<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kejujuran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kejujuran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jun 2025 13:05:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kejujuran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bedah Buku David Vs Goliath, Luhut Bekali Advokat Malang Tentang Keberanian dan Kejujuran</title>
		<link>https://memontum.com/bedah-buku-david-vs-goliath-luhut-bekali-advokat-malang-tentang-keberanian-dan-kejujuran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[advokat]]></category>
		<category><![CDATA[bekali]]></category>
		<category><![CDATA[goliath,]]></category>
		<category><![CDATA[keberanian]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tentang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, berkolaborasi bersama DPC Peradi RBA Kabupaten Malang, selenggarakan bedah buku berjudul David vs Goliath &#8216;Ketika Advokat (Yap Thiam Hien) Menghadapi Sistem Peradilan Pidana Belum Terpadu’ karya Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) RBA, Luhut MP Pangaribuan, di Hotel Atria Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, berkolaborasi bersama DPC Peradi RBA Kabupaten Malang, selenggarakan bedah buku berjudul David vs Goliath &#8216;Ketika Advokat (Yap Thiam Hien) Menghadapi Sistem Peradilan Pidana Belum Terpadu’ karya Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) RBA, Luhut MP Pangaribuan, di Hotel Atria Kota Malang, Selasa (10/06/2025) tadi.</p>



<p>Ketua Umum DPN Peradi RBA, Luhut MP Pangaribuan, mengatakan bahwa pihaknya ingin para advokat meneladani Yap Thiam Hien dalam menjalankan profesinya. &#8220;Lewat buku ini saya ingin mengajak semua untuk melihat ulang bagaimana hukum pidana kita berjalan dan bagaimana seharusnya peran advokat.Yap Thiam Hien adalah contoh nyata keberanian advokat melawan sistem yang timpang. Ibarat David adalah sosok yang kecil, melawan Goliath yang besar,” ujarnya saat hadir dalam bedah buku.</p>



<p>Dalam penegakan hukum, advokat harus memiliki argumen yang baik, tajam, berilmu dan jujur. Sehingga, memenangkan sebuah pertarungan yang besar. &#8220;Jadi jangan takut untuk jujur supaya hukum di Indonesia ini bisa berubah. Orang kecil, bisa menang dengan argumen yang tepat dan benar,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Luhut juga menjelaskan, kutipan dari Yap Thiam Hien &#8220;Kalau anda ingin menang jangan datang kepada ku, tapi kalau ingin memperjuangkan kebenaranmu, maka datanglah kepada ku,&#8221;. Sebab menurutnya, menjadi advokat tidak boleh menjanjikan kemenangan, namun harus memperjuangkan kebenaran.</p>



