<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keluarkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keluarkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 14:09:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keluarkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini Potensi Cuasa Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-pasuruan-keluarkan-peringatan-dini-potensi-cuasa-ekstrem</link>
					<comments>https://memontum.com/bpbd-pasuruan-keluarkan-peringatan-dini-potensi-cuasa-ekstrem#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengeluarkan peringatan dini akan potensi cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan. Peringatan dini ini dikeluarkan, sebagai langkah antisipasi sekaligus early warning kepada masyarakat, utamanya yang tinggal di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa perubahan cuaca dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengeluarkan peringatan dini akan potensi cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan. Peringatan dini ini dikeluarkan, sebagai langkah antisipasi sekaligus early warning kepada masyarakat, utamanya yang tinggal di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir perlu diwaspadai. Sebab, intensitas hujan lebat kerapkali terjadi sampai mengakibatkan banjir. Padahal cuaca cukup terik terjadi beberapa hari sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Terutama di daerah rawan longsor, pohon tumbang, maupun genangan harus diwaspadai. Karena cuaca ini perubahannya sangat dinamis. Tiga hari panas terik, kemudian hari berikutnya hujan lebat berjam-jam sampai banjir,&#8221; kata Sugeng, Sabtu (30/05/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memicu sejumlah bencana di beberapa titik. Mulai pohon tumbang, rumah rusak akibat angin, hingga genangan di beberapa titik jalan.</p>



<p>“Seperti di Desa Legok, Kecamatan Gempol pada Kamis kemarin. Terjadi hujan intensitas tinggi pada wilayah hulu DAS Wrati sehingga pada pukul 20.00, debit air naik dan perlahan meluap ke jalan dan pemukiman warga,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Sugeng juga meminta masyarakat, agar tidak menyepelekan kondisi lingkungan sekitar rumah. Saluran air, pohon besar, hingga kondisi bangunan yang sudah rapuh diminta mulai dicek secara berkala.</p>



<p>“Kami mengimbau warga tetap hati-hati saat beraktivitas. Kalau hujan deras disertai angin, sebaiknya menghindari berteduh di bawah pohon atau dekat bangunan yang rawan roboh,” harapnya. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bpbd-pasuruan-keluarkan-peringatan-dini-potensi-cuasa-ekstrem/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Keluarkan Kebijakan Penghematan Energi di Lingkungan Pemkab Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-keluarkan-kebijakan-penghematan-energi-di-lingkungan-pemkab-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghematan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Dalam upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), selain penerapan satu hari Work From Home (WFH) sesuai kebijakan pemerintah pusat, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga mengeluarkan kebijakan untuk penghematan energi di kalangan Pemkab Banyuwangi. Beberapa kebijakan itu, diantaranya mulai dari efisiensi penggunaan kendaraan dinas. Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau menggunakan transportasi umum atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Dalam upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), selain penerapan satu hari Work From Home (WFH) sesuai kebijakan pemerintah pusat, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga mengeluarkan kebijakan untuk penghematan energi di kalangan Pemkab Banyuwangi. Beberapa kebijakan itu, diantaranya mulai dari efisiensi penggunaan kendaraan dinas.</p>



<p>Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau menggunakan transportasi umum atau online atau mengendarai sepeda kayuh, ke tempat kerja. Imbauan ini, juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta semua daerah mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terburuk akibat dinamika yang terjadi di Timur Tengah.</p>



<p>“Efisiensi energi ini merupakan mitigasi yang harus dilakukan bersama dalam menghadapi ketidakpastian situasi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah. Sebagai bagian dari pemerintah daerah, saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi contoh dalam gerakan penghematan energi ini,” kata Bupati Ipuk, Kamis (26/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Imbauan tersebut, juga telah disampaikan Bupati Ipuk, saat memimpin apel bersama ASN di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Rabu (25/03/2026) kemarin. Bupati Ipuk mendorong ASN yang rumahnya dekat, mulai beralih menggunakan sepeda kayuh menuju tempat kerja masing-masing.</p>



<p>ASN juga bisa memanfaatkan angkutan umum dan online ke tempat kerja, seperti yang telah diterapkan Pemkab Banyuwangi tiap hari Jumat. “Kebijakan ini sedang kita bahas detailnya untuk segera diterapkan bersama. Selain bisa menghemat energi, gowes juga lebih menyehatkan bagi ASN,” kata Alumni Magister Kebijakan Publik (MKP) Universitas Airlangga (Unair) itu.</p>



