<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kemenko-bidang-kemaritiman-dan-investasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2020 15:10:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Mengapresiasi Pengembangan Ranupani</title>
		<link>https://memontum.com/kemenko-bidang-kemaritiman-dan-investasi-mengapresiasi-pengembangan-ranupani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 15:10:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<category><![CDATA[TNBTS]]></category>
		<category><![CDATA[Transit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127773</guid>

					<description><![CDATA[Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem Memontum Lumajang &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Pengelolaan Pendakian Berbasis Sistem</strong></h3>
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ranupani merupakan tempat transit pendakian ke Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal itu, merupakan sebuah potensi yang perlu dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Untuk memberikan kemudahan akses pendaftaran pendakian, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terkait pengelolaan pendakian berbasis sistem.</p>
<p>Uraian itu, disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati.</p>
<p>Kunjungan ke Ranupani, dalam rangka survei lapangan di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>&#8220;Pendakian ke Gunung Semeru ini by system sudah dimulai. Saya berharap, by system ini menjadi terbaik yang ada di Indonesia. Karena kami juga akan lengkapi fasilitas pendukungnya, untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan TNBTS,&#8221; terang Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan rencana terkait revitalisasi kawasan Ranupani. Sebagai langkah awal, Bupati akan mengajak masyarakat, khususnya para pecinta alam untuk pengerukan Danau Ranupani. Itu dilakukan, untuk memupuk rasa memiliki dan ikut menjaga ekosistem alam.</p>
<p>Dirinya juga telah menyiapkan, rangkaian kegiatan pendukung untuk mendatangkan wisatawan di Ranupani. Salah satunya, Konser Mahameru Akustik, yang dalam perencanaanya didukung dengan fasilitas amplitheater.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Nani Hendriati, mengaku takjub dengan pemandangan yang ada di Kawasan Ranupani. Menurutnya, hal itu menjadi potensi luar biasa pada sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Ini bagus, highland sebuah potensi yang luar biasa,&#8221; katanya kagum.</p>
<p>Dirinya mendukung dan mengapresiasi, upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam melakukan pengelolaan potensi daerah. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127773</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
