<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kepresidenan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kepresidenan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jun 2025 12:47:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kepresidenan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Tuai Pujian dari Kepala Staf Kepresidenan atas Dukungan untuk Program Sekolah Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tuai-pujian-dari-kepala-staf-kepresidenan-atas-dukungan-untuk-program-sekolah-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[pujian]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendapat pujian langsung dari Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, atas kesiapan dan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat (SR). Apresiasi itu disampaikan, saat meninjau lahan permanen SR di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (20/06/2025) tadi. Menurut Letjen Purn [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendapat pujian langsung dari Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, atas kesiapan dan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat (SR). Apresiasi itu disampaikan, saat meninjau lahan permanen SR di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (20/06/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Letjen Purn Anto, peran kepala daerah sangat penting dalam memastikan program nasional berjalan lancar tanpa hambatan. &#8220;Pak Wali orangnya top, mbois. Terima kasih Pak Wali Kota Malang,” ujar Letjen Purn Anto.</p>



<p>Dirinya menilai, bahwa kesiapan Kota Malang dalam mendukung pembangunan SR sangat ideal. Salah satu buktinya, Wali Kota telah menyediakan lahan hampir 9 hektare di lokasi strategis dan memenuhi standar pembangunan.</p>



<p>“Lahan yang sudah disiapkan oleh Pak Wali Kota Malang tadi sangat memenuhi syarat, hampir 9 hektar dan berada di pinggir jalan. Artinya, itu bisa dibangun secara standar dan ideal untuk kepentingan Sekolah Rakyat,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kunjungan itu, Letjen Purn Anto juga menyampaikan bahwa pembangunan fisik akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan pengawasan langsung dari Kementerian Sosial. Sementara kurikulum akan disesuaikan dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Pak Wali Kota Malang, Gubernur Jawa Timur dan pemerintah pusat. Artinya kepedulian kita tidak hanya sampai disini, terus kita lakukan. Kita menginginkan akan terus memberikan bantuan sampai suatu saat tak lagi dibutuhkan. Itu tandanya masyarakat sudah makmur dan itu yang ingin dicapai oleh Presiden,” tambahnya.</p>



<p>Menanggapi pujian tersebut, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan dan masukan yang diberikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto. “Alhamdulillah, tinjauan ini tadi terlaksana dengan baik. Mudah-mudahan dengan kunjungan Bapak Kepala Staf Kepresidenan ini bisa menyempurnakan beberapa hal yang tadi dilihat secara langsung,”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223164</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Sekolah Rakyat di Kota Malang, Kepala Staf Kepresidenan Tekankan Pemerataan Akses Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-sekolah-rakyat-di-kota-malang-kepala-staf-kepresidenan-tekankan-pemerataan-akses-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerataan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, didampingi Sekretaris Direktur Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Idit Supriyadi Priatna, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mendampingi peninjauan gedung Sekolah Rakyat (SR) yang berada di Gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom), Jumat (20/06/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, didampingi Sekretaris Direktur Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Idit Supriyadi Priatna, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mendampingi peninjauan gedung Sekolah Rakyat (SR) yang berada di Gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom), Jumat (20/06/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, menyampaikan bahwa SR merupakan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di dalam setiap unit Sekolah Rakyat se Indonesia ditargetkan ada 10 ribu siswa di tahap pertama, dengan seleksi berdasarkan data lapangan yang diverifikasi langsung oleh Kemensos.</p>



<p>&#8220;Tujuannya ini untuk memutus rantai kemiskinan, memberikan peluang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang setara dengan sekolah formal lainnya,” ujar Letjen Purn Anto.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan bahwa Sekolah Rakyat didesain sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap, termasuk laboratorium, kamera pengawas (CCTV), serta pemantauan berbasis smartwatch untuk standarisasi pendidikan di seluruh Indonesia. Ditegaskannya, bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, menginginkan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar dan berkembang secara setara, tanpa terkendala latar belakang ekonomi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Modulnya sama seperti sekolah reguler. Bahkan dilengkapi dengan CCTV agar bisa dipantau kapan saja dan smartwatch untuk menyamakan standar di seluruh pelosok,” katanya.</p>



