<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kemenpar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kemenpar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jun 2025 13:20:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kemenpar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemenpar RI Terus Matangkan Program Pariwisata Banyuwangi &#8211; Bali Barat &#8211; Bali Utara</title>
		<link>https://memontum.com/kemenpar-ri-terus-matangkan-program-pariwisata-banyuwangi-bali-barat-bali-utara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[matangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kementerian Pariwisata terus mematangkan pengembangan program pariwisata Banyuwangi &#8211; Bali Barat &#8211; Bali Utara (3B). Hal ini dilakukan, sebagai upaya untuk mendorong pemerataan distribusi wisatawan dan peningkatan ekonomi di ketiga area tersebut. Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, menjelaskan mengenai keseriusan pihaknya dalam menjalankan program pariwisata 3B. Pengembangan wisata 3B, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata terus mematangkan pengembangan program pariwisata Banyuwangi &#8211; Bali Barat &#8211; Bali Utara (3B). Hal ini dilakukan, sebagai upaya untuk mendorong pemerataan distribusi wisatawan dan peningkatan ekonomi di ketiga area tersebut.</p>



<p>Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, menjelaskan mengenai keseriusan pihaknya dalam menjalankan program pariwisata 3B. Pengembangan wisata 3B, menjadi bagian strategi penting untuk mendorong distribusi pariwisata secara merata.</p>



<p>“Bahkan tanggal 22 Juni nanti, kami akan mengundang kembali pihak-pihak terkait di wilayah 3B, untuk membahas percepatan program, lebih massif. Agar program ini bisa segera berjalan,” kata Hariyanto saat meluncurkan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Pantai Grand Watu Dodol, Banyuwangi, Selasa (17/06/2024) tadi.</p>



<p>Saat ini, kata Hariyanto, Pulau Bali telah mengalami over concentrated tourism di Bali bagian Selatan. Adanya pariwisata 3B, adalah untuk memecah konsentrasi tersebut dan mendistribusi wisatawan untuk pemerataan pariwisata.</p>



<p>“Salah satu cara mendistribusikan wisatawan ke wilayah 3B, yakni melakukan strategi promosi tentang Banyuwangi dan Bali Barat &#8211; Bali Utara. Bahkan, kita tidak perlu menunggu semua infrastruktur siap dahulu. Lakukan apa yang bisa dengan fasilitas yang sudah tersedia,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa Banyuwangi siap untuk melaksanakan kolaborasi pengembangan pariwisata 3B. Saat ini, sejumlah persiapan telah dilakukan Banyuwangi mulai dari membuat paket wisata hingga membangun konektivitas antar wilayah 3B, salah satunya dengan kapal cepat.</p>



<p>“Sejumlah agen travel Banyuwangi sudah siap dengan paket-paket wisata 3B. Operasional kapal cepat juga siap untuk dijalankan tinggal menunggu kesiapan di wilayah Bali,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya berharap, pariwisata 3B bisa segera terealisasi dalam waktu dekat. Bahkan, dirinya yakin paket wisata 3B bisa semakin memajukan pariwisata di masing-masing wilayah.</p>



<p>&#8220;Banyuwangi sudah siap. Bandara, pelabuhan, hotel dan homestay kami sudah memadai. Termasuk, genda di Banyuwangi dan bahkan juga sudah cukup banyak. Kulinernya juga menarik dan beragam,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa juga telah menggelar rapat terkait percepatan pariwisata 3B dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Mei lalu. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenpar Ingatkan Penyelenggaraan Kegiatan Wisata Aman hingga Menyenangkan bagi Wisatawan di Bali</title>
		<link>https://memontum.com/kemenpar-ingatkan-penyelenggaraan-kegiatan-wisata-aman-hingga-menyenangkan-bagi-wisatawan-di-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[menyenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelenggaraan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217905</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mensosialisasikan imbauan berupa Surat Edaran Menteri Pariwisata Nomor SE/1/PP.03.00/MP/2024 tanggal 4 Desember 2024, tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi wisatawan di Bali saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). “Menteri Pariwisata sudah mengeluarkan surat edaran dan disampaikan ke seluruh provinsi di Indonesia. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mensosialisasikan imbauan berupa Surat Edaran Menteri Pariwisata Nomor SE/1/PP.03.00/MP/2024 tanggal 4 Desember 2024, tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi wisatawan di Bali saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).</p>



