<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kekeringan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kekeringan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 11:18:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kekeringan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Jember Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan 2026</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-tetapkan-status-siaga-darurat-kekeringan-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231986</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi mengambil langkah administratif strategis dengan menetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, untuk periode musim kemarau tahun 2026. Keputusan ini diambil, sebagai bentuk respons proaktif terhadap hasil pemodelan iklim yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dari data tersebut, mengindikasikan bahwa wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi mengambil langkah administratif strategis dengan menetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, untuk periode musim kemarau tahun 2026. Keputusan ini diambil, sebagai bentuk respons proaktif terhadap hasil pemodelan iklim yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>Dari data tersebut, mengindikasikan bahwa wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember, akan menghadapi anomali cuaca berupa kemarau ekstrem yang diprediksi mencapai eskalasi tertingginya pada Agustus mendatang.</p>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan pernyataan resmi tersebut seusai memimpin Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, yang dipusatkan di PPG Sidomulyo, Kecamatan Silo, Minggu (26/04/2026) tadi. Secara formal, kegiatan ini merupakan manifestasi dari instruksi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, mengenai penguatan resiliensi daerah secara serentak di seluruh Indonesia.</p>



<p>Prosesi pembunyian sirine, lonceng dan kentongan tepat pada pukul 10.00, menjadi instrumen simbolis yang menegaskan kesiapan sistematis seluruh komponen daerah dalam menghadapi ancaman bencana. Dalam tinjauan teknisnya, Edy menjelaskan bahwa fase kritis akan dimulai pada akhir April dan terus meningkat hingga Agustus. Oleh karena itu, penetapan status siaga ini menjadi payung hukum bagi alokasi sumber daya dan koordinasi lintas sektor.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Fokus utama pemerintah tidak hanya terbatas pada jaminan ketersediaan serta distribusi air bersih bagi wilayah terdampak, namun juga mencakup pengawasan ketat terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Mengingat topografi Jember yang dikelilingi kawasan hutan produktif dan lindung, sinkronisasi kebijakan dengan pihak Perhutani, BKSDA, serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menjadi prioritas dalam kerangka pengamanan lingkungan,&#8221; katanya.</p>



<p>Pemerintah daerah menekankan, akan pentingnya kepatuhan regulasi di tingkat masyarakat, terutama bagi penduduk yang berdomisili di zona perbatasan hutan dan lereng gunung. Larangan pembukaan lahan dengan metode pembakaran (slash and burn), diberlakukan secara tegas guna mengeliminasi risiko kebakaran yang lebih luas.</p>



<p>Sebagai langkah konkret di lapangan, BPBD telah mengaktivasi posko-posko taktis sebagai pusat komando mitigasi. Selain upaya teknis dan simulasi kedaruratan, keterlibatan tokoh masyarakat dan alim ulama dalam penguatan moral serta doa bersama merupakan elemen integral dari strategi komprehensif Kabupaten Jember untuk mewujudkan daerah yang tangguh bencana. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231986</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Kekeringan, Pemkab Lumajang Gandeng Berbagai Pihak Kolaborasi Salurkan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kekeringan-pemkab-lumajang-gandeng-berbagai-pihak-kolaborasi-salurkan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama PT Mustikatama dan sejumlah pihak menginisiasi bantuan air bersih di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya, seperti penyaluran air bersih di Dusun Lor Curah, Desa Merakan, Kecamatan Padang, Senin (04/11/2024) tadi. &#8220;Hari ini, kami berhasil menyalurkan air bersih di satu titik dari total 11 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama PT Mustikatama dan sejumlah pihak menginisiasi bantuan air bersih di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya, seperti penyaluran air bersih di Dusun Lor Curah, Desa Merakan, Kecamatan Padang, Senin (04/11/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Hari ini, kami berhasil menyalurkan air bersih di satu titik dari total 11 titik di Kecamatan Padang. Sekarang warga yang sebelumnya mengalami kesulitan akses air dapat menikmati air bersih,&#8221; kata Babinsa Merakan, Serda Joni Sugiarto, di sela kegiatannya, Senin (04/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masyarakat di Dusun Lor Curah, ujarnya, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Mengingat, mereka telah lama menghadapi kesulitan dalam mendapatkan air bersih, terutama di musim kemarau.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga penyaluran air bersih ini dapat terus berlanjut hingga semua wilayah yang membutuhkan dapat terpenuhi,&#8221; ujar salah satu warga setempat, Parman.</p>



