<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kemerdekaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kemerdekaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Aug 2025 14:51:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kemerdekaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gerakan Pasar Murah Lumajang Jadi Kado Istimewa HUT Kemerdekaan untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-pasar-murah-lumajang-jadi-kado-istimewa-hut-kemerdekaan-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi kado istimewa masyarakat Kabupaten Lumajang, di tengah semarak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Masyarakat sendiri, sangat antusias dengan hadirnya GPM yang dipusatkan di Alun-alun Lumajang, Sabtu (30/08/2025) tadi. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa GPM adalah bentuk nyata hadirnya negara. “Kemerdekaan harus bermakna di kehidupan rakyat sehari-hari. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi kado istimewa masyarakat Kabupaten Lumajang, di tengah semarak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Masyarakat sendiri, sangat antusias dengan hadirnya GPM yang dipusatkan di Alun-alun Lumajang, Sabtu (30/08/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa GPM adalah bentuk nyata hadirnya negara. “Kemerdekaan harus bermakna di kehidupan rakyat sehari-hari. Dengan harga pangan yang stabil, masyarakat bisa tenang, daya beli terjaga dan inflasi terkendali. Itulah arti kemerdekaan ekonomi,” katanya.</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang, Retno Wulan Andari, menambahkan bahwa keberhasilan GPM berkat sinergi Bulog, UMKM, kelompok tani dan pelaku usaha lokal. “Gotong royong ini menjaga rantai pasok tetap lancar, petani terlindungi dan konsumen terbantu,” jelasnya.</p>



<p>Dengan pangan murah di momen HUT RI, masyarakat merasakan bahwa kemerdekaan hadir di meja makan mereka. Tidak ada ketakutan akan harga yang melonjak, melainkan rasa lega dan optimisme.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bagi warga, GPM menjadi simbol kemerdekaan yang nyata, kemerdekaan dari rasa khawatir terhadap lonjakan harga pangan. “Alhamdulillah bisa beli beras lebih murah. Rasanya ringan sekali untuk kebutuhan keluarga. Ini seperti hadiah ulang tahun kemerdekaan bagi kami,” ujar Siti Aminah, ibu rumah tangga asal Kecamatan Tempeh.</p>



<p>Pada GPM masyarakat bisa memperoleh beras SPHP ukuran 5 kilogram dengan harga Rp 57 ribu, gula pasir Rp 15.500 per kilogram, minyak goreng kemasan merek Minyak Kita Rp 15 ribu per liter, serta telur ayam ras Rp 25 ribu per kilogram.</p>



<p>Untuk kebutuhan bumbu dapur, tersedia bawang merah kualitas A seharga Rp 35 ribu per kilogram dan kualitas B Rp 28 ribu per kilogram. Harga cabai pun sangat terjangkau, yakni cabai merah besar Rp 20 ribu per kilogram dan cabai rawit merah Rp 20 ribu per kilogram. Seluruh harga tersebut lebih rendah dari harga pasar sehingga langsung meringankan beban pengeluaran keluarga.</p>



<p>Selain di pusat kota, 21 kecamatan lain di Lumajang juga melaksanakan GPM dengan menyalurkan 7 ton beras langsung ke masyarakat desa. Hal ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dinikmati warga perkotaan, tetapi juga menjangkau pelosok. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penuh Kebersamaan, Bupati Lumajang Lepas Jalan Santai Peringatan Kemerdekaan RI di Kepuharjo</title>
		<link>https://memontum.com/penuh-kebersamaan-bupati-lumajang-lepas-jalan-santai-peringatan-kemerdekaan-ri-di-kepuharjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[kepuharjo]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[santai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225338</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir di tengah-tengah masyarakat dan melepas ribuan peserta jalan santai HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Kepuharjo RW 002, Minggu (24/08/2025) tadi. Dalam momen berharga itu, nampak suasana kebersamaan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, bersama masyarakat Lumajang. Bunda Indah mengatakan, bahwa kegiatan jalan santai ini bukan sekadar olah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir di tengah-tengah masyarakat dan melepas ribuan peserta jalan santai HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Kepuharjo RW 002, Minggu (24/08/2025) tadi. Dalam momen berharga itu, nampak suasana kebersamaan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, bersama masyarakat Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah mengatakan, bahwa kegiatan jalan santai ini bukan sekadar olah raga ringan. Namun, pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai simbol kekuatan sosial yang merekatkan persatuan masyarakat.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa peringatan kemerdekaan harus dimaknai bukan hanya dengan seremoni. Melainkan, dengan aktivitas yang membangun solidaritas dan menghidupkan kembali semangat gotong royong.</p>



