentunya tidak boleh disia-siakan, yakni ke Bukit Waung. Karena di lokasi inilah, sobat wisata bisa menikmati spot wisata untuk paralayang. Melalui wisata ini, sudah barang tentu keindahan alam dari udara, akan menjadi sensasi yang berbeda.</p>



<p>Selain memiliki spot paralayang yang tidak dimiliki pantai lain, berwisata di kawasan ini juga sangat murah. Dengan pemandangan pantai yang eksotis, biaya masuk ke lokasi ini sangat terjangkau. Bahkan, disiapkan paket wisata include paralayang senilai Rp 450 ribu, dengan rincian memakai camera action cam dan memori card 8GB. Atau, sobat wisata bisa ke taplink.cc/modanganofficial dan 1 more, untuk melakukan reservasi secara langsung.</p>



<p>Sementara untuk ulasan lebih lengkap tentang wisata lain di Kabupaten Malang, sobat wisata lihat di situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id.</p>



<p>Yang pasti, saat sobat wisata saat ke destinasi wisata Paralayang dan Pantai Modangan, juga bisa menikmati fasilitas penunjang yang sudah disiapkan. Mulai dari bangunan gazebo, yang bisa dimanfaatkan bersantai sambil melihat pemandangan laut dan atraksi paralayang hingga spot foto yang instagramable sebagai latar belakang yang menarik. <strong>(gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karangan Bunga Ucapan Banjiri Taman Tugu Balai Kota Malang, DLH Sebut Tidak Ganggu Keindahan Kota</title>
		<link>https://memontum.com/karangan-bunga-ucapan-banjiri-taman-tugu-balai-kota-malang-dlh-sebut-tidak-ganggu-keindahan-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banjiri]]></category>
		<category><![CDATA[ganggu]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Taman Tugu Balai Kota Malang, dibanjiri karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. Keduanya sendiri, resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Menanggapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Taman Tugu Balai Kota Malang, dibanjiri karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. Keduanya sendiri, resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi.</p>



<p>Menanggapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan bahwa karangan bunga tersebut tidak mengganggu keindahan kota. Karena terpasang hanya di momen tertentu saja.</p>



<p>&#8220;Ini kan hanya momen tertentu saja. Nanti setelah itu juga akan dilepas kalau pelantikannya selesai,&#8221; ujar Laode, saat dihubungi, Kamis (20/02/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, sebelumnya petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga telah memasang pagar pembatas. Itu dilakukan, guna untuk mengantisipasi karangan bunga yang dapat mengotori taman akibat tertiup angin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Iya, betul. Itu sengaja dipasang agar karangan bunga tidak jatuh ke taman dan mengotori area hijau. Biasanya setelah pelantikan selalu ada ucapan yang diletakkan di sana, jadi pagar tidak dilepas dulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Laode, pagar pembatas dan karangan bunga akan dilepas dalam waktu satu minggu. Itu dilakukan untuk menjaga estetika taman. &#8220;Jika dibiarkan terlalu lama, bunga akan layu dan merusak keindahan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain di bundaran Tugu, karangan bunga juga terlihat berada di Jalan Kertanegara. Namun, Laode menyarankan agar pemasangan karangan bunga tetap dipusatkan di bundaran Tugu untuk menjaga ketertiban dan kelestarian taman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidak Rehabilitasi Alun-alun Bangil, Pj Bupati Pasuruan Tekankan Estetika Keindahan dan Layanan</title>
		<link>https://memontum.com/sidak-rehabilitasi-alun-alun-bangil-pj-bupati-pasuruan-tekankan-estetika-keindahan-dan-layanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Oct 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[estetika,]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyebutkan bahwa Alun-alun Bangil sebagai wajah Kabupaten Pasuruan, harus indah dan membuat masyarakat senang saat datang dan berkunjung. Penegasan ini disampaikan Pj Bupati Nurkholis, saat menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) proyek rehabilitasi, Minggu (06/10/2024) tadi. Dalam Sidak itu, mantan Pj Wali Kota Probolinggo tersebut datang bersama Ketua PC Persatuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyebutkan bahwa Alun-alun Bangil sebagai wajah Kabupaten Pasuruan, harus indah dan membuat masyarakat senang saat datang dan berkunjung. Penegasan ini disampaikan Pj Bupati Nurkholis, saat menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) proyek rehabilitasi, Minggu (06/10/2024) tadi.</p>



<p>Dalam Sidak itu, mantan Pj Wali Kota Probolinggo tersebut datang bersama Ketua PC Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Pasuruan, Hari Santoso serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan mitra pelaksana proyek rehabilitasi.</p>



