<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kejadian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kejadian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 09:35:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kejadian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, BPBD Kota Malang Catat Sembilan Kejadian</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-picu-pohon-tumbang-bpbd-kota-malang-catat-sembilan-kejadian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang. Sementara satu kejadian, disebabkan kondisi akar pohon yang sudah lapuk dan satu kejadian lainnya masuk kategori nonbencana karena pohon tertabrak truk kontainer.</p>



<p>“Laporan terakhir yang kami terima, kejadian pohon tumbang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 pagi tadi adanya pohon tertabrak truk kontainer,” ujar Prayitno.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa salah satu kejadian akibat cuaca ekstrem terakhir tercatat terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, sekitar pukul 13.48 WIB, pada Senin (19/01/2026). Berdasarkan laporan periodik, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Malang, dahan pohon patah akibat kondisi pohon yang sudah lapuk dan dipicu angin kencang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dahan pohon berjenis cemara udang dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 15 meter tersebut sempat menutup sebagian badan jalan, sehingga lalu lintas terhambat sementara. Selain itu, kejadian tersebut juga menyebabkan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) putus akibat tertimpa dahan pohon. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian ini,” jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, BPBD Kota Malang melalui Pusdalops langsung berkoordinasi dengan DLH Kota Malang, PJU, PLN, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi angin kencang.</p>



<p>&#8220;Apabila masyarakat menemukan pohon rawan tumbang di lingkungan sekitar, segera melaporkan ke BPBD, guna mencegah terjadinya kejadian serupa,&#8221; imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stasiun Geofisika Malang Catat 670 Kejadian Gempa selama April 2025</title>
		<link>https://memontum.com/stasiun-geofisika-malang-catat-670-kejadian-gempa-selama-april-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221669</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mengalami aktivitas kegempaan yang cukup tinggi sepanjang April 2025. Berdasarkan analisis Stasiun Geofisika Malang, tercatat ada sebanyak 670 kejadian gempa bumi selama periode itu.&#160; Kepala BMKG Karangkates, Ma&#8217;muri, mengatakan bahwa sebagian besar gempa yang terjadi bersumber dari aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta pergerakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mengalami aktivitas kegempaan yang cukup tinggi sepanjang April 2025. Berdasarkan analisis Stasiun Geofisika Malang, tercatat ada sebanyak 670 kejadian gempa bumi selama periode itu.&nbsp;</p>



<p>Kepala BMKG Karangkates, Ma&#8217;muri, mengatakan bahwa sebagian besar gempa yang terjadi bersumber dari aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta pergerakan patahan lokal. &#8220;Mayoritas gempa terjadi di laut. Khususnya di Selatan Pulau Jawa, akibat subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Sementara itu, beberapa gempa dangkal juga terjadi di daratan akibat aktivitas patahan lokal,&#8221; kata Ma&#8217;muri.&nbsp;</p>



<p>Dari total sebanyak 670 kejadian gempa, tambahnya, 561 diantaranya merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km, 108 gempa berkategori menengah dengan kedalaman antara 60 km hingga kurang dari 300 km dan satu gempa tergolong dalam dengan kedalaman lebih dari 300 km. Magnitudo terbesar yang tercatat selama April, adalah M 5.0, sementara gempa terkecil memiliki magnitudo M 1.0.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Frekuensi gempa mencapai puncaknya pada 21 April 2025, dengan total 42 kejadian dalam satu hari. Sementara jumlah gempa terendah, terjadi pada 17 April dengan 13 kejadian.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, BMKG mencatat lima gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat selama bulan April. Meski demikian, mayoritas gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Meskipun sebagian besar gempa tidak berpotensi merusak, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya gempa yang lebih besar di kemudian hari,&#8221; tambah Ma&#8217;muri.&nbsp;</p>