<p>Dengan penyaluran air bersih yang dilakukan secara bertahap, diharapkan semua wilayah di Kecamatan Padang, yang terdampak krisis air dapat segera mendapatkan akses air bersih yang memadai. Kegiatan tersebut, diharapkan tidak hanya memberikan solusi sementara, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Desa Merakan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Wilayah Kekeringan, Bunda Indah Distribusikan Tangki Air Bersih untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-wilayah-kekeringan-bunda-indah-distribusikan-tangki-air-bersih-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[distribusikan]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[tangki]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Nyaris tidak diketahui publik, aksi peduli dilakukan oleh kelompok relawan, sopir dan simpatisan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah-Mas Yudha, selama sebulan terakhir. Aksi peduli yang dilakukan itu, yakni mendistribusikan air bersih ke warga terdampak kekeringan sejak sebulan lalu. &#8220;Ke depan, mudah-mudahan kemaraunya segera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Nyaris tidak diketahui publik, aksi peduli dilakukan oleh kelompok relawan, sopir dan simpatisan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah-Mas Yudha, selama sebulan terakhir. Aksi peduli yang dilakukan itu, yakni mendistribusikan air bersih ke warga terdampak kekeringan sejak sebulan lalu.</p>



<p>&#8220;Ke depan, mudah-mudahan kemaraunya segera berakhir. Perhari ini, pendistribusian mencakup wilayah Ranuyoso, Klakah, Gucialit dan Padang,&#8221; kata Bunda Indah, saat turut meninjau pendistribusian di Ranuyoso, Selasa (15/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain meninjau distribusi air bersih, Bunda Indah dalam kesempatan itu juga berkomunikasi dengan masyarakat. Dalam komunikasi itu, warga berharap adanya solusi dari dampak kekeringan.</p>



<p>&#8220;Untuk sementara ini, saya bekerjasama dengan pihak lain dalam membantu untuk meminta sedikit air dari sumber mata air Ronggojalu, yang debit airnya luar biasa besar. Kemudian, ke depan harapannya pemerintah pusat memfasilitasi pembangunan air bersih agar bisa dimanfaatkan warga, setidaknya untuk Kecamatan Ranuyoso,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sisir Wilayah Kekeringan di Pamekasan, Tim Pemenangan Daerah Paslon Khofifah-Emil Beri Bantuan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/sisir-wilayah-kekeringan-di-pamekasan-tim-pemenangan-daerah-paslon-khofifah-emil-beri-bantuan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah-Emil]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215249</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Pamekasan untuk pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, memberikan bantuan air bersih untuk warga di Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (11/10/2024) tadi. Suplay air bersih dengan sarana truk tangki itu diberikan, guna membantu mengatasi masalah kekeringan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Pamekasan untuk pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, memberikan bantuan air bersih untuk warga di Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (11/10/2024) tadi. Suplay air bersih dengan sarana truk tangki itu diberikan, guna membantu mengatasi masalah kekeringan yang tengah berlangsung.</p>



<p>Ketua TPD Khofifah-Emil Pamekasan, Muhlis Nasir, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat, dalam mensikapi problema yang ada. Jika sebelumnya telah memberikan bantuan material untuk memperbaiki jembatan ambruk, maka sekarang suplay air bersih.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus berkomitmen membantu masyarakat Kabupaten Pamekasan, terutama seperti sekarang yaitu membantu mengatasi kondisi kekeringan di beberapa wilayah,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Muhlis Nasir, bahwa TPD akan terus menyisir sejumlah wilayah kecamatan hingga desa di Kabupaten Pamekasan. Tujuannya, yaitu agar semua bisa terjangkau dan program TPD Khofifah-Emil Kabupaten Pamekasan, juga bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami dari TPD akan mendata dan akan memberi bantuan kepada daerah-daerah di kecamatan dan desa di Kabupaten Pamekasan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga Desa Kacok, Laila, yang menerima bantuan air bersih mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih dengan perhatian yang diberikan Paslon nomor urut 2 Pilkada Gubernur Jatim, Khofifah-Emil. Apalagi, menurutnya bantuan yang diberikan memang sangat dibutuhkan masyarakat, di tengah kondisi sekarang ini.</p>