<p>“Langkah yang kita ayunkan bersama adalah bukti nyata bahwa Lumajang kuat karena warganya bersatu. Inilah makna kemerdekaan yang sejati, kebersamaan, kesehatan dan persatuan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Bunda Indah, kebersamaan warga Lumajang dalam langkah ringan jalan santai ini adalah simbol modal sosial yang sangat penting bagi bangsa. Dari interaksi sederhana di ruang publik, lahir solidaritas, rasa saling peduli dan energi kolektif yang memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi berbagai tantangan zaman.</p>



<p>“Di tengah modernisasi dan perubahan sosial yang kian cepat, ruang kebersamaan seperti ini adalah perekat bangsa. Apa yang terlihat sederhana sebenarnya menyimpan makna besar bagi ketahanan sosial dan semangat nasionalisme,” tegasnya.</p>



<p>Tidak hanya soal kebugaran, jalan santai ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Kesehatan warga, interaksi sosial dan keceriaan kolektif adalah modal dasar bagi pembangunan daerah, yang pada akhirnya juga memperkuat pembangunan nasional.</p>



<p>Antusiasme peserta semakin terasa, dengan hadirnya doorprize. Termasuk, hadiah sepeda yang diserahkan langsung oleh Bupati Lumajang kepada peserta yang beruntung. Namun, makna utamanya tetap terletak pada suasana persaudaraan dan gotong royong yang tercipta.</p>



<p>Selain di Kelurahan Kepuharjo, kegiatan serupa juga digelar serentak di Kelurahan Tompokersan dan Jogoyudan. Bunda Indah juga hadir melepas peserta di tiap lokasi, guna menegaskan bahwa semangat kebersamaan ini tidak mengenal batas wilayah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225338</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD</title>
		<link>https://memontum.com/semarakkan-hut-kemerdekaan-bupati-lamongan-berangkatkan-lomba-gerak-jalan-tingkat-sd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, memberangkatkan lomba gerak jalan pelajar tingkat SD/MI, dengan start di depan Pendopo Lokatantra, Selasa (19/08/2025) tadi. Lomba ini digelar oleh Pemkab Lamongan, dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Republik Indonesia. Bupati Yuhronur Efendi mengatakan bahwa kegiatan ini salah satu upaya membentuk jiwa nasionalisme, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, memberangkatkan lomba gerak jalan pelajar tingkat SD/MI, dengan start di depan Pendopo Lokatantra, Selasa (19/08/2025) tadi. Lomba ini digelar oleh Pemkab Lamongan, dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Republik Indonesia.</p>



<p>Bupati Yuhronur Efendi mengatakan bahwa kegiatan ini salah satu upaya membentuk jiwa nasionalisme, disiplin, mandiri dan kreatif. Terlebih, untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045 mendatang.</p>



<p>&#8220;Generasi muda memiliki peran penting dalam memajukan daerah masing-masing, sehingga pemerintah daerah diharuskan memberikan dukungan dan fasilitasi penuh,&#8221; katanya.</p>



<p>Berdasarkan data BPS Lamongan 2024, sebanyak ±200.000 jiwa atau 14 persen penduduk Lamongan, berusia antara 15 hingga 24 tahun (usia produktif). Hal ini, merupakan aset besar untuk Lamongan dalam pembangunan generasi muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Gerak jalan digelar untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, kepahlawanan, hingga meningkatkan kedisiplinan generasi muda. Diharapkan partisipasi yang luar biasa akan mengantarkan generasi muda Lamongan menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045 mendatang,&#8221; ujar Bupati Yuhronur.</p>