<p>“Menteri Pariwisata sudah mengeluarkan surat edaran dan disampaikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Karena ini musim liburan akhir tahun yang cukup panjang, sehingga penting menghadirkan pariwisata nyaman, bersih dan menyenangkan, salah satunya di Bali,” kata Plt Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, di Kantor Dispar Provinsi Bali, Kamis (26/12/2024) tadi.</p>



<p>Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Bali sebagai lokomotif pariwisata Indonesia, diprediksi akan menerima banyak kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara. Karenanya, koordinasi lintas kementerian/lembaga terus dilakukan untuk memitigasi potensi permasalahan saat momen-momen besar sehingga dapat diatasi dengan baik.</p>



<p>Selain itu, yang perlu diperhatikan oleh pelaku pariwisata adalah penerapan standar CHSE, pengelolaan kapasitas wisatawan hingga pengelolaan sampah di destinasi. Kemenpar sendiri mengembangkan program unggulan Gerakan Wisata Bersih untuk meningkatkan kebersihan di destinasi wisata. Karena kebersihan menjadi hal utama terkait kenyamanan wisatawan.</p>



<p>Bali sebagai destinasi favorit wisatawan juga telah bersiap menerima wisatawan. Sejumlah langkah mitigasi telah dirancang, seperti pembukaan Posko Nataru, penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di area yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di antaranya Bandara I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, kawasan wisata Bedugul, Kuta, hingga Ubud.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, penyiapan sarana dan prasarana kesiapsiagaan cuaca buruk dan bencana alam serta monitoring dan evaluasi secara berkala yang terus dilakukan. Upaya mitigasi ini melibatkan InJourney, Polda Bali, Satlantas Polres setempat, Dishub Provinsi Bali, hingga stakeholder terkait lainnya.</p>



<p>“Persiapan tersebut dilakukan karena kita belajar dari sebelumnya, dari tahun lalu. Semoga sampai akhir tahun bahkan awal tahun semuanya berjalan lancar,” kata Ni Made.</p>



<p>Kadispar Provinsi Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, mengatakan Bali sebagai destinasi pariwisata dunia selalu siap setiap saat menghadapi momen-momen besar termasuk Natal dan Tahun Baru.</p>



<p>Pihaknya juga telah mengoptimalkan Satgas Tata Kelola Pariwisata yang melibatkan seluruh stakeholder (Surat Keputusan Gubernur Nomor 264/03-L/HK/2023), melakukan sosialisasi Do’s and Don’ts wisatawan saat berkunjung ke destinasi, juga monitoring dan evaluasi dengan meninjau sejumlah destinasi. Maka dapat dipastikan Bali sudah sangat siap menyambut wisatawan. “Kami proyeksikan terjadi peningkatan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara mencapai 20 persen,” kata Bagus.</p>



<p>Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, menambahkan Posko Nataru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang telah beroperasi sejak 18 Desember 2024 mencatatkan peningkatan wisatawan tertinggi ada pada 20 Desember 2024, dengan peningkatan 18 persen dibandingkan dengan tahun 2023. “Kami sangat bersyukur bahwa dalam situasi sekarang ini terjadi peningkatan15 persen rata-rata kurang lebih untuk ke bandara,” kata Ida Bagus.</p>



<p>Turut hadir Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dan Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217905</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Perkembangan Pariwisata Banyuwangi, Kemenpar Rencanakan Buka Rute Banyuwangi-Tiongkok</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-perkembangan-pariwisata-banyuwangi-kemenpar-rencanakan-buka-rute-banyuwangi-tiongkok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyuwangi-tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI terus mendorong perkembangan pariwisata internasional di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya, dengan rencana membuka rute Banyuwangi-Tiongkok bagi pelancong asal negara Tirai Bambu. Paket wisata 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara) sendiri, merupakan salah satu upaya Kemenpar untuk melakukan redistribusi wisatawan yang banyak terpusat di Bali Selatan, agar menyebar ke Bali Barat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI terus mendorong perkembangan pariwisata internasional di Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya, dengan rencana membuka rute Banyuwangi-Tiongkok bagi pelancong asal negara Tirai Bambu.</p>



<p>Paket wisata 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara) sendiri, merupakan salah satu upaya Kemenpar untuk melakukan redistribusi wisatawan yang banyak terpusat di Bali Selatan, agar menyebar ke Bali Barat dan Bali Utara dengan Banyuwangi sebagai pintu masuknya. Sementara dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, Kemenpar terus melengkapi infrastruktur, termasuk kemudahan akses transportasi.</p>



