<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenparekraf &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kemenparekraf/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Aug 2025 05:40:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kemenparekraf &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Deputi Bidang Kreativitas Kemenparekraf Dibuat Terpesona Parade Jember Fashion Carnival Artwear 2025</title>
		<link>https://memontum.com/deputi-bidang-kreativitas-kemenparekraf-dibuat-terpesona-parade-jember-fashion-carnival-artwear-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artwear]]></category>
		<category><![CDATA[bidang]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[deputi]]></category>
		<category><![CDATA[dibuat]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[terpesona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224834</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Yuke Sri Rahayu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Busana yang ditampilkan para talent JFC ini membawa pesan budaya, alam, sejarah hingga isu-isu kontemporer, yang kesemuanya disampaikan dengan cara yang indah dan menawan,” kata Kemenparekraf Yuke.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk terlibat dalam menguatkan ekosistem kreatif lokal. Menurutnya, dukungan terhadap desainer muda adalah investasi masa depan, agar karya-karya mereka mampu menembus pasar nasional hingga internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya-karya yang dipamerkan malam itu, imbuhnya, didominasi oleh rancangan desainer lokal Jember, yang kualitasnya bersaing dengan karya internasional. Setiap busana, hadir sebagai &#8216;wearable art&#8217; yang memadukan estetika tinggi, warisan budaya dan ide-ide segar yang penuh imajinasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelaran JFC Artwear 2025 sendiri, kembali menegaskan posisi Jember sebagai pusat kreativitas dan inovasi seni yang berkelas dunia. Perpaduan busana, musik dan cahaya malam itu bukan sekadar hiburan, melainkan perayaan identitas dan semangat kreatif yang terus hidup di Bumi Pandhalungan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Talenta Film Daerah, Kemenparekraf Gelar Program Aktif di Kabupaten Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kembangkan-talenta-film-daerah-kemenparekraf-gelar-program-aktif-di-kabupaten-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[talenta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Dalam rangka menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis kekuatan lokal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bekraf) menggelar Program Akselerasi Kreatif (Aktif) di Kabupaten Kediri. Mengusung tema &#8216;Dari Karya ke Karir: Langkah Nyata Masuk Industri&#8217;, kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam membuka peluang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Dalam rangka menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis kekuatan lokal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bekraf) menggelar Program Akselerasi Kreatif (Aktif) di Kabupaten Kediri. Mengusung tema &#8216;Dari Karya ke Karir: Langkah Nyata Masuk Industri&#8217;, kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam membuka peluang karir kreatif bernilai ekonomi, khususnya bagi pelaku industri film daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Aktif sendiri merupakan kolaborasi strategis lintas sektor antara Kemenparekraf, Pemerintah Kabupaten Kediri dan komunitas film lokal. Diprakarsai oleh Deputi Bidang Kreativitas Media, program ini bertujuan mendorong hilirisasi dan percepatan karya kreatif agar tak hanya menjadi bentuk ekspresi, namun juga mampu bertransformasi menjadi profesi yang menjanjikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Subsektor Film, Animasi dan Video (FAV) menjadi fokus karena diproyeksikan sebagai subsektor dengan pertumbuhan tertinggi dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional,” kata Direktur Film, Animasi dan Video, Doni Setiawan, saat membuka acara, Selasa (08/07/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, bahwa pesatnya pertumbuhan subsektor ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas talenta lokal. “Program Aktif dirancang untuk membekali kreator daerah dengan kemampuan profesional, mulai dari pengembangan ide cerita, penulisan skenario komersial, hingga strategi distribusi dan branding portofolio,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu, menegaskan pentingnya nilai strategis program