<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kelontong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kelontong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Feb 2025 11:25:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kelontong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Toko Kelontong Ambles dan Regut Nyawa, BPBD Kota Malang Sebut Struktur Gorong-Gorong Lemah</title>
		<link>https://memontum.com/toko-kelontong-ambles-dan-regut-nyawa-bpbd-kota-malang-sebut-struktur-gorong-gorong-lemah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[gorong-gorong]]></category>
		<category><![CDATA[kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[struktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejadian toko kelontong ambles, di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang mengakibatkan korban jiwa, terjadi Rabu (19/02/2025) sore kemarin. Merespon kejadian itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, menyebut bahwa kejadian itu karena adanya beban berlebih di atas gorong-gorong yang melemahkan strukturnya. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejadian toko kelontong ambles, di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang mengakibatkan korban jiwa, terjadi Rabu (19/02/2025) sore kemarin. Merespon kejadian itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, menyebut bahwa kejadian itu karena adanya beban berlebih di atas gorong-gorong yang melemahkan strukturnya.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Surya Adi Nugraha, menyampaikan bahwa kejadian itu berlangsung karena retakan yang muncul semakin parah akibat hujan deras yang terjadi karena peningkatan debit air. Kemudian, juga ditambah dengan keberadaan truk yang sempat parkir di atasnya.</p>



<p>&#8220;Gorong-gorong ambles, karena tidak mampu menopang bangunan yang berada di atasnya. Sehingga mengakibatkan kejadian itu terjadi dan satu korban meninggal,&#8221; kata Surya, Kamis (20/02/2025) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa menurut keterangan saksi, korban berada di dalam kamar mandi saat bangunan mendadak ambles. Hingga akhirnya korban terseret arus air yang deras.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pada saat kejadian, korban berada di dalam kamar mandi. Tiba-tiba bangunan itu bergerak kemudian ambles, setelah itu korban tidak ditemukan di tempat,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dari kejadian tersebut, BPBD Kota Malang juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahaan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang untuk menindaklanjuti. Termasuk, juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan.</p>



<p>&#8220;Satu kepala keluarga (KK) dengan enam jiwa terdampak akibat peristiwa ini dan tidak dapat berjualan sementara waktu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa toko kelontong ambles tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian itu, penjaga toko yaitu M Qoid (30) warga asal Pamekasan, Madura, hanyut ke sungai dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Sungai Irigasi, Kalianyar atau Sungai Mergan, Jalan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang pukul 17.00 WIB. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bobol Toko Kelontong dan Bawa Kabur Rokok, Pelajar SMA di Kota Malang Dibui</title>
		<link>https://memontum.com/bobol-toko-kelontong-dan-bawa-kabur-rokok-pelajar-sma-di-kota-malang-dibui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219421</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pelajar SMA berinisial GMM (18), warga Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditangkap petugas Polsek Kedungkandang Polresta Malang Kota. Dirinya harus berurusan dengan petugas, karena diduga telah membobol toko klontong &#8216;Sumber Rizki&#8217; milik Fauzi (38) yang berada di Jalan Kyai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kasatreskrim Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pelajar SMA berinisial GMM (18), warga Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditangkap petugas Polsek Kedungkandang Polresta Malang Kota. Dirinya harus berurusan dengan petugas, karena diduga telah membobol toko klontong &#8216;Sumber Rizki&#8217; milik Fauzi (38) yang berada di Jalan Kyai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>



<p>Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol M Sholeh, mengatakan bahwa aksi pencurian ini terjadi pada Minggu (08/12/2024) sekitar pukul 02.00. Saat itu, GMM bersama dua temannya yang masih buron, mengendarai motor secara berboncengan mencari sasaran toko yang sudah tutup dan dalam kondisi tak terjaga.</p>