<p>Tim Kementerian Pariwisata sendiri, sebelumnya telah bertemu Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, untuk mematangkan skema pembukaan penerbangan, pada Jumat (25/10/2024) lalu. Turut hadir dalam pertemuan itu, perwakilan PT Tjendana Mandra Sakti (TMS), sebagai perusahaan penyedia layanan penerbangan.</p>



<p>Plt Bupati Sugirah menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung rencana pembukaan penerbangan tersebut. Menurutnya, rencana ini akan berdampak besar bagi perekonomian daerah dan perkembangan pariwisata daerah.</p>



<p>“Ini akan membawa manfaat besar bagi daerah. Tentunya, kedatangan wisatawan manca negara akan membawa manfaat ekonomi. Ini juga sangat memungkinkan mengingat di Banyuwangi telah ada Kantor Imigrasi yang bakal memudahkan urusan keimigrasian,” kata Plt Bupati Sugirah, Selasa (29/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Dwi Marhen Yono, membeberkan bahwa penerbangan Tiongkok-Banyuwangi direncanakan akan menggunakan pesawat charter flight (penerbangan carter). “Kami merasa optimis rute ini akan diminati wisatawan Tiongkok, apalagi juga sudah banyak turis Tiongkok dan Taiwan ke Bali. Dengan konsep 3B ini, harapan kami akan menambah nilai wisata nasional, jadi mereka bisa ke Banyuwangi dan Bali,” kata Marhen.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Ditambahkan Marhen, pihaknya akan berupaya agar penerbangan ini bisa terwujud dalam waktu dekat. Dirinya optimistis, paket wisata ini bakal menjadi magnet yang menarik bagi wisatawan mancanegara, salah satunya China dan Taiwan.</p>



<p>“Ini peluang besar. Saya yakin ini akan menarik bagi wisatawan mancanegara karena Kawah Ijen masuk dalam top of mind wisatawan China,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, perwakilan PT Tjendana Mandra Sakti, Arifin, menyebut jika perusahaannya biasa melayani rata-rata 360 ribu wisatawan pertahun dari China dan Taiwan menuju Bali sebelum pandemi. Melihat potensi Banyuwangi, dirinya mentargetkan bisa mengalihkan sekitar 20 ribu wisatawan untuk mendarat di Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selain rute Tiongkok-Banyuwangi, kita juga merencanakan membuka rute Taiwan-Banyuwangi langsung. Tinggal kita cocokkan slotnya. Sesegera mungkin ini terealisasi,” katanya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Dorong Penguatan Desa Pariwisata Melalui Storynomic Tourism</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-dorong-penguatan-desa-pariwisata-melalui-storynomic-tourism</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 15:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Melek Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Magelang &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, terus mendorong penguatan desa-desa wisata sebagai salah satu kekuatan pariwisata nasional sehingga dapat membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism) sehingga dapat menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Magelang</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, terus mendorong penguatan desa-desa wisata sebagai salah satu kekuatan pariwisata nasional sehingga dapat membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan atraksi berbasis narasi (storynomic tourism) sehingga dapat menimbulkan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.</p>



<p>Menparekraf Sandiaga dalam kunjungan kerjanya ke Yogyakarta, pada Jumat (12/03), mengunjungi Desa Wisata Karangrejo. Desa Wisata yang terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini merupakan salah satu desa wisata yang telah tersertifikasi, sebagai desa wisata berkelanjutan. Konsep keberlanjutan sendiri menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki desa wisata untuk menjadi desa wisata mandiri.</p>



<p>&#8220;Saya merasa bahagia karena desa wisata Karangrejo pada 1 Maret lalu sudah tersertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan. Dan sekarang kami kunjungi, dan di sini ada salah satu homestay terbaik yang pernah saya lihat dengan standar kelas dunia,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga Uno di Balkondes Karangrejo.</p>



<p>Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, Kepala Desa Karangrejo, Muhammad Heli Rofiqun serta Koordinator Satgas Jamban Provinsi Jateng-DIY, Pujo Priyono.</p>



