<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kepada &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kepada/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 09:21:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kepada &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Eliminasi TBC, Dinkes Kabupaten Malang Lakukan Penguatan Tracing kepada Penderita</title>
		<link>https://memontum.com/eliminasi-tbc-dinkes-kabupaten-malang-lakukan-penguatan-tracing-kepada-penderita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[eliminasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penderita]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya mengeliminasi kasus Tuberkulosis (TBC) di 33 kecamatan. Salah satu pola yang dilakukan, yaitu dengan cara melakukan penguatan tracing penderita TBC atau Tuberkulosis. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa penyakit Tuberculosis kini telah menjadi fokus serius. Dari data [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya mengeliminasi kasus Tuberkulosis (TBC) di 33 kecamatan. Salah satu pola yang dilakukan, yaitu dengan cara melakukan penguatan tracing penderita TBC atau Tuberkulosis.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa penyakit Tuberculosis kini telah menjadi fokus serius. Dari data Global Tuberculosis Report tahun 2024, Indonesia berada di urutan kedua dunia setelah India. Dengan estimasi sebanyak 1,09 juta kasus dan 125 ribu penderita TBC meninggal dunia di setiap tahunnya.</p>



<p>&#8220;Untuk menemukan satu kasus penyakit ini (TBC), perlu dilakukan pemeriksaan kepada puluhan orang. Jadi, proses pencarian penderita TBC membutuhkan tenaga, waktu serta fasilitas pendukung yang tidak sedikit. Itu tantangan yang sedang kita hadapi,&#8221; kata Wiyanto, Senin (03/11/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika sudah tertracing penderita TBC, maka akan lebih mempermudah dalam penanganan dan fokus pada pengawasan ketat pasien. Mengingat, penderita penyakit tersebut harus rutin mengkonsumsi obat serta makanan bergizi.</p>



<p>&#8220;Karena penularannya sangat cepat, maka dianjurkan penderita untuk tidak berinteraksi langsung dengan orang lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan pula, dengan pengawasan ketat dalam mengkonsumsi obat secara tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan, merupakan kunci utama dalam proses penyembuhan penderita TBC. Karenanya, penguatan tracing sangat penting, dikarenakan pemerintah pusat telah menargetkan seluruh daerah di Indonesia dapat menemukan 900 ribu orang penderita TBC hingga akhir 2025 ini. Sehingga, percepatan eliminasi penyakit TBC di Indonesia segera terwujud.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan Wiyanto, selain penguatan tracing, Dinkes Kabupaten Malang juga mengkuatkan enam strategis khusus dalam penanganan kasus penyakit TBC. Diantaranya, seperti peningkatan promotif preventif, pelibatan mitra kerja, penguatan komitmen daerah dan intensifikasi pelayanan kesehatan. Termasuk, percepatan penemuan kasus melalui tracing yang masif serta pemanfaatan teknologi.</p>



<p>Masih menurut Wiyanto, dalam proses pemeriksaan penderita penyakit yang menyerang saluran pernafasan, nantinya para pasien suspec TBC akan diambil sampel dahaknya dengan menggunakan metode pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA). Sementara untuk saat ini, tidak semua Puskesmas di Kabupaten Malang, miliki alat deteksi dini penyakit TBC, yakni Tes Cepat Molekuler.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa untuk mengetahui pasien yang terjangkit penyakit tersebut, pemeriksaannya harus melalui tahapan periksa menggunakan alat X-Ray dan Tes Cepat Molekuler. Karenanya untuk mendukung itu, pihaknya juga menghimbau untuk terus memperkuat jaringan layanan kesehatan antar Puskesmas.</p>



<p>Selain itu, ungkap Wiyanto, pihaknya telah mengusulkan pengadaan 28 unit Tes Cepat Molekuler ke pemerintah pusat pada tahun 2025 ini. Untuk pengadaan itu, perunit Tes Cepat Molekuler tersebut memiliki kisaran harga Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.</p>



