<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kencang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kencang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 14:21:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kencang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[gunungsari]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyalurkan bantuan secara langsung dari Pemkab Malang untuk warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang menerima bantuan, adalah mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/03/2026) petang. Perlu diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyalurkan bantuan secara langsung dari Pemkab Malang untuk warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang menerima bantuan, adalah mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/03/2026) petang.</p>



<p>Perlu diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi di wilayah Kecamatan Tajinan, tepatnya di Desa Gunungsari, sekitar pukul 18.30. Akibat kejadian itu, sejumlah atap rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang itu, menyebabkan enam unit rumah warga mengalami kerusakan sedang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Pemerintah Kabupaten Malang menyalurkan bantuan kepada warga terdampak yang meliputi paket Sembako, selimut, terpal, family kit, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Gunungsari. Dirinya berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.</p>



<p>“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami oleh warga. Semoga bantuan yang kami serahkan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dalam beberapa hari ke depan,” kata Bupati Sanusi</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Malang juga mengimbau masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, serta selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, BPBD Kota Malang Catat Sembilan Kejadian</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-picu-pohon-tumbang-bpbd-kota-malang-catat-sembilan-kejadian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang. Sementara satu kejadian, disebabkan kondisi akar pohon yang sudah lapuk dan satu kejadian lainnya masuk kategori nonbencana karena pohon tertabrak truk kontainer.</p>



<p>“Laporan terakhir yang kami terima, kejadian pohon tumbang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 pagi tadi adanya pohon tertabrak truk kontainer,” ujar Prayitno.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa salah satu kejadian akibat cuaca ekstrem terakhir tercatat terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, sekitar pukul 13.48 WIB, pada Senin (19/01/2026). Berdasarkan laporan periodik, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Malang, dahan pohon patah akibat kondisi pohon yang sudah lapuk dan dipicu angin kencang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dahan pohon berjenis cemara udang dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 15 meter tersebut sempat menutup sebagian badan jalan, sehingga lalu lintas terhambat sementara. Selain itu, kejadian tersebut juga menyebabkan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) putus akibat tertimpa dahan pohon. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian ini,” jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, BPBD Kota Malang melalui Pusdalops langsung berkoordinasi dengan DLH Kota Malang, PJU, PLN, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi angin kencang.</p>



<p>&#8220;Apabila masyarakat menemukan pohon rawan tumbang di lingkungan sekitar, segera melaporkan ke BPBD, guna mencegah terjadinya kejadian serupa,&#8221; imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Rumah Warga Kepanjen Dihajar Angin Kencang</title>
		<link>https://memontum.com/empat-rumah-warga-kepanjen-dihajar-angin-kencang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229672</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian itu, sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. &#8220;Angin kencang mengakibatkan satu atap rumah warga terlepas dan menimpa rumah lain. Total ada empat rumah warga, yang terdampak dengan kategori rusak ringan,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian itu, sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.</p>



<p>&#8220;Angin kencang mengakibatkan satu atap rumah warga terlepas dan menimpa rumah lain. Total ada empat rumah warga, yang terdampak dengan kategori rusak ringan,&#8221; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rumah yang terdampak tersebut, urainya, antara lain adalah rumah milik Siti, yang atapnya terhempas angin. Kemudian, rumah milik Yudi yang mengalami kerusakan pada bagian genting, serta rumah Miko dan Huri yang tertimpa material atap berbahan galvalum.</p>



<p>BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait, lanjutnya, telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Bantuan berupa tiga lembar terpal untuk menutupi bagian atap yang rusak sudah didistribusikan.</p>



<p>Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah terkendali. Seluruh pemilik rumah memilih tidak mengungsi dan tetap tinggal di rumah masing-masing dengan perlindungan sementara menggunakan terpal. <strong>(had/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229672</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Angin Kencang, Wali Kota Malang Imbau Waspada Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/salurkan-bantuan-ke-warga-terdampak-angin-kencang-wali-kota-malang-imbau-waspada-cuaca-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana yang rumahnya rusak akibat angin kencang dan pohon tumbang, di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (08/10/2025) kemarin. Dalam kejadian itu, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, baik karena atap terbawa angin puting beliung maupun tertimpa pohon tumbang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana yang rumahnya rusak akibat angin kencang dan pohon tumbang, di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (08/10/2025) kemarin.</p>