<p>Menparekraf menilai, desa wisata Karangrejo memiliki kekuatan yang kuat sebagai destinasi. Selain homestay, desa wisata ini juga menawarkan atraksi lain yang sudah dikenal wisatawan, seperti kerajinan pahat batu, spot sunrise Punthuk Setumbu, dan Gereja Ayam, kebun buah, VW Safari Tour, dan lainnya.</p>



<p>Tercatat, sebelum pandemi, desa wisata ini dikunjungi lebih dari 20 ribu wisatawan mancanegara dan 50 ribu wisatawan nusantara.</p>



<p>Sandiaga mendorong agar desa wisata Karangrejo, terus meningkatkan kualitas keberlanjutan dan daya tarik, salah satunya mengedepankan orisinalitas yang dimiliki, dengan pendekatan atraksi berbasis narasi.</p>



<p>&#8220;Biasanya wisatawan datang ke Borobudur hanya foto-foto dan posting di media sosial, ke depan kita ingin tingkatkan dengan narasi seperti bagaimana desa ini dulu merupakan bagian dari pembangunan Candi Borobudur. Bagaimana desa ini berperan pada tahapan renovasi, tokoh-tokoh di sini dapat menceritakan tempat-tempat situs, yang berkaitan dengan Borobudur. Sehingga ada storytelling,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Kemudian desa wisata Karangrejo dan desa wisata lainnya, juga harus menjadi bagian dari travel plan wisatawan. Desa wisata harus dapat merancang paket perjalanan 3 &#8211; 4 hari yang disandingkan dengan konsep ecotourism atau sport tourism.</p>



<p>&#8220;Saya juga melihat dimana produk ekonomi kreatif di sini sudah mulai mengadopsi teknologi, sehingga banyak pelaku ekonomi kreatif di sini, sudah melek digital, sehingga dapat memperluas peluang usaha,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Menparekraf Sandiaga Uno, dalam kesempatan itu juga mengapresiasi kehadiran peran serta komunitas, dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air. Salah satunya Satgas Jamban Jateng-DIY, yang telah aktif bersama-sama masyarakat, melakukan revitalisasi toilet di destinasi. Komunitas yang diketuai, Pujo Priyono itu, sebelumnya, telah melakukan kegiatan revitalisasi toilet di kawasan wisata Dieng.</p>



<p>&#8220;Toilet memiliki peran penting sebagai indikator pariwisata. Bukan cuma indah, tapi juga kelayakan toiletnya, mulai dari air bersihnya lancar, kelengkapan toilet sampai dengan higienitasnya,” kata Sandiaga.</p>



<p>Dirinya pun mendorong gerakan ini dapat diikuti komunitas di daerah lain, sehingga dapat mengubah pariwisata nasional yang bersih, indah dan nyaman.</p>



<p>&#8220;Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha parekraf untuk sama-sama ikut membentuk Satgas Toilet di destinasi wisatanya masing-masing,” kata Sandiaga. Di kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga berdialog dengan sejumlah komunitas yang menggerakkan pariwisata di desa wisata Karangrejo. Diantaranya komunitas VW Safari, komunitas kopi serta komunitas pelaku ekonomi kreatif.&nbsp; <strong>(hms/kpe/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Dukung Startup Indonesia dalam Ajang Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/kemenparekraf-dukung-startup-indonesia-dalam-ajang-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 14:59:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136588</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung sejumlah perusahaan rintisan (startup) Indonesia di ajang internasional ‘South by Southwest Online Creative Industries Exhibition 2021’ yang digelar pada 16 sampai 20 Maret 2021. Salah satu bentuk dukungannya yaitu, dengan menghadirkan homepage Archipelageek. Program Archipelageek ini sebelumnya digagas oleh Badan Ekonomi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung sejumlah perusahaan rintisan (startup) Indonesia di ajang internasional ‘South by Southwest Online Creative Industries Exhibition 2021’ yang digelar pada 16 sampai 20 Maret 2021.</p>



<p>Salah satu bentuk dukungannya yaitu, dengan menghadirkan homepage Archipelageek. Program Archipelageek ini sebelumnya digagas oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) pada tahun 2017 dan kembali diselenggarakan pada tahun ini dengan tema “Bringing Indonesia to The World Stage”.</p>



<p>Tujuannya adalah untuk memperkenalkan perusahaan rintisan Indonesia, baik produk maupun jasa yang mereka hasilkan, serta mendorong perusahaan rintisan Indonesia mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional. Selain itu, program Archipelageek ini juga merupakan salah satu upaya menjalankan misi berkelanjutan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kohesif di Indonesia.</p>