<p>BMKG mengimbau kepada masyarakat, untuk terus memperbarui informasi terkait gempa bumi serta memahami langkah-langkah mitigasi, guna mengurangi risiko jika terjadi gempa yang berpotensi merusak. <strong>(hms/had/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221669</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satlantas Polresta Malang Kota Ungkap Pelaku Tabrak Lari di Dinoyo dan Penyebab Kejadian</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polresta-malang-kota-ungkap-pelaku-tabrak-lari-di-dinoyo-dan-penyebab-kejadian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dinoyo]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku tabrak lari di Jalan Raya MT Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Rabu (08/05/2024) pukul 04.05, berhasil diamankan oleh pihak Polresta Malang Kota. Pelakunya adalah pengemudi mobil Toyota Yaris, berinisial ACB (22), mahasiswa, asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku tabrak lari di Jalan Raya MT Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Rabu (08/05/2024) pukul 04.05, berhasil diamankan oleh pihak Polresta Malang Kota. Pelakunya adalah pengemudi mobil Toyota Yaris, berinisial ACB (22), mahasiswa, asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p>Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan bahwa ACB diduga sebagai pelaku tabrak lari terhadap pejalan kaki yang membawa gerobak sampah berinisial EP (57), petugas kebersihan, warga Jalan MT Haryono, Gang XVII, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Usai menabrak korban, pelaku langsung tancap gas kabur. Karena mengalami sejumlah luka, korban dilarikan ke RS Unisma. Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota melakukan pelacakan terhadap keberadaan pelaku.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku diamankan pukul 11.30 siang saat berada di salah satu hotel, yang terletak di Jalan Puncak Borobudur, Kota Malang, pada hari itu juga. “Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV yang ada, kita dapat mengidentifikasi kendaraan tersebut. Jadi setelah kita melaksanan identifikasi kendaraan tersebut, didapati kendaraan berada di depan salah satu hotel. Kemudian di hotel tersebut, kita mencari pelaku maupun pengendara dari mobil tersebut,” ujarnya dalam pers rilis, Jumat (10/05/2024) tadi.</p>



<p>Dari sinilah, tambahnya, ACB berhasil diamankan dan dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota. Sementara dari hasil pemeriksaan, d bahwa pelaku saat itu sedang dalam kondisi pengaruh alkohol.</p>



<p>“Pelaku mengakui bahwa dia berada dalam pengaruh alkohol dan dia ketakutan usai menabrak. Karenanya, langsung melarikan diri,” kata Kompol Aris.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, terhadap pelaku juga dilakukan cek urin untuk mengetahui apakah dalam pengaruh Narkoba. Namun, ternyata tidak didapati atau negatif Narkoba. “Tetapi yang bersangkutan memang dalam pengaruh alkohol,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pelaku dikenakan Pasal 312 dan Pasal 311 Ayat 3 Sub Pasal 310 Ayat 2, UU RI No 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Untuk hukuman penjara paling lama 3 tahun dan atau denda Rp 75 juta. “Korban sempat dirawat dua hari, menderita luka memar di kepala, kemudian luka di tangan kanan dan saat sudah pulang ke rumah. Korban juga sudah tercover oleh Jasaraharja,” ucapnya.</p>



<p>Kompol Aris mengimbau kepada masyarakat, agar jangan sampai terjadi kejadian yang serupa berikutnya. Apabila menemukan kecelakaan lalu lintas, maka wajib untuk melakukan pertolongan atau melaporkan pada petugas kepolisian. Karena akan ada ancaman hukuman apabila melakukan tabrak lari.</p>



<p>“Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, agar tertib berlalu lintas dan jangan berkendara dalam pengaruh alkohol,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, ACB sendiri mengakui bahwa dirinya sedang dalam pengaruh alkohol. Dirinya juga mengatakan bahwa tidak bermaksud untuk bersembunyi di salah satu hotel.</p>



<p>“Saya hanya mengantarkan teman saya. Lalu saya ingin menyerahkan diri ke kepolisian. Di mobil, saya bersama teman saya. Saya pulang dari mengantarkan teman di daerah Jalan Tirto dan ke Apartemen Begawan. Saya hanya minum alkohol di salah satu kafe di Kota Malang,” ujar ACB. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209275</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Terima Dipukul Mertua, Pria di Kanigaran Probolinggo Adukan Kejadian ke Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/tak-terima-dipukul-mertua-pria-di-kanigaran-probolinggo-adukan-kejadian-ke-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adukan]]></category>
		<category><![CDATA[dipukul]]></category>
		<category><![CDATA[Kanigaran]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[mertua]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208745</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Muhammad Rofiq (30), warga Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, melaporkan mertuanya berinisial S, ke Polres Probolinggo Kota. Itu dikarenakan, sebab S telah melakukan aksi pemukulan kepada dirinya, Rabu (24/04/2024) sore. Muhammad Rofiq menceritakan, kejadian dugaan penganiayaan ini bermula pada Rabu (24/04/2024) sekitar pukul 20.00. Saat itu, dirinya sedang menemani anaknya untuk beristirahat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Muhammad Rofiq (30), warga Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, melaporkan mertuanya berinisial S, ke Polres Probolinggo Kota. Itu dikarenakan, sebab S telah melakukan aksi pemukulan kepada dirinya, Rabu (24/04/2024) sore.</p>