<p>&#8220;Terima kasih untuk bantuannya. Kami juga siap mendukung Ibu Khofifah- Bapak Emil, karena programnya memang dirasakan betul oleh masyarakat. Lanjutkan dua periode,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215249</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sitibondo Pimpin Pengiriman Bantuan Air Bersih ke Ratusan Warga Terdampak Kekeringan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sitibondo-pimpin-pengiriman-bantuan-air-bersih-ke-ratusan-warga-terdampak-kekeringan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[pengiriman]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sitibondo]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, gerak cepat melakukan pengiriman air bersih di desa-desa terdampak kekeringan di Kabupaten Situbondo. Seperti halnya, saat pengiriman air bersih di Dusun Bendera, Desa Sumberejo dan Dusun Belangguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Minggu (15/09/2024) tadi. Bupati Karna, bahkan memimpin langsung pengiriman bantuan air bersih kepada ratusan warga yang terdampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, gerak cepat melakukan pengiriman air bersih di desa-desa terdampak kekeringan di Kabupaten Situbondo. Seperti halnya, saat pengiriman air bersih di Dusun Bendera, Desa Sumberejo dan Dusun Belangguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Minggu (15/09/2024) tadi.</p>



<p>Bupati Karna, bahkan memimpin langsung pengiriman bantuan air bersih kepada ratusan warga yang terdampak kekeringan di kedua kawasan tersebut. Selain membawa dua truk tangki berkapasitas 5000 liter dan 6000 liter air bersih, rombongan orang nomor satu di pemerintahan Situbondo itu juga membawa ratusan peket Sembako.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan bahwa di Dusun Bendera, Desa Sumberejo ada 170 KK yang terdampak kekeringan. Kemudian untuk Dusun Belangguan, Desa Sumberwaru ada 377 KK yang terdampak kekeringan.</p>



<p>&#8220;Bapak bupati hari ini menyalurkan bantuan air bersih dan paket Sembako kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bendera dan Dusun Belangguan. Air bersih ini disalurkan ke tandon-tandon air yang telah kami siapakan sebelumnya, sehingga warga tinggal mengambilnya,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, mantan Kabag Umum Setdakab Situbondo ini menyampaikan, untuk paket Sembako yang diberikan kepada warga berisi beras 10 kilogram, 2 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng, dan 5 bungkus mie instan. &#8220;Untuk paket Sembako ini berasal dari BPBD Kabupaten Situbondo. Memang diperuntukkan untuk warga yang terdampar kekeringan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya berharap, air bersih dan paket Sembako yang diberikan dapat bermanfaat untuk warga di Dusun Bendera dan Belangguan. &#8220;Semoga apa yang diberikan oleh bapak bupati ini bisa bermanfaat untuk warga yang terdampak kekeringan di dua dusun ini, khususnya dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, pada puncak musim kemarau ini, BPBD Situbondo rutin mengirim air bersih kepada warga di dua dusun tersebut. Sehingga, kebutuhan air bersih untuk warga di sana tetap terpenuhi. &#8220;Dalam seminggu itu bisa dua kali dengan armada tiga truk tangki, dari BPBD dua armada dari PMI satu armada. Masing-masing truk tangki berisi 5.000 liter dan 6.000 liter air bersih,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Dwi Aris, menyampaikan bahwa warga di Dusun Bendera memang kekurangan air bersih di saat musim kemarau tiba. Sehingga, bantuan air bersih dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan.</p>