<p>&#8220;Jika advokat menjanjikan akan bisa memenangkan perkara, itu bahaya. Bagaimana dia bisa mengatakan memenangkan, padahal hakim yang memutus,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Melalui buku David vs Goliath, Luhut ingin memberikan semangat kepada para advokat supaya terus berjuang dengan kebenaran dan melihat keadilan secara luas. &#8220;Menjadi advokat tidak mudah, banyak tantangan dan harus berjuang. Berjuang dengan benar. Perjuangan selalu ada pengorbanan. Lihatlah bagaimana keteladanan Pak Yap Thiam Hien,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Pendidikan Nasional, Pj Wali Kota Kediri Launching Kantin Kejujuran Aku Bangga</title>
		<link>https://memontum.com/hari-pendidikan-nasional-pj-wali-kota-kediri-launching-kantin-kejujuran-aku-bangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangga]]></category>
		<category><![CDATA[kantin]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209946</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengikuti serangkaian acara Festival Pendidikan, Prestasi dan Kreasi (Fantasi) sekaligus melaunching Kantin Kejujuran Ajaran Jujur Bayar Sesuai Total Harga (Aku Bangga) yang digelar di Taman Sekartaji Kota Kediri, Selasa (14/05/2024) tadi. Dalam Fantasi ini, diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti panggung kreasi, bazar pendidikan dan juga beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengikuti serangkaian acara Festival Pendidikan, Prestasi dan Kreasi (Fantasi) sekaligus melaunching Kantin Kejujuran Ajaran Jujur Bayar Sesuai Total Harga (Aku Bangga) yang digelar di Taman Sekartaji Kota Kediri, Selasa (14/05/2024) tadi. Dalam Fantasi ini, diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti panggung kreasi, bazar pendidikan dan juga beberapa lomba yakni Lomba Mewarnai untuk anak TK se-Kota Kediri, Lomba Jurnalis Sekolah SMP/MTs se-Kota Kediri dengan platform Reels Instagram dan Lomba Membuat Bekal Sekolah Berbahan Ikan yang diikuti para wali murid TK di Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri mengatakan bahwa Fantasi ini diselenggarakan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2024, sebagai panggung bagi para peserta didik untuk menampilkan karyanya. &#8220;Adanya kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi para guru dan mendorong anak-anak Kota Kediri, semakin percaya diri, berani tampil dan bisa melahirkan karya-karya terbaik,&#8221; kata Pj Wali Kota Kediri.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, hadirnya Kantin Kejujuran Aku Bangga yang dilaunching secara serentak ini, juga berada di seluruh kantin yang ada di sekolah mulai tingkat TK hingga SMA sederajat se-Kota Kediri. Sementara untuk yang menjadi perwakilan hadir di Taman Sekartaji, yaitu Kantin Kejujuran TK Aisyiyah Bustanul Athfal VII, SDN Mojoroto 3, SMPN 1 Kediri dan SD Plus Rahmat.</p>



<p>Dilaunchingnya Kantin Kejujuran Aku Bangga, menurut Pj Wali Kota Zanariah, diharapkan bisa sebagai sarana belajar untuk melatih kejujuran. Karena saat membeli di Kantin Kejujuran, anak-anak mengambil makanan sendiri, menghitung sendiri total belanjaannya, melakukan pembayaran sendiri dan mengambil kembalian uangnya sendiri.</p>



<p>&#8220;Semoga hal ini bisa menjadi titik mulainya anak-anak menjadi dewasa, yang memiliki kesadaran sendiri untuk tidak melakukan hal-hal buruk dan selalu melakukan yang kita harapkan yaitu jujur,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Pendidikan, M Anang Kurniawan, menambahkan bahwa Kantin Kejujuran Aku Bangga ini masuk dalam kurikulum pendidikan karakter yang di dalamnya ada budaya anti korupsi. Jadi, semua satuan pendidikan mulai dari TK hingga SMA, diminta untuk membangun atau mendirikan kantin kejujuran dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Namun, sekolah harus tetap melakukan pengecekan terkait produk yang dijual.</p>



<p>&#8220;Tadi juga sudah disampaikan, para guru untuk mengecek langsung produk yang dijual ke tempat produksinya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu wali murid, Rea, mengatakan dengan adanya Kantin Kejujuran ini bisa mengajarkan anak-anak untuk berperilaku jujur. Jadi, mereka juga bisa belajar tentang harga, cara menghitung uang dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Selain itu, anak-anak bisa langsung praktik sesuai dengan realisasi di kehidupan nyata. Harapannya, acara seperti Fantasi ini bisa berkelanjutan dan dikembangkan menjadi yang lebih menarik lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, Kepala Kemenag Kota Kediri, Mohammad Qoyyim, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Adi Prayitno, perwakilan Pengadilan Negeri Kota Kediri dan Kejaksaan Negeri Kediri. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209946</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik Pejabat Tinggi hingga Kepala Puskesmas Kediri, Mas Dhito Tekankan Loyalitas dan Kejujuran</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-pejabat-tinggi-hingga-kepala-puskesmas-kediri-mas-dhito-tekankan-loyalitas-dan-kejujuran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[loyalitas]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202661</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk menjaga loyalitas dan kejujuran. Hal itu disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural dan kepala UPTD Puskesmas di Ruang Jayabaya Pemkab Kediri, Jumat (01/12/2023) tadi. &#8220;Kalau tidak punya loyalitas, tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk menjaga loyalitas dan kejujuran. Hal itu disampaikan Mas Dhito-sapaan bupati, saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural dan kepala UPTD Puskesmas di Ruang Jayabaya Pemkab Kediri, Jumat (01/12/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Kalau tidak punya loyalitas, tidak punya kejujuran, tidak usah di sini,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Secara keseluruhan, ada sekitar 68 orang ASN yang dilantik dan diambil sumpah oleh bupati. Mereka terdiri atas satu orang pejabat pimpinan tinggi Pratama, 34 pejabat administrator, 29 pejabat pengawas dan empat Kepala UPTD Puskesmas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari ASN yang dilantik, diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, yang telah diangkat sebagai kepala dinas definitif. Kemudian, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Agoeng Noegroho, yang bergeser pada jabatan baru sebagai Camat Gampengrejo.</p>