<p>Muhammad Rofiq menceritakan, kejadian dugaan penganiayaan ini bermula pada Rabu (24/04/2024) sekitar pukul 20.00. Saat itu, dirinya sedang menemani anaknya untuk beristirahat, karena sang istri masih belum pulang bekerja.</p>



<p>Kemudian, terdengar suara pintu digedor-gedor oleh seseorang dari luar. Ternyata, itu adalah sang mertua yang datang dengan keadaan marah.</p>



<p>&#8220;Pas mau saya buka, pintu itu didobrak hingga mengenai kaki saya. Bahkan karena terbentur pintu, sampai kaki kuku saya lepas. Mertua saya ini marah nuduh saya mengajarkan yang tidak benar ke istri dan anak saya,&#8221; katanya, Jumat (26/04/2024) tadi.</p>



<p>Dijelaskan oleh Rofiq, bahwa sebelumnya ada kejadian jika S juga memukul punggung anaknya atau cucunya S. Perbuatan tersebut, diketahui dari sang istri. Sang istri sendiri, pun kemudian juga menegur perbuatan ayahnya tersebut. Karena itulah, mertuanya naik darah dan menuduh dirinya mengajarkan istri untuk melawan kepada orang tua.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya sudah berupaya menjelaskan (kepada S, red). Saya ini sebagai orang luar. Saya tidak tahu-menahu persoalan ayah dan anak. Cuman saya tegaskan lagi, bahwa yang dipukul itu adalah cucunya sendiri,&#8221; terangnya.</p>



<p>Saat Rofiq memberikan penjelasan, ternyata S semakin membabi buta dan mengamuk. Bahkan, dirinya jadi sasaran pemukulan. &#8220;Pas kejadian itu, istri saya pulang. Jadi, istri saya juga tahu kalau saya dipukuli. Dan, mendukung untuk melaporkan kejadian itu ke polisi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mereka datang ke Polres Probolinggo, tepatnya pada Rabu (24/04/2024) malam, untuk melapor terkait tindakan kekerasan yang dilakukan mertuanya tersebut. Pasutri itu juga ditemani oleh ibu kandung Rofiq, untuk melaporkan perbuatan besannya itu ke pihak kepolisian.</p>



<p>Sementara KBO Reskrim Polres Probolinggo Kota, Ipda Tri Suswahyudi, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tersebut dari pelapor. Lebih lanjut, hal ini akan dilakukan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Laporan sudah diterima dan masih diajukan ke Kapolres, nanti ditindaklanjuti mas. Sesuai SOP dilakukan penyelidikan,&#8221; terangnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208745</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buntut Pengusiran Wartawan, Sejumlah Pewarta Adukan Kejadian ke Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/buntut-pengusiran-wartawan-sejumlah-pewarta-adukan-kejadian-ke-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 10:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[adukan]]></category>
		<category><![CDATA[buntut]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[pengusiran]]></category>
		<category><![CDATA[pewarta]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207623</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sejumlah wartawan di Kabupaten Lumajang mendatangi Polres Lumajang, Jumat (22/3/2024) siang. Kedatangan sejumlah pewarta dengan ditemani seorang kuasa hukum, Inda Hosy, itu dengan membawa surat pengaduan untuk bertemu langsung dengan Kapolres Lumajang, AKBP M Zainur Rofik. Disampaikan Indra Hosy, bahwa dirinya bersama sejumlah pewarta itu untuk membuat pengaduan. Bahkan, dirinya secara resmi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sejumlah wartawan di Kabupaten Lumajang mendatangi Polres Lumajang, Jumat (22/3/2024) siang. Kedatangan sejumlah pewarta dengan ditemani seorang kuasa hukum, Inda Hosy, itu dengan membawa surat pengaduan untuk bertemu langsung dengan Kapolres Lumajang, AKBP M Zainur Rofik.</p>



<p>Disampaikan Indra Hosy, bahwa dirinya bersama sejumlah pewarta itu untuk membuat pengaduan. Bahkan, dirinya secara resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum untuk mendampingi pengaduan tertulis tersebut. Adapun dugaannya, yakni tindakan pelecehan terhadap profesi wartawan.</p>