<p>Dalam kejadian itu, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, baik karena atap terbawa angin puting beliung maupun tertimpa pohon tumbang. Sementara dalam kunjungannya, Wali Kota Wahyu memastikan bantuan logistik dan kebutuhan mendesak segera tersalurkan kepada warga terdampak.</p>



<p>“Kami Pemerintah Kota Malang ingin hadir langsung di tengah masyarakat yang terdampak. Kami ingin memastikan bantuan cepat tersalurkan, terutama bagi warga yang rumahnya rusak. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama,” ujar Wali Kota Wahyu, Kamis (09/010/2025) tadi.</p>



<p>Selain menyalurkan bantuan, Wali Kota Wahyu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. “Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Malang untuk lebih waspada dan siaga, terutama di musim hujan seperti sekarang. Laporkan segera bila ada potensi bahaya di lingkungan sekitar agar bisa cepat ditangani,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa hujan berintensitas tinggi dan angin kencang sesaat menjadi pemicu utama tumbangnya pohon-pohon besar tersebut. “Selain faktor cuaca, kondisi akar yang sudah rapuh juga turut memperburuk situasi. Karena itu, kami merekomendasikan pemangkasan berkala dan pemantauan rutin terhadap pohon-pohon rawan tumbang,” ucap Prayitno.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Selasa (07/10/2025), sekitar pukul 14.45 hingga 15.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya lima pohon tumbang di beberapa titik wilayah Lowokwaru dan Sukun, antara lain di Jalan Baiduri Pandan (Tlogomas), Jalan KH Yusuf (Tasikmadu), dua titik di Jalan Terusan Dieng (Pisangcandi) dan Jalan Budi Utomo (Mulyorejo).</p>



<p>Pohon tumbang tersebut menimpa kabel listrik, jaringan telepon dan internet hingga menyebabkan kabel kendur dan berbahaya bagi pengguna jalan. Satu rombong pedagang di Jalan KH Yusuf juga dilaporkan mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian itu.</p>



<p>Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), relawan kelurahan, dan warga sekitar langsung bergerak melakukan evakuasi serta pembersihan material pohon tumbang. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang Landa Malang Raya, BMKG Sebut Pengaruh Gangguan Atmosfer</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-landa-malang-raya-bmkg-sebut-pengaruh-gangguan-atmosfer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[atmosfer]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem angin kencang yang melanda wilayah Malang Raya, sejak Kamis (30/01/2025) kemarin, diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu (05/02/2025) mendatang. Hal itu, dikatakan oleh Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah. Perempuan yang kerap disapa Linda, itu menjelaskan bahwa angin kencang ini terjadi akibat adanya gangguan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem angin kencang yang melanda wilayah Malang Raya, sejak Kamis (30/01/2025) kemarin, diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu (05/02/2025) mendatang. Hal itu, dikatakan oleh Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Linda, itu menjelaskan bahwa angin kencang ini terjadi akibat adanya gangguan atmosfer, yaitu fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby yang melintasi Jawa Timur. Kondisi ini, diperkuat oleh aktifnya Monsun Asia serta terbentuknya daerah siklonik di Samudra Hindia sebelah Selatan Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Sehingga meningkatkan potensi angin kencang serta pertumbuhan awan hujan. Selain itu, terbentuknya daerah konvergensi juga mendukung peningkatan curah hujan di Jawa Timur,” kata Linda, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa BMKG telah mencatat kecepatan angin di Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Karangploso, mencapai 15 knots atau sekitar 30 km/jam. Meskipun belum masuk kategori ekstrem, namun menurutnya akan tetap berpotensi menimbulkan dampak, terutama pada baliho, atap rumah, serta pohon yang sudah lapuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk kriteria biasanya diatas 45km/jam. Tetapi semua juga tergantung topografinya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Linda juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut. Apabila beraktivitas di luar ruangan, tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.</p>



<p>&#8220;Hindari berteduh di bawah pohon besar, periksa kondisi rumah dan amankan benda-benda yang berisiko terbawa angin,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan bersiap menghadapi potensi hujan deras yang dapat meningkatkan risiko longsor di beberapa wilayah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Dua Lokasi Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-deras-disertai-angin-kencang-sebabkan-pohon-tumbang-di-dua-lokasi-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disertai]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215386</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan dua pohon tumbang di Kota Malang, Senin (14/10/2024) tadi. Peristiwa ini, terjadi antara pukul 14.00 hingga 15.10 WIB di wilayah Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Klojen. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan bahwa kejadian tersebut dikategorikan sebagai dampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan dua pohon tumbang di Kota Malang, Senin (14/10/2024) tadi. Peristiwa ini, terjadi antara pukul 14.00 hingga 15.10 WIB di wilayah Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Klojen.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan bahwa kejadian tersebut dikategorikan sebagai dampak dari cuaca ekstrem. Dua titik lokasi pohon tumbang yang dilaporkan, berada di Jalan Muharto Gang Permadi RT 07 RW 4, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing dan Jalan Tanggamus No.29, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen.</p>