<p>&#8220;Dusun Bendera ini merupakan dusun paling selatan di Desa Sumberejo dan langsung berbatasan dengan hutan milik Perhutani. Kami mewakili warga Dusun Bendera menyampaikan terima kasih kepada bapak bupati karena telah hadir langsung di Dusun Bendera ini,&#8221; katanya. <strong>(kom/sit/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Datangi Daerah Terdampak Kekeringan, Bupati Jember Beri Bantuan Air Bersih dan Segera Sediakan Sumur Bor</title>
		<link>https://memontum.com/datangi-daerah-terdampak-kekeringan-bupati-jember-beri-bantuan-air-bersih-dan-segera-sediakan-sumur-bor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[sediakan]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, merespon cepat adanya daerah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Jember. Kali ini, Bupati Hendy mendatangi Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, untuk melihat lebih detail kondisi lokasi dan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Senin (09/09/2024) tadi. Perlu diketahui, musim kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Jember mengalami kekeringan. Dampaknya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, merespon cepat adanya daerah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Jember. Kali ini, Bupati Hendy mendatangi Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, untuk melihat lebih detail kondisi lokasi dan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Senin (09/09/2024) tadi.</p>



<p>Perlu diketahui, musim kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Jember mengalami kekeringan. Dampaknya, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Seperti yang terjadi di Desa Selodakon.</p>



<p>Pada lokasi Desa Selodakon sendiri, hampir seluruh sumur warga kering. Walaupun ada yang masih mengeluarkan air, kondisi airnya keruh dan tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga menumpang sumur warga yang airnya bersih. Selain itu, tidak sedikit mereka membeli air isi ulang. “Kondisinya memang sudah kering. Sehingga, kami di sini meninjau dan memberikan bantuan air bersih,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bantuan yang diberikan, tambahnya, juga jerigen dan tandon air. Nantinya, BPBD Jember secara rutin akan mendistribusikan air bersih ke tandon-tandon yang telah disediakan. Kemudian, warga bisa mengambil secukupnya menggunakan jeriken.</p>



<p>Bupati Hendy juga menyampaikan, bahwa secepatnya akan menyediakan sumur bor di wilayah terdampak kekeringan. Ini dilakukan, untuk antisipasi jangka panjang jika kekeringan kembali melanda.</p>



<p>“Untuk sementara BPBD Jember akan mendistribusikan air bersih. Nanti sebagai antisipasi ke depan Pemkab Jember akan bangunkan sumur bor,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 19 Desa Terdampak Kekeringan</title>
		<link>https://memontum.com/polres-trenggalek-salurkan-bantuan-air-bersih-untuk-19-desa-terdampak-kekeringan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Memasuki musim kemarau panjang, beberapa daerah di Kabupaten Trenggalek terdampak kekeringan. Hal itu, membuat jajaran kepolisian Polres Trenggalek mengirimkan bantuan air bersih untuk 19 desa di sembilan kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Dropping air bersih ini, merupakan wujud tanggap dan respon cepat kepolisian dalam menyikapi perkembangan kekeringan panjang yang menyebabkan warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Memasuki musim kemarau panjang, beberapa daerah di Kabupaten Trenggalek terdampak kekeringan. Hal itu, membuat jajaran kepolisian Polres Trenggalek mengirimkan bantuan air bersih untuk 19 desa di sembilan kecamatan yang mengalami krisis air bersih.</p>



<p>Dropping air bersih ini, merupakan wujud tanggap dan respon cepat kepolisian dalam menyikapi perkembangan kekeringan panjang yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, seusai memberangkatkan rombongan Patroli Genthong di Halaman Mapolres Trenggalek, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi bersama BPBD dan stakeholder terkait. “Kegiatan kita hari ini, berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam hal ini BPBD, untuk meminimalisir kendala serta membantu dan mengurangi beban masyarakat yang terdampak kekeringan,&#8221; katanya.</p>



<p>AKBP Indra menambahkan, dalam kegiatan ini, pihaknya menyiapkan sedikitnya 52.800 liter air bersih yang diangkut dengan 6 truk tangki berkapasitas masing-masing 6 ribu liter dan 14 armada Patroli Genthong Polsek jajaran yang masing-masing membawa 1.200 liter air bersih.</p>