<p>&#8220;Toko kelontong milik korban, saat itu dalam kondisi tidak terjaga setelah tutup sekitar pukul 22.00. Para pelaku kemudian mencongkel pintu samping toko dengan menggunakan linggis dan berhasil masuk,&#8221; ujar Kompol Soleh, saat rilis Rabu (19/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam aksinya itu, GMM dan dua temannya berhasil mencuri 6 slop rokok berbagai merek, 246 pack rokok berbagai merk hingga kerugian mencapai Rp 10 juta. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas segera melakukan penyelidikan.</p>



<p>Dari penyelidikan ini, petugas akhirnya berhasil menangkap GMM di rumahnya pada Sabtu (15/02/2025) lalu. &#8220;Ada beberapa barang bukti berupa rokok yang kami amankan dari GMM. Untuk dua pelaku lain, masih dalam pencarian. Saat ini masih kita kembangkan. Untuk tersangka ini kami kenakan Pasal 363 KUHP,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, GMM mengatakan bahwa dirinya baru sekali ini melakukan pencurian karena diajak oleh kedua temannya. &#8220;Rencananya rokok-rokok itu akan saya jual. Tapi rokok bagian saya, belum sempat saya jual,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sasar Toko Kelontong, Alfamart Gelar Pelatihan Manajemen Retail Modern</title>
		<link>https://memontum.com/sasar-toko-kelontong-alfamart-gelar-pelatihan-manajemen-retail-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alfamart]]></category>
		<category><![CDATA[kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[retail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210425</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), memberikan pelatihan manajemen retail modern untuk toko kelontong yang ada di Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (08/06/2024) tadi. Corporate Communications (Corcom) Alfamart Regional Manager, Muhammad Faruq Asrori, menyampaikan bahwa pelatihan itu diberikan untuk meningkatkan kompetensi para pedagang dalam mengelola toko kelontong. Sehingga diharapkan lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), memberikan pelatihan manajemen retail modern untuk toko kelontong yang ada di Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (08/06/2024) tadi.</p>



<p>Corporate Communications (Corcom) Alfamart Regional Manager, Muhammad Faruq Asrori, menyampaikan bahwa pelatihan itu diberikan untuk meningkatkan kompetensi para pedagang dalam mengelola toko kelontong. Sehingga diharapkan lebih efisien dan menarik bagi konsumen.</p>



<p>“Kami sudah beberapa kali menggelar pelatihan di Kota Malang ini. Dengan pelatihan ini kami berharap dapat sesuai dengan visi yang kita sampaikan. Tumbuh dan berkembang bersama dengan pelaku usaha kecil,” ujar Faruq-sapaannya.</p>



<p>Dalam pelatihan tersebut, ujarnya, dibagi menjadi dua materi utama. Pertama, mengenai manajemen keuangan toko kelontong. Itu dinilai sangat penting, karena dengan adanya manejemen keuangan yang baik nantinya dapat memastikan keberlangsungan bisnis.</p>



<p>“Misalnya, pemilik toko sering memberikan barang secara cuma-cuma kepada tamu atau keluarga. Hal ini mengakibatkan uang modal habis saat hendak membeli stok baru. Sedangkan di toko modern, setiap pembelian, sekecil apapun, harus dibayar,” katanya.</p>



<p>Kemudian, lanjutnya, yang kedua mengenai pelayanan konsumen. Dengan pelayanan yang ramah dan menarik itu dinilai juga sangat penting untuk menjaga loyalitas konsumen.</p>



<p>“Apabila penjual ramah dan menarik, maka konsumen pasti akan kembali. Sebaliknya, pelayanan yang kurang baik akan membuat konsumen enggan berbelanja lagi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, para peserta juga diberikan pelatihan tentang cara mendisplay barang agar lebih menarik. Tentu dengan penempatan produk yang tepat dapat meningkatkan penjualan. Lalu, Faruq juga memperkenalkan mengenai platform bisnis online melalui Alfamind.</p>



