<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keinginan, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keinginan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Oct 2024 07:46:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keinginan, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Blusukan Serap Keinginan Masyarakat, Paslon Abadi Datangi Warga Jalan Teluk Bayur Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/blusukan-serap-keinginan-masyarakat-paslon-abadi-datangi-warga-jalan-teluk-bayur-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215681</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2024, nomor urut 3, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, semakin mendapatkan dukungan pemenangan dari masyarakat. Nuansa itu, terlihat saat Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati), blusukan dengan berkunjung ke warga di Jalan Teluk Bayur RT01 RW07, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang 2024, nomor urut 3, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, semakin mendapatkan dukungan pemenangan dari masyarakat. Nuansa itu, terlihat saat Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati), blusukan dengan berkunjung ke warga di Jalan Teluk Bayur RT01 RW07, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (21/10/2024) tadi.</p>



<p>Kedatangan Abah Anton ini, mendapat sambutan hangat dan memberikan ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan uneg-uneg atau harapannya untuk Pemerintah Kota Malang.</p>



<p>Perwakilan pemuda, Mohammad Wildan, menyampaikan bahwa dirinya sebagai salah satu penggemar motor, minta agar Pemkot memfasilitasi arena balap motor kepada pemerintah, jika nanti Abah Anton terpilih menjadi Wali Kota Malang. Permintaan ini disampaikan, karena sebagai bentuk kekhawatiran adanya balap liar yang meresahkan masyarakat di kawasan itu.</p>



<p>&#8220;Abah Anton, saya mewakili pemuda yang punya hoby balap motor, agar nantinya saat Abah setelah menjabat Wali Kota Malang, memberikan fasilitas balap motor,&#8221; kata Wildan.</p>



<p>Dirinya berharap, ada pembangunan sirkuit agar aktivitas (balap motor) tersebut dapat diarahkan ke tempat yang aman. &#8220;Saya ingin ada sirkuit di Kota Malang ini. Kalaupun harus bayar tidak masalah, yang penting ada fasilitas dari pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Merespon permintaan tersebut, Abah Anton menyampaikan jika fasilitas tersebut sebenarnya sudah ada. Hanya saja, sejak adanya Covid-19, rencana itu dihentikan. &#8220;Masalah ini tentu menjadi perhatian kami dan bahkan sudah pernah disampaikan ditempat lain. Pusat kegiatan anak muda harus disiapkan. Saya sangat setuju, karena tujuannya adalah jangan sampai ada balapan liar,&#8221; ujar Abah Anton.</p>



<p>Menurut pasangan Abadi ini, pihaknya akan membuka kembali sirkuit di belakang Gor Ken Arok, untuk memberikan fasilitas bagi para pemuda yang punya hoby balap motor. Fasiltas tersebut, lanjut abah Anton, akan dikelola secara profesional. Diawasi dengan ketat, dengan standar sesuai dengan ketentuan, agar tidak membahayakan bagi pembalap.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masukan lain, juga disampaikan Ketua RW07, Supriyanto, bahwa gedung yang digunakan pertemuan ini, sedang dalam tahap finishing. Pihaknya memohon, agar nantinya Abah Anton memberikan perhatian fasilitas warga tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami akan menyempurnakan bangunan dan fasilitas warga. Beberapa kekurangan seperti sound system dan tenis meja. Kami mohon perhatian kepada Abah Anton,&#8221; katanya.</p>



<p>Ketua Muslimat NU Ranting Wonosalam, Ustadah Lilik, juga meminta perhatian dari Abah Anton agar pengajian di kampungnya diberi fasiltas. &#8220;Abah Anton, kami merasakan kebahagiaan yang tak terhingga bisa berdialog secara langsung. Jangan lupa nanti setelah menjabat, untuk terus beristiqomah perduli dengan wong cilik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pihaknya juga meminta, agar Abah Anton memperhatikan kelompok pengajian guna diberikan seragam. &#8220;Khususnya jamaah pengajian ibu-ibu di Wonosalam ini,&#8221; tambah Lilik. Mengakomodir keinginan warga, Abah Anton menyampaikan bahwa masalah tersebut menjadi catatan penting bagi dirinya. Karena tekadnya untuk menjadi Wali Kota Malang, ini adalah untuk mensejahterakan masyarakat. Karena keinginan kuatnya untuk kembali terjun langsung ke tengah masyarakat, adalah untuk menekankan pentingnya memahami problematika rakyat dengan langsung turun ke lapangan.</p>