<p>&#8220;Lebih mudah mengobati orang yang sudah positif menderita TBC, daripada menemukan orang yang menderita TBC,&#8221; jelasnya. <strong>(ser/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Batik Sebagai Warisan Budaya kepada Anak Sejak Dini</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-tekankan-pentingnya-batik-sebagai-warisan-budaya-kepada-anak-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227232</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, membuka event Gerakan Nasional Raudhatul Athfal Membatik (Gernasratik), Rabu (29/10/2025) tadi. Gelaran ini, sebuah semangat untuk menjaga warisan leluhur, bahwa batik bukan sekadar kain bermotif indah, melainkan simbol jati diri bangsa yang sarat makna dan nilai filosofis. Sementara kegiatan sendiri, digelar dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, membuka event Gerakan Nasional Raudhatul Athfal Membatik (Gernasratik), Rabu (29/10/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran ini, sebuah semangat untuk menjaga warisan leluhur, bahwa batik bukan sekadar kain bermotif indah, melainkan simbol jati diri bangsa yang sarat makna dan nilai filosofis. Sementara kegiatan sendiri, digelar dalam rangka memperingati Milad ke-32 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dengan mengusung tema &#8216;Melalui Gerakan Nasional RA Membatik (Gernasratik), Kita Tumbuhkan Generasi Cinta Budaya Bangsa&#8217;.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gernasratik bukan sekadar kegiatan seni anak-anak, melainkan gerakan kebudayaan yang menghidupkan kembali kesadaran akan pentingnya mencintai produk dan budaya bangsa sendiri. “Anak-anak kita harus dikenalkan pada batik bukan hanya sebagai karya estetika, tetapi sebagai simbol identitas dan filosofi kehidupan. Dalam setiap goresan malam dan warna, ada cerita tentang kesabaran, ketekunan dan cinta tanah air,” ujarnya.</p>



<p>Masih menurut Bunda Indah, membatik adalah bentuk penghargaan terhadap warisan nenek moyang yang berhasil menjadikan kain sebagai media ekspresi nilai dan moral. Dirinya menilai, bahwa dengan memperkenalkan batik sejak dini merupakan cara efektif menanamkan karakter bangsa yang berakar pada kebudayaan lokal.</p>



<p>“Melalui kegiatan seperti ini, kita menanamkan rasa bangga kepada anak-anak bahwa budaya kita luar biasa. Mereka harus tumbuh dengan rasa memiliki dan tanggung jawab untuk melestarikannya,” tambahnya.</p>



<p>Suasana kegiatan berlangsung meriah dan sarat makna. Ratusan anak terlihat antusias mengikuti proses membatik, sementara hasil karya mereka dipamerkan sebagai wujud ekspresi cinta terhadap budaya Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita ingin anak-anak tidak hanya memakai batik, tetapi memahami bahwa setiap lembar batik adalah cerita tentang bangsa kita. Jika sejak kecil mereka sudah mencintainya, maka budaya ini akan terus hidup,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan kegiatan Gernasratik menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan kebudayaan. Anak-anak tidak hanya belajar tentang warna dan motif, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap corak batik. “Batik mengajarkan kesabaran, ketelitian dan cinta terhadap keindahan yang diciptakan dari proses panjang. Inilah pelajaran budaya yang tidak bisa digantikan oleh teknologi,” kata Wabup Yudha.</p>



<p>Menurutnya, pelestarian batik merupakan bagian dari upaya membangun karakter bangsa di tengah arus globalisasi yang serba instan. Dengan membatik, anak-anak belajar menghargai proses, bukan sekadar hasil.</p>



<p>Kegiatan Gernasratik di Lumajang juga menjadi momentum penting dalam penguatan identitas budaya daerah. Lumajang sendiri dikenal memiliki potensi batik khas yang terus berkembang sebagai produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.</p>



<p>Melalui gerakan ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan generasi yang bangga dan aktif melestarikan budaya bangsa. Pembelajaran membatik di tingkat RA dianggap sebagai langkah awal memperkenalkan nilai-nilai budaya dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.</p>



<p>Selain anak-anak, para Guru RA dan pengurus IGRA turut mengambil peran penting sebagai agen pelestari budaya. Mereka tidak hanya mengajarkan teknik membatik, tetapi juga menanamkan makna filosofis di balik setiap motif dan warna.</p>



