<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>KEK Singhasari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kek-singhasari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2020 08:43:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>KEK Singhasari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemendikbud Bersama KEK Singhasari Siap Cetak SDM Unggul</title>
		<link>https://memontum.com/kemendikbud-bersama-kek-singhasari-siap-cetak-sdm-unggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 08:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[aws]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Singhasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kawasan ekonomi khusus (KEK) Singhasari terus berkomitmen untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang nantinya bisa diharapkan menjadi daya saing utama di era digital ekonomi. Sebagai KEK pertama di bidang digital, KEK Singhasari bersama-sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Vokasi, menggandeng Amazon Web Service (AWS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kawasan ekonomi khusus (KEK) Singhasari terus berkomitmen untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang nantinya bisa diharapkan menjadi daya saing utama di era digital ekonomi.</p>
<p>Sebagai KEK pertama di bidang digital, KEK Singhasari bersama-sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Vokasi, menggandeng Amazon Web Service (AWS) guna melakukan upskilling kepada guru-guru SMK tingkat Nasional dalam kegiatan &#8216;Workshop Peningkatan Kompetensi Guru SMK bidang Cloud Computing&#8217;.</p>
<p>Workshop tersebut, bertempat di Pendopo Museum KEK Singhasari, Senin (19/10), yang merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan Pendidikan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan juga perjanjian kerjasama peningkatan kompetensi SDM bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi pada pendidikan Vokasi dan KEK Singhasari.</p>
<p>&#8220;Ini adalah salah satu bentuk komitemen untuk mewujudkan link and match, antara pendidikan vokasi, dalam hal ini merupakan SMK dengan dunia industri yang dimana representasinya adalah KEK Singhasari yang memang perlu SDM terampil di jenjang pendidikan menengah yang bisa disuplai oleh SMK,&#8221; ujar Kasubdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud, Saryadi, Senin.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Direktur Kementrian dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Indsutri, Ditjen Pendidikan Vokasi, Ahmad Saufi, melalui video conference menjelaskan, salah satu bidang dalam teknologi informasi dan komunikasi yang paling populer dan dibutuhkan saat ini adalah cloud computing. Sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengola Big Data yang memudahkan untuk interaksi dan aktivitas.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, cloud computing menjadi sebuah solusi untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 ini. Saya juga apresiasi pihak AWS yang telah mau untuk mengimplementasikan dalam pelaksanaan workshop ini, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas peserta didik SMK,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saryadi menambahkan, kegiatan ini akan lebih mengarah pada teknologi agar guru dan anak-anak nantinya bisa di arahkan untuk menjadi praktisioner.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti tidak lagi sekolah di haruskan mempunyai hardware yang mahal, tapi cukup dengan komputer standart pun itu sudah bisa dalam mengimplementasikan cloud computing. Ini juga diharapkan nanti bisa memangkas biaya di sekolah juga,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KEK Singhasari Diproyeksikan Jadi Silicon Valley Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/kek-singhasari-diproyeksikan-jadi-silicon-valley-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 06:22:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Drs Sjaichul Ghulam]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Singhasari]]></category>
		<category><![CDATA[Pjs Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Silicon Valley]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125366</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tidak hanya California saja yang punya Silicon Valley, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang berada di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pun juga akan diproyeksikan menjadi kawasan kreatif teknologi, layaknya Silicon Valley. Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, yang sekaligus juga Founder KEK Singhasari, David Santoso, memproyeksikan kawasan itu bakal menjadi kawasan terintegrasi perkembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tidak hanya California saja yang punya Silicon Valley, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang berada di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pun juga akan diproyeksikan menjadi kawasan kreatif teknologi, layaknya Silicon Valley.</p>