<p>Selain itu, Bupati Ipuk juga meminta seluruh ASN optimalisasi kegiatan berbasis digital sebagai untuk mengurangi mobilitas. “Selain lebih efektif dengan layanan digital, langkah ini juga membantu menghemat konsumsi BBM untuk kendaraan dinas,” ujarnya.</p>



<p>Imbauan penghematan energi ini, menurut Bupati Ipuk, bukan untuk menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, melainkan sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas pasokan energi, termasuk BBM. “Kita berharap konflik di Timur Tengah segera mereda, sehingga tidak berdampak terhadap pasokan energi dunia. Meski demikian, kita juga tetap harus membiasakan diri untuk menggunakan energi secara bijak,” ujar Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[templek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230643</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sumur bor di Dusun Templek, Kabupaten Kediri, yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kini mulai mengeluarkan air bersih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter, Senin (02/03/2026) tadi. Keberhasilan keluarnya air bersih dari sumur bor tersebut, menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan kualitas air. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sumur bor di Dusun Templek, Kabupaten Kediri, yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), kini mulai mengeluarkan air bersih setelah proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 100 meter, Senin (02/03/2026) tadi.</p>



<p>Keberhasilan keluarnya air bersih dari sumur bor tersebut, menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan kualitas air. Pelaksanaan program ini, merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri.</p>



<p>Kepala Dusun Templek, Asik, mengatakan lokasi pembangunan sumur bor sebelumnya merupakan sumur lama peninggalan warga yang sudah puluhan tahun tidak dimanfaatkan. &#8220;Dahulu ini sumur tua peninggalan Mbah Wo. Sumur ini sudah lama tidak dipakai dan tempatnya sempat rimbun serta sempat dijadikan tempat pembuangan sampah,&#8221; kata Asik.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, sumur lama tersebut hanya memiliki kedalaman sekitar 6 hingga 8 meter. Sehingga, menjadikan kualitas air yang dihasilkan kurang baik. Selain itu, kondisi lingkungan sekitar yang pernah dipenuhi timbunan sampah serta kedekatan sumber air dengan sanitasi rumah tangga membuat air yang digunakan masyarakat sering keruh dan berbau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui Program TMMD, sumur tersebut kemudian dibor lebih dalam hingga mencapai sekitar 100 meter. Dari kedalaman tersebut, air yang keluar tampak lebih jernih dan diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik untuk kebutuhan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sekarang airnya sudah keluar dan terlihat lebih bersih. Harapannya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski demikian, proses pengerjaan sumur bor tersebut hingga kini masih terus berlangsung dan diperkirakan telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen. Keberadaan sumur bor ini juga disambut antusias oleh warga. Banyak masyarakat yang datang melihat langsung proses pembangunan hingga keluarnya air dari sumur tersebut.</p>



<p>Sementara itu, warga setempat, Very Anggun, mengatakan keberadaan sumur bor tersebut memberi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. &#8220;Airnya sekarang terlihat jernih. Semoga bisa membantu kebutuhan warga sehari-hari,&#8221; kata Very.</p>



<p>Dengan mulai mengalirnya air bersih dari sumur bor tersebut, warga berharap persoalan ketersediaan air yang selama ini mereka alami dapat segera teratasi. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas, Keselamatan Warga Prioritas Utama</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-keselamatan-warga-prioritas-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[panas]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam penanganan peningkatan aktivitas Gunung Semeru. Bahkan, pemerintah daerah kini mengonsentrasikan upaya pada pengendalian pergerakan masyarakat di seluruh kawasan rawan bencana, guna mencegah aktivitas berisiko di zona berbahaya. Diuraikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, pemantauan mobilitas warga menjadi langkah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam penanganan peningkatan aktivitas Gunung Semeru. Bahkan, pemerintah daerah kini mengonsentrasikan upaya pada pengendalian pergerakan masyarakat di seluruh kawasan rawan bencana, guna mencegah aktivitas berisiko di zona berbahaya.</p>



<p>Diuraikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, pemantauan mobilitas warga menjadi langkah krusial untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tetap beraktivitas di wilayah berpotensi bahaya. Aparat gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga perangkat desa telah ditempatkan di titik-titik strategis sebagai bagian dari operasi pengawasan dan pengamanan.</p>