<p>“Di lokasi pertama, pohon jenis Sepatoe Dea dengan panjang sekitar 8 meter dan diameter 40 cm tumbang, menimpa atap tralis besi rumah warga. Di lokasi kedua, pohon Trembesi dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter 30 cm tumbang, merusak kabel PLN dan internet, serta menyebabkan penutupan akses jalan sementara,” jelas Prayit, saat dihubungi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa atau pun korban luka. Mengenai kerusakan fisik di dua lokasi tersebut juga masih dalam proses perhitungan. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Malang juga langsung melakukan evakuasi dan penanganan di kedua lokasi kejadian.</p>



<p>“Penanganan evakuasi bersama dengan personil dari DLH, Satgas Kecamatan Klojen dan pihak lain, selesai pada pukul 17.05 WIB,” tambahnya.</p>



<p>Dari peristiwa tersebut, ujarnya, BPBD Kota Malang merekomendasikan pemangkasan rutin pada dedaunan dan ranting pohon secara berkala untuk meminimalisir risiko pohon tumbang. Kemudian, juga mengimbau kepada masyarakat Kota Malang agar selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama di musim hujan ini.</p>



<p>“BPBD Kota Malang tentunya tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana di sekitar tempat tinggalnya, apalagi di musim penghujan seperti saat ini,” imbuh Prayit. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215386</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Angin Kencang Sebabkan 11 Titik di Kota Malang Alami Pohon Tumbang dan Empat Luka</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-angin-kencang-sebabkan-11-titik-di-kota-malang-alami-pohon-tumbang-dan-empat-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204955</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem akibat angin kencang di Kota Malang sejak Selasa (12/03/2024) hingga Rabu (13/03/2024) ini, masih terus terjadi. Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tetap selalu waspada. Hingga Rabu ini, terhitung pohon tumbang terjadi di 11 titik Kota Malang. Yakni, tujuh titik di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem akibat angin kencang di Kota Malang sejak Selasa (12/03/2024) hingga Rabu (13/03/2024) ini, masih terus terjadi. Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tetap selalu waspada.</p>



<p>Hingga Rabu ini, terhitung pohon tumbang terjadi di 11 titik Kota Malang. Yakni, tujuh titik di Kecamatan Klojen, tiga titik di Kecamatan Sukun dan satu titik di Kecamatan Blimbing.</p>



<p>“Berdasarkan pantauan weather station BPBD Kota Malang, kecepatan angin maksimal tercatat mencapai 53 km/jam. Kondisi ini, menyebabkan pohon tumbang di 11 titik,” ujar Prayitno, saat dihubungi, Rabu (13/03/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga</strong>:</p>





<p>Akibat cuaca tersebut, paparnya, BPBD Kota Malang juga mencatat ada sejumlah kerusakan yang terjadi. Seperti neon box, kabel aliran listrik, pagar tembok pembatas, tutup gorong-gorong, mobil warga serta sejumlah kabel provider yang menjadi kendor.</p>



<p>“Sampai saat ini perhitungan kerusakan akibat insiden tersebut masih terus berlangsung,” katanya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, ada empat orang yang menjadi korban luka dan sedang menjalani perawatan. Hingga saat ini, proses pembersihan dan pemangkasan dedaunan pohon terus dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang.</p>



<p>“Beragam upaya juga terus kita lakukan. Mulai melakukan asesment terkait kerusakan, kerugian dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian. Kemudian, juga melakukan penanganan evakusi dahan pohon yang patah,” ucapnya.</p>