ini dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah. “Program Aktif bukan hanya mendorong ekspresi kreatif, tetapi juga memastikan bahwa karya-karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi dan potensi karir di industri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah seperti Kediri sangat krusial agar ekosistem kreatif nasional tumbuh dari akar rumput,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustini juga menyebutkan, bahwa pelaksanaan Aktif sejalan dengan Asta Cita ke-3 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menargetkan penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Dirinya menyebut, Program Aktif sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia dan transformasi ekonomi lokal. “Kami berharap program ini dapat memacu para pegiat perfilman Kediri untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dari sektor ini, sekaligus mendorong lahirnya produk inovatif yang kompetitif secara global,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai pengisi acara, hadir pelaku industri film nasional seperti Ceo Oris Pictures, Orista Primadewa H, serta perwakilan dari tim produksi yang mengangkat diskusi seputar tren industri film masa depan, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini sendiri diikuti oleh sekitar 90 peserta yang terdiri dari pelajar, siswa dan komunitas perfilman dari Kediri dan sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, Kemenparekraf berkomitmen untuk memperkuat keberlanjutan Program Aktif agar menjadi agenda jangka panjang yang mampu melahirkan lebih banyak talenta serta karya film unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Apresiasi Pembukaan Rute Penerbangan Super Air Jet Wakatobi-Makassar</title>
		<link>https://memontum.com/kemenparekraf-apresiasi-pembukaan-rute-penerbangan-super-air-jet-wakatobi-makassar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[wakatobi-makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sulawesi &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi Maskapai Penerbangan Super Air Jet yang membuka rute penerbangan langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, dalam keterangannya mengatakan pembukaan penerbangan rute ini ditandai dengan inaugural flight dan pendaratan perdana di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sulawesi</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi Maskapai Penerbangan Super Air Jet yang membuka rute penerbangan langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Wakatobi, Sulawesi Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, dalam keterangannya mengatakan pembukaan penerbangan rute ini ditandai dengan inaugural flight dan pendaratan perdana di Bandara Matahora, Wakatobi, pada Kamis (31/10/2024) kemarin. Kehadiran rute ini, diharapkan semakin mempermudah akses wisatawan menuju Wakatobi dari Makassar, atau sebaliknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aksesibilitas merupakan kunci untuk mencapai suatu tujuan, yang menyangkut kenyamanan, keamanan dan waktu tempuh. Hal ini menjadi penting diperhatikan, karena semakin tinggi aksesibilitas semakin mudah untuk dijangkau dan semakin tinggi tingkat kenyamanan wisatawan untuk datang berkunjung,&#8221; kata Hariyanto, Sabtu (02/11/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga mengungkapkan, pembukaan rute penerbangan langsung Makassar-Wakatobi ini akan menambah konektivitas melalui jalur udara yang memudahkan wisatawan untuk bepergian sekaligus meningkatkan perekonomian di Wakatobi. Terlebih, Wakatobi merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan dibukanya kembali aksesibilitas penerbangan menuju dan dari Wakatobi oleh Maskapai Penerbangan Super air Jet diharapkan dapat mendukung fokus pengembangan destinasi pariwisata prioritas Wakatobi, meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Bambang Cahyo Murdoko, yang hadir langsung dalam Inaugural Flight ini mengungkapkan kehadiran rute penerbangan Makassar-Wakatobi ini bisa menjadi langkah awal untuk menjadikan Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata berkelas dunia di Indonesia. &#8220;Ini merupakan awal dari upaya mewujudkan visi Wakatobi dalam rencana induk pengembangan destinasi nasional sebagai destinasi berkelas dunia yang lestari dengan masyarakat yang sejahtera. Pariwisata berkelas dunia berarti pariwisata berkualitas dalam arti ramah lingkungan, mengedepankan karakteristik lokal, dikelola secara profesional, mewah karena suasana alami dan tradisionalitas yang tetap terjaga,&#8221; ujar Bambang. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Gandeng Platform Kitabisa untuk Pembiayaan Tanpa Bunga Desa Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/kemenparekraf-gandeng-platform-kitabisa-untuk-pembiayaan-tanpa-bunga-desa-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kitabisa]]></category>