<p>“Kami ingin memastikan semua warga mematuhi protokol evakuasi. Tidak boleh ada aktivitas di zona merah karena keselamatan adalah yang utama,” kata Bunda Indah, saat meninjau lokasi terdampak APG Semeru di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemerintah juga mengimbau warga yang masih bertahan di area rawan, agar segera berpindah ke lokasi aman yang telah disiapkan. Pendampingan dilakukan secara persuasif, dengan penekanan pada pentingnya kepatuhan terhadap arahan petugas demi menghindari risiko ketika kondisi gunung masih fluktuatif.</p>



<p>Selain pengawasan mobilitas, jalur keluar masuk desa rawan terus ditertibkan untuk mencegah pergerakan non-esensial. Bunda Indah menekankan bahwa disiplin warga menjadi kunci dalam meminimalkan potensi korban jiwa, sehingga kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan.</p>



<p>Dengan pengendalian ketat dan koordinasi semua unsur, Pemkab Lumajang memastikan setiap langkah penanganan diarahkan untuk menjaga keselamatan dan ketertiban warga selama masa kewaspadaan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran Capai Radius 17 Kilometer</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-semeru-keluarkan-awan-panas-guguran-capai-radius-17-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[guguran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[radius]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, sekaligus Ex Officio BPBD Lumajang, Agus Triyono, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru, yang kini meningkat menjadi Level IV (Awas), sejak Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 17.00. Diketahui, bahwa sebelumnya status berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga). Peningkatan status [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, sekaligus Ex Officio BPBD Lumajang, Agus Triyono, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru, yang kini meningkat menjadi Level IV (Awas), sejak Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 17.00. Diketahui, bahwa sebelumnya status berada di Level II (Waspada) dan Level III (Siaga). Peningkatan status ini, bersifat antisipatif.</p>



<p>BPBD merekomendasikan, agar masyarakat tidak berada dalam radius 8 kilometer dari kawah, serta memperhatikan sektor selatan hingga tenggara sejauh 20 kilometer dari pusat aktivitas. Pemantauan intensif terus dilakukan, untuk memastikan keselamatan warga.</p>



<p>Sebelumnya, saat berada di Level III (Siaga) pukul 16.00 , awan panas guguran Semeru terpantau sejauh 17 kilometer hingga area Gladak Perak. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mendekati kawasan rawan dan memahami informasi resmi yang disampaikan oleh BPBD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus menekankan, bahwa setiap kenaikan status adalah langkah kesiapsiagaan, bukan untuk menakut-nakuti. “Dengan kesiapsiagaan sederhana dan mengikuti arahan resmi, kita bisa menghadapi kondisi ini dengan tenang dan aman,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p>BPBD Lumajang akan terus memperbarui informasi melalui kanal resmi dan media lokal. Warga diingatkan, untuk mengandalkan informasi resmi dan menghindari rumor yang belum terverifikasi.</p>



<p>“Pengetahuan dan kesiapsiagaan adalah kunci menjaga keselamatan dan ketenangan masyarakat,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227873</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Puasa Ramadan, Disdikbud Kota Malang Keluarkan SE Kegiatan Belajar Mengajar</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-puasa-ramadan-disdikbud-kota-malang-keluarkan-se-kegiatan-belajar-mengajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219071</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan 1446 H atau tahun 2025. SE itu, tentunya mengacu pada SE Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Menteri Agama Indonesia dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 2 tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan 1446 H atau tahun 2025. SE itu, tentunya mengacu pada SE Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Menteri Agama Indonesia dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 2 tahun 2025.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa libur Ramadan akan dimulai pada 27 Februari sampai 5 Maret 2025. Durasi libur ini, menurutnya lebih panjang dibandingkan dengan tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Kalau dahulu libur awal Ramadan itu tiga hari dan sekarang lima hari. Durasi masuk sekolah tetap sama, Senin sampai Jumat, tapi tidak sampai sore,&#8221; ujar Suwarjana, Jumat (07/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama Ramadan, tambahnya, pembelajaran akan lebih fleksibel dengan penekanan pada pendidikan akhlak mulia. Kegiatan seperti ceramah agama dan Pondok Ramadan akan dioptimalkan. Jam belajar juga disesuaikan dengan kondisi sekolah dan lingkungan sekitar.</p>