<p>Selain itu, koordinasi bersama dengan dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk dilakukan pembersihan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana di sekitar lokasi.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204955</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang dan Rusak Delapan Kios di Kelurahan Jodipan</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-sebabkan-pohon-tumbang-dan-rusak-delapan-kios-di-kelurahan-jodipan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[Jodipan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205129</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan disertai angin kencang membuat salah satu pohon tumbang di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (24/01/2024) tadi. Akibat kejadian itu, juga sebabkan delapan kios pedagang yang ada disekitar lokasi, mengalami kerusakan yang cukup parah. Salah satu anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Jodipan, Muhammad Rosidi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan disertai angin kencang membuat salah satu pohon tumbang di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (24/01/2024) tadi. Akibat kejadian itu, juga sebabkan delapan kios pedagang yang ada disekitar lokasi, mengalami kerusakan yang cukup parah.</p>



<p>Salah satu anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Jodipan, Muhammad Rosidi, menyampaikan jika kejadian pohon tumbang itu terjadi pukul 14.24 WIB. Kejadian itu, diduga dikarenakan usia pohon yang sudah tua dan akar pohon keropos.</p>



<p>“Tadi anginnya memang kencang. Sementara pohonnya itu sendiri, memang sudah tua dan akarnya keropos,” kata Rosidi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kejadian tersebut, ujarnya, tidak mengakibatkan korban jiwa. &#8220;Tidak ada korban jiwa. Hanya ada dua motor yang parkir di sekitar lokasi, tertimpa pohon. Yang cukup parah, itu delapan kios milik pedagang,” tambahnya.</p>



<p>Pohon yang menimpa lapak atau kios pedagang tersebut, berjenis Kecrutan dengan diameter kurang lebih 60 cm dan ketinggian 15 meter. Kejadian tersebut, juga sudah langsung ditangani oleh dinas terkait.</p>



<p>“Setelah kita hubungi, sekitar beberapa menitan langsung ditangani oleh pihak dinas,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205129</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Sembilan Rumah di Palengaan Pamekasan Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-deras-disertai-angin-kencang-sembilan-rumah-di-palengaan-pamekasan-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 08:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[disertai]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sebanyak sembilan rumah di Dusun Tengah, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, mengalami rusak berat akibat hujan deras disertai angin kencang. Kejadian itu, berlangsung Selasa (16/01/2024) sore kemarin. Diketahui, dalam peristiwa bencana alam tersebut, tiga orang warga juga dilaporkan mengalami cidera. Itu dikarenakan, terkena reruntuhan rumah yang beberapa dilaporkan juga terkena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sebanyak sembilan rumah di Dusun Tengah, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, mengalami rusak berat akibat hujan deras disertai angin kencang. Kejadian itu, berlangsung Selasa (16/01/2024) sore kemarin.</p>



<p>Diketahui, dalam peristiwa bencana alam tersebut, tiga orang warga juga dilaporkan mengalami cidera. Itu dikarenakan, terkena reruntuhan rumah yang beberapa dilaporkan juga terkena pohon tumbang ke rumah.</p>



<p>Kapolres Pamekasan, melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang yang merusak sembilan rumah warga Kecamatan Palengaan, itu terjadi mulai pukul 12.30 hingga sore hari. &#8220;Usai hujan deras, beberapa rumah warga setempat dilaporkan mengalami kerusakan. Itu dikarenakan, selain angin kencang juga ada pohon tumbang. Bahkan, beberapa pohon yang berada di sisi Jalan Raya Palengaan, tepatnya di Desa Panaan juga dilaporkan ada yang mengalami pohon tumbang dan menutup akses jalan raya,&#8221; katanya, Rabu (17/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Mantan Kapolsek Palengaan ini menambahkan, terdata ada tiga warga setempat mengalami cidera dan luka ringan. Diantaranya, Hotiyatul Lailiyah (45) mengalami cidera di bahu sebelah kanan dan luka di bagian kepala. Shofiyatul Munawaroh (22) mengalami luka di kaki sebelah kanan dan sebelah kiri dan AR (15) luka memar di bagian kakinya.</p>



<p>&#8220;Anggota Polsek Palengaan, anggota Koramil Palengaan dan personel BPBD Pamekasan dibantu warga sekitar membantu proses evakuasi pohon tumbang yang mengenai rumah warga sampai pukul 16.00,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Palengaan, AKP Akmad Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Setidaknya, dua desa yang terdampak akibat hujan deras disertai angin kencang. Yudi Desa Potoan Daja dan Desa Panaan.</p>



<p>&#8220;Rumah rusak berat berada di Desa Potoan Laok. Sementara, tujuh pohon tumbang berada di Desa Panaan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1 juta sampai Rp 15 juta,&#8221; jelasnya.<strong> (azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204611</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