<p>Ada sembilan perusahaan rintisan yang menjadi bagian dari homepage Archipelageek di “SXSW Online Creative Industries Exhibition 2021”, yaitu Aruna, BOTIKA, DreamTalent, Gringgo, IZY.AI, Octagon Studio, Privy.id, DNETWORK, dan Millealab.</p>



<p>Seluruh perusahaan rintisan yang menjadi delegasi Indonesia telah menjalani proses bootcamp, di mana mereka mendapatkan strategi yang terbaik dan berbagai pengalaman menarik dari para alumni program Archipelageek.</p>



<p>“Ini adalah bentuk dukungan Kemenparekraf secara all out kepada perusahaan rintisan dalam membuka akses yang lebih luas untuk tampil dan bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai negara lain,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat memberikan sambutan, dalam Press Conference SXSW 2021 secara daring, di Jakarta, (09/03).</p>



<p>Menparekraf berharap, agar perusahaan rintisan dan pelaku ekonomi kreatif lainnya dapat terus berinovasi dan menciptakan produk maupun solusi kreatif yang dapat bersaing di pasar internasional. Selain itu, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara signifikan pada saat pandemi dan terpuruknya ekonomi.</p>



<p>Karena berdasarkan data yang dihimpun dalam Opus Creative Economy Outlook tahun 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi yang cukup sebesar yaitu sejumlah Rp 1.105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini, menjadikan Indonesia berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan, dalam jumlah kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB negara.</p>



<p>“Data tersebut membuktikan bahwa, pelaku ekonomi kreatif Indonesia memiliki kemampuan yang sangat baik untuk bersaing di pasar global. Dan saya harap perusahaan rintisan ini akan menjadi start-up unicorn Indonesia yang dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan membangkitkan kembali ekonomi kita,” ujarnya.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, menjelaskan bahwa Arhipelageek merupakan salah satu program untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia. Bahan bakar utama dari ekosistem ini, tentunya adalah perusahaan rintisan yang sampai sekarang ini berkembang dengan pesat.</p>



<p>“Oleh karena itu, kami selalu berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat membantu para startup Indonesia untuk dapat melebarkan sayapnya di kancah Internasional,” ujar Neil El Himam.</p>



<p>Neil El Himam juga mengatakan, program ini memang sudah ada sejak tahun 2017. Untuk itu, Kemenparekraf terus berupaya konsisten, untuk berpartisipasi dalam ajang South by Southwest ini. “Karena pada dasarnya kehadiran kita di SXSW dapat menimbulkan kepercayaan terhadap para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, bahwa kita benar-benar punya kemampuan di bidang tersebut,” katanya.</p>