		<category><![CDATA[pembiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[platform]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan platform Kitabisa guna mengembangkan program Desa Wisata Berdaya, yakni program pembiayaan tanpa bunga yang dikhususkan untuk desa wisata. Prosesi peluncuran pilot project Desa Wisata Berdaya itu, dilakukan di Desa Wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, berbarengan dengan penyelenggaraan kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan platform Kitabisa guna mengembangkan program Desa Wisata Berdaya, yakni program pembiayaan tanpa bunga yang dikhususkan untuk desa wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi peluncuran pilot project Desa Wisata Berdaya itu, dilakukan di Desa Wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, berbarengan dengan penyelenggaraan kegiatan Literasi Keuangan Desa Wisata Berdaya, Kamis (10/10/2024) di Cafe Sawah Pujon Kidul, Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana, mengatakan bahwa program Desa Wisata Berdaya merupakan sebuah inisiatif untuk menciptakan gerakan penggalangan dana sosial (social pooling fund) yang akan disalurkan menjadi pinjaman tanpa bunga serta pendampingan bagi pelaku UMKM di desa wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Desa Wisata Pujon Kidul dipilih sebagai lokus pilot project karena memiliki potensi pariwisata yang besar, keindahan alam yang luar biasa dengan pemandangan pegunungan dan pertanian yang menarik. Selain itu, Desa Wisata Pujon Kidul dikenal sebagai salah satu desa dengan penyumbang Pendapatan Asli Desa terbesar melalui unit usaha BUMDes-nya,&#8221; kata Hayun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Desa Wisata Berdaya diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengembangan desa wisata khususnya terkait pembiayaan. Menjadi katalis dalam pengembangan desa wisata di Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata di desa-desa wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan pilot project di Pujon Kidul akan menjadi tolok ukur untuk implementasi program serupa di desa wisata lainnya di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan memilih Pujon Kidul sebagai pilot project, kita berharap dapat melihat dampak nyata dari program Desa Wisata Berdaya dan menggunakan pengalaman ini sebagai model untuk pengembangan desa wisata lainnya di seluruh Indonesia,&#8221; ujar Hayun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Pokja Dana Masyarakat Kemenparekraf/Baparekraf, S N Megawati Panjaitan, mengatakan kegiatan literasi keuangan dilaksanakan sebagai bekal bagi calon penerima manfaat agar memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengelola keuangan secara efektif. &#8220;Sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan pinjaman yang diterima untuk pengembangan usahanya,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Principal Consultant Sustainability &amp; Partnership KitaBisa, Weni Pebriani, menyampaikan bahwa pinjaman produktif Desa Wisata Berdaya dapat menjadi solusi pendanaan syariah yang berkeadilan dan berbasis gotong royong bagi UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap bahwa program ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi masalah pinjol (pinjaman online) yang merebak di kalangan masyarakat,&#8221; kata Weni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto. Dirinya menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif program ini, yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa wisata Pujon Kidul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber yakni Direktur LSP Pramindo, Sri Suryani yang memberikan materi tentang Peningkatan Kualitas Pelayanan Hospitality, serta Konsultan Perencanaan Keuangan Zelts Consulting, Ahmad Gozali, yang berbicara tentang Perencanaan Keuangan dan Pengembangan Bisnis bagi Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. <strong>(kom/par/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Dampingi Peluncuran Paket Wisata Internasional 3B Kemenparekraf RI</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dampingi-peluncuran-paket-wisata-internasional-3b-kemenparekraf-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214463</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI mengkoneksikan pariwisata Banyuwangi &#8211; Bali Barat &#8211; Bali Utara (3B), sebagai upaya mendukung pariwisata internasional Banyuwangi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa program ini menawarkan perpaduan kekayaan potensi wisata di tiga daerah destinasi wisata itu. “Ini menjadi daya tarik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI mengkoneksikan pariwisata Banyuwangi &#8211; Bali Barat &#8211; Bali Utara (3B), sebagai upaya mendukung pariwisata internasional Banyuwangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa program ini menawarkan perpaduan kekayaan potensi wisata di tiga daerah destinasi wisata itu. “Ini menjadi daya tarik yang sangat kaya dari segi keindahan alam, budaya dan akan ditunjang dengan kuliner-kuliner yang kaya. Saya yakin, paket 3B ini akan hits. Apalagi, Banyuwangi memiliki potensi wisata yang lengkap,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, di Banyuwangi, Sabtu (21/9/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya mengatakan, destinasi unggulan di Banyuwangi akan menjadi suguhan utama dalam paket tersebut. Seperti, TWA Kawah Ijen yang terkenal dengan fenomena api biru, Pantai Teluk Ijo, Pulau Merah, Hutan De Djawatan hingga Pantai Sukamade, yang dikenal sebagai rumah penyu bertelur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tambahnya, Banyuwangi juga memiliki dan berpengalaman menggelar berbagai atraksi wisata kelas internasional yang dikemas dalam Banyuwangi Festival. Sehingga, tentunya akan menambah daya tarik tersendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Potensi wisata di Banyuwangi tersebut, akan dipadukan dengan Bali Barat ada spot surfing di Pantai Medewi hingga taman nasional yan memiliki fauna endemik Jalak Bali. Terakhir, Bali Utara mempunyai mempunyai destinasi andalan seperti Desa Wisata Tembok, Desa Wisata Les, Pemutaran dan Pantai Lovina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menunjang program 3B tersebut, juga diluncurkan kapal cepat rute Pantai Boom (Banyuwangi) &#8211; Lovina (Buleleng). Sandiaga Uno juga turut mencoba kapal cepat tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Selain kapal cepat, di Boom Marina Banyuwangi juga terdapat pelabuhan yacht (kapal pelesir) yang bisa digunakan wisatawan. Kemenparekraf sendiri sengaja meluncurkan paket wisata 3B pada akhir September, untuk menyambut musim libur panjang akhir tahun. Dirinya optimistis, paket wisata ini bakal menjadi magnet yang menarik bagi wisatawan mancanegara, salah satunya China dan Taiwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah libur akhir tahun, akan disusul dengan libur hari raya Imlek pada Februari 2025. Saya yakin ini akan menarik bagi wisatawan mancanegara karena Gunung Ijen masuk dalam top of mind wisatawan China,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menparekraf Sandiaga juga mengatakan, bahwa paket wisata 3B tergolong inklusif. Bukan hanya wisatawan kelas atas, wisatawan kelas menengah ke bawah pun bisa menikmatinya. Sebab, paket wisata ini dipatok dengan tarif mulai Rp 700 ribu perorang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik peluncuran paket wisata 3B. Dengan adanya paket tersebut, Banyuwangi bisa tersambung langsung dengan daerah yang kepariwisataannya sudah maju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terima kasih kepada Kemenparekraf yang terus mendukung pariwisata Banyuwangi. Kami siap menyambut wisatawan dalam program ini. Apalagi saat ini sudah berdiri Kantor Imigrasi di Banyuwangi jadi wisatawan asing bisa mengurus dokumen di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya optimis dengan adanya paket wisata 3B, maka bisa menjadi berkah bagi pelaku wisata, UMKM dan termasuk mengangkat ekonomi di Banyuwangi. &#8220;Banyuwangi sudah siap. Hotel dan homestay kami sudah memadai. Event di Banyuwangi bahkan juga sudah cukup banyak. Kulinernya juga menarik-menarik,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Gelar Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/kemenparekraf-gelar-program-santri-digitalpreneur-indonesia-2024-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digitalpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214448</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024, di Ponpes Mabadiul Ihsan, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (20/09/2024) tadi. Sekedar diketahui, bahwa Banyuwangi menjadi tempat terakhir rangkaian program pelatihan dan peningkatan kapasitas santri di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, hadir langsung dalam acara tersebut. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024, di Ponpes Mabadiul Ihsan, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (20/09/2024) tadi. Sekedar diketahui, bahwa Banyuwangi menjadi tempat terakhir rangkaian program pelatihan dan peningkatan kapasitas santri di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, hadir langsung dalam acara tersebut. Selain Sandiaga, turut hadir dalam pelaksanaan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menparekraf mengatakan, bahwa Banyuwangi sengaja dipilih sebagai lokasi program yang telah berjalan selama empat tahun tersebut, karena memiliki potensi ekonomi yang lengkap. &#8220;Kami tutup Program Santri Digitalpreneur tahun ini, dengan sengaja memilih di Banyuwangi. Itu karena, Banyuwangi memiliki potensi ekonomi kreatif yang lengkap,&#8221; kata Sandiaga Uno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sandiaga, ekonomi kreatif di kota ujung timur Pulau Jawa, itu terdapat di banyak sektor. Mulai kuliner, fashion, pertanian, kerajinan dan lainnya. Ini semakin lengkap, dengan ditunjang oleh pariwisata Banyuwangi yang berkembang pesat, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Banyuwangi ini lengkap. Saya tadi baru dapat berita, teman-teman lama saya di San Fransisco pada mau ke Banyuwangi karena surfing-nya. Jadi, daya tarik Banyuwangi sudah mulai didengar karena kekuatan beragam,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga memaparkan, ekonomi kreatif Indonesia saat ini telah menduduki peringkat ketiga dunia. Kekuatan utamanya adalah sektor kuliner, fashion dan kriya. Sementara sektor lain yang tengah berkembang cukup pesat adalah film dan musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi tinggal ditingkatkan lagi, kualitasnya. Dan garda terdepannya adalah para santri ini,&#8221; tambah Sandiaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Program Santri Digitalpreneur Indonesia, Kemenparekraf memberi pelatihan dan pendampingan kepada para santri untuk berkembang dari sisi industri kreatif dan digital. &#8220;Dengan program seperti ini, kami ingin menyentuh dengan penguatan-penguatan agar santri siap dan memiliki kemampuan digitalpreneur usai menyelesaikan&nbsp; pendidikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenparekraf mentargetkan, sekitar 25 persen dari 5 juta santri di Indonesia, akan menerima manfaat dari Program Santri Digitalpreneur Indonesia sejak pertama kali digagas. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan 25 juta lapangan kerja dari kalangan anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengasuh Ponpes Mabadiul Ihsan, KH Masykur Wardi berterima kasih atas diselenggarakan Program Santri Digitalpreneur Indonesia di Pondok Pesantren Mambadiul Ihsan. &#8220;Kami berharap dengan kegiatan yang ditempatkan di Mabadiul Ihsan, bisa memacu santri-santri kami berkiprah di masyarakat dengan membawa hal positif,&#8221; kata Masykur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pihaknya juga berharap agar Program Santri Digitalpreneur Indonesia bakal membuat para santri berpikir luas dan terbuka, sehingga mereka bisa menyerap berbagai ilmu yang bakal bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214448</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop KaTa Kreatif di Pendopo Malang, Kemenparekraf Apresiasi Potensi, Inovasi dan Kolaborasi</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-kata-kreatif-di-pendopo-malang-kemenparekraf-apresiasi-potensi-inovasi-dan-kolaborasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212352</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, secara masif terus mendorong Kabupaten Malang menjadi kabupaten kreatif. Motivasi itu, setidaknya terlihat dalam rangkaian kunjungan Menparekraf ke wilayah Kabupaten Malang. Setelah sebelumnya meresmikan Desa Wisata Wringinanom di Kecamatan Poncokusumo, yang ditetapkan sebagai salah satu desa terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, secara masif terus mendorong Kabupaten Malang menjadi kabupaten kreatif. Motivasi itu, setidaknya terlihat dalam rangkaian kunjungan Menparekraf ke wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sebelumnya meresmikan Desa Wisata Wringinanom di Kecamatan Poncokusumo, yang ditetapkan sebagai salah satu desa terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dan mencoba sensasi Wisata Petik Jeruk Siam Madu, kali ini Menparekraf Sandiaga menghadiri