<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kepergian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kepergian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Nov 2025 12:18:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kepergian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Antar Kepergian Istri Tercinta Hj Hanik Andriani ke Peristirahatan Terakhir</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-antar-kepergian-istri-tercinta-hj-hanik-andriani-ke-peristirahatan-terakhir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[andriani]]></category>
		<category><![CDATA[kepergian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peristirahatan]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[tercinta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227969</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi sang putri serta kerabat mengantarkan jenazah istrinya, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat, ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kasin, Kota Malang, Jumat (21/11/2025) tadi. Kepergian Ketua TP PKK Kota Malang untuk selamanya itu, meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi sang putri serta kerabat mengantarkan jenazah istrinya, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat, ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kasin, Kota Malang, Jumat (21/11/2025) tadi. Kepergian Ketua TP PKK Kota Malang untuk selamanya itu, meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kota Malang.</p>



<p>Ratusan masyarakat tampak memadati TPU Kasin, untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah tokoh dan pejabat, pun turut hadir. Tidak terkecuali, seperti Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta jajaran perangkat daerah.</p>



<p>Sebelum dimakamkan, jenazah almarhumah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Quba, yang berlokasi tidak jauh dari rumah dinas (Rumdin). Dalam momen itu, Wali Kota Wahyu bersama kerabat dan kepala OPD, turut menyertai.</p>



<p>Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, saat ditanya mengenai kondisi kesehatan almarhumah sebelum meninggal, mengatakan kalau kondisi kesehatannya mendadak menurun pada Kamis (20/11/2025) malam. “Dari ajudan, sekitar pukul 10.30 malam, sudah ada gejala. Pak Wali saat itu berada di Grand Mercure, kemudian dipanggil tim kesehatan dari Hermina dan Husada. Dibantu alat kejut jantung. Sekitar pukul 23.00 WIB dibawa ke Saiful Anwar atas permintaan Pak Wali. Lalu pukul 23.33 WIB kami menerima kabar resmi bahwa beliau sudah menghadap Allah,” jelas Wawali Ali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait penyebab pasti wafatnya, Wawali Ali mengatakan belum menanyakan secara langsung kepada Wali Kota. “Sampai hari ini saya belum berani tanya ke Pak Wali. Yang beliau sampaikan, kondisinya mendadak. Saat berangkat malam sebelumnya, almarhumah masih tertawa dan bercanda. Baru sekitar jam 22.00 WIB, kami diberi kabar kondisinya drop,” tambahnya.</p>



<p>Wawali Ali menyebut, almarhumah tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Bahkan, Jumat (21/11/2025) pagi, dijadwalkan akan menghadiri sebuah kegiatan.</p>



<p>“Atas nama pribadi dan masyarakat, saya menyampaikan belasungkawa sebesar-besarnya. Semoga Bu Wali mendapatkan tempat terbaik, dilapangkan kuburnya dan mendapat surga,” tuturnya.</p>



<p>Wawali Ali juga mengenang sosok Ketua TP PKK Kota Malang, sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi dan kerap mengabaikan kondisi kesehatannya demi mendampingi masyarakat maupun suaminya. “Beliau kadang-kadang melupakan kesehatan demi turun ke masyarakat, mendampingi Pak Wali. Itu menjadi kesan terbaik kami, bahwa beliau mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk masyarakat,” imbuh Wawali Ali. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227969</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