<p>&#8220;Biasanya kalau siswa pulang pukul 15.00 WIB nanti pasti dikurangi. Anjuran selama Ramadan kalau yang beragama islam melaksanakan kegiatan tadarus Al Quran, pesantren kilat dan kajian keislaman. Sedangkan yang non islam, melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selama Ramadan, lanjutnya, siswa juga dibebaskan dari tugas-tugas yang berat. Karenanya, dirinya mengimbau agar masing-masing sekolah dapat menyesuaikan pola pembelajaran dengan kondisi Ramadan, mengingat mayoritas siswa menjalankan ibadah puasa.</p>



<p>&#8220;Tugas boleh ada, tapi tidak boleh memberatkan. Pembelajaran pun juga tidak perlu terlalu berat, cukup disesuaikan saja,&#8221; imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219071</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semeru Kembali Erupsi dan Keluarkan Letusan Setinggi 500 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/semeru-kembali-erupsi-dan-keluarkan-letusan-setinggi-500-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[letusan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[setinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, Sabtu (05/10/2024) tadi. Dalam erupsi kali ini, Semeru mengeluarkan letusan hingga setinggi 500 meter dari atas puncak. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa erupsi tersebut terjadi sekitar pukul 08.40. &#8220;Tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, Sabtu (05/10/2024) tadi. Dalam erupsi kali ini, Semeru mengeluarkan letusan hingga setinggi 500 meter dari atas puncak.</p>



<p>Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa erupsi tersebut terjadi sekitar pukul 08.40. &#8220;Tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl),&#8221; katanya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.</p>



<p>Sebelumnya, tercatat Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl erupsi pada pukul 01.14 dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 96 detik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, erupsi kembali pada pukul 02.15 dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan dan barat daya. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 122 detik.</p>



<p>Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak (pusat erupsi).</p>



<p>&#8220;Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 km dari puncak. Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),&#8221; tegasnya.</p>



<p>Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. <strong>(ant/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawaslu Kota Malang Keluarkan Surat Larang Kampanye Tebus Sembako Murah dalam Pilkada 2024</title>
		<link>https://memontum.com/bawaslu-kota-malang-keluarkan-surat-larang-kampanye-tebus-sembako-murah-dalam-pilkada-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[larang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Melalui surat resmi dengan nomor 361/PM.00.02/K.JI-34/10/2024 bertanggal 3 Oktober 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Malang secara tegas melarang kegiatan kampanye dengan metode Tebus Murah Sembako, dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua Bawaslu Kota Malang, Arifuddin, menyampaikan bahwa larangan kegiatan kampanye dengan metode tersebut, ditujukan pada pasangan calon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Melalui surat resmi dengan nomor 361/PM.00.02/K.JI-34/10/2024 bertanggal 3 Oktober 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Malang secara tegas melarang kegiatan kampanye dengan metode Tebus Murah Sembako, dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.</p>



<p>Ketua Bawaslu Kota Malang, Arifuddin, menyampaikan bahwa larangan kegiatan kampanye dengan metode tersebut, ditujukan pada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali). Karena, itu memang tidak diatur dalam peraturan kampanye yang berlaku, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye.</p>



<p>“Berdasarkan surat pemberitahuan dari Tim Pemenangan Wali, bahwa kegiatan sosialisasi yang disertai program Tebus Murah Sembako tidak diperbolehkan, karena tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,&#8221; kata Arifuddin, Jumat (04/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditegaskannya juga, bahwa kegiatan kampanye yang diizinkan hanya mencakup metode tertentu seperti pertemuan terbatas, debat publik, pemasangan alat peraga, penyebaran bahan kampanye serta kampanye melalui media sosial dan daring. Karena itu, Bawaslu Kota Malang mengingatkan seluruh peserta Pilkada agar dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi menjaga integritas proses Pemilu.</p>



<p>“Kegiatan sosialisasi oleh pasangan calon Wali tetap diperbolehkan, namun tanpa program Tebus Murah Sembako,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Arifuddin juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana kampanye, sesuai dengan keputusan KPU Kota Malang Nomor 495 Tahun 2024 tentang pembatasan pengeluaran dana kampanye.</p>