<p>Mas Dhito mengingatkan kepada semua pejabat yang telah dilantik, agar menjaga integritas dalam bekerja harus diutamakan. Hal itu penting untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan dalam bekerja.</p>



<p>Terlebih sebagai pelayan masyarakat, paparnya, integritas itu dapat tercermin dari tanggung jawab yang diberikan. Bagaimana pejabat dapat tetap jujur dan loyal pada jabatan yang diberikan, sehingga ikhlas dalam menjalankan tugas.</p>



<p>Dengan mengedepankan kejujuran dan loyalitas, para pejabat yang baru dilantik diharap dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta melayani masyarakat dengan hati. &#8220;Tetap fokus bekerja, pegang kepercayaan yang saya berikan,&#8221; papar Mas Dhito. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202661</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejujuran Driver Ojol Kediri Tuai Apresiasi Mas Dhito, Usai Kembalikan Dompet Berisi Uang Jutaan</title>
		<link>https://memontum.com/kejujuran-driver-ojol-kediri-tuai-apresiasi-mas-dhito-usai-kembalikan-dompet-berisi-uang-jutaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 13:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berisi]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[dompet]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[jutaan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Atas kejujurannya, Anggit menerima ganti apresiasi dari Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri. Tidak hanya ucapan terima kasih, bapak dua anak itu pun mendapatkan bantuan yang menjadi kebutuhannya.</p>



<p>Cerita inspirasi pengemudi ojek online ini, bermula pada Jumat (14/07/2023) sekira pukul 15.00 WIB, Anggit seperti biasa mencari orderan berkeliling melewati Kota Kediri. &#8220;Waktu melintas Jalan Kilisuci di dekat pot depan warung makan, saya lihat dompet. Kebetulan, saat itu tidak ada orang dan tidak ada juga kendaraan parkir,&#8221; cerita Anggit kepada Mas Dhito.</p>



<p>Dompet itu, pun kemudian diambilnya. Untuk memastikan pemiliknya, Anggit membuka dompet tersebut. Diketahui, pemilik dompet merupakan warga Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Saat itu, dirinya terpikir untuk mengembalikan dompet yang ditemukan.</p>



<p>&#8220;Saya mau kembalikan saat itu. Tetapi saya berfikir, iya kalau yang bersangkutan ada di rumah, tapi kalau tidak bagaimana,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Diakui Anggit, mengetahui nominal uang yang besar itu, tidak dipungkiri ada bisikan untuk tidak mengembalikan. Apalagi, pendapatan yang didapat dari pekerjaannya ojek online tidak menentu. Sedangkan, tiap bulan harus membayar angsuran pinjaman ke bank.</p>



<p>&#8220;Saat itu pula, saya berfikir kasihan kalau seandainya uang ini mau dibuat biaya ke rumah sakit atau menyekolahkan anak. Kalau saya ambil, jahat banget aku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya lantas melanjutkan perjalanan untuk menemui istrinya yang bekerja di warung makan sekitar Simpang Lima Gumul. Kepada istrinya, Anggit menceritakan penemuan dompet berisi uang jutaan rupiah itu.</p>



