<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kendali &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kendali/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 10:11:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kendali &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Empat Pimpinan DPRD Kota Malang Resmi Dilantik, Amithya Pegang Kendali Ketua DPRD</title>
		<link>https://memontum.com/empat-pimpinan-dprd-kota-malang-resmi-dilantik-amithya-pegang-kendali-ketua-dprd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[amithya]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[kendali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pegang]]></category>
		<category><![CDATA[pimpinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Empat pimpinan DPRD Kota Malang masa jabatan 2024-2029, resmi dilantik oleh Pengadilan Negeri Kota Malang, di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (24/10/2024) tadi. Ketua DPRD Kota Malang, resmi dipimipin oleh Amithya Ratnanggani Sirraduhita dari PDI-Perjuangan, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Malang, Abdurrahman dari PKB, Wakil Ketua 2 DPRD Kota Malang, Trio [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Empat pimpinan DPRD Kota Malang masa jabatan 2024-2029, resmi dilantik oleh Pengadilan Negeri Kota Malang, di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (24/10/2024) tadi.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, resmi dipimipin oleh Amithya Ratnanggani Sirraduhita dari PDI-Perjuangan, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Malang, Abdurrahman dari PKB, Wakil Ketua 2 DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono dari PKS dan Wakil Ketua DPRD 3, Rimzah dari Partai Gerindra.</p>



<p>Dalam sambutannya, Ketua DPRD Amithya menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan sebuah amanah dan sumpah yang diambil juga menjadi tanggung jawab besar, untuk mengemban aspirasi masyarakat Kota Malang. &#8220;Sumpah janji yang kami ambil hari ini adalah amanah yang harus kami jalankan. Pimpinan DPRD akan bekerja secara kolektif dan kolaboratif dalam lima tahun ke depan. Kami akan bersinergi lintas fraksi untuk memastikan tugas DPRD berjalan efektif dan sesuai dengan kepentingan masyarakat Kota Malang,&#8221; kata Mia-sapaan Ketua DPRD Kota Malang.</p>



<p>Tidak hanya itu, Mia juga menekankan pentingnya gotong royong dan semangat kebersamaan meskipun terdapat perbedaan pandangan. Menurutnya, kebersamaan bukan untuk saling bersama, namun menemukan titik temu untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kesejahteraan masyarakat Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memaksimalkan upaya untuk menampung dan menyalurkan keinginan rakyat. Jabatan ini adalah kepercayaan besar dari partai politik dan masyarakat, yang harus dijalankan dengan integritas tinggi,&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa untuk program prioritas yang akan dijalankan ke depan yakni akan disesuaikan dengan yang sudah dirancang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Termasuk juga akan disesuaikan dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPS) APBD 2025.</p>



<p>&#8220;Untuk agenda terdekat pastinya penetapan alat kelengkapan dewan (AKD) supaya bisa serta bekerja. Lalu kemudian pembahasan KUA-PPAS tentang anggaran 2025,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, mengenai kesejahteraan masyarakat, Mia menjelaskan bahwa DPRD Kota Malang akan memprioritaskan kebutuhan esensial warga, seperti pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi, khususnya melalui pengembangan UMKM.</p>



<p>&#8220;Kami akan memastikan bahwa sektor-sektor ini menjadi perhatian utama kami, bekerja sama dengan eksekutif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Malang,&#8221; imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produktivitas Pertanian dengan Kendali Jarak Jauh, Pemkot Malang Launchingkan Teknologi IoT</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-produktivitas-pertanian-dengan-kendali-jarak-jauh-pemkot-malang-launchingkan-teknologi-iot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kendali]]></category>
		<category><![CDATA[launchingkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, melaunching teknologi Internet of Things (IoT) di Lahan Kelompok Tani Mak Cemput Perumahan Cempaka Putih, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (13/09/2023) tadi. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, melaunching teknologi Internet of Things (IoT) di Lahan Kelompok Tani Mak Cemput Perumahan Cempaka Putih, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (13/09/2023) tadi.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika teknologi IoT tersebut berfungsi untuk menjaga kesuburan pertanian yang berintegrasi dengan perikanan. Sehingga diharapkan dengan adanya teknologi tersebut bisa selalu dikontrol dimana pun berada.</p>



<p>“Jadi kita melaunching aplikasi IoT ini dengan smart irigasi dan smart lighting, sistem kerjanya memakai hp android berbasis internet. Sehingga dimana pun kita berada bisa mengontrol kapan disiram dan sebagainya, tentu itu sangat efektif dalam penggunaan air serta penggunaan daya listrik,” jelas Slamet.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Penerapan teknologi tersebut, ujarnya, akan diterapkan pada seluruh kelompok tani yang berintegrasi dengan perikanan dan peternakan. Untuk saat ini pada tahap awal masih menyasar tujuh kelompok urban farming di Kota Malang.</p>



<p>“Ke depan di tahun 2024 nanti kalau memang ketersediannya mencukupi, maka masyarakat melalui kelompok tani bisa mengajukan,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, menyampaikan jika dengan adanya teknologi tersebut nantinya operasional para petani bisa ditekan. Bisa menjadi dua kali lipat bahkan hampir 3 kali lipat dibanding dengan yang pertanian konvensional.</p>



<p>“Karena operasionalnya bisa dilaksanakan secara remoting, dari manapun bisa, dan ternyata hasilnya itu luar biasa. Mudah-mudahan nanti seluruh urban farming di Kota Malang dan seluruh pertaniannya bisa menerapkan IoT ini,” ucap Widayati.</p>



<p>Kemudian ditambahkannya, jika dalam prakteknya nanti banyak hal yang bisa diterapkan. Sebab, pengontrolan teknologi tersebut bisa dilakukan jarak jauh sehingga tidak perlu ada rasa khawatir.</p>



<p>“Saya sangat senang sekali dengan adanya launching program tersebut. Sebab, saya berpikir dengan bapak, itu begini, sekarang kalau kita punya kolam ikan, kita mau pergi jauh dan lama pun tidak akan menjadi problem untuk masyarakat. Karena kita bisa melakukan hal-hal seperti menguras dan sebagainya dari jarak jauh,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198096</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
