<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kemenristekdikti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kemenristekdikti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 03:36:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kemenristekdikti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hibah Kemenristekdikti, Hasilkan 4 Teknologi Tepat Guna di Unusida</title>
		<link>https://memontum.com/hibah-kemenristekdikti-hasilkan-4-teknologi-tepat-guna-di-unusida</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 12:22:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[hibah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Tepat Guna]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93147-hibah-kemenristekdikti-hasilkan-4-teknologi-tepat-guna-di-unusida</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bantuan Kemenristekdikti RI yang dikucurkan dalam bentuk hibah di Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) menghasilkan 4 teknologi tepat guna bagi masyarakat Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna itu, merupakan hasik dari Bakti Karya Mahasiswa (BKM) saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna hasil para dosen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bantuan Kemenristekdikti RI yang dikucurkan dalam bentuk hibah di Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) menghasilkan 4 teknologi tepat guna bagi masyarakat Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna itu, merupakan hasik dari Bakti Karya Mahasiswa (BKM) saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Sidoarjo.</p>
<p>Keempat teknologi tepat guna hasil para dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Unusida itu, diantaranya Mesin Bakar Panggang dan Asap (alat bakar multifungsi), Bank Sampah Berbasis Android, Alat Penghancur Cangkang (Mixing Cangkang) Kerang serta Mesin Insinerator Penghancur Sampah.</p>
<p>Bahkan untuk berbagi hasil teknologi tepat guna itu, Faktultas Teknik Unusida menggelar acara Seminar Nasional Teknologi dan Sains di Gedung Rahmatul Ummah, Unusida, Rabu (18/09/2019). Acara ini bertema Aplikasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai Kontribusi Perguruan Tinggi Menuju Sustainabilitas Smart City. Para pembicaranya diantaranya Guru Besar Fakultas Sains ITS, Agus Rubiyanto dan Direktur PPBT Kemenristekdikti, Ir Retno Sumekar.</p>
<p>&#8220;Keempat tekonologi hasil dari para dosen Fakultas Teknik dalam merealisasikan bantuan hibah Kemenristekdikti. Alat-alat tepat guna itu bisa langsung digunakan masyarakat Sidoarjo untuk kebutuhan kerja sehari-hari,&#8221; terang Dekan Fakultas Teknik, Unusida, Lukman Hakim kepada Memo X, Rabu (18/09/2019) disela-sela seminar itu.</p>
<p>Bagi Lukman, semua peralatan dan teknologo tepat guna itu, salah satu bentuk pengabdian Unusida untuk masyarakat Sidoarjo. Targetnya peralatan dan teknologi tepat guna itu bisa memberikan kontribusi bagi para masyarakat Sidoarjo terutama di lokasi KKN (pengabdian) sekaligus bentuk BKM Unusida dan para dosennya.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat Sidoarjo lewat program pengabdian masyarakat Unusida itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Untuk meraih Program Hibah Bina Desa (PHBD) itu, Unusida menyisihkan 2.000 proposal yang masuk ke Kemenristekdikti. Dari ribuan proposal itu diseleksi tinggal 90 dari sejumlah propinsi. Kemudian terakhir tinggal 21 proposal termasuk milik Fakultas Teknik Unusida.</p>
<p>&#8220;Proposal itu termasuk berisi teknologi tepat guna mesin insinerator penghancur sampah. Hal ini untuk menanggulangin sampah yang ada di wilayah Sidoarjo,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pembicara Guru Besar Fakultas Sains ITS Surabaya, Agus Rubiyanto dalam materinya menyampaikan soal perkembangan teknologi 4.0. Hal itu langsung mendapat respon dari para dosen, mahasiswa dan peserta Seminar Nasional lainnya dari berbagai wilayah di Jatim dan dari luar Jatim itu. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93147</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenristekdikti Tetapkan Polinema Peringkat Pertama Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik se-Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/kemenristekdikti-tetapkan-polinema-peringkat-pertama-perguruan-tinggi-vokasi-terbaik-se-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2019 02:17:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi Vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92682-kemenristekdikti-tetapkan-polinema-peringkat-pertama-perguruan-tinggi-vokasi-terbaik-se-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kemenristekdikti merilis Pemeringkatan Perguruan Tinggi Non-Vokasi dan Vokasi 2019, termasuk PTN dan PTS, pada 6 September lalu. Dalam rilis kategori Pemeringkatan 100 Perguruan Tinggi Vokasi (Politeknik dan Akademi) Terbaik 2019, Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi vokasi terbaik se-Indonesia di antara ribuan Politeknik dan Akademi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kemenristekdikti merilis Pemeringkatan Perguruan Tinggi Non-Vokasi dan Vokasi 2019, termasuk PTN dan PTS, pada 6 September lalu. Dalam rilis kategori Pemeringkatan 100 Perguruan Tinggi Vokasi (Politeknik dan Akademi) Terbaik 2019, Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi vokasi terbaik se-Indonesia di antara ribuan Politeknik dan Akademi di seluruh Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sebelumya, Kemenristekdikti mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi secara umum. Pada 6 September lalu, diumumkan Perguruan Tinggi Vokasi yaitu untuk Politeknik dan Akademi. Alhamdulillah, kita menduduki peringkat pertama. Ini prestasi membanggakan bagi bidang kemahasiswaan, dimana ini juga berkat banyaknya prestasi mahasiswa,&#8221; seru Wakil Direktur II, Dr Eng Anggit Murdani, ST, MEng, kepada SERU.co.id, di ruang kerjanya, Jumat (13/9/2019).</p>
<div id="attachment_92683" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92683" decoding="async" class="size-full wp-image-92683" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Anggit Murdani (kanan), didampingi Joko Santoso. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190913-WA0259-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92683" class="wp-caption-text"><strong>Anggit Murdani (kanan), didampingi Joko Santoso. (rhd)</strong></p></div>
<p>Disebutkan Anggit, sapaan akrabnya, Kemenristekdikti hanya mengumumkan Perguruan Tinggi non Vokasi pada 2018. Namun, pada 2017 diumumkan Perguruan Tinggi non Vokasi dan Vokasi, dimana Polinema saat itu hanya menempati urutan ke-99.</p>
<p>&#8220;Tentunya ini suatu kemajuan yang sangat pesat. Dengan diumumkannya raihan tersebut, tentunya akan mendorong dan memacu kinerja PT untuk lebih baik. Sedangkan bagi Polinema, bagaimana upaya untuk lebih meningkatkan agar tetap mempertahankan posisi pertama tersebut,&#8221; beber Anggit.</p>
<p>Dalam pemeringkatan tersebut, lima besar perguruan tinggi vokasi terbaik diduduki oleh Politeknik Negeri Malang (Polinema), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Politeknik Negeri Bandung (Polban), dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).</p>
<p>Disebutkan Anggit, poin pemeringkatan menyasar pada kelembagaan 20 persen, pengakuan rekognisi / penghargaan non lomba (nasional dan internasional) 10 persen, lomba diluar Kemenristekdikti 30 persen dan didalam Kemenristekdikti (Belmawa) 40 persen.</p>
<p>&#8220;Faktor utama penentu pemeringkatan tersebut ialah kinerja atau raihan mahasiswa selama menempuh studi di perguruan tinggi vokasi tersebut. Dengan titik berat pada output dan outcome mahasiswa,&#8221; sebut Anggit, didampingi Kabag Humas Polinema, Joko Santoso.</p>
<p>Untuk terus mendukung dan meningkatkan prestasi mahasiswa, Direktur Polinema mengeluarkan kebijakan anggaran berbagai aktifitas dan penghargaan bagi mahasiswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik di level internasional, nasional, dan propinsi. Tergantung grade dan relevansinya.</p>
<p>&#8220;Nominal keseluruhan sekitar Rp 8 M. Nilai ini ditingkat Politeknik paling besar, namun sangat jauh dari PTN. Dana itu diperuntukkan bagi 13 UKM, 7 HMJ dan 2 lembaga BEM. Hasilnya bisa kita rasakan bersama saat ini dengan Skor Kemahasiswaan Polinema 1,9 sekian,&#8221; bebernya.</p>
<p>Faktor lain yang turut mempengaruhi yaitu tingkat softskill yang dimiliki mahasiswa berprestasi. Beberapa hal kongkrit yang akan diupayakan Polinema adalah membina para mahasiswa sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Softskill sangat berpengaruh. Bagi perusahaan, mahasiswa yang lolos PIMNAS, softskill dan hardskillnya pasti diyakini terbaik. Sehingga mereka mudah dan siap diterima perusahaan, karena perusahaan sudah percaya akan kemampuannya. Dan pendidikan karakter itu bagian dari softskill,&#8221; tandasnya. <strong>(adn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenristekdikti Luncurkan SPADA, Unej Siapkan Pendampingan ke Dosen</title>
		<link>https://memontum.com/kemenristekdikti-luncurkan-spada-unej-siapkan-pendampingan-ke-dosen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2019 13:45:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[SPADA]]></category>