pelaksanaan Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (28/07/2024) tadi. Pelaksanaan itu, juga dihadiri Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Ario Prawiseso, Kadisbudpar Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, Bupati Malang, HM Sanusi, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Kadispar Kabupaten Malang dan OPD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Menparekraf menyampaikan harapannya untuk Kabupaten Malang. Termasuk, menitipkan beberapa pesan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berpesan, bahwa Kabupaten Malang harus menjadi kabupaten kreatif. Itu karena, di sini punya destinasi wisata yang luar biasa. Seperti destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang, diantaranya ada Boon Pring Desa Wisata Sanankerto, Pujon Kidul, Bowele, Wringinanom hingga sejumlah destinasi keindahan pantai,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya beberapa poin itu, dirinya juga menyampaikan bahwa destinasi wisata di kabupaten juga terbaik di tingkat dunia. &#8220;Mudah-mudahan ini juga bisa dikaitkan dengan produk-produk ekonomi kreatifnya. Kami dan Pemerintah Pusat akan terus membantu melalui akses pembiayaan, bantuan alat, pendampingan dan pelatihan, serta paket promosi,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menparekraf Sandiaga berharap, beragam potensi yang ada bisa menjadikan Kabupaten Malang sebagai kabupaten paling kreatif di Indonesia. Termasuk salah satunya, wisata petik Jeruk di Wringinanom (Kecamatan Poncokusumo, red).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Menparekraf, Kabupaten Malang saat ini memiliki tiga Desa Wisata dengan kategori mandiri. Yaitu Gubuk Klakah, Pujon Kidul dan Desa Wisata Sanankerto. &#8220;Ini tentunya menjadi kebanggaan kita, bahwa Kabupaten Malang menjadi sebuah destinasi unggulan yang sedang diusulkan menjadi destinasi super prioritas,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masih dalam momen yang sama, dirinya juga berharap agar pengusaha dan sejumlah pihak bisa berinvestasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Tanpa terkecuali di Malang. &#8220;Jadi kuncinya tiga, pertama adalah inovasi, kedua adalah adaptasi dan terakhir adalah kolaborasi,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi, dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Malang, terutama untuk menjadikan wilayahnya sebagai kabupaten kreatif. &#8220;Terima kasih saya dan pemerintahan Kabupaten Malang sampaikan kepada Mas Mentri. Malang menjadi perhatian khusus, karena perhatian Mas Menteri untuk menjadikan kabupaten sebagai kabupaten sangat kreatif,” kata Bupati Malang. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disparbud Kabupaten Malang Gondol Tiga Prestasi di Ajang BBWI 2023 Kemenparekraf</title>
		<link>https://memontum.com/disparbud-kabupaten-malang-gondol-tiga-prestasi-di-ajang-bbwi-2023-kemenparekraf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajang]]></category>
		<category><![CDATA[bbwi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menerima penghargaan Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Malang, H Didik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menerima penghargaan Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/07/2023) malam. Turut mendampingi, Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Purwoto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai program inovasi terus dilakukan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Terbaru, Kemenparekraf menggelar Kompetisi Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (Video Kreatif BBWI) 2023. Kompetisi video kreatif ini merupakan upaya memasifkan promosi dan digital marketing pariwisata daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, diwajibkan memamerkan keunggulan serta potensi wisata masing-masing dalam bentuk video kreatif. Selanjutnya, karya diunggah di Chanel Youtube Dinas Pariwisata masing-masing dan penilaian ditentukan dari jumlah viewers atau berapa kali unggahan video ditonton oleh masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Wakil Bupati Didik menjelaskan, bahwa APPI merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendorong para stakeholder pariwisata seperti pemerintah daerah dan Biro Perjalanan Wisata dan Online Travel Agent, lebih gencar dan kreatif dalam mempromosikan potensi-potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki. Dan partisipasi Kabupaten Malang, merupakan salah satu upaya mensukseskan program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan target pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 1,2 hingga 1,4 milyar perjalanan pada tahun 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ajang ini juga sebagai apresiasi untuk para pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota dalam memajukan destinasi di masing-masing daerah,&#8221; ujar Wabup Didik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) melalui kompetisi Lomba Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) antar Dinas Pariwisata daerah se-Indonesia, ini telah dilaksanakan pada Maret sampai Juni. Pada Lomba Video Kreatif BBWI yang diselenggarakan selama empat bulan ini, telah diikuti hampir dari 38 Dinas Pariwisata provinsi dan 514 Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota di Indonesia dan menghasilkan pemenang lomba bulanan Provinsi, Kabupaten/Kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap bulannya, terdapat tema yang wajib diikuti sebagai dasar pembuatan video. Untuk tema Maret 2023, adalah Destinasi Wisata. Bulan April, Calender of Event (CoE) atau event daerah. Tema Mei, Seni dan Budaya. Sedang tema Juni 2023 adalah Kuliner Khas Daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama rangkaian itu, Kabupaten Malang berhasil menorehkan tiga prestasi yakni juara 6 pada April, juara 3 pada Mei, dan juara 9 pada bulan Juni. Tentunya, prestasi ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Malang khususnya Dinas Pariwisata agar terus meningkatkan pelayanan serta kinerja ke depan, serta berperan aktif dalam kegiatan kemajuan pariwisata daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan demikian, kami berharap agar Dinas Pariwisata dapat terus berkreasi agar dunia kepariwisataan semakin maju, dengan kemajuan ini satu diantaranya dapat membuka peluang kerja dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Malang,&#8221; terang Wabup Didik. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuk 75 Besar ADWI 2023, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI Kunjungi Desa Wisata Durensari</title>
		<link>https://memontum.com/masuk-75-besar-adwi-2023-direktur-tata-kelola-destinasi-kemenparekraf-ri-kunjungi-desa-wisata-durensari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ADWI]]></category>
		<category><![CDATA[besar]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[direktur]]></category>
		<category><![CDATA[durensari]]></category>
		<category><![CDATA[kelola]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[masuk]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190937</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melalui Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua, melakukan kunjungan ke Desa Wisata Durensari, Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Rabu (14/06/2023) tadi. Kunjungan itu, dalam rangka visitasi dan penilaian lapangan, karena Desa Wisata Durensari masuk 75 Desa Wisata Terbaik dalam Program Anugerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melalui Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua, melakukan kunjungan ke Desa Wisata Durensari, Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Rabu (14/06/2023) tadi. Kunjungan itu, dalam rangka visitasi dan penilaian lapangan, karena Desa Wisata Durensari masuk 75 Desa Wisata Terbaik dalam Program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedatangan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua, pun disambut oleh kesenian jaranan dan tari-tarian tradisional Trenggalek, Kakang Mbakyu Duta Wisata Trenggalek dan masyarakat setempat. Tidak ketinggalan, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, beserta jajaran juga turut menyambut kedatangan rombongan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf dan Tim penilai ADWI tahun 2023. Dalam kunjungan itu, rombongan diberi suguhan minuman khas Desa Wisata Durensari Desa Sawahan yakni Jahe Sere.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Pokdarwis Durensari Desa Sawahan, Unik Winarsih, menjelaskan bahwa kategori penilaian ADWI tahun 2023 ada lima kategori. Di mana diantaranya, Daya Tarik Pengunjung (Alam dan Buatan serta Seni dan Budaya), Homestay dan Toilet, Suvenir (Kuliner, Fesyen dan Kriya), Digital dan Kreatif, CHSE dan Kelembagaan Desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk wisata alam, ujarnya, ada International Durio Forestry atau Hutan Durian terluas se-Asia Tenggara seluas 650 hektar. Yang mana pada 2016 lalu, diresmikan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, wisata alam lainnya adalah Kali Bawok. Dimana sebelumnya, kali (sungai, red) ini