<p>Dilaporkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, bahwa partisipasi peserta dalam pelaksanaan ini meningkat. Tahun lalu, tercatat sekitar 50 regu yang turut menyemarakkan. Sedangkan tahun ini, total ada 72 regu yang berpartisipasi, terdiri dari 34 regu putra dan 38 regu putri, masing-masing regu berjumlah 17 anak. &#8220;Adapun penilaian yang dilakukan meliputi ketepatan waktu, kedisiplinan, kekompakan, semangat tim, kelengkapan regu dan busana. Peserta yang berhasil memenuhi kriteria penilaian, akan diambil sebagai Juara I, II dan III,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menempuh jarak sekitar 3 km, peserta gerak jalan pelajar tingkat SD/MI akan melewati rute start Pendopo Lokatantra, Jalan Dr Wahidin, Jalan Soewoko, Jalan Sumago, Jalan Sunan Drajat, Jalan KH. Hasyim Asyari dan finish di Kantor Pemkab Lamongan. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>984 WBP Lapas Kelas IIB Jombang Terima Remisi di Hari Kemerdekaan RI</title>
		<link>https://memontum.com/984-wbp-lapas-kelas-iib-jombang-terima-remisi-di-hari-kemerdekaan-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[remisi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas llB Jombang memberikan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum, Pemberian Remisi Dasawarsa serta Pengurangan Masa Pidana Dasawarsa. Penyerahan remisi di HUT Kemerdekaan RI ini, dilakukan secara langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Jombang, Ulin Nuha, di Aula LP Kelas IIB Jombang, Minggu (17/08/2025) tadi. Kalapas Ulin Nuha menyampaikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas llB Jombang memberikan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum, Pemberian Remisi Dasawarsa serta Pengurangan Masa Pidana Dasawarsa. Penyerahan remisi di HUT Kemerdekaan RI ini, dilakukan secara langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Jombang, Ulin Nuha, di Aula LP Kelas IIB Jombang, Minggu (17/08/2025) tadi.</p>



<p>Kalapas Ulin Nuha menyampaikan, bahwa pemberian remisi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk memberikan motivasi kepada narapidana agar berkelakuan baik dan mempercepat proses reintegrasi sosial mereka ke masyarakat. &#8220;Remisi juga bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari masa pidana. Seperti tekanan psikologis dan potensi gangguan keamanan di lembaga pemasyarakatan. Selain itu, remisi dapat menjadi bentuk apresiasi atas perubahan perilaku narapidana dan upaya mereka dalam memperbaiki diri,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, kali ini total remisi diberikan kepada 984 WBP. Dengan rincian, sebanyak 446 untuk WBP dan Remisi Dasawarsa sebanyak 538 WBP.</p>



<p>&#8220;Dari jumlah tersebut, yang langsung bebas sebanyak 17 orang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kalapas juga menjelaskan, remisi diberikan bagi WBP yang telah memenuhi persyaratan. Diantaranya, seperti minimal enam bulan menjalani masa pidana, berkelakuan baik dan tidak ada pelanggaran, serta aktif dalam melaksanakan program-progam pembinaan yang telah dicanangkan oleh Lapas.</p>