<p>Fitriya Rahayu, istri Anggit, saat itu menyarankan kepada suaminya untuk mengembalikan uang itu. Masukan dari sang istri, pun semakin memantapkan niat Anggit.</p>



<p>Di rumah atau sekitar pukul 20.00 WIB, ketika tengah mengisi baterai ponsel, Anggit mendengarkan berita radio. Secara kebetulan, tersiar berita kehilangan dompet sebagaimana ciri-ciri yang ditemukan.</p>



<p>Mendengar berita itu, Anggit lantas menghubungi pihak radio. Setelah dikonfirmasi, malam itu pula pengemudi ojek online itu menyerahkan dompet berisi uang itu kepada pemiliknya di tempat radio yang menyiarkan.</p>



<p>Mendengar cerita Anggit, Mas Dhito seketika langsung memuji sikap kejujuran yang ada pada diri warganya tersebut. Dirinya merasa bangga, dengan sikap Anggit yang tidak mau mengambil sesuatu yang bukan miliknya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau sampeyan punya uang segitu, untuk apa mas?,&#8221; tanya Mas Dhito.</p>



<p>Seketika itu, Anggit pun menjawab untuk melunasi hutang. &#8220;Saya pingin lunasi hutang,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, Anggit menceritakan kondisi rumah yang ditempati bersama istri dan kedua anaknya. Rumahnya sederhana, bahkan tanah yang ditempati merupakan pemberian saudaranya.</p>



<p>Untuk membangun rumah, Anggit meminjam uang dari bank. Setidaknya, sudah setahunan, Anggit setiap bulannya menyisihkan penghasilannya mengojek untuk membayar angsuran.</p>



<p>&#8220;Kalau saya ingin bantu kira-kira apa mas?,&#8221; ujar Mas Dhito bertanya kepada Anggit.</p>



<p>Mendengar pertanyaan itu, Anggit tidak langsung menjawab. Setelah berfikir sesaat, dirinya meminta izin kepada Mas Dhito, untuk diberikan pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Kalau bisa, pekerjaan pak,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Mendengar jawaban Anggit, Mas Dhito merasa senang. Dirinya lantas mengaku akan mencarikan pekerjaan yang diharapkan bisa memberikan penghasilan tetap dan mengangkat kesejahteraan keluarga warganya tersebut.</p>



<p>Menurut Mas Dhito, dalam setiap pekerjaan kejujuran dan loyalitas itu sesuatu yang utama. Selain pekerjaan, bupati muda itu mengaku akan membantu membangunkan rumah Anggit supaya dapat lebih layak.</p>



<p>Tidak hanya itu, dengan uang pribadinya, Mas Dhito juga membayarkan sisa angsuran hutang Anggit ke bank. Bagi Mas Dhito, orang yang berani jujur dan berani mengatakan tidak yang bukan haknya itu harus kita apresiasi.</p>



<p>Dirinya berpesan kepada warganya itu, ketika nantinya telah mendapatkan pekerjaan supaya memberinya kabar. Kepada kedua anak dan istri yang ikut menemui, Mas Dhito pun menyampaikan bahwa mereka harus bangga memiliki sosok suami dan bapak yang jujur.</p>



<p>&#8220;Mas tidak usah terima kasih pada saya. Karena jenengan mengembalikan uang itu, Allah menggunakan tangan saya bantu jenengan. Terimakasihnya kepada Gusti Allah. Saya hanya perantara saja,&#8221; ucap Mas Dhito.</p>



<p>Dari kisah Anggit, Mas Dhito mengajak supaya budaya kejujuran tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa, Mas Dhito menyampaikan terima kasih kepada Radio Andika, sebagai media yang selama ini aktif menjembatani informasi di tengah masyarakat. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193500</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