<p>Selain meninjau kesiapan fisik bangunan, pihaknya juga menyoroti pentingnya penyaringan calon siswa secara akurat dan langsung melalui pendataan lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan administratif saja. “Saya lihat progresnya cepat, tinggal merapikan. Bangunan ini sudah ada, meskipun belum sepenuhnya sesuai standar nasional, tapi minimal mendekati. PU yang mengerjakan, Kemensos mengawasi,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kunjungan Kepala Staf Kepresidenan tersebut dan menyampaikan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Pihaknya mengapresiasi perhatian Presiden terhadap pendidikan warga yang kurang mampu.</p>



<p>“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden atas pelaksanaan program Sekolah Rakyat ini di Kota Malang. Kami akan menyelesaikan tahap finishing untuk Gedung Sekolah Rakyat sambil menyesuaikan masukan dari Pak Kepala Staf Kepresidenan tadi,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau SPPG di Kota Malang, Kepala Staf Kepresidenan Dorong Penguatan Higienitas dan Pemanfaatan Limbah</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-sppg-di-kota-malang-kepala-staf-kepresidenan-dorong-penguatan-higienitas-dan-pemanfaatan-limbah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[higienitas]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau Dapur Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG), di Jalan Raya Tlogowaru No 41, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (20/06/2025) tadi. Peninjauan yang dilakukan itu, merupakan bagian dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau Dapur Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG), di Jalan Raya Tlogowaru No 41, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (20/06/2025) tadi.</p>



<p>Peninjauan yang dilakukan itu, merupakan bagian dari evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Nasional. Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Anto Mukti Putranto, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan dapur SPPG memenuhi standar operasional, terutama dalam aspek kebersihan dan alur distribusi bahan pangan.</p>



<p>&#8220;Saya datang ke sini, untuk meninjau perkembangan salah satu program yang dicanangkan oleh Presiden, yaitu MBG. Di Kota Malang ini, dapurnya sudah ke-8. Secara umum sudah baik, namun masih ada beberapa koreksi teknis yang perlu disempurnakan,” kata Letjen Purn Anto.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya menjaga higienitas dapur serta memperbaiki alur pergerakan bahan pangan, mulai dari bahan mentah masuk hingga makanan siap saji keluar. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi sistem pengelolaan limbah dapur, namun juga diberikan catatan terkait air limbah yang seharusnya dimanfaatkan untuk menyiram tanaman bahan baku.</p>



<p>“Saya perintahkan agar air limbah bisa digunakan untuk menyiram tanaman sayuran. Jadi multifungsi, tidak sekadar dibuang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait potensi risiko keracunan makanan dalam distribusi, Letjen Purn Anto menekankan pentingnya sistem kerja yang efisien. Salah satu contoh, seperti kasus keterlambatan memasak akibat kendala teknis, seperti kehabisan gas yang menjadi pelajaran penting dalam pengelolaan dapur. Kini, penggunaan daging beku (frozen) menjadi solusi untuk menjaga mutu dan waktu penyajian.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya juga menegaskan, bahwa penyebaran dapur SPPG diatur berdasarkan kebutuhan dan karakter wilayah. Setiap dapur hanya bisa dibuka dengan jarak minimal empat kilometer dari dapur lainnya, atau disesuaikan dengan kepadatan penduduk dan cakupan wilayah.</p>



<p>“Tiap kota dan kabupaten berbeda. Ada yang cukup dengan dua atau tiga dapur, tapi ada juga yang butuh lebih banyak,” tambahnya.</p>



<p>Disinggung terkait operasional program MBG selama libur sekolah, Letjen Purn Anto menyampaikan bahwa layanan hanya diberikan saat siswa aktif bersekolah. “Siswa itu tahunya makan dan sehat. Kalau tidak ada sekolah, MBG juga tidak jalan, kecuali di wilayah yang masih ada kegiatan belajar mengajar,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kunjungan Kepala Staf Kepresidenan. Beberapa masukan yang telah disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan, akan segera ditindaklanjuti demi penyempurnaan pelaksanaan program nasional tersebut.</p>