		<category><![CDATA[Unej]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/85872-kemenristekdikti-luncurkan-spada-unej-siapkan-pendampingan-ke-dosen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Universitas Jember (Unej) menjadi perguruan tinggi yang paling aktif di laman Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) yang digagas oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), maka dari itu Unej menyiapkan pendampingan kepada dosen. Diketahui SPADA mendukung pengembangan perkuliahan jarak jauh sehingga kegiatan proses belajar mengajar lebih fleksibel, Dalam aplikasi SPADA, dosen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Universitas Jember (Unej) menjadi perguruan tinggi yang paling aktif di laman Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) yang digagas oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), maka dari itu Unej menyiapkan pendampingan kepada dosen.</p>
<p>Diketahui SPADA mendukung pengembangan perkuliahan jarak jauh sehingga kegiatan proses belajar mengajar lebih fleksibel, Dalam aplikasi SPADA, dosen dapat memberikan materi kuliah dan konsultasi kepada mahasiswa dengan sistem daring.</p>
<p>Laman SPADA memberikan akses bagi mahasiswa untuk belajar dari materi kuliah dan mengikuti kuliah yang diberikan oleh dosen dari perguruan tinggi lainnya, laman SPADA juga menjadi wahana pertukaran informasi antar akademisi di Indonesia.</p>
<p>Drs Zulfikar Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, ditemui memontum.com di ruangannya, menerangkan Laman SPADA menjadi tambahan pembelajaran daring di Universitas Jember, artinya semua proses belajar mengajar daring yang dilakukan dapat dipantau oleh Rektor, Wakil Rektor I dan Dekan serta Wakil Dekan I.</p>
<p>“Contoh gampangnya pada saat memberikan kuliah maka dosen wajib masuk ke Sistem kita, begitu pula dengan mahasiswa jadi manajemen Media Pembelajaran dan Kawanda Universitas Jember ini mewujudkan Learning Management System Universitas Jember yang sudah terintegrasi dengan SPADA,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara terpisah, Rektor Unej Moh Hasan menyampaikan, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran dalam jaringan melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) rencananya bulan Juli nanti akan memberikan pendampingan bagi seluruh dosen di Kampus Tegalboto dalam memaksimalkan proses pembelajaran daring.</p>
<p>“Termasuk meningkatkan kualitas dan kuantitas materi perkuliahan yang bakal diunggah di laman SPADA, targetnya bulan Agustus nanti sudah ada 100 materi perkuliahan karya dosen Universitas Jember di laman SPADA,” kata Hasan.</p>
<p>Rektor Universitas Jember menjabat dua periode ini juga menghimbau mahasiswa Kampus Tegalboto untuk aktif memanfaatkan keberadaan laman SPADA, pasalnya banyak materi perkuliahan yang dapat menjadi bahan belajar, serta memungkinkan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan secara daring.</p>
<p>“Kita terus mendorong dosen dan mahasiswa agar memanfaatkan perkuliahan secara daring, termasuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di laman SPADA,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Karena selain memiliki banyak keuntungan sambung Hasan juga mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik, mengingat untuk dapat terintegrasi ke laman SPADA sebuah perguruan tinggi wajib menyelenggarakan proses perkuliahan sesuai standar yang sudah ditentukan.</p>
<p>&#8220;Apalagi Kemenristekdikti bisa melihat proses belajar mengajar di sebuah perguruan tinggi kapan pun secara real time melalui SPADA,” sambung Hasan mengakhiri. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenristekdikti-ITN Gelar SINTA, Dorong Publikasi Indonesia Lampaui Malaysia</title>
		<link>https://memontum.com/kemenristekdikti-itn-gelar-sinta-dorong-publikasi-indonesia-lampaui-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 13:56:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ITN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Science and Technology Index]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79603-kemenristekdikti-itn-gelar-sinta-dorong-publikasi-indonesia-lampaui-malaysia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mempercayakan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebagai tuan rumah Pelatihan Verifikator SINTA Tahun 2019 (Science and Technology Index), yang berlangsung di 101 OJ Hotel, Malang, selama 2 hari, Senin-Selasa (25-26/2/2019). Diikuti sekitar 80 peserta verifikator SINTA (data base penelitian akademisi, red), yang berasal dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mempercayakan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebagai tuan rumah Pelatihan Verifikator SINTA Tahun 2019 (Science and Technology Index), yang berlangsung di 101 OJ Hotel, Malang, selama 2 hari, Senin-Selasa (25-26/2/2019). Diikuti sekitar 80 peserta verifikator SINTA (data base penelitian akademisi, red), yang berasal dari PTN dan PTS di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Subdirektorat Valuasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Ristekdikti, Juldin Bahriansyah, mengatakan, dipilihnya ITN Malang sebagai penyelenggara pelatihan verifikator SINTA karena ITN Malang menduduki rangking 4 institusi swasta terbesar di Indonesia.</p>
<div id="attachment_79604" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-79604" decoding="async" class="size-full wp-image-79604" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Para verifikator SINTA dan pemateri. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190226-WA0164-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-79604" class="wp-caption-text"><strong>Para verifikator SINTA dan pemateri. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;Setelah Institut negeri ITB, IPB, ITS, disusul ITN sebagai Institut swasta terbaik. Dilihat dari rangking kinerja HAKI itu, ITN luar biasa dan paling tinggi. Sehingga kita memberi kepercayaan kepada ITN untuk mencoba menjadi penyelenggara pelatihan verifikator ini,&#8221; kata Juldin Bahriasyah, disela acara kepada awak media.</p>
<p>Sebagai informasi, SINTA merupakan salah satu portal atau data base yang dikembangkan oleh Kemenristekdikti dalam rangka pengukuran kinerja IPTEK, yang meliputi kinerja dosen dan peneliti, kinerja jurnal, serta kinerja institusi. Tujuan Kemenristekdikti, menjadikan SINTA sebagai rujukan kegiatan sains, riset, dan pengembangan di Indonesia.</p>
<p>Selain sebagai pusat data pencatatan aktivitas riset dan pengembangan, ke depan menjadikan SINTA sebagai barometer yang memuat indeks untuk mengukur semua aktivitas litbang yang dilakukan para peneliti dan dosen.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79603</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Kemenristekdikti Untuk UK Petra, Program Asuh PT Unggul</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-kemenristekdikti-untuk-uk-petra-program-asuh-pt-unggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2018 12:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[UK Petra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/67382-apresiasi-kemenristekdikti-untuk-uk-petra-program-asuh-pt-unggul</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemenristekdikti) memberikan apresiasi pada Universitas Kristen Petra, Surabaya (UK Petra), Rabu (5/12). Bertempat di Jakarta, pemberian sertikat dalam rangka apresiasi program asuh Perguruan Tinggi (PT) Unggul ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UK Petra, Agus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemenristekdikti) memberikan apresiasi pada Universitas Kristen Petra, Surabaya (UK Petra), Rabu (5/12). Bertempat di Jakarta, pemberian sertikat dalam rangka apresiasi program asuh Perguruan Tinggi (PT) Unggul ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UK Petra, Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. </p>
<p>&#8220;Puji Tuhan, berita bahagia bagi kampus UK Petra. Ini artinya budaya mutu yang sudah dikembangkan oleh UK Petra selama ini mendapatkan apresiasi dari Dirjen Belmawa Kemenristekdikti,&#8221; urai Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. </p>
<p>Dari 29 PT yang mengikuti program asuh PT Unggul 2018 ini, hanya lima PT yang menerima apresiasi. Diantaranya Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)-Banda Aceh, Universitas Kristen Petra (UK Petra)-Surabaya, Universitas Brawijaya-Malang, Universitas Mercu Buana-Jakarta, dan Universitas Gadjah Mada-Yogyakarta. </p>
<p>Tak hanya menerima apresiasi saja, Agus Arianto Toly, S.E., Ak., M.S.A. yang ditemani oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UK Petra, Dr. Dra. Gan Shu San, M.Sc., juga diminta untuk sharing best practices. </p>
<p>&#8220;Kami berbagi pengalaman dan praktik  baik selama pelaksanaan program asuh, serta testimoni apa manfaatnya saat UK Petra menjadi PT Asuh dan apa yang bisa UK Petra dapatkan dari hasil belajar bersama ini,&#8221; urai Shu San. </p>