<p>Sebagai informasi, pasangan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin, telah menjalankan program kampanye Tebus Murah Sembako yang menawarkan paket sembako, yang terdiri dari 1 liter minyak goreng, 1 kilogram beras dan 1 kilogram gula. Wahyu Hidayat menyebut, bahwa program tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas UMKM, Pemkab Banyuwangi Keluarkan 1 Ribu Sertifikasi Halal Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-umkm-pemkab-banyuwangi-keluarkan-1-ribu-sertifikasi-halal-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi terus meningkatkan kualitas UMKM. Bahkan sejak 2021, Pemkab Banyuwangi telah memfasilitasi sertifikasi halal gratis pada puluhan ribu pelaku UMKM. Tahun ini, berkolaborasi dengan Kementrian Agama dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), Pemkab Banyuwangi kembali memberikan pendampingan kepada 1 ribu UMKM untuk mendapat sertifikasi halal gratis. Para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi terus meningkatkan kualitas UMKM. Bahkan sejak 2021, Pemkab Banyuwangi telah memfasilitasi sertifikasi halal gratis pada puluhan ribu pelaku UMKM.</p>



<p>Tahun ini, berkolaborasi dengan Kementrian Agama dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), Pemkab Banyuwangi kembali memberikan pendampingan kepada 1 ribu UMKM untuk mendapat sertifikasi halal gratis. Para pelaku usaha mikro itu, telah melakukan proses pendaftaran dimulai sejak Maret hingga Mei 2024 mendatang.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa dengan sertifikat halal itu maka dapat membuka peluang UMKM bersaing ke pasar global. &#8220;Kepemilikan sertifikat halal dapat menjamin bahwa produk yang dijual berkualitas. Ini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas lagi,” kata Bupati Ipuk, Minggu (05/05/2024) tadi.</p>



<p>Proses penerbitan sertifikat halal ini, terangnya, yaitu Pemkab didukung Kemenkop UKM lewat program #KitaHalalinAja. Program ini digeber Kemenkop di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, pada 24 April 2024 lalu. Hadir dalam acara tersebut, Staf Ahli Menkop UKM Bidang Produktivitas dan Daya Saing, Herbert Siagian.</p>



<p>Sejak 2021, fasilitasi sertifikasi halal di Banyuwangi telah diikuti oleh 11.361 UMKM. Dari jumlah tersebut, yang telah berhasil diterbitkan sebanyak 10.928 sertifikat. Program pengurusan sertifikat halal dengan skema self declare ini, merupakan program sertifikasi halal yang diperuntukkan bagi produk makanan dan minuman yang tidak mengandung unsur hewan hasil sembelih. Seperti makanan dan minuman dalam kemasan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, prosesi simbolis diserahkan 500 lebih sertifikat halal self declare kepada pelaku UMKM yang telah melakukan pendaftaran sebelumnya. Selain itu, juga diserahkan sertifikat halal kepada delapan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), yang telah lolos audit sertifikasi halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH), Kementerian Agama RI.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ke depan, Pemkab juga akan mengupayakan sertifikasi halal bagi Rumah Pemotongan Unggas (RPU). Sehingga, pengurusan sertifikat halal juga bisa dilakukan untuk produk makanan dan minuman yang mengandung produk hewan,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Herbert juga mengapresiasi Pemkab Banyuwangi dan berbagai pihak yang mendukung kesuksesan program pemerintah. Menurutnya, sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen hingga membuka peluang pemasaran yang lebih luas terhadap produk pelaku UKM.</p>



<p>&#8220;Dengan sertifikasi halal ini, harapannya dapat berdampak positif bagi perkembangan usaha mikro serta mendorong perekonomian lokal maupun nasional,” ujar Herbert.&nbsp;</p>



<p>Herbert menjelaskan, program sertifikasi halal self declare di Banyuwangi ini, mendukung pemenuhan target 10 juta produk UMKM bersertifikat halal pada Oktober 2024 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menambahkan bahwa tahun ini membuka pendaftaran untuk kuota minimal 1000 UMKM secara gratis. &#8220;Maksimal seminggu jadi. Bagi yang belum sempat mendaftar hari ini, masih bisa mendaftar secara online di bit.ly/halalbwi atau bisa menghubungi Pendamping Proses Produk Halal (PPPH),” kata Nanin. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209164</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
