<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kementerian PPN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kementerian-ppn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Apr 2021 16:02:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kementerian PPN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Situbondo Pamerkan Taman Nasional Baluran, Menteri PPN Sebut Sudah Masuk Prioritas Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-pamerkan-taman-nasional-baluran-menteri-ppn-sebut-sudah-masuk-prioritas-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2021 16:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PPN]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan Keris Kuno Dipamerkan di Parkiran Pusat Kuliner Titik Nol]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional baluran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140381</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Dr (HC) Ir H Suharso Monoarfa mengunjungi Kabupaten Situbondo, Minggu (18/04). Dalam kesempatan itu pemerintah daerah memamerkan objek wisata Taman Nasional Baluran melalui video berdurasi sekitar 2 menit. Belum lagi paparan tentang pengembangan wisata yang dikenal dengan Africa Van Java itu. Menteri PPN menyampaikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Dr (HC) Ir H Suharso Monoarfa mengunjungi Kabupaten Situbondo, Minggu (18/04).</p>



<p>Dalam kesempatan itu pemerintah daerah memamerkan objek wisata Taman Nasional Baluran melalui video berdurasi sekitar 2 menit. Belum lagi paparan tentang pengembangan wisata yang dikenal dengan Africa Van Java itu.</p>



<p>Menteri PPN menyampaikan, bahwa pembangunan infrastruktur di Taman Nasional Baluran sudah masuk dalam prioritas nasional. Terpenting, daerah bisa menjaga dengan baik ke depannya.</p>



<p><em><strong>Baca Juga:</strong></em></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
</ul>


<p>“Karena ujung tombaknya, adalah daerah. Nasional hanya bisa mendesign, masterplannya,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo dalam keterangannya, menerangkan, pihaknya menjadikan Merak-Baluran sebagai salah satu pengembangan destinasi wisata utama. Karena, diyakini pengembangan ini bisa menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi Situbondo.</p>



<p>Pasalnya, keindahan alam lautnya disebut melebihi keindahan di Bali. Belum lagi, posisinya yang juga sangat dekat dengan Pelabuhan Ketapang dan Bali.</p>



<p>“Harapannya ketika masyarakat mau berkunjung ke Bali bisa berkunjung ke Merak Baluran,” katanya.</p>



<p>Saat ini, Bupati yang akrab di sapa Bung Karna ini mengatakan, pihaknya telah melakukan MoU dengan Kementerian Lingkungan Hidup dandan Kehutanan. Sehingga, pihaknya diijinkan untuk melakukan pembangunan jalan dan listrik di Merak-Baluran.</p>



<p>“Masih ada 17 kilometer yang belum di aspal. Di sana ada 8 destinasi wisata, dan 1.000 penduduk disana,” katanya.</p>



<p>Bung Karna menjelaskan, di Situbondo sendiri sebenarnya punya 20 destinasi wisata. Tiga di antaranya menjadi prioritas. Yakni, objek wisata Merak-Baluran, Wisata religi, dan wisata Pasir Putih.</p>



<p>Dalam kunjungan kerja ini, Menteri PPN Suharso Monoarfa menghadiri launching kopi Golden Wood, kopi spesialti Kota Santri. Diikuti kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sukorejo, dan diakhiri dengan melihat langsung Taman Nasional Baluran. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kementerian PPN dan Bappenas Lakukan Kunjungan ke Ponpes dan Taman Nasional Baluran Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/kementerian-ppn-dan-bappenas-lakukan-kunjungan-ke-ponpes-dan-taman-nasional-baluran-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2021 12:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Karna Suswandi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PPN]]></category>
		<category><![CDATA[kunker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140353</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Nasional), Dr (HC), Ir H Suharso Monoarfa, melakukan kunjungan kerja selama satu hari di Kabupaten Situbondo, Minggu (18/04) tadi. Dalam kunjungannya itu, Kementrian PPN diterima langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Bung Karna-sapaan Bupati Situbondo, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Situbondo, H Syaifullah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Nasional), Dr (HC), Ir H Suharso Monoarfa, melakukan kunjungan kerja selama satu hari di Kabupaten Situbondo, Minggu (18/04) tadi. Dalam kunjungannya itu, Kementrian PPN diterima langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi.</p>



<p>Bung Karna-sapaan Bupati Situbondo, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Situbondo, H Syaifullah, menyampaikan bahwa tim dari Kementerian PPN dan Bappenas akan berada di Kabupaten Situbondo, selama sehari dengan berkunjung ke beberapa daerah. Dirinya berharapkan, selama menjalankan Kunker, ada kerja sama yang bisa terealisasi dengan Pemkab. Tentunya, semoga acara Kunker juga berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>“Kepala Bappenas akan turun ke Ponpes Salafiyah Syafi&#8217;iyah Sukorejo, usai melaunching acara Golden Wood Coffe Situbondo. Beberapa tempat yang akan dikunjungi Kepala Bappenas, diantaranya seperti ke Pendopo Bupati, Ponpes Salafiyah Syafi&#8217;iyah Sukorejo dan terakhir akan berkunjung ke Taman Nasional Baluran Situbondo. Insyaallaah, mudah-mudahan Kunker Kepala Bappenas bersama rombongan Kementerian PPN bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Sekdakab Situbondo, H Syaifullah.</p>