<p>&#8220;Kalau saya sebut, ini adalah suatu bentuk tindakan pelecehan profesi yang dilakukan oleh salah satu owner perumahan di Kabupaten Lumajang. Harapan kami, kepolisian segera mengundang atau melakukan klarifikasi terhadap Mas Nizar dan kawan-kawan (wartawan) sebagai korban dan selanjutnya bisa melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan perumahan tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan Hosy, bahwa sebelumnya kliennya datang ke perumahan tersebut untuk menjalankan tugas jurnalistik melakukan konfirmasi. &#8220;Konfirmasi adalah satu fase atau tahapan dari tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang. Lalu kenapa kemudian diusir? Apalagi dengan nada kasar, sehingga komunikasi terputus,&#8221; terang Hosy.</p>



<p>Hosy menjelaskan, bahwa dirinya juga memiliki rekaman suara dalam peristiwa tersebut. &#8220;Itu saya ketahui dari rekaman yang saat itu aktif, karena teman-teman tengah konfirmasi dengan seseorang bernama Yanuar yang berkedudukan di kantor pemasaran,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hosy sangat menyayangkan, dengan adanya peristiwa pengusiran dari pihak perumahan ini. Media dalam hal ini mempunyai peran penting sebagai akses penyampaian informasi yang sebenar-benarnya. &#8220;Harapan besar kami, pihak kepolisian turut ikut serta membangun komunikasi baik, membangun hubungan baik dengan teman-teman media. Dimana selama ini teman-teman media selalu memberikan informasi yang bagus,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagai kuasa hukum, Hosi berjanji akan melakukan pengawalan dan akan melakukan pengawasan. Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian. &#8220;Baik itu dari sisi pidana dan sisi perdata. Kami bisa mengajukan gugatan ke pengadilan, agar perusahaan tersebut, bisa dilakukan pencabutan izinnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebelumnya, sejumlah wartawan diusir dengan nada kasar saat menjalankan tugas jurnalistik atau hendak konfirmasi ke Perumahan Graha Adhi 2 Desa Wonokerto, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Rabu (20/03/2024) kemarin. Mirisnya, aksi itu kemudian muncul reaksi tidak patut yang dilakukan oleh pihak perumahan yang diketahui bernama Muhammad Yusqi Hamdan, selaku Dirut PT Graha Duta Bangsa atau pengelolaan perumahan.</p>



<p>Sementara kedatangan sejumlah wartawan lokasi itu, adalah hendak mengkonfirmasi adanya keluhan warga perumahan yang merasa dirugikan atas aktivitas yang ada di lingkungan perumahan. Bahkan, keluhan ini sempat viral di beranda percakapan Facebook. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kejadian Tidak Terduga saat Pemilu, Pj Wali Kota Malang Minta Standbykan Ambulance</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kejadian-tidak-terduga-saat-pemilu-pj-wali-kota-malang-minta-standbykan-ambulance</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulance]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[standbykan]]></category>
		<category><![CDATA[terduga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205140</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingginya kasus kematian dan sakit pada petugas Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga Perlindungan Masyarakat (Linmas), dalam kejadian pelaksanaan Pemilu atau seperti di tahun 2019 lalu, menjadi perhatian Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Mengantisipasi hal serupa terjadi, Pj Wali Kota menekankan kolaborasi bersama antar dinas, terutama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingginya kasus kematian dan sakit pada petugas Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga Perlindungan Masyarakat (Linmas), dalam kejadian pelaksanaan Pemilu atau seperti di tahun 2019 lalu, menjadi perhatian Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Mengantisipasi hal serupa terjadi, Pj Wali Kota menekankan kolaborasi bersama antar dinas, terutama seperti Satpol PP Kota Malang dan Dinas Kesehatan Kota Malang.</p>



<p>“Saya sudah minta Satpol PP terkait Linmas ada shift-shiftan. Jadi, besok KPPS dilantik saya juga minta pada Pak Camat dan lurah, untuk memberikan pengertian. Tujuannya, agar kondisi fisik mereka harus dijaga supaya saat hari H Pemilu, kondisi mereka fit,” jelas Wahyu, Rabu (24/01/2024) tadi.</p>