<p>Melalui Gernasratik, Kabupaten Lumajang meneguhkan komitmennya untuk menjadikan kebudayaan sebagai pondasi pembangunan karakter dan peradaban. Membatik bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga jembatan menuju masa depan yang berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227232</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejari Malang Kembalikan Barang Bukti kepada Korban Robot Trading ATG, Ada Harley Davidson dan Vespa Edisi Khusus</title>
		<link>https://memontum.com/kejari-malang-kembalikan-barang-bukti-kepada-korban-robot-trading-atg-ada-harley-davidson-dan-vespa-edisi-khusus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[davidson]]></category>
		<category><![CDATA[Harley]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227054</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan pengembalian barang bukti kepada para korban kasus investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan terpidana Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, Lilik Darmanto dan terpidana lainnya. Barang-barang tersebut, diserahkan kepada paguyuban korban yaitu Perkumpulan Perlindungan Korban Investor Auto Trade Gold (PPIATG) di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan pengembalian barang bukti kepada para korban kasus investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan terpidana Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, Lilik Darmanto dan terpidana lainnya. Barang-barang tersebut, diserahkan kepada paguyuban korban yaitu Perkumpulan Perlindungan Korban Investor Auto Trade Gold (PPIATG) di Aula Kantor Kejari Kota Malang, Kamis (23/10/2025) tadi.</p>



<p>Pengembalian barang bukti ini, berdasarkan pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 5522K/Pid.Sus/2024 tanggal 11 September 2024, yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Putusan tersebut, berkaitan dengan pelanggaran Pasal 106 UU No 7 tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 Jo Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</p>



<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Tri Joko, didampingi Kasi Pidum, Hasudungan Parlindungan Sidauruk, secara simbolis menyerahkan barang bukti tersebut kepada perwakilan korban, yaitu PPIATG, Quay LA Yuniar.</p>



<p>Kajari Kota Malang, Tri Joko, mengatakan penyerahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum untuk memulihkan hak-hak korban. &#8220;Pengembalian barang bukti ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah inkracht. Memastikan bahwa aset-aset yang sebelumnya disita sebagai barang bukti dikembalikan kepada pihak yang berhak, yakni para korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo, menambahkan bahwa barang bukti yang dikembalikan mencakup beragam aset bernilai tinggi, diantaranya sejumlah unit perangkat elektronik seperti handphone, laptop, CPU dan monitor. &#8220;Ada tas-tas mewah dari berbagai merek seperti Hermes, Chanel, Dior dan LV. Sejumlah bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Tulungagung, Kabupaten Malang, Kota Malang, Sidoarjo, Surabaya, hingga Jakarta Selatan termasuk properti di Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan beberapa lokasi di Permata Jingga, Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Adapula sejumlah unit kendaraan bermotor mewah dan roda dua, termasuk mobil merek BMW, Toyota Alphard, Toyota Innova Venturer, Nissan Grand Livina, Mercedes, Toyota Fortuner, serta motor Harley Davidson dan Vespa edisi khusus.</p>



<p>Mewakili PPIATG, Ayla, menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada aparat hukum baik dari jajaran kejaksaan, kepolisian, serta pengadilan yang telah membantu mereka untuk mencari keadilan. &#8220;Pengembalian barang bukti ini diharapkan dapat sedikit meringankan kerugian yang dialami oleh para korban,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227054</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Perkemahan Wirakarya 2025, Bupati Lumajang Tanamkan Jiwa Gotong Royong kepada Gerakan Pramuka</title>
		<link>https://memontum.com/buka-perkemahan-wirakarya-2025-bupati-lumajang-tanamkan-jiwa-gotong-royong-kepada-gerakan-pramuka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<category><![CDATA[wirakarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang. Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak 16 hingga 27 Juni 2025 ini menjadi ajang bakti nyata ratusan Pramuka Penegak dan Pandega. Mereka turun langsung membangun rumah warga tak layak huni serta merawat fasilitas umum desa.</p>



<p>“Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kemah. Ini bentuk nyata Gerakan Pramuka hadir dan mengabdi untuk masyarakat. Kami ingin menanamkan jiwa gotong royong budaya asli bangsa kepada adik-adik Pramuka,” tegas Bunda Indah, yang juga menjabat sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Lumajang.</p>