<p>Sebagai informasi, UK Petra sudah dua kali (sejak tahun 2017) mengikuti program dari Direktorat Penjaminan Mutu, Dirjen Belmawa Kemenristekdikti. Untuk mengikuti program tahunan ini, Dirjen Belmawa Kemenristekdikti memberikan persyaratan yaitu haruslah PT dengan Akreditasi Institusi A dan mengirimkan proposal terlebih dahulu untuk direview. </p>
<p>Tak hanya itu saja, minimal satu PT yang diasuh haruslah universitas yang ada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), serta PT yang diasuh haruslah memiliki minimal 20 Program Studi dengan akreditasi C. </p>
<p>UK Petra menerima bantuan program Asuh PT Unggul ini sebesar Rp 310.000.000 dan ditambah dana pendamping dari UK Petra. Tahun 2018, UK Petra mengasuh Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina)-Sumba Timur, Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, (Unipdu) Jombang dan Institut Teknologi Del (IT Del)-Toba Samosir. </p>
<p>Shu San menambahkan, UK Petra tahun depan akan kembali mengikuti program baik ini. Tahun depan kami akan ikut lagi. Sebab program ini selaras dengan visi UK Petra yaitu menjadi universitas yang peduli. &#8220;Itu artinya program pemerintah dapat mendukung pencapaian visi UK Petra,&#8221; tutup Shu San.<strong> (ano/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sinergi BAN-PT, Dirjen Belmawa Kemenristekdikti dan UMM</title>
		<link>https://memontum.com/sinergi-ban-pt-dirjen-belmawa-kemenristekdikti-dan-umm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2018 12:49:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18354-sebaiknya-pilih-sekda-dari-internal-pemkot-batu-saja</guid>

					<description><![CDATA[Sosialisasi Kebijakan IAPT 3.0 dan APS 4.0 &#160; Memontum Kota Malang &#8211; Permenristekdikti No. 32/2016 mengamanatkan agar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengembangkan instrumen akreditasi yang relevan dengan pengembangan sektor Pendidikan Tinggi di Indonesia dan mengikuti perkembangan global. Berdasarkan Permenristekdikti No. 32/2016 dan Peraturan BAN-PT No. 2 Tahun 2017 tentang Sistem Akreditasi Nasional Pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Sosialisasi Kebijakan IAPT 3.0 dan APS 4.0</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Permenristekdikti No. 32/2016 mengamanatkan agar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengembangkan instrumen akreditasi yang relevan dengan pengembangan sektor Pendidikan Tinggi di Indonesia dan mengikuti perkembangan global. </p>
<p>Berdasarkan Permenristekdikti No. 32/2016 dan Peraturan BAN-PT No. 2 Tahun 2017 tentang Sistem Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi, BAN-PT telah mengembangkan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi versi 2018, yang secara singkat ditulis IAPT 3.0. Sementara, instrumen akreditasi program studi yakni APS 4.0.</p>
<p>&#8220;Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT), harus dikembangkan dengan memperhatikan keragaman model PT dan misi institusi yang tercermin dari program akademik yang dikembangkan,&#8221; terang Dr. H. Ainur Rofiq, M.Kes., Kepala Kantor Pengelola dan Pengendali Akreditasi (KPPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), saat sosialisasi kebijakan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0, Sabtu (3/11/2018).</p>
<p>IAPT 3.0 menggunakan 9 kriteria, yaitu Visi, Misi, Tujuan dan Strategi; Tata Pamong, Tata Kelola, Kerjasama; Mahasiswa; Sumber Daya Manusia; Keuangan, Sarana, Prasarana; Pendidikan; Penelitian; Pengabdian kepada Masyarakat; Luaran dan Capaian Tridharma. “Instrumen itu secara keseluruhan mengukur tingkat ketercapaian dan pelampauan Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan standar yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi,” tambah Ainur Rofiq.</p>
<p>Dalam sosialisasi penyusunan laporan evaluasi diri dan laporan kinerja perguruan tinggi yang diselenggarakan UMM bekerjasama dengan BAN-PT dan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), hadir sebagai narasumber, diantaranya Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Dr. Ir. S.M. Widyastuti, M.Sc., serta Tim Penyusun Instrumen APT 3.0 dan APS 4.0 BAN-PT Saepudin Nirwan, S.Kom, M.Kom. Acara ini turut dihadiri Perguruan Tinggi Asuh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas PGRI Ronggolawe (Uniro). Juga, seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Jawa Timur. </p>