<p>“Selamat kepada seluruh narapidana dan anak binaan yang mendapatkan remisi dan pengurangan masa pidana. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk selalu berperilaku baik, mematuhi aturan yang berlaku, mengikuti program pembinaan dengan giat dan bersungguh-sungguh. Tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam mengikuti seluruh tahapan proses kegiatan program pembinaan di masa yang akan datang,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya juga berpesan kepada WBP yang telah melaksanakan program pembinaan dan menjalani masa pidana, agar bisa mengembangkan diri di masyarakat, serta bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara. “Saya mengajak kepada seluruh WBP untuk selalu berperan aktif dalam mengikuti segala bentuk program pembinaan. Terus, mengembangkan potensi diri dan mematuhi tata tertib di manapun berada,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kemerdekaan RI, Wali Kota Malang Pesankan Agar Tidak Lupakan Jasa Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kemerdekaan-ri-wali-kota-malang-pesankan-agar-tidak-lupakan-jasa-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[lupakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pesankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Malang, menggelar upacara peringatan di Halaman Balai Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa momentum 80 tahun kemerdekaan harus dimaknai sebagai pengingat perjuangan para pahlawan bangsa. &#8220;Ini 80 tahun kemerdekaan yang kita rayakan. Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Malang, menggelar upacara peringatan di Halaman Balai Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa momentum 80 tahun kemerdekaan harus dimaknai sebagai pengingat perjuangan para pahlawan bangsa. &#8220;Ini 80 tahun kemerdekaan yang kita rayakan. Ini juga menjadi arti penting karena perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan nyawa dengan penuh pengorbanan. Sebagai penerus, kita wajib melanjutkan perjuangan itu dengan cara kita, sesuai kondisi zaman saat ini,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sesuai dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, perayaan HUT ke-80 tahun ini juga diwarnai dengan pesta rakyat. Namun, pesta rakyat bukan sekadar berpesta, melainkan kegiatan yang membumi dan merakyat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seperti permainan tradisional yang kembali digalakkan sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Wali Kota Wahyu berpesan agar masyarakat tidak melupakan jasa para pahlawan. Terlebih, Wali Kota Wahyu menekankan pentingnya mempersiapkan langkah menuju Indonesia Emas 2045.</p>



<p>&#8220;Dari usia 80 tahun menuju 100 tahun, kita punya target besar di 2045. Banyak hal yang harus kita lakukan, terutama meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, usai upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Wali Wahyu didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan jajaran Forkopimda Kota Malang, melaksanakan prosesi potong tumpeng. Kemudian, juga dilanjutkan dengan membagikan buku Balai Kota menulis. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan menonton bersama upacara detik-detik Proklamasi di Istana Negara melalui virtual. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kemerdekaan RI, Bupati Lumajang Tegaskan Tanggung Jawab Membangun Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kemerdekaan-ri-bupati-lumajang-tegaskan-tanggung-jawab-membangun-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[membangun]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225108</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah amanah yang harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian dan pembangunan yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Alun-alun Lumajang, Minggu (17/08/2025) tadi. “Semangat juang para pahlawan adalah modal berharga bagi kita. Kemerdekaan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah amanah yang harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian dan pembangunan yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Alun-alun Lumajang, Minggu (17/08/2025) tadi.</p>



<p>“Semangat juang para pahlawan adalah modal berharga bagi kita. Kemerdekaan ini bukan sekadar simbol, tetapi tanggung jawab untuk membangun Lumajang yang lebih maju, adil dan sejahtera,” tegas Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, bahwa setiap warga, terutama generasi muda, memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan pengabdian nyata bagi masyarakat.</p>



<p>Dalam upacara yang berlangsung khidmat ini, turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum. Puncak upacara sendiri, ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain upacara, berbagai rangkaian kegiatan memperkuat makna peringatan HUT ke-80 RI, termasuk penampilan paduan suara dari PGRI Kabupaten Lumajang, aksi inspiratif Polisi Cilik Polres Lumajang yang meraih Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Timur, serta penyerahan penghargaan atas prestasi Kabupaten Lumajang di tingkat nasional dan regional.</p>



<p>Bunda Indah juga menekankan, bahwa nasionalisme bukan hanya diungkapkan melalui upacara dan simbol, tetapi melalui tindakan nyata yang mendorong kemajuan masyarakat. “Setiap langkah pembangunan, inovasi dan pengabdian adalah bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan,” ujarnya.</p>



<p>Upacara dan rangkaian kegiatan ini, menjadi pengingat bahwa menghormati jasa pahlawan berarti juga memperkuat persatuan, menumbuhkan gotong royong dan mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan. Semangat HUT ke-80 RI, menjadi fondasi bagi seluruh warga Lumajang untuk menghadapi tantangan modern sambil tetap meneladani nilai-nilai perjuangan bangsa. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nyalakan Semangat Juang Kemerdekaan dalam Doa dan Taburan Bunga</title>
		<link>https://memontum.com/nyalakan-semangat-juang-kemerdekaan-dalam-doa-dan-taburan-bunga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[nyalakan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[taburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225117</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember bersama Forkopimda menggelar Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Jember, Minggu (17/08/2025) tadi. Kegiatan ini, rutin dilakukan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi pengingat bahwa ada darah dan pengorbanan yang tertanam di bumi pertiwi. Upacara ziarah ini, dipimpin langsung oleh Dandim 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah, yang bertindak sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember bersama Forkopimda menggelar Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Jember, Minggu (17/08/2025) tadi. Kegiatan ini, rutin dilakukan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi pengingat bahwa ada darah dan pengorbanan yang tertanam di bumi pertiwi.</p>