<p>Di tingkat Provinsi Jawa Timur, program ini menargetkan pemugaran 143 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sementara di Kabupaten Lumajang, kegiatan difokuskan pada pemeliharaan musala, balai desa dan fasilitas publik lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya titip adik-adik peserta. Mari kita gotong royong membantu saudara kita yang rumahnya akan dipugar. Harapannya, kegiatan ini membawa ketenangan, kerukunan, dan rasa aman dalam kehidupan warga,” ujar Bunda Indah kepada warga Jenggrong.</p>



<p>Salah satu penerima manfaat adalah Bu Marti’a, lansia yang selama ini tinggal di rumah sederhana menyatu dengan kandang ternaknya. Berkat program ini, rumahnya kini sedang dalam proses pemugaran oleh Tim Pramuka.</p>



<p>Tak hanya membangun fisik, Perkemahan Wirakarya juga diharapkan membangun karakter, rasa tanggung jawab dan jiwa sosial para Pramuka. “Kami ingin mereka pulang membawa nilai gotong royong, kepedulian dan pengalaman hidup bermasyarakat,” ungkap Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Jenggrong, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi tiga pilar yakni pemerintah, akademisi (FKH) dan profesi (PDHI). Diharapkan, ekosistem kolaborasi ini menjadi fondasi keberlanjutan pengabdian di desa. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forum Diskusi Situbondo Salurkan Donasi kepada Masyarakat Terdampak Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/forum-diskusi-situbondo-salurkan-donasi-kepada-masyarakat-terdampak-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Donasi]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219537</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Forum Diskusi Situbondo (FDS) menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap korban banjir yang melanda Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Tim Sosial FDS menyalurkan donasi berupa uang tunai di beberapa titik lokasi terdampak banjir. Selain itu juga bantuan mesin pompa air, sebagai upaya meringankan beban para korban. Tim FDS menyasar beberapa titik lokasi yang mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Forum Diskusi Situbondo (FDS) menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap korban banjir yang melanda Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Tim Sosial FDS menyalurkan donasi berupa uang tunai di beberapa titik lokasi terdampak banjir. Selain itu juga bantuan mesin pompa air, sebagai upaya meringankan beban para korban.</p>



<p>Tim FDS menyasar beberapa titik lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat banjir. Antara lain, seperti di Desa Sumber Pinang, ada 13 KK di Kampung Mera&#8217;an Timur RT 01/ RW 03, dengan 3 rumah rusak berat. Kemudian di Desa Mlandingan Kulon, ada 10 KK di Kampunh Pesisir RT 01/ RW 02.</p>



<p>Di Desa Selowogo ada 4 KK di Kampung Krajan RT 04/RW 06, dengan kerusakan berat. Di Desa Kendit ada 7 KK di Kampung Taman Sari, RT 01/RW 1. Selanjutnya Desa Paowan ada 6 KK di Kp Ardiwilis, RT 02/RW 02. Kelurahan Dawuhan, 1 unit pompa air di Kampung Parse RT 02/RW 3.</p>



<p>Total donasi yang terkumpul sebelumnya adalah Rp 81.297.000. Dari jumlah tersebut, sisa donasi sebesar Rp 22.000.000 disalurkan pada hari ini oleh Admin FDS, Sabtu (22/02/2025) tadi. Melalui donasi ini, diharapkan dapat membantu para korban banjir untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulai kembali kehidupan mereka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sejumlah penerima donasi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Tim FDS. &#8220;Terima kasih kepada FDS yang sudah peduli dan telah memberikan donasi kepada kami (korban banjir),&#8221; ujar salah satu warga Desa Sumber Pinang, Aisah, Sabtu (22/02/2025) tadi.</p>



<p>Admin Grup Forum Diskusi Situbondo, Sugiono, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan solidaritas masyarakat Situbondo terhadap sesama yang sedang mengalami musibah. &#8220;Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan semangat dan kekuatan bagi para korban banjir untuk bangkit kembali. Ini adalah bentuk kepedulian kami, Forum Diskusi Situbondo, kepada masyarakat yang sedang membutuhkan,&#8221; ucap Yon Guntur, panggilan akrab Sugiono.</p>



<p>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang sebelum pelantikannya menginisiasi pengumpulan donasi melalui grup WhatsApp FDS, menyampaikan apresiasi atas aksi solidaritas ini. Mas Rio-sapaan bupati, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota FDS yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan donasi ini. Solidaritas seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.</p>



