<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kenalkan Budaya dan Pariwisata Indonesia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kenalkan-budaya-dan-pariwisata-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Dec 2021 03:32:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kenalkan Budaya dan Pariwisata Indonesia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo Raih Juara 1 Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021</title>
		<link>https://memontum.com/desa-wisata-kampung-blekok-situbondo-raih-juara-1-ajang-anugerah-desa-wisata-indonesia-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2021 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kenalkan Budaya dan Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta ADWI 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Desa Wisata Rintisan pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, yang digelar  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tropi Piala Juara 1 kategori Desa Wisata Rintisan itu, diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, pada Malam Anugerah Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Desa Wisata Rintisan pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, yang digelar  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tropi Piala Juara 1 kategori Desa Wisata Rintisan itu, diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, pada Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 Kemenparekraf dan dihadiri langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi, di Jakarta, Selasa (07/12/2021) malam.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, Desa Wisata Kampung Blekok terpilih sebagai Juara 1 Kategori Desa Wisata Rintisan. Semoga ini menjadi awal dari tumbuh dan berkembangnya wisata di Situbondo, untuk mewujudkan Situbondo berakhlak, sejahtera, adil dan berdaya (Berjaya),&#8221; kata Bung Karna-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p>Ditambahkan, penghargaan ini di luar perkiraan, karena ada 50 nominator ADWI 2021 yang tersebar di seluruh penjuru negeri, yang ikut memperebutkan Juara ADWI dengan tema &#8216;Indonesia Bangkit&#8217; ini. &#8220;Terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada pengelola Kampung Blekok, sehingga bisa meraih prestasi yang luar biasa ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Masih menurut Bung Karna, wisata merupakan salah satu pengungkit perekonomian di daerah. Oleh karena itu, predikat sebagai Juara 1 Desa Wisata Rintisan ini, diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian di Situbondo, yaitu dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisata. &#8220;Ketika jumlah kunjungan bertambah, maka akan memberikan dampak positif kepada masyarakat Situbondo, sebab akan ada perputaran rupiah disini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, semua destinasi wisata yang ada di Situbondo, mampu menjadi wisata dengan kategori berkembang bahkan maju. Dan ini bukan tidak mungkin, karena Kampung Blekok bisa terpilih sebagai Juara 1 ADWI Kategori Rintisan.</p>



<p>&#8220;Ke depan, pemerintah akan lebih serius lagi memberikan dukungan untuk kemajuan wisata di Situbondo,&#8221; kata Bung Karna.</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Pengelola Konservasi Hutan Bakau Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, Ranti Seta Ayu Pratiwi, mengaku tidak menyangka bisa meraih Juara 1 kategori Desa Wisata Rintisan ajang ADWI 2021. &#8220;Dari 1.831 desa wisata yang mendaftar se-Indonesia, kami masuk 50 besar saja sebuah kejutan. Ini di luar ekspektasi kami menjadi juara 1 Desa Wisata Rintisan pada ajang ADWI 2021 Kemenparekraf,&#8221; kata Seta-sapaannya.</p>



<p>Ditambahkannya, wisata merupakan salah satu pengungkit perekonomian di daerah. Oleh karena itu, predikat sebagai Juara 1 Desa Wisata Rintisan ini, diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian di Situbondo, yaitu dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisata.</p>



<p>&#8220;Ketika jumlah kunjungan bertambah, maka akan memberikan dampak positif kepada masyarakat Situbondo, sebab akan ada perputaran rupiah disini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, semua destinasi wisata yang ada di Situbondo, mampu menjadi wisata dengan kategori berkembang bahkan maju. Dan ini bukan tidak mungkin, karena Kampung Blekok bisa terpilih sebagai Juara 1 ADWI Kategori Rintisan.</p>



<p>&#8220;Ke depan, pemerintah akan lebih serius lagi memberikan dukungan untuk kemajuan wisata di Situbondo,&#8221; kata Bung Karna.</p>