<p>Apalagi, tambah Pj Wali Kota Wahyu, kemungkinan untuk menghitung surat suara bisa saja terjadi hingga tengah malam. Mengingat, ada lima kertas suara yang harus dihitung dalam Pemilu Februari mendatang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karena dalam penghitungan itukan juga membutuhkan waktu yang agak lama dan panjang, maka dalam hal ini juga dibutuhkan peran serta dari Dinas Kesehatan,” tambahnya.</p>



<p>Sehingga, dalam hal ini pihaknya meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, agar menyiagakan ambulans yang bisa diakses oleh masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu, pada saat hari H Pemilu, pihaknya meminta agar Puskesmas tetap buka selama 24 jam.</p>



<p>“Saya minta agar Puskesmas itu bisa buka sampai pada perhitungan suara selesai. Bisa jadi, 24 jam untuk hari H Pemilu itu. Ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada kejadian yang tidak terduga, supaya kita cepat menangani,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama Oktober 2023, Kota Batu Dikepung Kejadian 25 Kebakaran Hutan dan Lahan</title>
		<link>https://memontum.com/selama-oktober-2023-kota-batu-dikepung-kejadian-25-kebakaran-hutan-dan-lahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dikepung]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[oktober]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200659</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Selama Oktober 2023 ini, sebanyak 25 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kota Batu. Dijelaskan Kepala pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa penyebab kebakaran lahan, salah satunya disebabkan pembakaran serasah atau patahan ranting dan daun kering, yang kemudian ditinggalkan begitu saja. &#8220;Tentunya, ketika ada pembakaran serasah yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Selama Oktober 2023 ini, sebanyak 25 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kota Batu.</p>



<p>Dijelaskan Kepala pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa penyebab kebakaran lahan, salah satunya disebabkan pembakaran serasah atau patahan ranting dan daun kering, yang kemudian ditinggalkan begitu saja. &#8220;Tentunya, ketika ada pembakaran serasah yang ditinggal begitu saja ini, menyebabkan api tidak terkendali. Sehingga, sampai meluas. Bahkan, di musim kemarau panjang pada Oktober 2023 ini, sudah 25 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan,&#8221; terangnya, Senin (30/10/2023) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, pada akhir Oktober 2023 ini saja kebakaran hutan dan lahan selama dua hari berturut-turut terjadi di kawasan Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Dampaknya, hampir 5,7 hektar Hutan Pinus Perhutani habis dilalap api.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Data BPBD Kota Batu, Hutan Pinus Perhutani yang terbakar itu seluas 3,7 hektar di petak 82A dan 82B, pada Jumat (27/10/2023) dan 2 hektar di petak 82A, pada Sabtu (28/10/2023) pekan kemarin. &#8220;Selain Pohon Pinus yang terbakar, peristiwa ini juga merusak lingkungan. Dan, penyebab dari kebakaran ini juga diduga aktivitas masyarakat. Terutama, di lahan hutan yang sekarang dikelola untuk jadi lahan pertanian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, Agung mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tak bertindak gegabah selama musim kemarau panjang ini. Kondisi sekarang ini membuat hutan mudah terbakar.</p>



<p>&#8220;Jangan bakar sisa tanaman di area lahan yang mengering, lalu meninggalkan. Tunggu sampai padam,&#8221; imbaunya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, berdasarkan BMKG Badan Klimatologi Jawa Timur, diperkirakan musim hujan akan turun pada November 2023 ini. Dimana, hujan akan turun di wilayah Kecamatan Batu, Bumiaji dan Junrejo. &#8220;Yang jelas harapan kami tidak ada titik api lagi,&#8221; tegasnya.<strong> (put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemarau Panjang Picu Peningkatan Kejadian Kebakaran di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kemarau-panjang-picu-peningkatan-kejadian-kebakaran-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kemarau yang berkepanjangan hingga hari ini, berdampak pada peningkatan kejadian kebakaran di Kota Malang. Hal itu, membuat tim Pemadam Kebakaran Kota Malang harus was-was dan tetap mengantisipasi atas kejadian yang tidak diinginkan. Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Agus Subekti, mengatakan jika kebakaran yang terjadi di Kota Malang hingga (17/10/2023) lalu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kemarau yang berkepanjangan hingga hari ini, berdampak pada peningkatan kejadian kebakaran di Kota Malang. Hal itu, membuat tim Pemadam Kebakaran Kota Malang harus was-was dan tetap mengantisipasi atas kejadian yang tidak diinginkan.</p>