<p>Dengan adanya bantuan ini, ujarnya, diharapkan para korban banjir di Kecamatan Mlandingan dapat segera pulih dan membangun kembali kehidupan mereka. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baznas Lumajang Latih Pembuatan Cilok Bercitra Rasa Lezat kepada Puluhan UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/baznas-lumajang-latih-pembuatan-cilok-bercitra-rasa-lezat-kepada-puluhan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bercitra]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebanyak puluhan peserta antusias mengikuti pelatihan yang difokuskan pada keterampilan pengolahan makanan, khususnya pembuatan cilok yang higienis, sehat, halal dan lezat. Ketua Baznas Lumajang, Nur Sjahid, menyampaikan bahwa program ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebanyak puluhan peserta antusias mengikuti pelatihan yang difokuskan pada keterampilan pengolahan makanan, khususnya pembuatan cilok yang higienis, sehat, halal dan lezat.</p>



<p>Ketua Baznas Lumajang, Nur Sjahid, menyampaikan bahwa program ini akan berlangsung secara bertahap sebagai upaya konkret dalam meningkatkan kualitas usaha masyarakat. Dalam pelatihan kali ini, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari pengusaha UMKM sukses, Siti Saharia Mahindar, yang membagikan pengalaman dan teknik dalam mengelola usaha makanan secara profesional.</p>



<p>&#8220;Hari ini, para pelaku usaha akan diberikan bekal tentang cara membuat cilok yang tidak hanya enak, tetapi juga memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik sehingga usaha mereka semakin berkembang,&#8221; kata Nur Sjahid, Sabtu (15/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya memberikan pelatihan, Baznas juga berperan aktif dalam mendukung pengembangan usaha peserta dengan menyalurkan sub modal awal sebagai stimulus usaha. &#8220;Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini bisa langsung diaplikasikan. Oleh karena itu, setelah pelatihan, seluruh peserta akan diberikan sub modal awal agar bisa memulai atau mengembangkan usaha mereka,&#8221; jelas Nur Sjahid.</p>



<p>Dirinya berharap, program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan para pelaku usaha kecil. &#8220;Semoga pelatihan ini bisa menjadi langkah awal bagi peserta untuk membangun usaha yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan keterampilan yang meningkat, mereka diharapkan bisa lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki daya saing di pasar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dengan adanya program ini, Baznas Lumajang tidak hanya berperan dalam pendistribusian zakat, tetapi juga menjadi mitra dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semangat dan antusiasme peserta pelatihan menjadi bukti bahwa kesempatan yang diberikan mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Hendy Beri Apresiasi Pemberian Penghargaan Ketua TPPS Jember kepada Pihak Berkinerja Terbaik</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-hendy-beri-apresiasi-pemberian-penghargaan-ketua-tpps-jember-kepada-pihak-berkinerja-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkinerja]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Jember, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau biasa dipanggil Gus Firjaun, memberikan penghargaan bagi para pihak yang tergabung dalam TPPS dengan kinerja terbaik, Kamis (19/12/2024) tadi. Gus Firjaun menyampaikan bahwa berkat sinergi pentahelix, stunting di Kabupaten Jember, bisa menurun. Dirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Jember, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau biasa dipanggil Gus Firjaun, memberikan penghargaan bagi para pihak yang tergabung dalam TPPS dengan kinerja terbaik, Kamis (19/12/2024) tadi.</p>



<p>Gus Firjaun menyampaikan bahwa berkat sinergi pentahelix, stunting di Kabupaten Jember, bisa menurun. Dirinya memaparkan, kunjungan D/S (D adalah jumlah Balita yang terukur di Posyandu, S adalah jumlah Balita yang ada di wilayah kerja Posyandu, dikalikan 100 persen) dalam penurunan stunting di Kabupaten Jember, telah melebihi target Kemenkes RI.</p>



<p>“Alhamdulillah, analisa situasi kunjungan D/S menyentuh 91,03 persen pada 2024, melebihi target Kemenkes RI sebesar 90 persen. Artinya, target sudah tercapai,” kata Wabup Firjaun.</p>