<p>Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA) oleh rektor UMM yang diwakili Wakil Rektor 1, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si., kepada Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Prodi Manajemen, dan Prodi Peternakan. Dengan diserahkannya sertifikat AUN-QA itu, ketiga Prodi ini telah mendapatkan pengakuan untuk memiliki keselarasan, terutama dalam bidang jasa pendidikan dan jaminan mutu di tingkat Asia Tenggara.</p>
<p>Disampaikan Syamsul, pada level nasional UMM sudah 10 tahun berturut-turut memperoleh Anugerah Kampus Unggul (AKU) Kopertis VII Jawa Timur dan juga akreditasi institusi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).  Selanjutnya, UMM ingin berkompetisi di level Internasional. &#8220;Sertifikasi yang diperoleh UMM pada level ASEAN tersebut nantinya akan meningkatkan pengakuan serta kompetisi mahasiswa dan alumni, terutama di level ASEAN,” pungkas Syamsul. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenristekdikti Dorong Peneliti Tingkatkan Jurnal Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/kemenristekdikti-dorong-peneliti-tingkatkan-jurnal-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 12:28:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[UNMER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12299-kasdim-0818-pimpin-apel-danramil-dan-babinsa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Melalui Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, dan Permenristekdikti 20 tahun 2018 tentang tata cara kontrak penelitian, Kemenristekdikti menugaskan civitas akademika dalam penelitian untuk mewujudkan World Class Research, selain World Class University, dan World Class Professor. Tujuannya untuk meningkatkan publikasi internasional semakin tinggi, seperti Jurnal terindeks Scopus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Melalui Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, dan Permenristekdikti 20 tahun 2018 tentang tata cara kontrak penelitian, Kemenristekdikti menugaskan civitas akademika dalam penelitian untuk mewujudkan World Class Research, selain World Class University, dan World Class Professor. Tujuannya untuk meningkatkan publikasi internasional semakin tinggi, seperti Jurnal terindeks Scopus Internasional, Journal Lecture, Journal Science, dan lainnya.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Ristekdikti, Prof Ocky Karna Radjasa, MSc, PhD, dalam Seminar Nasional Sistem Informasi Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan mengangkat tema &#8220;Peran Sistem Informasi Dalam Ekonomi Kreatif sebagai Elemen Peningkatan Daya Saing Indonesia&#8221; di Gedung PPI Unmer, Kamis (9/8/2018).</p>
<div id="attachment_2821" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2821" decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/08/IMG-20180809-WA0158-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Prof Ocky Karna Radjasa, MSc, PhD, menerima cinderamata dari Fikri Amrullah, M.Com. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-2821" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-2821" class="wp-caption-text"><em><strong>Prof Ocky Karna Radjasa, MSc, PhD, menerima cinderamata dari Fikri Amrullah, M.Com. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>Seminar yang diinisiasi oleh Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka (Unmer) ini, dihadiri para dosen, mahasiswa S2 dan S3, yang sedang mengerjakan penelitian didampingi LPPM PTS se-Malang Raya, diantaranya Unisma, Uniga, Unidha, Unitri, ITN, Uwiga, STIKI, dan lainnya. &#8220;Saya sedang mencari 200 peneliti Indonesia dalam kategori jurnal internasional. Karena targetnya tak hanya itu, juga meningkatkan sitasi peneliti yang mensitir jurnal yang akan dipakai peneliti lain. Kita dorong untuk World Class, sehingga indeks sitasi jurnal tereputasi sangat tinggi juga semakin tinggi. Untuk itu, akan saya berikan surat penugasan bagi dosen yang berminat mulai tahun ini, meski dananya tahun depan,&#8221; jelas Ocky, didampingi Fikri Amrullah, M.Com, Dekan Fakultas Teknologi Informasi Unmer.</p>
<p>Banyaknya peneliti muda yang tidak bisa karena aturan usia, kepangkatan, dan guru besar, dengan kebijakan ini dapat difasilitasi menjadi guru besar di usia muda. &#8220;Karena laju guru besar yang pensiun lebih besar daripada guru besar baru. Target tahun 2018 sebesar 14.000 penelitian sudah tercapai saat pertengahan tahun, hingga dinaikkan 19.000 penelitian sampai akhir tahun. Tentunya tahun depan lebih tinggi lagi, dan semoga cepat tercapai juga. Dengan pemberian dana riset, yang terbagi riset dasar, pengembangan, dan terapan, diharapkan ada output tambahan yang dihasilkan,&#8221; terang Ocky.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12299</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