<p>Tercatat tahun 2017-2019, dari 24 perusahaan rintisan yang mengikuti ajang SXSW ini, sekitar 50 persen mendapatkan kesempatan untuk pencapaian kerja sama dan strategic partnership dengan pasar global. Beberapa diantaranya, TeleCTG yang mendapat komitmen kerja sama di bidang IoT Kesehatan dengan negara di Amerika Latin, pengakuan sertifikasi internasional untuk Node Flux, serta adanya kerja sama strategic partner USA dengan Happy5, dan beberapa perusahaan rintisan lainnya. “Harapannya delegasi startup Indonesia juga mendapat feedback dari potential user, yang akan berujung pada business deal untuk pengembangan dan peningkatan perusahaan mereka,” ujarnya. <strong>(hms/kpe/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136588</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Lamongan Bagikan Paket Sembako Bantuan Kemenpar dan Ekonomi ke Pelaku Pariwisata Terdampak Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-lamongan-bagikan-paket-sembako-bantuan-kemenpar-dan-ekonomi-ke-pelaku-pariwisata-terdampak-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 12:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[polres lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115545-kapolres-lamongan-bagikan-paket-sembako-bantuan-kemenpar-dan-ekonomi-ke-pelaku-pariwisata-terdampak-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Kapolres Lamongan, AKBP Harun, mendistribusikan sembako program bantuan untuk pelaku pariwisata terdampak COVID-19 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bertampat di halaman Polres Lamongan, Rabu (3/6/2020). Dijelaskan AKBP Harun, pendistribusian sembako program bantuan untuk pelaku pariwisata terdampak COVID-19 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tersebut diikuti oleh 35 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Kapolres Lamongan, AKBP Harun, mendistribusikan sembako program bantuan untuk pelaku pariwisata terdampak COVID-19 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bertampat di halaman Polres Lamongan, Rabu (3/6/2020).</p>
<p>Dijelaskan AKBP Harun, pendistribusian sembako program bantuan untuk pelaku pariwisata terdampak COVID-19 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tersebut diikuti oleh 35 orang perwakilan dari beberapa pegawai Hotel dan Resto serta Pengrajin Pelukis.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115547" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162645-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162645-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162645-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162645-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162645-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Program bantuan tersebut berupa 337 paket yang diberikan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima paket bantuan atau pelaku pariwisata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, dalam amanahnya, Kapolres Lamongan AKBP Harun, S.I.K, S.H menjelaskan bahwa Covid -19 berdampak luas dan salah satunya adalah tempat wisata.</p>
<p>“Pemberian paket sembako ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada warga terdampak Covid-19 terutama tempat wisata, semoga bantuan paket sembako ini mampu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19,&#8221; kata AKBP Harun menegaskan.</p>
<p>Ia berharap, agar seluruh masyarakat berdoa semoga selalu diberikan kesehatan dan bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115546" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162619-copy.jpg?resize=740%2C427&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="427" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162619-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162619-copy.jpg?resize=300%2C173&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162619-copy.jpg?resize=600%2C346&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/20200603_162619-copy.jpg?resize=200%2C115&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Mengharapkan agar tetap semangat dan Covid-19 bisa cepat berakhir serta seluruh masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula,&#8221; pungkasnya. <strong>(fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115545</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gali Potensi Wisata di Trenggalek Kemenpar Gelar Bimtek</title>
		<link>https://memontum.com/gali-potensi-wisata-di-trenggalek-kemenpar-gelar-bimtek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 04:07:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9256-gali-potensi-wisata-di-trenggalek-kemenpar-gelar-bimtek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8212; Kementrian Pariwisata menggelar bimbingan teknis untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia di hall Jaaz Kabupaten Trenggalek selama 2 hari mulai Selasa &#8211; Rabu (28-29/11/2017). Dalam Bimtek ini melibatkan sejumlah komunitas peduli wisata dan media yang ada di Kota Tempe Kripik. Ketua Tim Pengembangan dan Percepatan Wisata Sejarah dan Religi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8212; Kementrian Pariwisata menggelar bimbingan teknis untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia di hall Jaaz Kabupaten Trenggalek selama 2 hari mulai Selasa &#8211; Rabu (28-29/11/2017). Dalam Bimtek ini melibatkan sejumlah komunitas peduli wisata dan media yang ada di Kota Tempe Kripik.</p>
<p>Ketua Tim Pengembangan dan Percepatan Wisata Sejarah dan Religi, Tetty Desiarti mengatakan Bimtek kali ini dimaksudkan untuk memberikan perspektif dan arah yang sama tentang program promosi Pariwisata di Asia Tenggara. Selain itu juga untuk memahami potensi destinasi-destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek bagi pasar Asia Tenggara.</p>
<p>&#8220;Didaerah Dapil VII merupakan wilayah yang dipegang oleh Edy Baskoro Yudhoyono atau mas Ibas, Kabupaten Trenggalek dan Pacitan menjadi perhatian tersendiri dimana memiliki banyak lokasi wisata. Oleh karenanya, melalui bimbingan teknis sinkronisasi promosi pariwisata pasar Asia Tenggara bisa memprioritaskan program pembangunan di Trenggalek melalui potensi wisata yang dimiliki,&#8221; ungkapnya  Rabu (29/11/2017). </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0086-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-9257" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0086-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG-20171129-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Diakui Tetty, tujuan dari kegiatan ini juga untuk mencari informasi dan potensi wisata terlebih di Kabupaten Trenggalek agar mampu goreng nasional maupun internasional. Bimtek ini melibatkan Pentahelix (Academician, Business, Community, Government, Media) ini digelar untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. </p>
<p>&#8220;Peserta Bimtek kali ini mencapai 50 orang yang diantaranya dari Dinas pariwisata di Kabupaten Trenggalek, Kementerian Pariwisata, kelompok peduli wisata (pokdarwis) dan beberapa media yang ada di Kabupaten Trenggalek, &#8221; imbuhnya. </p>
<p>Dikonfirmasi terpisah salah satu praktisi Pariwisata menerangkan, untuk mengejar target wisman sebesar 20 juta pada tahun 2019 mendatang, bisa direalisasikan dengan menggelar festival seni budaya,  festival kuliner dan festival musik tradisional.</p>
<p>&#8220;Salah satu yang menjadi jadi data tarik wisata lokal maupun mancanegara adalah dengan menyuguhkan berbagai potensi yang ada didalam tersebut, baik dari segi sejarah, religi, kuliner maupun kesenian. Jika nantinya hal tersebut dapat dijadikan paket komplit maka para wisatawan akan mendapatkan kunjungan wisata yang berbeda di masing-masing daerah, &#8221; tutur Agni Maliga. <strong>(mil/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9256</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenpar Bantu Pengembangan Wisata Boon Pring Sanankerto Turen</title>
		<link>https://memontum.com/kemenpar-bantu-pengembangan-wisata-boon-pring-sanankertoturen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2017 08:34:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/318-kemenpar-bantu-pengembangan-wisata-boon-pring-sanankertoturen</guid>