<p>“Alfamind itu bisnis online yang memungkinkan pedagang menjual berbagai produk. Tidak hanya dari Alfamart, tetapi juga elektronik, mebel, dan lainnya. Dengan jadi member alfamind, kita bisa selayaknya punya toko alfamart. Sistem toko virtual dengan etalase yang menarik, cocok dengan era digital saat ini,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris Lurah Balearjosari, Hariono, berharap melalui pelatihan yang diberikan oleh Alfamart tersebut dapat terus bersinergi dan dapat merubah mindset para pelaku toko kelontong untuk bisa lebih modern. “Jadi harapannya dengan adanya alfamart juga bisa menunjang perekonomian terkhusus bagi pelaku UMKM dan toko kelontong ini bahwa usaha mereka semakin maju. Dengan semakin majunya usaha merekakan otomatis juga menunjang mengangkat perekonomian di wilayah Kelurahan Balearjosasi,” kata Hariono.</p>



<p>Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Balearjosari, Mustofa, menyampaikan jika pelatihan yang diberikan oleh Alfamart tersebut diikuti oleh 50 peserta dari perwakilan tiap RW di Kelurahan Balearjosari, yang sudah mempunyai toko kelontong.</p>



<p>“Kegiatan ini bersinergi dengan program kerja kami di LPMK terkait dengan pembinaan UMKM, toko kelontong di Balearjosari. Masuknya Alfamart di Balearjosari juga menjadi sinergitas kita bersama untuk membantu perekonomian masyarakat,” ucap Mustofa.</p>



<p>Mustofa berharap, dengan adanya Alfamart yang berada di Kelurahan Balearjosari, nantinya dapat menjadi sentra ekonomi UMKM. Termasuk juga menjadi sentra pujasera di wilayah RW 02 Kelurahan Balearjosari.</p>



<p>“Hadirnya Alfamart ini menjadi mitra kami untuk membina UMKM dan usaha kecil serta toko kelontong di Balearjosari. Kehadiran Alfamart juga menunjang peningkatan ekonomi di masyarakat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warung Kelontong di Pakuniran Probolinggo Hanguskan Uang Tunai Rp 23 Juta dan Bangunan</title>
		<link>https://memontum.com/warung-kelontong-di-pakuniran-probolinggo-hanguskan-uang-tunai-rp-23-juta-dan-bangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hanguskan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[juta]]></category>
		<category><![CDATA[kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pakuniran]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rp]]></category>
		<category><![CDATA[tunai]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191541</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebuah warung kelontong milik Abdul Hamid (55), yang berada di Dusun Krajan, Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, ludes dilahap si jago merah, Kamis (22/06/2023) sekitar pukul 04.30. Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian, warung dalam kondisi sepi, karena korban istirahat pulang ke rumahnya di Desa Kecik, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebuah warung kelontong milik Abdul Hamid (55), yang berada di Dusun Krajan, Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, ludes dilahap si jago merah, Kamis (22/06/2023) sekitar pukul 04.30.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian, warung dalam kondisi sepi, karena korban istirahat pulang ke rumahnya di Desa Kecik, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun saat itu warga mengetahui api sudah membesar membakar warung kelontong tersebut.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Pakuniran, Iptu Adi Pradana, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan warga telah terjadi kebakaran di Desa Gunggungan Lor. Pihaknya kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun sayangnya warung yang jadi lokasi kebakaran sudah tidak dapat diselamatkan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Bangunan warung yang terbuat dari kayu semua, sehingga membuat api mudah membesar. Termasuk, seperti bahan bakar seperti bensin, solar dan tabung gas LPG,&#8221; katanya.</p>



<p>Saat itu, tambahnya, warga sekitar warung yang mengetahui kebakaran tersebut sempat bergotong royong berusaha memadamkan api. Namun api tidak bisa dipadamkan. &#8220;Untuk dugaan masih belum ditemukan. Kami masih melakukan pendalam terkait kejadian ini,&#8221; terangnya.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa dan kejadian itu. Namun, pemilik warung hanya mengalami kerugian materil kurang lebih sekitar Rp 70 juta rupiah. &#8220;Kerugian materi sekitar Rp 70 juta dan uang tunai milik korban yang ada di dalam warung sekitar Rp 23 juta. Tujuh buah dirigen berisi BBM, satu etalase berisi rokok dan 18 tabung LPG 3 kg,&#8221; paparnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191541</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
