<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kenaikkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kenaikkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 07:24:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kenaikkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Prediksi Kemacetan Jelang Nataru Alami Kenaikkan dan Siapkan 80 Personel di Titik Krusial</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-prediksi-kemacetan-jelang-nataru-alami-kenaikkan-dan-siapkan-80-personel-di-titik-krusial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikkan]]></category>
		<category><![CDATA[krusial,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi akan terjadi peningkatan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Prediksi yang disampaikan itu, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional dan diperkirakan ada kenaikan mobilitas hingga dua persen. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan khusus untuk kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi akan terjadi peningkatan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Prediksi yang disampaikan itu, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional dan diperkirakan ada kenaikan mobilitas hingga dua persen.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan khusus untuk kondisi di Kota Malang. &#8220;Untuk Kota Malang berapa angkanya, saya akan hitung lagi. Hasil lengkapnya akan kami rilis pada forum lalu lintas. Termasuk data keluar-masuk kendaraan, nanti kami bandingkan dengan tahun lalu,&#8221; ucap Jaya, Jumat (12/12/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai bentuk antisipasi, Dishub Kota Malang nantinya akan menurunkan 30 personel dan menambah 50 petugas tambahan, dengan total 80 personel diterjunkan selama masa Nataru. Nantinya, sejumlah personel akan ditempatkan pada pos pelayanan, pos pantau, hingga pos pengamanan yang telah disiapkan bersama Polresta Malang Kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selama Nataru, petugas kami berjaga dari pagi sampai malam. Staf yang biasanya bekerja di dalam kantor juga kami turunkan ke lapangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait dampak proyek pembangunan jalan dan jembatan terhadap arus lalu lintas, Jaya memastikan tidak ada kendala berarti. Namun, untuk perbaikan drainase di kawasan Soekarno Hatta (Suhat), masih menunggu update dari Dishub Provinsi.</p>



<p>&#8220;Sedangkan daerah misalnya Gajayana dan Karanglo, tidak ada masalah. Termasuk di Jembatan Buring, Jembatan Kedungkandang dekatnya Jalan Kyai Malik Dalam, sekarang sudah landai sekali. Tidak ada kepadatan seperti antrean panjang yang selama ini terjadi bottleneck. Sekarang alhamdulillah, dengan adanya pelebaran jembatan ini membuat persimpangan itu lebih bagus lagi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut Dishub Kota Malang memprediksi, titik kepadatan utama justru berada di pusat-pusat perbelanjaan dan destinasi wisata kota. Beberapa di antaranya Pasar Besar, Mal-Mal, serta kawasan Kayutangan Heritage. &#8220;Untuk wilayah-wilayah tersebut, kami juga menyiapkan pos pemantauan,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Volume Sampah Kota Malang Alami Kenaikkan 5 hingga 10 Ton Perhari selama Gelaran Porprov</title>
		<link>https://memontum.com/volume-sampah-kota-malang-alami-kenaikkan-5-hingga-10-ton-perhari-selama-gelaran-porprov</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perhari]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[volume]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223637</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat adanya peningkatan volume sampah selama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Meski tidak signifikan, namun kenaikan sampah perhari mencapai 5 hingga 10 ton. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut terjadi secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat adanya peningkatan volume sampah selama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Meski tidak signifikan, namun kenaikan sampah perhari mencapai 5 hingga 10 ton.</p>



<p>Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut terjadi secara harian. Terutama di titik-titik penyelenggaraan pertandingan.</p>



<p>&#8220;Laporan sementara memang tidak ada lonjakan yang signifikan, tapi tetap ada kenaikan antara 5 sampai 10 ton per hari,” jelas Roni, Jumat (04/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, sebagian besar peningkatan sampah terjadi di area venue utama pelaksanaan Porprov. Beberapa titik dengan volume sampah terbanyak, sepert di Stadion Gajayana, GOR Ken Arok dan Islamic Center.</p>



<p>“Dominasi sampahnya adalah anorganik dan sisa makanan. Memang paling banyak ditemukan di venue pertandingan,” tambahnya.</p>



<p>Untuk menjaga kebersihan selama pelaksanaan Porprov, DLH Kota Malang juga telah mengerahkan personel kebersihan di berbagai titik. Sebanyak 15 petugas ditugaskan di Stadion Gajayana, 10 petugas di GOR Ken Arok, 7 di Islamic Center, 6 di Lapangan Amprong dan 5 petugas di GOR Bimasakti.</p>



<p>&#8220;Penambahan personel ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah tetap optimal dan tidak mengganggu kenyamanan peserta maupun pengunjung selama ajang olahraga tersebut berlangsung,&#8221; tuturnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usaha Tempat Karaoke di Kota Batu Keluhkan Kenaikkan Pajak Hiburan 15 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/usaha-tempat-karaoke-di-kota-batu-keluhkan-kenaikkan-pajak-hiburan-15-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan,]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[keluhkan]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikkan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204465</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Paguyuban Hiburan Kota Batu (Pahiba) yang membawahi tujuh tempat karaoke di Kota Batu, mengeluhkan pemberlakuan pajak hiburan sebesar 40 persen. Itu karena sejak 2011, pajak hiburan yang diberlakukan sudah sebesar 25 persen atau naik 15 persen. Sementara, rencana kenaikan akan berlaku untuk jasa hiburan pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Paguyuban Hiburan Kota Batu (Pahiba) yang membawahi tujuh tempat karaoke di Kota Batu, mengeluhkan pemberlakuan pajak hiburan sebesar 40 persen. Itu karena sejak 2011, pajak hiburan yang diberlakukan sudah sebesar 25 persen atau naik 15 persen. Sementara, rencana kenaikan akan berlaku untuk jasa hiburan pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar hingga mandi uap atau spa.</p>



<p>Ketua Pahiba, Mustakim, menyampaikan bahwa rencana pemerintah menaikkan pajak tersebut sangat memberatkan usaha hiburan malam (karaoke) di Kota Batu. &#8220;Perlu diketahui, bahwa dari keseluruhan anggota Pahiba, itu hanya dua anggota yang mengelola gedung atau tempat milik sendiri. Sementara selebihnya, adalah kontrak. Sehingga, dengan adanya kenaikan ini maka akan menambah beban operasional,&#8221; katanya, Minggu (14/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain mengenai beban operasional, ujarnya, yang menjadi kendala adalah prospek ke depan hiburan malam di Kota Batu. Karena, sekarang ini tengah dalam kondisi menurun.</p>



<p>&#8220;Perlu dipahami juga bahwa seperti tempat karaoke, itu baru ramai kalau ada rombongan dari luar kota. Sementara untuk tamu lokal, itu sangat sedikit. Kalau dahulu saat weekend hari Sabtu dan Minggu, bisa diharapkan. Tetapi, sekarang, sudah tidak bisa. Apalagi hari biasa, usaha karaoke rata-rata sepi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Meski sudah menjadi peraturan pemerintah yang harus ditaati, lanjutnya, adanya pemberlakuan pajak hiburan sebesar 40 persen, maka akan disikapi pengurus dengan bersurat untuk kompensasi peringanan pajak ke Pemerintah Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Tentunya dengan kenaikan hingga 15 persen ini akan sangat memberatkan,&#8221; imbuhnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204465</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