<p>Sedangkan untuk analisa prevalensi stunting di Kabupaten Jember, tambahnya, menunjukkan tren penurunan, dimana pada 2022 sebesar 34,9 persen (SSGI) kemudian pada 2023 sebesar 29,7 persen (SKI). Untuk 2024, sebesar 11,4 persen (hasil Bulan Timbang 2024 Dinkes Jember) sudah melebihi target Kemenkes 14 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk underweight and wasting (kondisi berat badan tidak seimbang dengan usia dan tinggi badan tidak seimbang dengan berat badan), Wabup Firjaun meminta maaf, hasilnya belum mencapai target Kemenkes RI tahun 2024. “Mohon maaf belum mencapai target, jumlahnya untuk underweight and wasting per November 2024 sebesar 12 persen untuk Kabupaten Jember. Sementara untuk target dari Kemenkes yakni 7 persen,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, memuji kinerja Wabup Jember, Gus Firjaun, yang menurutnya sukses dalam mengorganisir TPPS sehingga angka stunting di Kabupaten Jember menurun. “Beliau (Gus Firjaun, red) keliling terus ke desa-desa. Beliau konsisten wah dahsyat, saya ikuti terus. Gus Firjaun sangat detil dalam mengorganisir TPPS, kayaknya saya tidak perlu jelasin apa-apa lagi. Cukup terima kasih yang tak terhingga kepada wakil saya, Gus Firjaun, mator sekelangkong,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Bupati Hendy juga menyampaikan, penurunan stunting adalah upaya yang butuh keseriusan yang tinggi serta kerja sama yang kuat dan kompak. “Kerjanya (penurunan stunting) itu lebih berat dari membangun infrastruktur. Kerjanya pakai hati, menganggap para Balita itu anak kandung panjenengan semua. Balita-Balita itu lah yang akan meneruskan keberlanjutan Indonesia ini di masa depan,” sambungnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Legowo Hasil Pilkada Kota Kediri, Paslon Fren Ucapkan Selamat Kepada Paslon Vinanda-Gus Qowin</title>
		<link>https://memontum.com/legowo-hasil-pilkada-kota-kediri-paslon-fren-ucapkan-selamat-kepada-paslon-vinanda-gus-qowin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[legowo]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[ucapkan]]></category>
		<category><![CDATA[vinanda-gus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217083</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Ferry Silviana Veronica atau Bunda Fey dan Regina Nadia Suwono (Fren), secara legowo menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Vinanda Prameswati dan Qowimuddin, atas kemenangan mereka dalam Pilkada Kota Kediri 2024. Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (28/11/2024) tadi, Bunda Fey menyatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Ferry Silviana Veronica atau Bunda Fey dan Regina Nadia Suwono (Fren), secara legowo menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Vinanda Prameswati dan Qowimuddin, atas kemenangan mereka dalam Pilkada Kota Kediri 2024.</p>



<p>Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (28/11/2024) tadi, Bunda Fey menyatakan kesiapannya untuk mendukung realisasi program-program yang telah dirancang oleh Paslon nomor urut 1, demi kesejahteraan warga Kota Kediri. &#8220;Hari ini saya dan Mbak Regina, setelah menyikapi hasil rekapitulasi suara, menyatakan bahwa Paslon nomor urut 1, Vinanda dan Gus Qowimuddin, berhasil unggul. Kami mengucapkan selamat atas kemenangan ini,&#8221; kata Bunda Fey.</p>



<p>Perempuan yang merupakan istri mantan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Kota Kediri, yang telah memberikan kesempatan kepada Paslon Fren untuk turut serta dalam kontestasi Pilkada 2024. Termasuk, memberikan dukungan suara dalam Pilkada 2024 Kota Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota Kediri, barisan pendukung Fren, tim relawan serta partai pengusung PAN dan Nasdem. Takdir hari ini adalah yang terbaik untuk Kota Kediri. Inilah hakikat pesta demokrasi, di mana ada yang menang dan ada yang kalah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Kediri, Regina Nadia Suwono, juga turut menyampaikan apresiasi kepada warga dan para pendukung Paslon Fren, atas doa serta dukungan selama masa Pilkada. &#8220;Kami sangat berterima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan. Ke depan, kami akan terus mengawal kinerja pemerintahan, karena tugas kami sebagai partai politik adalah untuk memastikan jalannya roda pemerintahan dengan baik,&#8221; ujar Regina.</p>