<p>“Alhamdulillah, terlaksana dengan baik. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, kami bisa menyempurnakan beberapa hal yang tadi telah disampaikan,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Kepresidenan Gelar Alunan Melodi Presiden di Museum Islam Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/museum-kepresidenan-gelar-alunan-melodi-presiden-di-museum-islam-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[alunan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[melodi]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti menggelar kegiatan Museum Keliling Koleksi Kepresidenan dengan tema &#8216;Alunan Melodi Presiden&#8217; di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang, Senin (21/08/2023) tadi. Pembukaan kegiatan ini, dibuka Bupati Jombang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Jombang, Mochamad Saleh. Turut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti menggelar kegiatan Museum Keliling Koleksi Kepresidenan dengan tema &#8216;Alunan Melodi Presiden&#8217; di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang, Senin (21/08/2023) tadi. Pembukaan kegiatan ini, dibuka Bupati Jombang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Jombang, Mochamad Saleh. Turut hadir di acara itu, Kepala Museum dan Cagar Budaya yang diwakili Koordinator Museum dan Galeri, Pustanto, Kepala Unit Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Linda Siagian, Kepala Unit Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Wicaksono Dwi Nugroho serta Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin).</p>



<p>&#8220;Kegiatan Museum Keliling ini merupakan pertama kalinya, setelah sempat di gelar di Museum dan Cagar Budaya. Rencananya, Museum Keliling ini akan berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain hingga mencakup seluruh Indonesia,&#8221; kata Kepala Unit Museum Kepresidenan Republik Indonesia, Linda Siagian.</p>



<p>Kegiatan ini, tambahnya, lebih membawa tema kebangsaan yang akan disebarluaskan kepada generasi penerus. Museum presiden sendiri, berisi tentang presiden-presiden yang sudah purna bhakti. Seperti kegemaran presiden, khususnya terkait hoby atau sesuatu hal yang berbeda.</p>



<p>&#8220;Biasanya kita serius ketika membahas terkait museum. Tetapi, ini kami coba angkat dari sisi lain. Ternyata setelah kita lakukan kroscek dengan objek pembagian kebudayaan yang di situ ada seni. Lalu, kita turunkan lagi menjadi musik dan ternyata semua pemimpin memiliki satu benang merah di musik,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Diharapkan, pameran ini memberikan manfaat kepada generasi penerus bangsa, untuk tetap melestarikan dan terus berinovasi yang positif. Sebab di sini, bisa melihat informasi melalui koleksi yang ditampilkan. Ternyata, seorang pemimpin bangsa juga punya hoby yang sama dengan masyarakat. &#8220;Mudah-mudahan itu bisa membangkitkan kreasi serta motivasi dan menjadi dasar pengembangan karakter diri generasi penerus bangsa,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditempat sama, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Jombang, Mochamad Saleh, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. &#8220;Pesan yang ingin disampaikan melalui kegiatan Museum Keliling ini sejalan dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Jombang, yang terus berupaya dalam pemajuan kebudayaan nasional,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Mahfudz, menyampaikan Ponpes Tebuireng menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Tema yang diangkat sangat menarik, karena berhubungan dengan Presiden Ke 4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, dengan Tebuireng yang tidak bisa terpisahkan.</p>



<p>&#8220;Melalui kegiatan ini, santri-santri di kawasan Pondok Pesantren Tebuireng pun akan mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru mengenai sisi lain Presiden Republik Indonesia,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Kegiatan Museum Keliling Koleksi Kepresidenan dilaksanakan pada 21 Agustus hingga 27 Agustus 2023 di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Kegiatan ini terdiri dari rangkaian kegiatan, yang antara lain Pameran Temporer, Panggung Budaya, Tour Sejarah, Lokakarya dan Arena Permainan Tradisional.</p>



<p>Pameran temporer &#8216;Alunan Melodi Presiden&#8217; menampilkan tentang infografis musik kesukaan para Presiden Republik Indonesia, musik-musik populer di setiap masa jabatan Presiden Indonesia. Media pemutar musik atau lagu-lagu yang merepresentasikan masing-masing zaman dan juga arsip terkait dengan perkembangan permusikan di tanah air.</p>



<p>Selain pameran temporer, ada pula panggung budaya menampilkan kegiatan seni pertunjukan, jamming session dan penampilan musik. Ada pula tour sejarah yang akan membawa peserta ke tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Jombang. Juga terdapat lokakarya dengan tema &#8216;Dinamika Musik Tradisional Jombang&#8217;, &#8216;Dinamika Musik Populer&#8217; dan &#8216;Musik sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan&#8217;. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196348</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