<p>Sementara itu, Pengelola Konservasi Hutan Bakau Desa Wisata Kampung Blekok Situbondo, Ranti Seta Ayu Pratiwi mengaku tak menyangka bisa meraih Juara 1 kategori Desa Wisata Rintisan ajang ADWI 2021. &#8220;Dari 1.831 desa wisata yang mendaftar se-Indonesia, kami masuk 50 besar saja sebuah kejutan. Ini diluar ekspektasi kami menjadi Juara 1 Desa Wisata Rintisan pada ajang ADWI 2021 Kemenparekraf,&#8221; kata Seta-sapaannya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159840</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KKN Internasional UMM, Kenalkan Budaya dan Pariwisata Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/kkn-internasional-umm-kenalkan-budaya-dan-pariwisata-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2018 08:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kenalkan Budaya dan Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Internasional UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=33203</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;&#8211;Berbagai kerjasama internasional dijalin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memperbesar peluang dan kesempatan mahasiswa UMM untuk merasakan iklim belajar internasional secara luas. Salah satunya program dari AIESEC UMM, yakni Global Volunteer sebagai program tahunan AIESEC UMM yang bertujuan untuk menggalakan kegiatan sosial di luar negeri. Menariknya, Global Volunteer yang diselenggarakan oleh AIESEC UMM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;&#8211;</strong>Berbagai kerjasama internasional dijalin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memperbesar peluang dan kesempatan mahasiswa UMM untuk merasakan iklim belajar internasional secara luas. Salah satunya program dari AIESEC UMM, yakni Global Volunteer sebagai program tahunan AIESEC UMM yang bertujuan untuk menggalakan kegiatan sosial di luar negeri.</p>
<p>Menariknya, Global Volunteer yang diselenggarakan oleh AIESEC UMM ini dapat diekuavalensikan menjadi nilai Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk para pesertanya. Program tersebut bernama KKN Internasional.</p>
<p>Wakil Direktur II Bidang Pengabdian Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UMM, Dr. Masduki, M.Si., memaparkan hal ini merupakan bentuk apresiasi universitas terhadap mahasiswa yang berkegiatan di luar negeri, tentunya dalam aspek sosial dan pengabdian masyarakat. Selain itu, program ini memberikan pilihan terhadap mahasiswa dalam menjalankan perkuliahan terutama untuk pelaksanaan KKN. “Selain seleksi yang ketat, ada beberapa misi yang harus dibawa mahasiswa peserta KKN Internasional, yakni memperkenalkan budaya, pariwisata, dan tentunya UMM di dunia Internasional,” jelas Masduki.</p>
<p>Pelaksanaan KKN International UMM terbuka untuk mahasiswa dari berbagai program studi. Sama halnya dengan KKN di Indonesia, KKN International juga dilaksanakan selama satu bulan. Untuk dapat menjadi peserta KKN International, tidak ada kuota spesifik yang ditentukan. &#8220;Kami lihat animonya, tidak ada kuota khusus. Karena nantinya mereka tetap harus menjalani seleksi dulu,&#8221; tukas Masduki.</p>
<p>Vice President Outgoing Global Volunteer AIESEC UMM, Ika Risna, menambahkan, nantinya peserta KKN Internasional akan disebar ke negara Thailand untuk menyelenggarakan kegiatan sosial di kota tujuan mereka. &#8220;Untuk jumlah kelompok di setiap kotanya tidak akan sama, karena setiap kota memiliki masalah sosial budaya yang berbeda-beda. Dan setiap masalah membutuhkan solusi yang berbeda, agar tepat sasaran dan efisien,” ujar Ika.</p>
<p>Disinggung dipilihnya negara Thailand sebagai lokasi KKN, Ika mengaku telah mempertimbangkan hal tersebut dengan matang. Salah satunya, biaya hidup di Thailand relatif lebih murah dibanding dengan negara-negara lain di Asia. Disamping itu, ada sebuah projek tentang pendidikan yang dapat mengembangkan skill mahasiswa UMM. Ketika berada di Thailand, peserta KKN International UMM akan melaksanakan project tentang Quality Education SDGs 4 dengan nama projek Sawasdee.</p>
<p>&#8220;Bisa buat negara di Asia dan Eropa, tapi memang yang kita suggest atau prioritasnya yang living costnya murah dan projectnya bagus, seperti Sawasdee Thailand Project ini. Namun tidak menutup kemungkinan, jika nantinya ada peserta yang memilih negara lain untuk KKN seperti Turki, Ukraina atau Polandia,” tukas Ika. (rhd/nay)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">33203</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