<p>“Jadi, nanti masing-masing kendaraan dropping air bersih ke sejumlah titik yang telah ditentukan. Di lokasi akan berkolaborasi dengan tim yang sudah di sana. Seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan stakeholder lainnya,&#8221; ujar AKBP Indra.</p>



<p>Orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini menegaskan, dalam proses penyaluran, pihaknya meminta agar petugas menggunakan skala prioritas. Sehingga, air yang didistribusikan tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut dirinya menuturkan, pelibatan armada Patroli Genthong bertujuan agar distribusi air bisa lebih merata dan menjangkau wilayah yang lebih luas. Pihaknya menyadari bahwa air yang dibawa sangat terbatas dan tidak bisa mencukupi semuanya.</p>



<p>“Air adalah sumber kehidupan, Kita berupaya agar bisa membantu mengurangi beban masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dropping air bersih ini akan terus dilakukan secara rutin setiap hari hingga kondisi kekeringan berakhir dan kembali normal seperti hari biasa. Dengan begitu, masyarakat tidak mengalami kekurangan air lagi.</p>



<p>“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, BPBD yang sama-sama peduli, membantu kita membagikan air bersih kepada masyarakat terdampak. Sekali lagi terim kasih,&#8221; lanjut Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Admono, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya patroli Genthong yang digagas oleh Polres Trenggalek. Hal ini, dinilai sangat membantu dalam mengatasi dampak kekeringan terutama terkait masalah kekurangan air bersih di wilayah.</p>



<p>“Selama kurang lebih satu bulan terakhir kita sudah kondisikan. Alhamdulillah hari ini mendapat bantuan kemanusiaan dari Kapolres Trenggalek. Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat bagi masyarakat,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Terjunkan Sembilan Armada Truk Tangki untuk Atasi Dampak Kekeringan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-terjunkan-sembilan-armada-truk-tangki-untuk-atasi-dampak-kekeringan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Armada]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[tangki]]></category>
		<category><![CDATA[terjunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberangkatkan armada truk tangki untuk droping air bersih dari Pendopo Arya Wiraraja, Senin (05/08/2024) tadi. Langkah yang dilakukan itu, adalah bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, untuk terus memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga di tengah musim kemarau yang melanda. Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberangkatkan armada truk tangki untuk droping air bersih dari Pendopo Arya Wiraraja, Senin (05/08/2024) tadi. Langkah yang dilakukan itu, adalah bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, untuk terus memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga di tengah musim kemarau yang melanda.</p>



<p>Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan atau Krisis Air Bersih Kabupaten Lumajang 2024, ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Lumajang Nomor : 100.3.3.2/290/KEP/427.12/2024. Sebagai bagian dari respons cepat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melaksanakan droping air bersih.</p>



<p>Pj Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, mengatakan bahwa pengiriman air bersih itu merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. “Saya berharap dengan kegiatan ini, maka kita bisa segera menanggulangi krisis kekeringan yang ada di Kabupaten Lumajang,” kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pelaksanaan droping air bersih serta mengajak semua pihak untuk bekerja sama. “Saya mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mengatasi kekeringan serta menjaga ekosistem lingkungan agar dampak kekeringan dapat diminimalisir,” tambahnya.</p>



<p>Pelaksanaan bantuan air bersih tersebut akan berlangsung selama 118 hari, dari sejak 5 Agustus 2024 hingga 30 November 2024. Dengan kemungkinan perpanjangan atau penghentian, berdasarkan situasi di lapangan.</p>



<p>Sebanyak sembilan armada truk tangki air bersih, nantinya akan melayani 18 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Lumajang. Termasuk, Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, Lumajang dan Kecamatan Tempeh.</p>