<p>Sekdakab juga berpesan, selama melakukan lawatannya ke Situbondo, akan banyak kerja sama dikemudian hari. Termasuk, memanfaatkan dengan baik momen tersebut untuk menjalin kedekatan dengan rombongan tersebut.</p>



<p>“Saat ini kita ada peluang dengan Bappenas. Pintu sudah dibuka, Kepala Bappeda Situbondo, harus dekat dengan tim Bappenas,” kata H Syaifullah.</p>



<p>Bupati Situbondo, Karna Suswandi, sebelumnya bersama rombongan dari Situbondo juga melakukan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Jakarta. Dalam kesempatan itu, sekaligus membahas peran Bappenas dalam pembangunan di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Sementara Kabupaten Situbondo sendiri, sebelumnya juga berhasil meraih prestasi dengan memperoleh predikat terbaik satu kategori Kabupaten / Kota untuk Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Penghargaan tersebut, diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa, bersamaan dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Jatim Tahun 2022 pada hari Kamis (15/04) lalu di Surabaya. <strong>(mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Era Revolusi Industri, Pertanian Tetap Jadi Tulang Punggung Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/era-revolusi-industri-pertanian-tetap-jadi-tulang-punggung-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 10:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PPN]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89359-era-revolusi-industri-pertanian-tetap-jadi-tulang-punggung-pembangunan</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia di Era revolusi industri 4.0, untuk mewujudkan pertanian sebagai tulang punggung pembangunan di era revolusi industri, maka pemerintah butuh dukungan, baik dari akademisi maupun kalangan swasta. Namun tentunya perlu adanya pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh karena kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia di Era revolusi industri 4.0, untuk mewujudkan pertanian sebagai tulang punggung pembangunan di era revolusi industri, maka pemerintah butuh dukungan, baik dari akademisi maupun kalangan swasta.</p>
<p>Namun tentunya perlu adanya pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh karena kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian juga perlu ditingkatkan, mengingat pekerjaan bersifat repetitif bakal hilang di masa depan, Pasalnya sektor pertanian memberikan kontribusi besar bagi pendapatan negara serta menampung banyak tenaga kerja.</p>
<p>“Seperti penggunaan Internet of Things (IoT), Artificial Intellegence (AI), Autonomous Robotic, sampai big data analitics, ” Kata Subandi, Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan.</p>
<p>Kegiatan The International Conference on Agricultural and Life Sciences (ICALS) 2019 diselenggarakan Rabu (31/7/2019) puagi oleh Fakultas Pertanian Universitas Jember bekerja sama dengan Islamic Development Bank, Pusat Unggulan Tanaman Industri (PU BioTIn) Universitas Jember, serta Pasca Sarjana Universitas Jember di Gedung Soetardjo Jember.</p>
<p>Menurut hasil studi FAO lanjut Subandi , untuk mencukupi kebutuhan pangan dunia di tahun 2050 maka produktivitas pertanian harus meningkat menjadi 70 persen, sementara lahan pertanian makin menyusut. Sementara itu diperkirakan 49 persen pekerjan manual di bidang pertanian bakal hilang digantikan mesin, Problema seperti ini juga mulai kita rasakan.</p>
<p>“Oleh karena itu Kementerian PPN/Bappenas menyiapkan strategi pembangunan pertanian Indonesia guna mencapai Visi Indonesia 2045. Diantaranya dengan membangun pertanian modern, mendidik SDM pertanian yang mumpuni, serta pengembangan industri pengolahan makanan agar mendapatkan nilai tambah, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk itu sambung Subandi, Kementerian PPN/Bappenas mendukung Universitas Jember sebagai perguruan tinggi yang fokus pada bidang pertanian melalui berbagai skema diantaranya bantuan dari Islamic Development Bank guna mewujudkan Universitas Jember yang unggul di bidang bioteknologi pertanian, perkebunan dan kesehatan.</p>
<p>“Harapannya makin banyak hasil-hasil penelitian inovatif yang bisa dihilirkan ke sektor industri,” Subandi.</p>
<p>Sementara itu, Rektor Unej Moh.Hasan mengusulkan agar pemerintah memberikan perhatian pada diversifikasi bahan pangan.</p>
<p>“Sudah saatnya bahan pangan kita yang melimpah dikembangkan lebih serius, sebab selama ini lebih fokus pada padi, jagung dan kedelai yang lahannya semakin lama semakin menyusut. Pengembangan bahan pangan alternatif seperti singkong, sagu, umbi-umbian dan lainnya diharapkan mengurangi ketergantungan kita akan impor gandum yang tidak kita produksi sendiri,” ungkap Moh Hasan. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89359</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