<p>Upacara ziarah ini, dipimpin langsung oleh Dandim 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran kepala OPD, perwira TNI-Polri, serta sejumlah tokoh masyarakat.</p>



<p>Derap langkah pasukan upacara yang tegas berpadu dengan lantunan doa yang lirih, menghadirkan suasana haru sekaligus mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan bangsa ini tidak pernah datang dengan mudah. Dalam keheningan pagi, bunga-bunga ditaburkan di atas pusara para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi merah putih tetap berkibar di bumi pertiwi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan ziarah nasional kali ini bukan sekadar prosesi rutin, melainkan momentum pengingat bagi seluruh anak bangsa bahwa semangat juang para pahlawan harus terus menyala di tengah berbagai tantangan zaman.</p>



<p>&#8220;Dengan taburan bunga, doa dan rasa haru yang mendalam, ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Jember pagi ini menjadi peneguh janji bahwa semangat kemerdekaan akan terus hidup, dari generasi ke generasi,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salurkan Fasilitas Listrik, Gus Fawait Wujudkan Mimpi Warga Dusun Bande Alit di Hari Kemerdekaan</title>
		<link>https://memontum.com/salurkan-fasilitas-listrik-gus-fawait-wujudkan-mimpi-warga-dusun-bande-alit-di-hari-kemerdekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225105</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, kepedulian terhadap masyarakat semakin besar. Kali ini, kebahagiaan dirasakan oleh warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Setelah sekian lama warga di Dusun Bandealit tanpa penerangan, akhirnya dapat menikmati fasilitas listrik di setiap rumah mereka. Momen bersejarah itu, ditandai dengan peresmian aliran listrik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, kepedulian terhadap masyarakat semakin besar. Kali ini, kebahagiaan dirasakan oleh warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.</p>



<p>Setelah sekian lama warga di Dusun Bandealit tanpa penerangan, akhirnya dapat menikmati fasilitas listrik di setiap rumah mereka. Momen bersejarah itu, ditandai dengan peresmian aliran listrik perdana berkapasitas 900 VA oleh Bupati Muhammad Fawait, Sabtu (16/08/2025) tadi.</p>



<p>Raut wajah haru sekaligus bahagia, terlihat dari masyarakat Bandealit yang selama ini harus hidup dengan keterbatasan penerangan. Dengan resmi masuknya aliran listrik, sebanyak 350 kepala keluarga (KK), kini dapat menikmati fasilitas dasar yang selama ini hanya menjadi impian.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terwujudnya langkah besar ini. “Terima kasih kepada TNI, Polri, Perhutani Merubetiri dan seluruh pihak, yang telah ikut serta mewujudkan mimpi masyarakat Bandealit. Setelah 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, hari ini warga Bandealit akhirnya merasakan kemerdekaan dari kegelapan. Ini perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil,” kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait menegaskan bahwa kehadiran listrik bukan hanya sekadar penerangan, melainkan simbol hadirnya negara untuk masyarakat yang selama ini hidup di wilayah terpencil. Dirinya juga menyinggung, bahwa pembangunan ini akan terus berlanjut dengan perbaikan infrastruktur jalan serta penyediaan penerangan jalan umum (PJU) demi mendukung mobilitas warga.</p>



<p>“Bandealit adalah bagian dari Kabupaten Jember, bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka pembangunan harus sampai di sini. Kami berkomitmen bahwa ke depan tidak hanya listrik, tetapi juga jalan, PJU dan fasilitas lainnya yang akan terus dibenahi. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi berada dalam kategori kemiskinan ekstrem, tetapi bisa menuju kesejahteraan,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Fawait menambahkan, bahwa perjuangan menghadirkan listrik ke Bandealit, tidaklah mudah. Namun, dengan dukungan penuh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, infrastruktur dasar perlahan dapat diwujudkan di pelosok daerah.</p>