<p>Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, yang sekaligus juga Founder KEK Singhasari, David Santoso, memproyeksikan kawasan itu bakal menjadi kawasan terintegrasi perkembangan ekonomi kreatif digital. &#8220;Intinya, kawasan yang kreatif, digital IT yang konsepnya mirip dengan Silicon Valley,&#8221; ujar David, Minggu (11/10) pagi.</p>
<p>KEK Singhasari ini, tambahnya, akan menjadi KEK ke 13 dari total 15 KEK di Indonesia. KEK Singhasari sendiri, adalah KEK pertama yang berfokus pada bidang pengembangan teknologi.</p>
<p>&#8220;Education District yang ada di KEK Singhasari, diproyeksikan pula menjadi lokasi naikkan level pendidikan di Indonesia. Distrik ini, dilirik oleh Kemendikbud khususnya Dirjen Pendidikan Vokasi. Harapan kita, Education District yang ada di KEK Singhasari mempunyai fungsi dalam melahirkan SDM unggul yang bisa melayani di KEK atau diseminasi keluar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Silicon Valley sendiri adalah kawasan yang tiba-tiba saja terbentuk menjadi kawasan pusatnya IT di California. Maka, KEK Singhasari sedikit berbeda. KEK Singhasari ditargetkan menjadi kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) sejak awal dibangun. &#8220;Disini, nanti akan ada Cafe, tempat wisata, tempat makan juga mungkin dan Co-Working Space,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Industri kreatif dan digital akan menjadi konsep utama dari KEK Singhasari. KEK ke-13 di Indonesia ini bakal mengaburkan batasan antara tourism industry dan digital ekonomi.</p>
<p>Singosari zaman dulu, itu kan kawasan paling maju metalurgi dan seni pahatnya. Sekarang, digital ini mewakili metalurgi dan industri kreatif film. Lainnya, nanti akan mewakili seni pahatnya,&#8221; tutupnya.</p>
<p>KEK Singhasari sendiri, masuk dalam program 10 Bali Baru, yang dicanangkan Kemenpar. Maka dari itu keruangan pajak bagi investor, akan jadi nilai plus dalam regulasinya.</p>
<p>Menpar sendiri, rencananya juga menyerahkan langsung dokumen peraturan pemerintah (PP) 68 tahun 2019 tentang KEK singhasari. Deregulasi dan pelayanan PP ini bakal jadi lampu hijau bagi para investor.</p>
<p>Pjs Bupati Malang, Drs Sjaichul Ghulam MM, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr Ir Wahid Wahyudi MT juga terlihat hadir dalam penandatnganan Nota Kesepahaman antara Kemendikbud dan KEK Singhasari. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Singosari Punya KEK, Diproyeksikan untuk Pertumbuhan Industri Tourism dan Ekonomi Digital</title>
		<link>https://memontum.com/singosari-punya-kek-diproyeksikan-untuk-pertumbuhan-industri-tourism-dan-ekonomi-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 03:02:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Ekonomi Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Singhasari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97448-singosari-punya-kek-diproyeksikan-untuk-pertumbuhan-industri-tourism-dan-ekonomi-digital</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Peresmian dan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari pada Selasa (8/10/2019) berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang. Penetapan KEK, ditandai dengan diserahkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peresmian dan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari pada Selasa (8/10/2019) berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang.</p>
<p>Penetapan KEK, ditandai dengan diserahkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 68 tahun 2019 oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang didampingi oleh Bupati Malang HM. Sanusi serta founder KEK Singhasari David Santoso.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97451" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0002-copy.jpg?resize=740%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0002-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0002-copy.jpg?resize=300%2C162&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam arahannya Menpar RI Arief Yahya menyampaikan apresiasinya atas ditetapkannya Singosari sebagai KEK yang saat itu juga sekaligus dilaksanakan groundbreaking sebagai simbolis segera dimulainnya pembangunan KEK.</p>
<p>&#8220;Selamat untuk KEK Singosari yang groundbreaking termasuk yang tercepat dibanding daerah lain. Dengan KEK saya sangat yakin bahwa pertumbuhan industri kreatif tourism dan digital ekonomi akan mampu berkembang. Perkembangan ekonomi kreatif sangat mungkin terjadi di Kota Malang. Ditambah lagi wisman (wisatawan mancanegara) di Jatim yang mencapai 30 persen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut baik atas penyerahan PP no 68 tahun 2019 terkait KEK. Menurutnya, KEK adalah salah satu hal yang paling ditunggu oleh masyarakat Jatim khususnya masyarakat Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97450" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0006-copy.jpg?resize=740%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0006-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0006-copy.jpg?resize=300%2C162&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Selain ditetapkan, yang tidak kalah penting yaitu agar KEK bisa segera dioperasikan. KEK diproyeksikan untuk mengembangkan industri pariwisata dan pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, PP no 68 tahun 2019 akan menjadi bagian penting bagi Jatim untk berkembang dalam era digitalisasi,&#8221; jelas Khofifah.