<p>&#8220;Blusukan ini memiliki manfaat besar untuk mengetahui problematik masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Abah Anton juga menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi setiap RT dan RW di Kota Malang. Fokusnya terletak pada sektor pendidikan dan kesehatan, yang dirinya pandang sebagai prioritas utama. &#8220;Kami akan melanjutkan yang sudah baik, terutama dalam pelayanan untuk rakyat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, Abah Anton juga menyampaikan pentingnya sinergi antara ulama dan umarak (pemimpin). Karena itu, Abah Anton mengajak masyarakat untuk mencari pemimpin yang amanah. &#8220;Cari pemimpin yang punya bukti nyata pemimpin yang amanah. Insyaallah nomor 3, membawa program yang langsung menyentuh masyarakat,&#8221; ujar Abah Anton.</p>



<p>Dirinya berjanji, bahwa apa yang menjadi keinginan masyarakat di Jalan Teluk Bayur, akan dipenuhi. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat tersebut, diakhiri dengan sesi foto bersama. Abah Anton tetap menjadi magnet hingga akhir acara, dengan banyak peserta yang berlomba untuk berfoto secara pribadi dengannya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215681</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Pasar Madyopuro Dinilai Tak Sesuai Keinginan, Ini Kata Kepala Diskopindag Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-pasar-madyopuro-dinilai-tak-sesuai-keinginan-ini-kata-kepala-diskopindag-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan,]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa pedagang Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengeluhkan terkait dengan revitalisasi pasar yang dianggap tidak sesuai dengan keinginannya. Seperti salah satunya, keberadaan pemasangan sekat dan rolling door. Salah satu pedagang Pasar Madyopuro, Tyas, mengaku jika dirinya enggan untuk berpindah dari lahan relokasi pasar ke pasar yang rampung di revitalisasi, karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa pedagang Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengeluhkan terkait dengan revitalisasi pasar yang dianggap tidak sesuai dengan keinginannya. Seperti salah satunya, keberadaan pemasangan sekat dan rolling door.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Madyopuro, Tyas, mengaku jika dirinya enggan untuk berpindah dari lahan relokasi pasar ke pasar yang rampung di revitalisasi, karena dirinya menginginkan adanya sekat antar pedagang di dalam pasar. “Paling tidak, antar pedagang itu ada sekat. Karena kalau tidak ada sekat, kan riskan juga. Apalagi saya di sini berjualan Sembako. Kalau mau dikasih rolling door, ya alhamdulillah juga,” kata Tyas, saat ditemui di Pasar Relokasi Madyopuro, Senin (05/02/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, apabila permintaan sekat itu tidak dapat dipenuhi oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, maka pihaknya menginginkan adanya penjelasan. &#8220;Tolong diberikan penjelasan. Jangan digantung seperti ini. Apakah dari pemerintah sudah tidak ada anggaran atau bagaimana. Jadi nanti, kami bisa mencari dananya sendiri. Jangan digantung,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa revitalisasi pasar tersebut sudah sesuai dengan eksisting dan surat penempatan berjualan yang ada. &#8220;Kalau konsep yang diajukan dalam Detail Engineering Desain (DED) los, maka ya kita buat konsep los. Tidak bisa diganti dengan rolling door atau apa. Maka, ini harus dipahami oleh semua pihak. Baik masyarakat, pedagang, semua orang yang peduli Pasar Madyopuro. Bahwa, kita membangun pasar ini sudah sesuai dengan eksisting yang ada,” jelas Eko, saat ditemui di Balai Kota.</p>



<p>Namun untuk memenuhi permintaan dari pedagang tersebut, Eko mengatakan akan mencoba mengajukan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) di tahun 2024 ini. Karena, untuk penambahan tersebut, tentunya juga harus diajukan terlebih dahulu kepada pimpinan Pemkot Malang, dalam hal ini Pj Wali Kota Malang.</p>



<p>“Kita ajukan dahulu ke pimpinan, baru bisa disetujui atau tidak. Anggaran sekatnya, kemungkinan di PAK kita ajukan. Tadi juga ada Komisi B ke pasar, untuk menyaksikan sendiri. Jadi kalau memang kita ada penambahan pembangunan nanti lewat PAK,” tegasnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205813</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