<p>Paslon Fren juga berencana menghubungi Paslon Vinanda-Gus Qowimuddin secara langsung atau melalui telepon, untuk menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan mereka. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217083</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jombang Gelar Gebyar Anugerah Krenova dan Launching Klinik Inovasi</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jombang-gelar-gebyar-anugerah-krenova-dan-launching-klinik-inovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[berbusana]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[ke-1264]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik]]></category>
		<category><![CDATA[krenova]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[legowo]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malangan]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[ucapkan]]></category>
		<category><![CDATA[vinanda-gus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217064</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang menggelar Gebyar Anugerah Kreativitas dan Inovasi (Krenova) dan Launching Klinik Inovasi, di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang, Kamis (28/11/2024) tadi. Kegiatan yang dibuka langsung Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, turut dihadiri Kepala OPD serta pemenang dan peserta Krenova. Dalam sambutannya, Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang menggelar Gebyar Anugerah Kreativitas dan Inovasi (Krenova) dan Launching Klinik Inovasi, di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang, Kamis (28/11/2024) tadi. Kegiatan yang dibuka langsung Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, turut dihadiri Kepala OPD serta pemenang dan peserta Krenova.</p>



<p>Dalam sambutannya, Pj Bupati Teguh mengatakan bahwa inovasi daerah sudah sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2017. Di mana, kepala daerah wajib melaporkan penerapan inovasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), baik inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, pelayan publik, maupun inovasi lain yang sesuai dengan urusan pemerintahan.</p>



<p>“Laporan akan dinilai Mendagri menggunakan indikator indeks inovasi daerah dan diberikan penghargaan kepada daerah yang sangat inovatif melalui Innovative Government Awards yang diadakan setiap tahun,” kata Pj Bupati Jombang.</p>



<p>Dirinya juga mengungkapkan, untuk mencapai kategori sangat inovatif dalam indeks inovasi daerah, selain menyelenggarakan Lomba Krenova, diperlukan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah. “Lomba kreativitas dan inovasi merupakan bentuk upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang, untuk memacu inovasi masyarakat, khususnya perangkat daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Teguh menjelaskan, upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Krenova terus dilakukan setiap tahunnya. Sehingga, itu menghasilkan peningkatan nilai indeks inovasi daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pada 2022, nilai indeks inovasi daerah Jombang mencapai 47,04, masuk kategori inovatif dan merupakan rangking 181 kabupaten dan kota se-Indonesia atau 36 kabupaten dan kota se-Provinsi Jatim,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan tahun 2023, tambahnya, indeks inovasi daerah Kabupaten Jombang, semakin meningkat. &#8220;Meningkat menjadi 52,69 masuk ranking 93 se-Indonesia atau ranking 18 se-Jatim. Sedangkan pada tahun 2024, ini mencapai 69,94 dan masih proses verifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.</p>



<p>Selain upaya pelaksanaan lomba Krenova, pada tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten Jombang juga melaunching Klinik Inovasi Daerah. Klinik Inovasi Daerah ini, sebagai forum konsultasi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menciptakan, menerapkan, mengembangkan serta melaporkan inovasi daerah.</p>



<p>“Saya berharap melalui lomba Krenova dan keberadaan Klinik Inovasi Daerah, tidak hanya lahir ide gagasan dan inovasi yang meningkat dari segi kuantitas maupun nilai indeks inovasi Kabupaten Jombang, melainkan yang lebih penting adalah dampak nyata dari seluruh Inovasi dan teknologi yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” urainya.</p>



<p>Teguh berpesan, agar setiap perangkat daerah harus memiliki 1 inovasi unggulan disamping adanya 1 inovasi di setiap bidang. &#8220;Harus selalu berinovasi yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Jombang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Adapun nama-nama pemenang lomba Krenova kategori OPD, yakni untuk Juara I yaitu RSUD Ploso, Juara II yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Juara III yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Juara IV yaitu RSUD Jombang, Juara V yaitu Dinas Ketenagakerjaan. Sedangkan kategori masyarakat kelompok 1 SMA/SMK/MA, yakni Juara I yakni MAN 3 Tambakberas Jombang, Juara II yaitu SMAN 2 Wonosalam dan Juara III yaitu SMKN Ngoro. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217064</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