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Malang, HM. Sanusi menyampaikan rasa terima kasihnya, atas perhatian yang diberikan oleh Menpar RI dan Gubernur Jatim hingga KEK Singosari dapat terealisasi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97449" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0004-copy.jpg?resize=740%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0004-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0004-copy.jpg?resize=300%2C162&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/1476-sutiaji-sampaikan-kota-malang-antusias-sambut-kek-singhasari" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sutiaji Sampaikan Kota Malang Antusias Sambut KEK Singhasari</a></p>
<p>&#8220;Kami atas nama Pemkab Malang mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak terutama Bapak Menteri Pariwisata dan Ibu Gubernur Jatim atas perhatiannya sehingga KEK saat ini (8/10/2019) bisa terealisasi dan ditetapkan. Tidak berhenti disini, saya tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak agar Kabupaten Malang bisa menjadi ikon Jawa Timur seperti yang ada di jargonnya &#8216;Malang The Heart of East Java,&#8221; pungkasnya.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97448</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Sampaikan Kota Malang Antusias Sambut KEK Singhasari</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-sampaikan-kota-malang-antusias-sambut-kek-singhasari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2019 14:05:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Ekonomi Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Singhasari]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97428-sutiaji-sampaikan-kota-malang-antusias-sambut-kek-singhasari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Singosari di Kabupaten Malang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019, yang juga bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia. Momentum ini sangat tepat karena KEK Singosari dengan luas mencapai 120,3 hektare akan menjadi kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Singosari di Kabupaten Malang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019, yang juga bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia. Momentum ini sangat tepat karena KEK Singosari dengan luas mencapai 120,3 hektare akan menjadi kawasan ekonomi khusus zona pariwisata dan pengembangan teknologi.</p>
<p>Dalam kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dalam rangka rapat Percepatan KEK Singhasari menyampaikan bahwa pariwisata merupakan penghasil devisa terbesar setelah migas. Saat ini, kondisi destinasi pariwisata di Indonesia yang kian meningkat. Kunci sukses pengembangan pariwisata berkelanjutan yakni memberdayakan masyarakat, membangun lingkungan dan membentuk perekonomian.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97430" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0102-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0102-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0102-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ada konsensus dalam pariwisata, satu People, kedua adalah Planet dan ketiga adalah prosperity,“ ujarnya.</p>
<p>Harapannya dengan penetapan PP tersebut, kawasan ekonomi khusus mampu mempercepat pembangunan perekonomian kawasan Malang Raya serta menunjang perluasan pembangunan ekonomi nasional. Singosari ditetapkan menjadi KEK karena daerah tersebut memiliki banyak potensi keunggulan.</p>
<p>Kawasan Singosari berdekatan dengan Bandara Internasional Juanda, Bandara Abd Saleh dan Pelabuhan Tanjung Perak serta terkoneksi dengan ruas Tol Pandaan-Malang. Selain itu, lokasi Singosari yang berbatasan langsung dengan Kota Malang yang punya potensi SDM melimpah dalam bidang pendidikan. Sinergi Malang Raya, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu sangat dibutuhkan untuk kesuksesan KEK ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97429" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0098-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0098-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191008-WA0098-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Walikota Malang Sutiaji mengucapkan selamat dan sukses atas ditetapkan KEK Singosari ini. “Dengan adanya KEK kita dukung bersama. Bahwa keberadaan KEK ini akan memberikan dorongan pada seluruh aspek; Aspek sosial, aspek ekonomi dan terlebih dari itu adalah aspek kebersamaan yang bisa memadukan dan menyatukan tiga daerah,” ujarnya.</p>
<p>“Tentu kami selaku pemerintah Kota Malang gayung bersambut, jadi saling mengisi. Manakala ada kelebihan di kota tentunya harus mengisi kekurangan di kabupaten. Ada kekurangan di Kota, diisi kelebihan di kabupaten malang dan kota batu dan itu terus menerus kita lakukan, sifatnya kita harus membangun jejaring,” ujar Pak Aji, panggilan akrab Walikota Malang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97428</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