					<description><![CDATA[# Tindak Lanjut Penetapan 30 Desa Wisata di Jawa Timur Memontum Kabupaten Malang &#8211; Janji Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI untuk mendukung semua upaya pengembangan wisata berbasis masyarakat di suatu daerah langsung dibuktikan di Wisata Boon Pring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang Sabtu(14/10/2017) kemaren. Bantuan tersebut berupa peralatan dan sarana prasarana khusus untuk pengembangan wisata setempat.  Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Tindak Lanjut Penetapan 30 Desa Wisata di Jawa Timur</strong></h2>
<p><strong>Memontum Kabupaten Malang </strong>&#8211; Janji Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI untuk mendukung semua upaya pengembangan wisata berbasis masyarakat di suatu daerah langsung dibuktikan di Wisata Boon Pring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang Sabtu(14/10/2017) kemaren. </p>
<p>Bantuan tersebut berupa peralatan dan sarana prasarana khusus untuk pengembangan wisata setempat.  Dengan didampingi Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna, Oneng Setya Harini Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi Pariwisata Kemenpar RI menjelaskan, bantuan ini diberikan untuk mendukung usaha masyarakat mengembangkan Ekowisata Boon Pring Andeman. </p>
<p>&#8220;Kami bantu peralatan dan sarana prasarana untuk menunjang pengembangan wisata di sini di antaranya 2 unit sepeda air, 2 unit kendaraan pengangkut sampah, 2 paket peralatan kerajinan, 5 set pakaian kesenian, dan 25 set pakaian tenaga keamanan,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Dikatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut penetapan 30 desa wisata di Jawa Timur sebagai pilot project,salah satunya ada di Kabupaten Malang yaitu Cafe Sawah Pujon Kidul. Ekowisata Boon Pring Andeman diharapkan akan menyusul kesuksesan desa wisata yang lain.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut dia, untuk mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia khususnya terkait pengembangan desa wisata di seluruh Indonesia, pihaknya telah bekerjasama dengan Kementerian Desa.</p>
<p>Kerjasama ini dilakukan agar dana desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat bisa dimanfaatkan untuk membantu mendanai pengembangan potensi desa wisata di masing-masing daerah. </p>
<p>Selain memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan desa wisata, Kemenpar juga akan memanfaatkan anggaran APBN di masing-masing kementerian untuk support  pendanaan. </p>
<p>&#8220;Sementara ini, kami masih belum menyusun anggaran khusus untuk membantu desa wisata yang rencana akan dikembangkan di seluruh Indonesia. Sementara, bantuan hanya bisa kami berikan kepada 30 desa wisata yang jadi pilot project,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Selanjutnya, hari Selasa (17/10/2017) Kemenpar akan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada 40 orang pengelola home stay di Ekowista Boon Pring Andeman, Desa Sanankerto. </p>
<p>&#8220;Kemenpar juga akan mempromosikan potensi desa wisata ini secara digital. Seluruh pelaku wisata harus menyiapkan bahan dan materi tentang potensi wisata di desanya. Selanjutnya, kami akan publish semua potensi wisata itu di laman promosi resmi,&#8221;pungkasnya. <strong>(sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">318</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