<p>“Di era Presiden Prabowo, jalan di Bandealit sudah bagus, listrik sudah masuk. Maka, tugas kita bersama adalah menjaga semua aset ini, agar manfaatnya bisa terus dirasakan untuk generasi mendatang,” tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Dengan resminya listrik masuk ke Bandealit, harapan baru tumbuh di tengah masyarakat. Anak-anak kini bisa belajar dengan penerangan yang layak, aktivitas warga dapat berjalan lebih produktif dan roda ekonomi pun diharapkan bergerak lebih cepat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kukuhkan Anggota Paskibraka Jember 2025, Bupati Fawait Kobarkan Semangat Kemerdekaan</title>
		<link>https://memontum.com/kukuhkan-anggota-paskibraka-jember-2025-bupati-fawait-kobarkan-semangat-kemerdekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[kobarkan]]></category>
		<category><![CDATA[kukuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paskibraka]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember tahun 2025, Sabtu (16/08/2025) tadi. Sebanyak sekitar 73 anggota, dikukuhkan di Aula PB Sudirman Pemerintah Kabupaten Jember. Dengan penuh wibawa, Bupati Fawait memimpin prosesi pengukuhan dan memberikan wejangan yang sarat penuh makna kepada anggota Paskibraka, yang akan mengibarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember tahun 2025, Sabtu (16/08/2025) tadi. Sebanyak sekitar 73 anggota, dikukuhkan di Aula PB Sudirman Pemerintah Kabupaten Jember.</p>



<p>Dengan penuh wibawa, Bupati Fawait memimpin prosesi pengukuhan dan memberikan wejangan yang sarat penuh makna kepada anggota Paskibraka, yang akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/08/2025) besok. Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Forkopimda, kepala OPD hingga kepala sekolah.</p>



<p>Bupati Fawait dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberanian para pemuda, yang terpilih dalam mengemban amanah mulia. Dirinya juga menegaskan, bahwa kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak datang dengan mudah, melainkan hasil dari darah, air mata dan nyawa para pejuang terdahulu.</p>



<p>“Indonesia merdeka bukan karena diberi, bukan karena belas kasihan. Indonesia merdeka karena perjuangan, karena pengorbanan, karena darah dan bahkan karena nyawa para pahlawan. Maka, bangsa ini patut berbangga diri dan kita sebagai penerus pejuang wajib mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengingatkan, bahwa Bendera Merah Putih bukanlah sekadar kain berwarna, namun melainkan simbol kehormatan bangsa. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Jember, untuk menjaga kehormatan bendera sebagai lambang harga diri bangsa yang diraih dengan pengorbanan luar biasa.</p>



<p>“Merah Putih bukan sekadar kain belaka, tetapi simbol perjuangan dan barokah bagi bangsa ini. Ribuan bahkan jutaan pahlawan, telah berkorban demi berkibarnya bendera ini. Karena itu, jangan pernah biarkan semangat cinta Merah Putih dilunturkan,” ungkapnya.</p>



<p>Bupati Fawait juga berpesan, agar para anggota Paskibraka tidak berhenti berkiprah setelah menjalankan tugas pengibaran. Menurutnya, banyak alumni Paskibraka yang kelak berkarier gemilang. Baik sebagai anggota TNI/Polri, abdi negara, hingga pemimpin bangsa.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan selamat kepada para orang tua, yang anak-anaknya terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Jember tahun ini. Insyaallah tugas mulia ini menjadi awal dari masa depan cerah adik-adik dan bahkan bisa mengantarkan kalian menjadi pemimpin terbaik Jember dan Indonesia,” ujar Bupati Fawait.</p>



<p>Upacara pengukuhan sendiri, ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kepada Bendera Merah Putih. Para anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan jiha tampak berbaris tegap, sementara wajah-wajah muda itu menyimpan harapan dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan daerahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225066</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