dianggap masyarakat sekitar sebagai sungai yang memiliki aura positif. &#8220;Jadi barang siapa yang datang ke Sungai Bawok, Insyaallah niatnya akan segera terpenuhi. Dikarenakan, ada aura positif dari air aliran Sungai Bawok ini. Terlebih, sepanjang sunga juga dikelilingi Pohon Durian yang berusia ratusan tahun,&#8221; terang Unik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Destinasi wisata alam selanjutnya, lanjutnya, adalah Sungai Watu Lawang. Sungai ini sebelumnya sungai yang sangat kotor dan bahkan hampir semua masyarakat sekitar membuang sampah di sini. Namun dengan adanya Desa Wisata Durensari ini, merubah kehidupan yang ada di sekitar Sungai Watu Lawang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekarang sungainya bersih, jernih dan anak-anak bisa bermain di sana. Bahkan, saat ini warga sudah malu untuk membuang sampah di sungai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan untuk kategori Wisata Buatan, ada berbagai macam edukasi seperti halnya River Tubing, pengolahan gula aren, permainan air (voli air, tarik tambang air), permainan tradisional, pembuatan batik tulis dan permainan balap perahu dari batang pohon pisang yang dirakit sedemikian rupa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, mengatakan masuknya Desa Wisata Durensari dalam 75 besar ADWI 2023 diharapkan mengangkat citra desa wisata di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Kita tahu saat ini pemerintah daerah tengah mendongkrak ekonomi kerakyatan di sektor pariwisata melalui program seratus desa wisata yang ditargetkan terealisasi sebelum akhir tahun 2024. Semoga pariwisata di Trenggalek semakin dikenal banyak wisatawan sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, sebelumnya desa wisata di Trenggalek yakni Desa Wisata Pandean meraih juara harapan satu kategori desa wisata berkembang ADWI 2022,” tutur Wabup Syah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua, mengatakan Desa Wisata Durensari diklaim sebagai wujud tingkat tertinggi dari pemberdayaan masyarakat. &#8220;Desa Wisata Durensari yang ada di Desa Sawahan ini merupakan bentuk tertinggi dari pemberdayaan masyarakat. Kearifan lokal yang ada di sini merupakan praktik yang luar biasa. Sehingga kearifan lokal yang ada menjadi kearifan lokal yang berkelas dunia,&#8221; kata Indra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga turut mengagumi banyaknya spot wisata yang ada di Desa Wisata Durensari. Diantaranya, ada spot healing, kuliner, budaya, sejarah dan juga edukasi. Selain itu, desa wisata ini juga memiliki potensi hutan durian terluas se-Asia Tenggara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tak lupa, saya juga mengapresiasi semangat masyarakat yang telah mengubah sungai kotor menjadi sungai yang bersih. Bahkan, bisa menjadi tempat wisata yang menarik dan luar biasa,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indra juga mengklaim jika Desa Wisata Durensari bersama 75 desa wisata pemenang ADWI tahun 2023 ini sebagai desa wisata yang berkelas dunia untuk Indonesia Bangkit. Pihaknya juga akan mencoba mengusulkan agar Desa Wisata Durensari ke depannya bisa turut andil untuk mengikuti berbagai kontestasi yang lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, bahwa ADWI 2023 merupakan salah satu program unggulan penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk ketiga kalinya dengan mengangkat tema &#8216;Kebangkitan Ekonomi Dari Desa untuk Indonesia Bangkit&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi &#8216;Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing Global, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuan program ini agar menjadi daya bangkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata baru selanjutnya di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa. Kebangkitan ekonomi dari desa-desa untuk membangun Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tahun 2023 ini, Pemkab Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah mengajukan 12 desa wisata untuk mengikuti ADWI. Mereka bersaing dengan total peserta mencapai 4.573 desa wisata di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat kurasi 500 besar, ada 8 desa wisata di Trenggalek yang lolos. Kemudian saat kurasi 300 besar, desa wisata di Trenggalek yang masuk hanya ada 4. Hingga akhirnya, saat pemilihan 75 besar, hanya menyisakan Desa Wisata Durensari sebagai satu-satunya pemenang dari Kabupaten Trenggalek. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190937</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