<p>Penyaluran bantuan air bersih ini, mencakup 37 titik di Kecamatan Ranuyoso, 9 titik di Kecamatan Klakah, 11 titik di Kecamatan Kedungjajang, 108 titik di Kecamatan Gucialit, 11 titik di Kecamatan Padang, 16 titik di Kecamatan Lumajang dan 21 titik di Kecamatan Tempeh. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>10 Kecamatan Terdampak Kekeringan, Pemkab Trenggalek Aktif Distribusikan Bantuan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/10-kecamatan-terdampak-kekeringan-pemkab-trenggalek-aktif-distribusikan-bantuan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[distribusikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; 19 unit truk tangki berisi air bersih akan melakukan distribusi ke sejumlah daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Trenggalek. Air bersih tersebut, merupakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari gabungan beberapa perusahaan baik BUMN maupun BUMD di Kabupaten Trenggalek. Bantuan air bersih tersebut, rencananya akan didistribusikan ke beberapa desa di Kecamatan Trenggalek, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; 19 unit truk tangki berisi air bersih akan melakukan distribusi ke sejumlah daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Trenggalek. Air bersih tersebut, merupakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari gabungan beberapa perusahaan baik BUMN maupun BUMD di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Bantuan air bersih tersebut, rencananya akan didistribusikan ke beberapa desa di Kecamatan Trenggalek, Tugu, Suruh, Pule, Kampak, Dongko dan Kecamatan Watulimo.</p>



<p>Merespon kondisi kekeringan kali ini, Pemkab Trenggalek melakukan berbagai langkah penanganan. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan bahwa untuk yang bersifat darurat pihaknya melakukan dropping secara terus menerus.</p>



<p>&#8220;Ini kita kolaborasi, tidak cuma dari APBD tapi juga private sector. Ini contoh pengusaha-pengusaha, CEO-CEO yang baik hati. Mereka juga memberikan CSR-nya berupa air bersih,&#8221; kata Mas Ioin-sapaan Bupati Trenggalek, saat dikonfirmasi, Minggu (15/10/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kemarau pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. &#8220;Kondisi ini berbeda dari sebelumnya. Awalnya, dua kecamatan cukup parah terdampak kemarau dan sekarang meluas hingga ke 10 kecamatan,” imbuhnya.</p>



<p>Langkah ini dilakukan, lanjutnya, sebagai upaya penanganan bencana kekeringan pada jangka pendek. Mengingat, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tapi untuk jangka menengahnya, kita sudah siapkan anggaran untuk sumur bor dan beberapa sambungan pipa air bersih juga sedang kita upayakan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Mas Ipin, bahwa rata-rata di setiap wilayah yang mengalami bencana kekeringan, itu sudah memiliki sumur. Namun, karena kondisi air di permukaan tanah mengering, hal itu berdampak pada sumur warga.</p>



<p>Untuk itulah, air yang berada di bawah permukaan tanah, harus dijangkau untuk dipompa ke penampungan air warga. &#8220;Karena di beberapa tempat sebenarnya sumurnya sudah ada, jadi tinggal penampungan yang di atas yang sekarang kita lengkapi. Sehingga, nanti kecukupan air untuk masyarakat lebih bisa terpenuhi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan akan mulai turun pada November mendatang. Maka, pihaknya harus bisa bertahan hingga November dan berharap segera turun hujan.</p>



<p>Terpisah, Kalaksa BPBD Trenggalek Triadi, Atmono,&nbsp; mengapresiasi kerja sama pentahelix di Trenggalek yang kompak dalam mengatasi bencana kekeringan di Kota Keripik Tempe. &#8220;Hari ini ada 19 tanki air dengan daya tampung masing-masing 6 ribu liter air yang diberangkatkan ke daerah terdampak kekeringan,&#8221; kata Triadi.</p>



<p>Sebanyak 114 ribu liter air tersebut, ujarnya, merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial dari sejumlah badan usaha milik negara dan daerah di Trenggalek. &#8220;Ada 17 desa di 10 kecamatan yang terdampak Kekeringan, sedangkan jumlah warga yang terdampak bencana kekeringan mencapai 7.845 jiwa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bencana kekeringan di Trenggalek sendiri, sudah berstatus Tanggap Siaga Darurat sejak adanya permintaan bantuan air bersih. &#8220;Setiap hari kami terus melakukan droping air bersih kepada warga yang kesulitan mencukupi kebutuhan air bersih. Sampai saat ini sudah 163 tanki air yang tersalurkan,&#8221; papar Triadi. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199809</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