<p>Saat sidak, dirinya berkeliling ke setiap sudut di Alun-Alun Bangil. Disampaikan, bahwa wajah Alun-Alun Bangil harus terus dipercantik. Sebab, Alun-alun merupakan salah satu perwakilan dari keseluruhan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>&#8220;Khan begini. Namanya wajah pemerintah daerah, salah satunya Alun-alun. Setiap orang yang datang ke suatu daerah, pasti bertanya Alun-alunnya di sisi mana?,&#8221; ujar Pj Bupati Nurkholis.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, untuk tahun ini rehabilitasi Alun-Alun Bangil mendapat alokasi anggaran yang tidak seberapa. Yakni, hanya sebesar Rp 634.875.260. Jumlah tersebut, akan dimaksimalkan untuk perbaikan sisi luar Alun-Alun Bangil, baik sisi Selatan maupun Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Hari ini ada inisiatif dari teman-teman DLH untuk merevitalisasi Alun-Alun Bangil. Tapi karena anggaran terbatas, yang bisa dilakukan hanya bagian luarnya. Padahal di dalam, masih banyak yang bisa dilakukan,” jelasnya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, ini memimpikan sebuah Alun-alun yang benar-benar memanjakan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Seperti layanan Wifi gratis, penyelenggaraan Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga taman anak.</p>



<p>“Nanti setelah ini, mungkin akan diikuti yang lain, seperti Wifi gratis. DLH juga akan disertakan penataan PKL, karena kalau bagus, biar tidak kumuh lagi,” urainya.</p>



<p>Dengan anggaran yang masih minim, Pj Bupati Nurkholis mengatakan proyek rehabilitasi tahun ini belum mampu menggarap seluruh sisi Alun-Alun Bangil. Meskipun demikian, yang terpenting Alun-Alun Bangil membuat masyarakat nyaman dan tenteram di sana.</p>



<p>&#8220;Intinya bisa bikin nyaman masyarakat. Kalau malam mingguan mau ke mana, iya ke Alun-alun, &#8221; tambahnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Etape 3 TdBI, Rute Pembalap Sepeda Dunia Disuguhi Keindahan Doesoen Kakao Glenmore</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-etape-3-tdbi-rute-pembalap-sepeda-dunia-disuguhi-keindahan-doesoen-kakao-glenmore</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disuguhi]]></category>
		<category><![CDATA[doesoen]]></category>
		<category><![CDATA[glenmore]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalap]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) memasuki Etape 3, Rabu (24/07/2024) tadi. Etape ini, merupakan rute terpanjang dengan total lintasan 175,3 kilometer (km). Etape 3 ini mengambil start di Doesoen Kakao Glenmore dan finish di Kantor Pemda Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa sengaja start Etape 3 di Doesoen Kakao, tidak lain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) memasuki Etape 3, Rabu (24/07/2024) tadi. Etape ini, merupakan rute terpanjang dengan total lintasan 175,3 kilometer (km). Etape 3 ini mengambil start di Doesoen Kakao Glenmore dan finish di Kantor Pemda Banyuwangi.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa sengaja start Etape 3 di Doesoen Kakao, tidak lain adalah untuk memperkenalkan potensi cokelat kepada para pembalap dunia. &#8220;Selain itu, jalan di kawasan perkebunan coklat ini adalah jalur lintas selatan yang segera menghubungkan Banyuwangi dengan Jember,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Doesoen Kakao sendiri merupakan destinasi wisata edukasi potensi cokelat Banyuwangi seluas 4 hektare (ha) yang mulai beroperasi sejak 2016 dan berada di wilayah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Perkebunan ini menghasilkan Kakao Edel atau biasa disebut Kakao Mulia yang memiliki kualitas unggul hingga diekspor ke berbagai negara seperti Swiss, Jerman, Perancis, Amerika, Italia, Malaysia, Inggris dan berbagai negara lain.</p>



<p>Kakao Edel itu memiliki biji berwarna putih dan kadar lemaknya rendah serta teksturnya mudah meleleh. Selain itu, rasa cokelat yang dihasilkan dari Kakao Edel juga memiliki rasa asam-manis madu. Tidak heran, apabila Cokelat Edel digemari oleh warga mancanegara. Sementara Kecamatan Glenmore sendiri memiliki luas kebun Kakao sekitar 1.500 hektare.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di etape 3 ini, berbeda dengan rute etape 1 dan 2 yang mayoritas jalurnya flat. Untuk track ini akan ada tanjakan yang cukup menantang bagi para pembalap. Rute etape 3 memiliki tiga titik sprit dan satu titik King of Mountain (KoM). Titik sprint berada berada di km 52,2 Seneporejo, km 68,8 Benculuk dan km 122,4 Rogojampi.</p>



<p>Lepas dari km 125, jalan tanjakan akan mulai dirasakan oleh para pembalap. Tanjakan akan dimulai dari Desa Macan Putih menuju Pakel. Sementara titik KoM berada di km 141,3 Pakel. Daerah Pakel memiliki tingkat elevasi 700 mdpl dengan gradien (kemiringan) 21 derajat.</p>



<p>Peraih Rebound Jersey (Polkadot Jersey) pembalap CCACHE X PAR KUP, Bentley Niquet Olden, mengatakan akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan Rebound Jersey. &#8220;Saya akan berusaha untuk kembali mendapat KoM karena ini memang spesialisasi saya,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara pemegang Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) pembalap asal Australia, Ryan Cavanagh, juga akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankannya. &#8220;Kita lihat bagaimana breakway nanti, jika kita ingin mengejar karena tanjakan sangat berat bagi saya. Kita lihat bersama nanti,&#8221; kata Cavanagh. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212188</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