<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Agus Subekti, mengatakan jika kebakaran yang terjadi di Kota Malang hingga (17/10/2023) lalu, ada sebanyak 26 kejadian. Itu telah tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Selama ini, di bulan Oktober sudah masuk 26 kali kejadian kebakaran per 17 Oktober 2023. Kebanyakan disebabkan musim kemarau yang panjang. Jadi panas berkepanjangan akibatnya seperti ini dan berakibat pada lahan yang terbakar,” jelas Agus-sapaannya, Jumat (20/10/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika kebakaran yang telah terjadi tersebut tanpa adanya aktivitas pembakaran yang sengaja dilakukan. Namun, karena cuaca ekstrem yang saat ini terjadi. Apabila hal itu tidak dapat segera ditangani, maka akan meluas dan berdampak pada lainnya.</p>



<p>“Kadang tidak ada yang sengaja membakar lahan, tetapi kebakar sendiri karena panas. Itu kalau tidak segera kita tangani, akan meluas dan berpotensi bisa mengancam sampai ke permukiman,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sehingga, dalam mengantisipasi hal tersebut pihaknya selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat di setiap kali memadamkan api di lokasi kebakaran. Di mana, masyarakat diingatkan untuk tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, karena akan menimbulkan risiko yang berujung pada masalah hukum.</p>



<p>“Kalau ditinggal pas sudah padam tidak apa-apa. Tapi kalau masih nyala terus ditinggal, risikonya dia yang bermasalah dan bisa dipidanakan. Lalu mereka juga diimbau untuk segera menangani api kecil agar tidak membesar,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kayu Mahoni di Sepanjang Jalan Kapuas Ditebang, DLH Laporkan Kejadian ke Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/kayu-mahoni-di-sepanjang-jalan-kapuas-ditebang-dlh-laporkan-kejadian-ke-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 08:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[ditebang,]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kapuas]]></category>
		<category><![CDATA[kayu]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[laporkan]]></category>
		<category><![CDATA[mahoni]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132979</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Lenyapnya sekitar 22 Pohon Mahoni di sepanjang Jalan Kota Lumajang, atau persisnya Jalan Kapuas Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang. Terkait raibnya sejumlah pohon pada pergantian tahun 2021 itu, DLH Lumajang melakukan laporan resmi dugaan pencurian kayu ke Polres Lumajang. Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan DLH Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Lenyapnya sekitar 22 Pohon Mahoni di sepanjang Jalan Kota Lumajang, atau persisnya Jalan Kapuas Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang. </p>



<p>Terkait raibnya sejumlah pohon pada pergantian tahun 2021 itu, DLH Lumajang melakukan laporan resmi dugaan pencurian kayu ke Polres Lumajang.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan DLH Lumajang, Gunawan, saat dikonfirmasi memontum.com melalui sambungan telepon, mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat laporan tertulis ke Polres Lumajang. Selain itu, juga menyertakan data dan fakta yang ada di lapangan.</p>



<p>Dirinya berharap, dengan adanya laporan resmi itu, kasus pencurian kayu yang mengakibatkan kerugian puluhan juta, bisa diproses hukum. Sehingga, bisa menjadi pembelajaran untuk semua, terkait pemotongan kayu di tepi jalan Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita sudah membuat laporan ke Polres (Lumajang, red). Kemudian, data dan fakta juga sudah kita sertakan. Karena ini pencurian, harapannya ada tindakan tegas petugas kepolisian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kasatpol PP Lumajang, Matali Bilogo, sebelumnya menegaskan bahwa kasus tersebut bukanlah izin penebangan. Namun, lebih ke arah dugaan kasus pencurian. Karenanya, DLH harus melaporkan ke Polsek atau ke Polres.</p>



<p>&#8220;Begini, itu sudah menjadi ranahnya DLH. DLH harus membuat laporan ke Polsek atau ke Polres. Ini persoalannya, bukan hanya izin penebangan. Tetapi ini sudah pencurian,&#8221; ungkap Matali.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur SH, saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus pencurian kayu, melalui pesan singkat (WhatsApp) menyampaikan bahwa kasus itu sudah dalam penanganan pihaknya.</p>



<p>&#8220;Masih diklarifikasi oleh pidter (tindak pidana tertentu). Hasil klarifikasi, akan dipaparkan di ruang Reskrim,&#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132979</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
